Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Personal Hygiene of Farmers in Besuk Village, Gurah District, Kediri Regency, 2018 Nugraheni, Reny; Wardani, Siska Kusuma
Journal of Global Research in Public Health Vol. 3 No. 2 (2018): December
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jgrph.v3i2.55

Abstract

Background: In carrying out their work, farmers in Besuk Subdistrict, Gurah District, do not wear footwear and work in the fields without using gloves. Personal hygiene is still lacking. This can be seen from the habits of farmers who after working do not wash their hands before eating. Such conditions can facilitate the emergence of helminthiasis in farmers. Objective: Personal hygiene of farmers in Besuk Subdistrict, Gurah District, Kediri Regency Method: The type of research used is analytical survey method using cross sectional approach data collection using questionnaires and in-depth interviews. Results: Based on interviews and direct observations made in the village of Besuk, that the Personal Hygiene of the Besuk Village Farmers is not good as many as 58 respondents (96.67%) Conclusions and suggestions: Personal hygiene of Besuk Village farmers is not good. So it is necessary to conduct counseling for farmers to maintain personal hygiene especially after work and before eating by washing their hands and feet.
Hubungan Personal Higiene dengan Kejadian Infeksi Cacing Soil Transmitted Helminth pada Petani di Desa Besuk Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri Tahun 2018 Reny Nugraheni; Siska Kusuma Wardani; M. Imun
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v7i2.167

Abstract

Infeksi kecacingan yang disebabkan oleh Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Dalam melakukan pekerjaannya petani seringkali tidak memakai alas kaki dan tanpa menggunakan sarung tangan. Keadaan yang seperti itu dapat mempermudah timbulnya kecacingan pada petani. Mengetahui hubungan antara personal higiene dengan kejadian infeksi ‘Soil Transmitted Helminth’ pada petani di Desa Besuk Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri” Jenis penelitian yang di gunakan adalah metode survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam. Berdasarkan wawancara dan observasi langsung yang dilakukan di desa Besuk, bahwa Personal Higiene Petani Desa Besuk adalah tidak baik sebanyak 58 responden (96,67%), dan petani yang positif terinfeksi sebanyak 57 responden (95%). Hasil uji Fisher menunjukkan P=0,002 (P<0,05), artinya ada hubungan antara personal higiene dengan infeksi cacing Soil Transmitted Helmint. Sehingga penting bagi petani untuk menjaga personal higiene terutama setelah bekerja dan sebelum makan dengan cara mencuci tangan dan kaki.
GAMBARAN RESPON IMUN IgG IgM DENGUE DAN KADAR TROMBOSIT PADA PASIEN SUSPEK DBD DI KOTA KEDIRI Erawati Erawati; Siska Kusumawardani; Dhenisa Na’im Umaya
Jurnal Insan Cendekia Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v10i2.1191

Abstract

Demam dengue merupakan infeksi demam yang disebabkan virus serotype DENV penularan melalui vector nyamuk Aedes aegypti. Infeksi virus Dengue menyebabkan demam berdarah dengue (DBD) memicu tubuh untuk membentuk respon imun spesifik yaitu Imunoglobulin. Diagnosis imunoserologi demam dengue yaitu mengidentifikasi antibodi spesifik virus Dengue (IgM) dan (IgG) serta deteksi antigen NS1, penanda hematologi yaitu jumlah trombosit penderita rendah atau mengalami trombositopenia.. Gejala dari penyakit DBD yaitu demam suhu 38–40°C selama 2-7 hari, perdarahan dalam seperti di bagian gusi hidung (mimisan), muntah darah, bila diuji Rumpel Leede positif atau bintik merah (purpura), hepatomegali, nyeri otot, nyeri sendi, trombositopenia, mual, muntah, pucat, mengigil. Tujuan penelitian untuk menganalisis hasil pemeriksaan respon imun IgG IgM Metode Imunokromatografi dan kadar trombosit pada pasien suspek Demam dengue di RS Daha Husada kota Kediri. Jenis penelitian yaitu deskriptif. Teknik sampling menggunakan Accidental sampling, sampel sebanyak 22 sampel dan populasi selama 3 bulan terakhir pada bulan Oktober-Desember 2021 75 pasien suspek DBD. Pemeriksaan IgG IgM imunokromatografi dan kadar trombossti menggunakan sampel whole blood pada pasien suspek Demam dengue. Prinsip pemeriksaan IgG IgM dengue yaitu metode uji kualitatif deteksi adanya perubahan warna pada strip test. Hasil pemeriksaan respon imun IgG IgM dengan metode imunokromatografi pada tanggal 23 Mei – 23 Juni 2022 di dapatkan hasil yaitu IgG dengue positif sebanyak 2 (9%), IgM dengue positif 2 (9%), IgG IgM dengue positif sebanyak 1 (5%) dan IgG IgM dengue negatif sebanyak 17 (77%). Kesimpulan penelitian yaitu kadar pasien yang mengalami trombositopenia ssebanyak 50% dan hasil pemeriksaan IgG IgM positif sebanyak 23%.
IDENTIFIKASI Staphylococcus Spp PADA SWAB MUKOSA RONGGA MULUT PEDAGANG ANGKRINGAN YANG MEROKOK DI KOTA KEDIRI Wardani, Siska Kusuma
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v10i2.753

