Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Adanya Bakteri Salmonella typhi. Dengan Kadar Hemoglobin Pada Penderita Demam Tifoid Yang Berdampak Anemia Di RS Kota Kediri Mu’arofah, Binti; Kusuma Wardani, Siska; Rukmana, Siti
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 7 No 1 (2023): Vol 7 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v7i1.20098

Abstract

Demam tifoid atau disebut dengan typhoid fever adalah suatu sindrom sistemik berat yang secara klasik disebabkan oleh Salmonella typhi. Salmonella typhi merupakan bakteri yang sering bersifat pathogen bagi manusia atau hewan jika didapatkan melalui jalur oral. Penderita demam tifoid biasanya dapat ditemukan kadar hemoglobin rendah atau dapat ditemukan anemia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan adanya bakteri Salmonella typhi dengan kadar hemoglobin pada kasus demam tifoid yang berdampak anemia di RS Kota Kediri. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan rancangan cross sectional, dengan Teknik sampling Purposive sampling dan penelitian yang dilakukan dengan pemeriksaan kadar hemoglobin beserta kultur darah. Penelitian terhadap 38 sampel darah ditemukan hasil negatif bakteri Salmonella typhi dengan kadar hemoglobin normal sebanyak 5 pasien (13,2%), negatif bakteri Salmonella typhi dengan kadar hemoglobin tidak normal sebanyak 3 pasien (7,9%), positif bakteri Salmonella typhi dengan kadar hemoglobin normal sebanyak 18 pasien (47,4%), positif bakteri Salmonella typhi dengan kadar hemoglobin tidak normal sebanyak 12 pasien (31,6%). Berdasarkan uji statistik menunjukkan nilai Sig. Sebesar 0,681 yang berarti nilai Sig. >0,05. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan adanya bakteri Salmonella typhi dengan kadar hemoglobin pada kasus demam tifoid sehingga pasien tidak berdampak anemia.
Korelasi Kadar High Density Lipoprotein (HDL) dengan Kadar Free Tetra-iodothyronine (FT4) Pada Pasien Suspek Hipertiroid di Kediri erawati, Erawati; Kusuma Wardani, Siska; Vega Nela, Frieti; Ayu Prihandarini, Diaz
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22542

Abstract

ABSTRAK Hipertiroidisme merupakan penyakit kelenjar tiroid akibat kenaikan hasil dan kadar hormon tiroid yang dihasilkan kelenjar tiroid yang meningkatnya melebihi kebutuhan sehingga akan terjadi gangguan termasuk perubahan metabolisme seperti lipid. Keadaan hipertiroid mempengaruhi penderita memiliki peninngkatan kadar hormon TSH dan menurunkan kadar FT4, keadaan tersebut mempengaruhi pembentukan, metabolisme dan penguraian jaringan lipid di darah. Perubahan metabolisme lipid akan menyebabkan kadar profil lipid darah menurun seperti kadar HDL. Tujuan pada penelitian ini mengetahui korelasi kadar HDL dengan FT4 pada pasien suspek hipertiroid di Kediri. Desain penelitian Cross sectional pada pasien suspek Hipertiroid di RSUD SLG dan teknik sampling Accidental Sampling. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 16. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 26 dengan uji normalitas berupa Uji Shapiro-Wilk dan diketahui hasilnya distribusi tidak normal dengan nilai sig (p) 0,000 untuk kadar HDL. Hasil uji Spearman Rank antara FT4 dengan HDL dan trigliserida dengan nilai sig (p) sebesar 0,236 untuk HDL. Dari uraian diatas kesimpulannya bahwa tidak terdapat korelasi atau hubungan kadar HDL dengan FT4 pada responden pasien suspek hipertiroid.
GAMBARAN KADAR CRP DAN NILAI NEUTROFIL PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI JAYAPURA Erawati; Siska Kusuma Wardani; Triffi Imasari; Purwanengsy Saputri Pinang
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27513

Abstract

https://docs.google.com/document/d/1sCeXC3-3i3fmsew5MSrI0xOBsO9Rz2lD/edit?usp=sharing&ouid=110483708353515063158&rtpof=true&sd=true
KORELASI KADAR C-RP DENGAN JUMLAH LEUKOSIT PADA SANTRI PONDOK PENDERITA TB PARU YANG MELAKUKAN PENGOBATAN DI RUMAH SAKIT X KOTA KEDIRI Siska Kusuma Wardani; Erawati; Triffit Imasari
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27861

Abstract

Infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis menyebabkan tuberkulosis paru, suatu kondisi peradangan pada jaringan paru-paru. Sebagai respons terhadap infeksi, tubuh mengaktifkan sistem pertahanan dengan menghasilkan senyawa peradangan seperti sitokin pro-inflamasi (IL-6). Senyawa ini berperan penting dalam memicu hati untuk memproduksi protein fase akut, seperti C-Reactive Protein (CRP). Respons peradangan ini sering kali menimbulkan manifestasi hematologi, di mana jumlah sel darah putih atau leukosit meningkat secara signifikan melebihi kadar normal. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara kadar CRP dan jumlah leukosit pada santri pondok yang sedang menjalani pengobatan TB Paru Metode penelitian dengan desain observasional analitik untuk menganalisis hubungan antara kadar CRP dan jumlah leukosit pada santri pondok yang sedang menjalani pengobatan TB Paru. Uji statistik penelitian ini menggunakan metode Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara kadar CRP dan jumlah leukosit pada passion TBC paru yang dirawat di Rumah Sakit X, Kota Kediri (p-value = 0.001, r = 0.780). Rata-rata hasil pemeriksaan kadar CRP dari 15 responden 33.60 Mg/dl dan Rata-rata hasil pemeriksaan jumlah leukositnya adalah. Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan adanya korelasi antara kadar CRP dengan jumlah leukosit pada pasien TB Paru yang menjalani pengobatan di Rumah Sakit X, Kota Kediri.