Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesesuaian Materi Kuliah dengan Materi Praktikum Biologi Bidang Tumbuhan pada Prodi Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry Elita Agustina
Biotik Vol 4, No 2 (2016): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v4i2.1084

Abstract

The appropriacy of course content with practicum contents is an effort to reach an optimum instructional goal. The level of appropriacy also reflects the implementation of practicum in the laboratory. Nevertheless, there were still some weaknesses in the practicum implementation such as the practicum was not fully conducted under lecturer’s guidance and direction; The practicum content was irrelevant with the course content; Evaluation and revision was rarely made to the course content and practicum content; the sequence of course content was not suitable with the sequence of practicum content. The aims of this study were to find out the level of appropriacy of course content with the content of biology practicum in the field of plant at biology education department. The methods used in this study were document analysis and descriptive method. The lesson plan of plant course content and also the content of practicum guidance in the field of plant were analyzed by the researcher. The result showed that 1) the level of appropriacy between the plant course content and the content of practicum was 50% and categorized as “appropriate”; 2) The other plant course content was considered “very appropriate” in terms of course content appropriacy with practicum content in the level of 50%. 3) The level of appropriacy between the sequences of course content with practicum content was 50% and categorized as “appropriate”. While another 50% was categorized as “very appropriate”. It can be concluded that the level of appropriacy of course content with the content of biology practicum in the field of plant at biology education department of UIN Ar-Raniry was categorized by “very appropriate” and “appropriate”.
Kadar Protein Pada Tempe Bersumber Dari Kacang Kedelai Hasil Perendaman Bonggol Nanas (Ananas comosus (Linn) Merrill) Yenni Aulia Putri; Elita Agustina; Ria Ceriana
Journal of Pharmaceutical and Health Research Vol 3 No 1 (2022): February 2022
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.032 KB) | DOI: 10.47065/jharma.v3i1.1317

Abstract

Pineapple is one of the fruits consumed by the community. Pineapple produces waste in the form of pineapple weevils which are thrown away for nothing. Pineapple weevil can be used as a medium for soaking soybeans in the process of making tempeh. The purpose of this study was to determine the effect of pineapple weevils to increase tempeh protein content, to determine the duration of soaking soybeans in pineapple cone juice which was effective in increasing tempeh protein content, and to determine the feasibility of a reference from the results of research on the effect of soaking soybean seeds in pineapple weevil juice to increase protein content in tempe. The research design used was a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 replications, namely P1 (5 hours of immersion), P2 (6 hours of immersion), P3 (7 hours of immersion), P4 (8 hours of immersion), P5 (9 hours of immersion). ) in pineapple weevil juice, and P0 (12 hours of immersion in distilled water as a control). Protein content testing was carried out using the Kjeldahl method through a process of digestion, distillation, and titration carried out at the Goods Quality Testing and Certification Center (BPSMB). Analysis of the protein content data obtained used the ANOVA method and carried out the BNJ further test. The results of data analysis showed an increase in protein content in tempeh soaked with pineapple weevil juice at P1 of 17.39% and showed that the most effective soaking time was 5 hours in pineapple weevil juice
Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.), Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.), dan Daun Sirih Hutan (Piper aduncum L.) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans Zuraidah Zuraidah; Adi Gunawan; Elita Agustina
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v12i2.17587

Abstract

Betel leaf (Piperaceae) has antiseptic and anti-fungal properties that have long been recognized by the public. Betel leaf extract has been widely reported as an anti-fungal agent such as the Candida albican fungus. The fungus Candida albicans is a normal flora of the human body that causes candidiasis. This study used extracts of three types of betel leaf, namely green betel leaf (Piper betle L.), red betel leaf (Piper crocatum Ruiz & Pav), and forest betel leaf (Piper aduncum L.) to inhibit the growth of the Candida albicans. in vitro. The research objective was to determine the effect of giving betel leaf extract on the growth of the Candida albicans. This study used the disc diffusion method and completely randomized design (CRD) with five treatments and four repetitions. Collecting data by measuring the clear zone formed in each treatment. Average measurement results for red betel = 28.7, forest betel = 13.00, red betel = 15.46, K + = 34.92, and K- = 0. The results of the Duncan Distance Difference Test showed that each treatment had a very significant effect in inhibiting the growth of the Candida albicans. Thus it is proven that the betel leaf extract (Piper sp.) Affects the growth of the Candida albicans.
STRUKTUR KOMUNITAS MAKROALGA EKOSISTEM TERUMBU KARANG PERAIRAN PANTAI AIR BERUDANGN KABUPATEN ACEH SELATAN Soraya Ulfah; Elita Agustina; Muslich Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.809 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2152