Abstract

Angkringan merupakan ruang publik yang menawarkan makanan dan minuman dengan harga cukup murah dan menjadikan interaksi sosial bagi masyarakat. Tidak sedikit juga dari pedagang angkringan mengobrol dengan pembeli sambil merokok dengan tujuan untuk mengusir rasa bosan, mengusir rasa lelah dan kantuk saat berjualan. Merokok merupakan kegiatan yang dapat membahayakan kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit misalnya, kanker paru-paru, kanker saluran pernapasan, dan penyakit jantung sistemik. Merokok juga dapat menurunkan bakteri flora normal didalam rongga mulut dan meningkatkan jumlah bakteri potensial patogen, misalnya Staphylococcus aureus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri Staphylococcus spp pada swab mukosa rongga mulut pedagang angkringan yang merokok. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan teknik sampling total dengan jumlah sampel sebanyak 12 responden. Hasil penelitian bakteri Staphylococcus spp pada swab mukosa rongga mulut perokok terinfeksi Staphylococcus aureus sebanyak 12 responden (100%). Bakteri ini dapat ditemukan didalam rongga mulut perokok dikarenakan paparan asap rokok yang terus-menerus sehingga mendukung kolonisasi dan melekatnya Staphylococcus aureus pada inang serta dapat menyebabkan pertumbuhan mikoorganisme. Paparan asap rokok yang terus-menerus akan menyebabkan Staphylococcus aureus akan lebih invasif dan terus-menerus menetap didalam inang. Kesimpulan pada ini ditemukan bakteri Staphylococcus aureus sebesar 100% pada swab mukosa rongga mulut perokok.
IDENTIFIKASI BAKTERI GRAM POSITIF DAN GRAM NEGATIF PADA PASIEN TUBERCULOSIS DENGAN METODE KULTUR DARAH DI RS JOMBANG wardani, siska kusuma; Mu'arofah, Binti
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.990

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit kronis yang dapat mentransmisikan bakteri yang berasal dari bakteri tuberkulosis. Tuberkulosis dapat ditularkan dari percikan air ludah yang  mengandung bakteri, karena pasien tuberkulosis merupakan  sumber dari permeabilitas tuberkulosis. Kondisi paru-paru yang disebabkan oleh tuberkulosis dapat menyebabkan risiko infeksi seperti melemahnya kekebalan tubuh, komplikasi penyakit, beberapa infeksi, sepsis, dan infeksi pernapasan serta dapat menginfeksi juga dalam darah. Kekebalan yang melemah disebabkan oleh tanda-tanda infeksi pada organ manusia dan terjadi pada aliran darah manusia sehingga dapat menyebabkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan adanya infeksi bakteri Gram-positif dan Gram-negatif pada pasien TBC yang dapat menyebabkan infeksi tambahan seperti infeksi nosokomial dan bakteriemia pada pasien dengan gangguan sistem kekebalan yang berpotensi fatal. Studi ini menggunakan desain deskriptif dan teknik sampel yang digunakan menggunakan purposive dengan total 36 sampel.Studi ini menggunakan sampel darah dari pasien dengan tuberkulosis menggunakan metode kultur darah. Hasil penelitian ini didapatkan 25% Gram positif sebanyak 9 sampel dengan spesies Staphylococcus aureus. 55,6% Gram negatif sebanyak 20 sampel dengan spesies Salmonella paratyphi A  dan 19,4% sebanyak 7 sampel dengan  spesies Pseudomonas sp dari pasien tuberkulosis.
IDENTIFIKASI BAKTERI GRAM POSITIF DAN GRAM NEGATIF PADA PASIEN TUBERCULOSIS DENGAN METODE KULTUR DARAH DI RS JOMBANG wardani, siska kusuma; Mu'arofah, Binti
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.990

