Articles
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA SUB MATERI ENZIM DI KELAS XII MAS DARUL AITAMI ACEH SELATAN
Indah Fakinah A.R;
Eva Nauli Taib;
Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (495.029 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4327
Keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Biologi di MAS Darul Aitami Aceh Selatan masih kurang, hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya menerapkan praktikum dan keterbatasan media. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan pembelajaran berbasis praktikum. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa MAS Darul Aitami dengan penerapan pembelajaran berbasis praktikum pada sub materi enzim. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Pre Eksperimen dengan bentuk desain One Group Pre-test-post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MAS Darul Aitami, sedangkan sampel penelitian adalah kelas XII IPA yang terdiri dari 34 siswa dengan menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi untuk mengamati keterampilan proses sains siswa dan tes untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil observasi keterampilan proses sains siswa pada pertemuan pertama 71,43% yang tergolong katagori baik dan mengalami peningkatan pada pertemuan kedua 76,78% dengan tergolong katagori baik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari nilai rata-rata pre test yaitu 53,12 dan nilai rata-rata post test yaitu 71,56. Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung ≥ ttabel (thitung = 5,786 ≥ ttabel = 2,040) sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis praktikum pada keterampilan proses sains siswa tergolong baik dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada sub materi enzim di kelas XII MAS Darul Aitami Aceh Selatan.
KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTHOS SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN DI KAWASAN PAYAU KRUENG ACEH
Fastawa Fastawa;
Elita Agustina;
Samsul Kamal
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (496.777 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4275
Penelitian ini tentang keanekaragaman makrozoobenthos sebagai bioindikator pencemaran di kawasan payau Krueng yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai November 2016.. Tujuan penelitian ini adalah; 1) Mengetahui indeks keanekaragaman makrozoobenthos di perairan kawasan payau Krueng Aceh dan kualitas perairan di kawasan payau Krueng Aceh yang ditinjau dari aspek biologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey eksploratif dengan visualisasi secara langsung pada 4 stasiun. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus indeks keanekargaman dengan rumus Ĥ = -∑ pi Ln pi dan ketentuan Krebs untuk klasifikasi tingkat pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman makrozoobenthos di kawasan payau Krung Aceh tergolong sedang dengan Ĥ =1,501. Kualitas perairan di kawasan payau Krueng Aceh tercemar sedang berdasarkan indeks keanekaragaman makrozoobenthos. Kesimpulan dari penelitian Keanekaragaman makrozoobenthos di kawasan payau Krueng Aceh termasuk dalam kriteria rendah. Kualitas perairan di kawsan payau Krueng Aceh di tinjau dari aspek biologis dalam keadaan tercemar sedang.
EKSPERIMEN PENGGUNAAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN (BTP) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS YOGURT SARI BUAH
Yulmila Yulmila;
Syahrul Rahmanda;
Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (925.865 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11665
Yogurt merupakan salah satu makanan fungsional bagi kesehatan. Yogurt yang diproduksi secara home made masih memiliki kendala dalam mempertahankan ketahanan dan kualitas yogurt sehingga diperlukan solusi untuk mempertahankan mutu produk tersebut dengan menggunaan bahan tambahan pangan (BTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BTP (Natrium Benzoat dan CMC) terhadap ketahanan dan kualitas yogurt sari buah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak RAL faktorial dengan dua faktor dan 2 kali pengulangan, faktor pertama adalah 2 jenis BTP dengan 6 taraf perlakuan, faktor kedua adalah waktu pengamatan yang terdiri dari 2 taraf perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, masing-masing BTP memiliki pengaruh terhadap yogurt dengan berdasarkan penilaian uji organoleptik dimana uji tekstur tertinggi pada yogurt kontrol, rasa pada penambahan Natrium Benzoat 0,5% dan CMC 0,5%, warna pada CMC 1% dan Natrium Benzoat 1%, dan aroma pada Natrium Benzoat 0,5%. Dapat disimpulkan bahwa penambahan BTP dapat meningkatkan ketahanan dan kualitas yogurt sari buah.