Abstract

Makroalga merupakan salah satu topik atau kajian pada mata kuliah Ekologi Tumbuhan yang dapat dipraktikumkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UIN Ar-Raniry. Kegiatan praktikum tentang struktur komunitas makroalga belum terlaksana karena selama ini praktikum yang dilakukan hanya tentang tumbuhan terestrial saja, dan mahasiswa masih sedikit mengenal tumbuhan aquatik khususnya makroalga, sehingga harus dikaji lebih lanjut tentang struktur komunitas makroalga perairan Pantai Air Berudang untuk menambah data dan referensi untuk praktikum mata kuliah Ekologi Tumbuhan. Penelitian struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang perairan Pantai Air Berudang Kabupaten Aceh Selatan dilakukan pada bulan Februari 2016 yang bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang, mengetahui jenis substrat yang ditempati oleh makroalga ekosistem terumbu karang, dan mengetahui pemanfaatan hasil penelitian struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang di perairan Pantai Air Berudang Kabupaten Aceh Selatan dapat dijadikan referensi praktikum Ekologi Tumbuhan. Metode penelitian dilakukan secara survey eksploratif, sedangkan pengambian sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian struktur komunitas makroalga ditemukan 9 famili dari 11 spesies, yaitu Caulerpaceae, Sargassaceae, Dictyotaceae, Halimedaceae, Galaxauraceae, Bonnemaisoniaceae, Chaetangiaceae, Argassaceae, Argassaceae. Berdasarkan indeks nilai penting diperoleh hasil, yaitu 2,0000, indeks kelimpahan berjumlah 1055 individu/m2, indeks keanekaragaman jumlah 1,9916, indeks keseragaman 0,8306, dan indeks dominansi 0,07298. Jenis substrat yang ditempati makroalga adalah pasir, batu berpasir, pasir berbatu dan batu karang. Pemanfaatan hasil penelitian berupa modul, buku saku, herbarium basah dan poster. Struktur komunitas makroalga ekosistem terumbu karang telah mencapai klimaks kestabilan
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ORANGUTAN SUMATERA (Pongo abelii) DAN HABITATNYA BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT DESA PASIE LEMBANG ACEH SELATAN Nanda Silvia; Nursalmi Mahdi; Elita Agustina; Fransisca Ariantiningsih
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 7, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VII 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.878 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v5i1.2116

Abstract

Persepsi masyarakat merupakan dasar dalam pembentukan sikap dan perilaku yang akan berlanjut dalam menentukan tindakan masyarakat terhadap Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan habitatnya. Penelitian ini mengungkapkan bagaimana hubungan persepsi masyarakat terhadap orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan habitatnya berdasarkan tingkat pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan korelasional dengan mengambil sampel masyarakat Desa Pasie Lembang di Kabupaten Aceh Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat kesalahan 5% hasilnya adalah terdapat korelasi positif yang signifikan antara perserpsi masyarakat dengan tingkat pendidikan tentang orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan habitatnya.
KAJIAN KUANTIFIKASI SIMPANAN KARBON TERSIMPAN PADA HUTAN KOTA PUTROE PHANG KOTA BANDA ACEH Nur’aini Nur’aini; Elita Agustina; Samsul Kamal
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 4, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IV 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.479 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v4i1.2538