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit kronis yang dapat mentransmisikan bakteri yang berasal dari bakteri tuberkulosis. Tuberkulosis dapat ditularkan dari percikan air ludah yang  mengandung bakteri, karena pasien tuberkulosis merupakan  sumber dari permeabilitas tuberkulosis. Kondisi paru-paru yang disebabkan oleh tuberkulosis dapat menyebabkan risiko infeksi seperti melemahnya kekebalan tubuh, komplikasi penyakit, beberapa infeksi, sepsis, dan infeksi pernapasan serta dapat menginfeksi juga dalam darah. Kekebalan yang melemah disebabkan oleh tanda-tanda infeksi pada organ manusia dan terjadi pada aliran darah manusia sehingga dapat menyebabkan kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan adanya infeksi bakteri Gram-positif dan Gram-negatif pada pasien TBC yang dapat menyebabkan infeksi tambahan seperti infeksi nosokomial dan bakteriemia pada pasien dengan gangguan sistem kekebalan yang berpotensi fatal. Studi ini menggunakan desain deskriptif dan teknik sampel yang digunakan menggunakan purposive dengan total 36 sampel.Studi ini menggunakan sampel darah dari pasien dengan tuberkulosis menggunakan metode kultur darah. Hasil penelitian ini didapatkan 25% Gram positif sebanyak 9 sampel dengan spesies Staphylococcus aureus. 55,6% Gram negatif sebanyak 20 sampel dengan spesies Salmonella paratyphi A  dan 19,4% sebanyak 7 sampel dengan  spesies Pseudomonas sp dari pasien tuberkulosis.
Pelatihan Pembuatan Video Tutorial Pemanfaatan Media Pembelajaran Dari Barang Bekas Bagi Guru Sekolah Dasar (SD) Kusumawardani, Siska; Fatma Nurmulia; Susilawati
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i3.49291

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kesadaran para guru akan pentingnya penggunaan media pembelajaran, kurangnya motivasi para guru untuk melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media dengan alasan anggaran yang tidak sedikit dan kesadaran tentang perkembangan IPTEK. Penggunaan barang bekas dapat meminimalisir anggaran dalam pembuatan media pembelajaran selain itu juga himbauan bagi guru dalam meminilisir pencemaran sampah guna menjaga lingkungan. Tujuan Pengabdian ini dilakukan berdasarkan latarbelakang di atas yaitu memberi pemahaman tentang pentingnya media pembelajaran SD, memberikan wawasan mengenai jenis-jenis media pembelajaran, membuat media pembelajaran dengan memanfaatkan barang bekas serta dapat mempublikasikan melalui IPTEK yang berkembang saat ini yaitu memanfaatan sosial media seperti youtube, instagram dll. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan di MI 01 Ciputat yang diikuti seluruh guru. Tahap metode pengabidan dilakukan tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Perencanaan dilakukan guna mempersipakan segala hal yang dibutuhkan dalam kegiatan pelatihan, tahap pelaksanaan yaitu pemberian pemahaman oleh para narasumber terkait materi pengabdian, tahap evaluasi yaitu mengukur tingkat kepuasan respon peserta menggunakan kuisioner.  Data diolah dan menghasilkan kesimpulan dalam persentase dengan kategori sangat menarik 47%, menarik 49% dan cukup menarik memperoleh 4%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan dapat menarik perhatian guru-guru dalam pembuatan media pembelajaran.
Pemberdayaan Guru PAUD dan Guru Sekolah Rendah Kelas 1 dan 2, Tentang Seni Mendidik Anak Dalam Penguatan Pengasuhan Anak Dalam Islam Di Igaba Jakarta Pusat Tahun 2024 Rohimi Zam Zam; Kusumawardani, Siska; Siti Nur Aisyiah
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i3.52275