EKSISTENSI HABITAT LARVA Aedes DI KAMPUS UIN AR-RANIRY BANDA ACEH PADA MASA PANDEMI COVID-19
Elita Agustina;
Mauliza Sukma;
Restu Fitria;
Wildan Muharir
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 8, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (680.495 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v8i1.9421
Kehadiran nyamuk pada suatu habitat dipengaruhi oleh faktor biotik dan abiotik tertentu. Perubahan habitat dan faktor-faktor pendukung hidup nyamuk pada masa pandemi Covid-19 menyebabkan munculnya adaptasi baru dan perubahan perilaku. Kondisi kampus UIN Ar-Raniry pada masa pandemi Covid-19 yang sepi dan kosong diduga ikut mempengaruhi eksistensi habitat larva nyamuk Aedes. Tujuan penelitian untuk mengetahui eksistensi habitat tempat perindukan larva Aedes di kampus UIN Ar-Raniry pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi dan pemilihan tempat perindukan larva Aedes dilakukan secara purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 jenis wadah tempat perindukan larva Aedes yang ditemukan di kampus UIN Ar-Raniry dan keseluruhan jenis wadah tersebut semuanya positif ditemukan larva Aedes. Spesies Aedes yang ditemukan terkonfirmasi spesies Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Selama masa pandemi Covid-19, nyamuk Aedes mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan aktivitas kampus UIN Ar-Raniry.
KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN DI DANAU LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH
Devi Maila Sari;
Elita AgustinaE;
Eva Nauli Taib
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (807.224 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4281
Danau lut Tawar merupakan danau terbesar di Aceh. Danau Lut Tawar memiliki keanekaragaman biota baik flora maupun fauna salah satunya adalah ikan. Penelitian tentang Keanekaragaman Jenis ikan di Danau Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah telah dilakukan pada bulan Mei 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis ikan yang terdapat di Danau Lut Tawar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi anatara Belt transect (transek sabuk) dengan Survei eksploratif. Hasil penelitian diketahui bahwa di Danau Lut Tawar terdapat 21 jenis ikan, yang tergolong dalam 10 familia, dari 21 jenis ikan yang terdapat di Danau Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah terdapat 2 jenis ikan endemik yaitu Rasbora tawarensis dan Poropuntius tawarensis. Keanekaragaman jenis ikan di Danau Lut Tawar Kabupaten Aceh Tengah tergolong sedang, hal tersebut ditandai dengan nilai indeks keanekaragaman Ĥ= 1,8065.
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PERMUKAAN TANAH DI BAWAH TEGAKAN VEGETASI PINUS (Pinus merkusii) TAHURA POCUT MEURAH INTAN
Lisa Fatmala;
Samsul Kamal;
Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (81.293 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2123
Arhropoda permukaan tanah merupakan arthropoda yang melakukan aktivitas makan, reproduksi, dan aktivitas mencari makanan di permukaan tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman arthropoda permukaan tanah di bawah tegakan vegetasi pinus (Pinus merkusii) Tahura Pocut Meurah Intan. Rancangan penelitian yang digunakan untuk memperoleh data lapangan, yaitu dengan menggunakan metode pitfall trap. Pengambilan sampel secara purposive sampling pada permukaan tanah. Lokasi penelitian di bawah tegakan vegetasi pinus dibagi menjadi 3 titik pengamatan dan masing-masing titik pengamatan terdiri dari 5 plot. Data dianalisis dengan menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wienner. Hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa arthropoda permukaan tanah di bawah vegetasi Pinus merkusii Tahura Pocut Meurah Intan ditemukan 22 spesies arthropoda permukaan tanah, yang tergolong dalam 13 famili dari 7 ordo. Indeks keanekaragaman arthropoda permukaan tanah diperoleh Ĥ = 1,178. Hal ini menunjukkan bahwa keanekaragaman arthropoda permukaan tanah di bawah tegakan vegetasi pinus (Pinus merkusii) Tahura Pocut Meurah Intan tergolong kategori sedang.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN TANAMAN MANGROVE DI WILAYAH PESISIR PANTAI ACEH PASCA TSUNAMI
Azkia Putri Maulida;
Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.662 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v9i2.13395
Mangrove memiliki peranan yang sangat penting sebagai pelindung wilayah pesisir dari angin kencang, gelombang dan abrasi air laut. Keberadaan mangrove di wilayah pesisir Aceh, saat ini semakin berkurang karena dialihfungsikan menjadi areal perumahan dan pertambakan. Tanaman mangrove yang tumbuh pasca tsunami tidak mendapatkan perhatian sehingga kondisinya tidakterawat dan ditemukan adanya kerusakan tanaman mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kerusakan pada tanaman mangrove di pesisir pantai Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan pengamatan secara visual. Pengamatan yang dilakukan meliputi kondisi morfologi akar, batang, dan daun. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif dan studi literatur. Hasil penelitian menemukan 2 spesies mangrove di lokasi yaitu bakau kurap (Rhizophora mucronata) dan api-api (Avicennia marina). Kerusakan tanaman mangrove ditemukan pada bagian daun dan bagian batang. Kerusakan tersebut disebabkan oleh kekurangan unsur hara, serangan jamur (Fungi), serangan keong mangrove (Littoraria sp.), laba-laba (Arachnida), serangga ulat kantung (Pagodiella hekmeyeri), serangga kutu daun putih (Hemiptera), dan lumut kerak (Lichen). Berdasarkan hasil penelitian ini maka diperlukan penanganan serius terhadap kerusakan tanaman mangrove untuk menjaga kelestarian plasma nutfah mangrove di wilayah pesisir Aceh.
PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENGENDALIAN VEKTOR TULAR PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI GAMPONG BINAAN AKADEMI KESEHATAN LINGKUNGAN
Kartini Kartini;
Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (65.936 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2187
Penyakit demam berdarah merupakan penyakit yang setiap tahun selalu mendatangkan korban. Perilaku masyarakat merupakan faktor penting dalam upaya menunjang program pengendalian penyakit bersumber vektor tular seperti demam berdarah. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan perilaku masyarakat di Gampong Ulee Tuy terhadap vektor tular penyakit demam berdarah. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan rancangan cross sectional dengan menentukan 100 rumah/KK pada lokasi pengambilan sampel larva dan responden untuk diwawancarai pada 4 dusun. Metode kualitatif digunakan untuk menggali aspek sosial dan budaya yang terwujud dalam perilaku masyarakat mengenai vektor tular penyakit demam berdarah. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat di gampong binaan Akademi Kesehatan Lingkungan mempunyai perilaku mengumpulkan, menumpuk, membiarkan barang-barang bekas di sekitar rumah dan tidak memiliki pengetahuan terkait tempat perindukan vektor tular penyakit demam berdarah. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai vektor tular penyakit demam berdarah berakibat rendahnya tindakan preventif yang dilakukan.
SEBARAN NYAMUK Aedes DI KAMPUS UIN AR-RANIRY BANDA ACEH PADA MASA PANDEMI COVID-19
Elsie Nurlidza Razma;
Rizha Purwanda;
Elita Agustina
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 8, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (811.562 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v8i1.9422
Pada masa pandemi Covid-19 aktivitas belajar dan bekerja dilakukan di rumah. Kondisi ini menyebabkan gedung-gedung sekolah atau kampus tempat aktivitas belajar dan bekerja menjadi kosong dan sepi. Keadaan lingkungan kampus yang sepi dari aktivitas manusia diduga berpengaruh terhadap populasi dan sebaran nyamuk Aedes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran nyamuk Aedes di kampus UIN Ar-Raniry pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi dan penetapan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 24 titik sebaran nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus pada gedung-gedung yang terdapat di kampus UIN Ar-Raniry. Sebaran nyamuk Ae albopictus ditemukan sebanyak 22 titik sedangkan nyamuk Ae. aegypti hanya ditemukan 2 titik sebaran. Pada masa pandemi Covid-19 masih ditemukannya sebaran nyamuk Ae. aegypti dan Ae. albopictus di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh
KAJIAN TEMPAT PERINDUKAN NYAMUK Aedes DI GAMPOENG ULEE TUY KECAMATAN DARUL IMARAH ACEH BESAR
Elita Agustina;
Kartini Kartini
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (61.451 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2114
Upaya yang paling tepat untuk pengendalian nyamuk Aedes adalah dengan mengeliminasi dan pemetaan tempat perindukan nyamuk. Pemetaan tempat perindukan ini penting diketahui untuk mengkaji, menganalisa, memilih dan menentukan bentuk pengendalian larva nyamuk Aedes. Penelitian ini bertujuan mengetahui tempat perindukan nyamuk Aedes di Gampoeng Ulee yang meliputi 4 dusun. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi dan purposive sampling dengan menentukan 100 rumah lokasi pengambilan sampel larva dan responden untuk diwawancarai pada setiap dusun. Perolehan data melalui kuesioner terhadap masyarakat, inventarisasi larva dan identifikasi habitat perindukan. Pengambilan sampel larva dengan metode pencidukan langsung di tempat perindukannya. Parameter yang diamati adalah jumlah spesies nyamuk Aedes dan jumlah wadah tempat perindukan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Gampoeng Ulee Tuy ditemukan dua spesies nyamuk Aedes, yaitu A. aegypti dan A. albopictus. Tempat perindukan nyamuk A. aegypti dan A. albopictus ditemukan di genangan air relatif jernih pada wadah buatan manusia yang berada di dalam dan luar rumah. Sebagian besar tempat perindukan pradewasa nyamuk Aedes ditemukan di dalam rumah.