Abstract

Hutan kota adalah salah satu kawasan yang dapat mengurangi peningkatan emisi karbon di atmosfer. Salah satunya adalah Hutan Kota Putroe Phang. Tumbuhan yang terdapat di Hutan Kota Putroe Phang ini mampu melakukan fotosintesis yang merupakan proses penting dalam penyimpanan karbon. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kuantifikasi simpanan karbon pada Hutan Kota Putroe Phang dan untuk mengetahui cara pemanfaatan hasil penelitian. Penelitian ini dilakukan di Hutan Kota Putroe Phang Banda Aceh, Provinsi Aceh. Pengambilan data penelitian dilakukan pada tanggal 5 sampai 7 Juli 2014. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dengan cara menentukan lokasi pengambilan sampel di Hutan Kota Putro Phang, jenis-jenis pohon yang terdapat di Hutan Kota Putroe Phang, kemudian dicatat, diukur tinggi pohon dan diameter batang /Diameter at Breast Height (DBH). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa kuantifikasi simpanan karbon yang terdapat di Hutan Kota Putroe Phang totalnya adalah 0,0132455 g/ha. Kuantifikasi simpanan karbon paling banyak terdapat pada pohon Mimba (Azadirachta indica) yaitu 0,074 g/pohon dan yang paling sedikit terdapat pada pohon Petai cina (Leucaena leucocephala) yaitu 0.019 g/pohon.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA VISUAL PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA Elita Agustina; Wati Oviana
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.216 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4322

Abstract

Pembelajaran aktif adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Belajar aktif merupakan langkah cepat, menyenangkan  dalam meningkatkan pemahaman materi. Upaya untuk mendukung pemahaman materi dibutuhkan model dan media yang tepat sesuai dengan materi  yang dibelajarkan. Dalam belajar aktif yang paling penting siswa dapat  memecahakan masalah  secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktifitas  belajar siswa dengan model discovery learning  dan media visual pada kingdom animalia. Metode  yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwasannya aktivitas belajar siswa kelas eksperimen pada  pertemuan 1 rata-rata 82,95%, pada pertemuan 2 yaitu 86,36 dan pada pertemuan 3 yaitu 90,68%. Angka-angka tersebut meunjukkan  aktivitas belajar  siswa berada  pada kategori sangat aktif, sedangkan pada kelas kontrol pertemuan 1 yaitu 65,90%, pada pertemuan 2 yaitu 68,18% dan pada  pertemuan ke  3 yaitu 77,84% yang menunjukan aktivitas belajar siswa pada kategori aktif. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa dengan model discovery learing dan media visual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi kingdom animalia.
KEANEKARAGAMAN SPESIES BURUNG DI KAWASAN TAMAN HUTAN RAYA POCUT MEURAH INTAN ACEH BESAR Azhari Azhari; Samsul Kamal; Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.656 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2141

Abstract

Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan merupakan satu kawasan konservasi alam dan sebagai tempat pembelajaran, namun demikian kondisi ini telah berubah sejalan dengan tingginya aktivitas penduduk setempat seperti penebangan liar, alih fungsi hutan, pemburuan satwa liar, dan pembakaran hutan. Hal ini berdampak terhadap keanekaragaman flora dan fauna yang terdapat di kawasan tersebut salah satunya adalah keanekaragaman burung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman spesies burung di Kawasan Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan. Metode yang digunakan adalah metode titik hitung dikombinasikan dengan line transect pada 3 stasiun dengan 8 titik pengamatan. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus indeks keanekargaman dengan rumus Shannon Wiener. Hasil penelitian ini ditemukan 36 spesies burung dari 22 famili. Berdasarkan perhitungan indeks keanekaragaman, diketahui bahwa indeks keanekaragaman burung pada keseluruhan di kawasan Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan tergolong tinggi dengan nilai Ĥ =3.232. Kesimpulan dari penelitian ini adalah burung yang terdapat di Kawasan Taman Hutan Raya Pocut Meurah Intan memiliki spesies burung yang beranekaragam dan dapat dimamfaatkan sebagai media pembelajaran.
KARAKTERISTIK SPESIES KARANG DI PERAIRAN RINON PULO BREUEH Elita Agustina; Muhammad Aria Mardiansyah; Muhammad Doudi; Shahibul Annas
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 4, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IV 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.368 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v4i1.2529