Abstract

Memberikan Pendidikan sebagai bagian dari tanggung jawab tidak hanya oleh orang tua sebagai pendidikapertama dan utama, Ketika anak masuk dalam dunia Pendidikan di sekolah maka ada peran yang di lakukan guru sebagai pendidik. Mendidik adalah tugas yang mulia, dengan tujuan memperbaiki dan membentuk sikap atau karakter siswa.  Dalam mendidik guru harus mampu memerankan diridan mencariu metode dan media yang pas, dengan seni yang dimainkan agar siswa mau dan mudah mencerna hal-hal yang disampaikan oleh guru. Serta secara sukarela mau melakukan saran yang diberikan guru kepadanya. Setiap orang mempunyai seni seseorang dalam mendidik tidaklah sama. Setiap orang punya seni tersendiri. Namun perlu diingat bahwa dalam mendidik seperti nada dan irama yang haruslah sesuai dengan perkembangan zamannya. Metode yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan/target program PKM ini adalah kombinasi dari beberapa  pendekatan  yaitu metode Pemberdayaan dengan pendekatan penguatan pengasuhan anak dalam Islam sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan Guru dalam implementasi seni mendidik anak, tentu dengan metode bina suasana. Urgensi Pengabdian masyarakat : Pada akhir tahun 2021, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat, ada 38.116 siswa SD dan 15.042 (Kompas, 2022), sangat memprihatinkan tentu ini juga berdampak pada PAUD, maka tim Pengabdian masyarakat  berupaya memberikan kontribusi untuk melaksanakan pemberdayaan pada Guru sadar akan akibat dari pengasuhan yang salah tidak menggunakan seni mendidik yang baik melalui penguatan pengasuhan anak sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan  dan keterampilan guru.
IDENTIFIKASI Staphylococcus Spp PADA SWAB MUKOSA RONGGA MULUT PEDAGANG ANGKRINGAN YANG MEROKOK DI KOTA KEDIRI Wardani, Siska Kusuma
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v10i2.753

Abstract

Angkringan merupakan ruang publik yang menawarkan makanan dan minuman dengan harga cukup murah dan menjadikan interaksi sosial bagi masyarakat. Tidak sedikit juga dari pedagang angkringan mengobrol dengan pembeli sambil merokok dengan tujuan untuk mengusir rasa bosan, mengusir rasa lelah dan kantuk saat berjualan. Merokok merupakan kegiatan yang dapat membahayakan kesehatan dan dapat menimbulkan penyakit misalnya, kanker paru-paru, kanker saluran pernapasan, dan penyakit jantung sistemik. Merokok juga dapat menurunkan bakteri flora normal didalam rongga mulut dan meningkatkan jumlah bakteri potensial patogen, misalnya Staphylococcus aureus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bakteri Staphylococcus spp pada swab mukosa rongga mulut pedagang angkringan yang merokok. Desain penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dan teknik sampling total dengan jumlah sampel sebanyak 12 responden. Hasil penelitian bakteri Staphylococcus spp pada swab mukosa rongga mulut perokok terinfeksi Staphylococcus aureus sebanyak 12 responden (100%). Bakteri ini dapat ditemukan didalam rongga mulut perokok dikarenakan paparan asap rokok yang terus-menerus sehingga mendukung kolonisasi dan melekatnya Staphylococcus aureus pada inang serta dapat menyebabkan pertumbuhan mikoorganisme. Paparan asap rokok yang terus-menerus akan menyebabkan Staphylococcus aureus akan lebih invasif dan terus-menerus menetap didalam inang. Kesimpulan pada ini ditemukan bakteri Staphylococcus aureus sebesar 100% pada swab mukosa rongga mulut perokok.
EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI Erawati, Erawati; Nela, Frieti Vega; Wardani, Siska Kusuma; Imasari, Triffit; Kurniasari, Mia Ashari; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Mu`arofah, Binti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.