Abstract

Karang merupakan hewan penting dalam membentuk ekosistem terumbu karang. Keberadaan karang di berbagai wilayah perairan Indonesia perlu terus didata dan dikaji untuk mengetahui karakteristiknya, tingkat keanekaragaman dan status konservasi. Salah satu ekosistem terumbu karang yang masih alami dan belum terganggu dengan berbagai aktivitas manusia terdapat perairan Rinon Pulo Breuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik speies karang yang terdapat di perairan Rinon Pulo Breueh. Penelitian menggunakan metode transek garis (line transek) dengan panjang transek 100 m yang penempatannya lurus ke arah depan dan 50 m ke arah kanan dan kiri. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi langsung dengan mencatat spesifikasi karang seperti bentuk morfologi karang (life form). Hasil penelitian di Perairan Pulo Breuh ditemukan 12 spesies karangyang termasuk ke dalam kelas Anthozoa yaitu Acropora chytherea, Acropora hyancithus, Acropora humilis, Acropora rosaria, Acropora digitifera, Acropora microphaltma, Acropora gemnifera, Pectinia lactuca, Pocillopora verrucosa, Manipora foliosa, dan Montifora digitata. Karakteristik spesies karang di perairan Rinon Pulo Breueh sangat bervariasi baik dari segi bentuk koloni dan warna.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PQR4 DENGAN MEDIA KOMIK TERHADAP AKTIVITAS SISWA PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA DI SMA NEGERI 1 LHOKNGA ACEH BESAR Neneng Afrida; Samsul Kamal; Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.413 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2181

Abstract

Strategi PQ4R merupakan salah satu bagian dari strategi elaborasi yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa lebih aktif. Media komik umumnya sebagai sarana penghibur masyakarat, tetapi komik dapat dijadikan sebagai media pendidikan yang dapat membantu siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas belajar siswa dengan penerapan strategi pembelajaran PQ4R dengan media komik pada materi kingdom animalia di SMA Negeri 1 Lhoknga Aceh Besar yang dilaksanakan pada tanggal 3 April 2017. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi. Hasil analisis data aktifitas siswa dengan rata-rata persentase 73,5% termasuk dalam kategori baik.
Co-Authors 'Ulya, Rafiqatul Abdiah, Badriati Ade Niar Adi Gunawan Ahadi, Rizky Ahmad Ofreza Amul Husni Anton Widyanto Arif, Muhammad Iqbal Aryediatami Naura Kamila Manik Auliani, Nurul Rizka Azhari Azhari Azhari Azhari Azkia Putri Maulida Cut Maya Gusti Mawardah Devi Maila Sari Dhara, Tabawaud Elsie Nurlidza Razma Emil, Muhammad Farhan Putra Eriawati Eriawati Eva Nauli Taib Fastawa Fastawa Fransisca Ariantiningsih Gebrina Rahmi Herdanawati Herdanawati Indah Fakinah A.R Isfanda, Isfanda Jihan Nabila Julizar Julizar Kartini Kartini Kartini Kartini Khairun Nisa Lina Rahmawati Lisa Fatmala LIZA MAHERA Maulida, Azkia Putri Mauliza Sukma Miftahul Khairi Muhajirin Muhajirin Muhajirin, Muhajirin Muhammad Aria Mardiansyah Muhammad Doudi Muhammad Iqbal Arif Mulyadi Mulyadi Munirah Mulyati Muslich Hidayat Mutiara Tri Octamil Muzkiati, Muzkiati Nafisah Hanim Nanda Silvia Nazira, Diva Neneng Afrida Nur’aini Nur’aini Nurlia Zahara Nursalmi Mahdi Nursalmi Mahdi Nursalmi Mahdi Pansurna Pansurna Putri, Ghaifira Husna Qudwatin Nisak M. Isa Rahmat Putra Raudhatul Jannah Restu Fitria Ria Ceriana Rida Ayuni Rifa Amelia Rikha Zulia Ningsih Rizha Purwanda Rizka Fadhlia Rizky Ahadi Salfina Salfina Samsul Kamal Samsul Kamal Sasmita , Miza Shahibul Annas Shanti Wardila Shanti Wardila Sipinte, Mardhatillah Siti Fatimah Soraya Ulfah Sukma Arita Syahrul Rahmanda Tiara Maulida Afifa, Cut Tjut Mariam Zanaria Wati Oviana Widya Sari Widya Sari Wildan Muharir Wulandari, Vira Yenni Aulia Putri YULIANI, RISKA Yulmila Yulmila Zahratur Rahmi Zuraidah ZURAIDAH ZURAIDAH Zuraidah Zuraidah