Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Uji Mutu Dodol Ketan dengan Substitusi Bubur Pisang Raja (Musa Acuminata) Basalius; Sidabalok, Inawaty; Yessirita, Nita; Hermalena, Leffy; Salihat, Rera Aga; Fitria, Eddwina Aidila
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/znrz1x71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi pisang raja dan tepung beras ketan terhadap penilaian kualitas dodol beras ketan. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan DNMRT pada taraf signifikansi 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi pisang raja dan tepung beras ketan berpengaruh nyata terhadap kadar air, abu, lemak, protein, gula total, dan karbohidrat. Semua perlakuan memenuhi standar mutu dodol SNI 01-2986-1992, kecuali total gula dan karbohidrat (pada perlakuan D dan E). Dodol yang paling disukai panelis adalah perlakuan E (substitusi 50%), dengan kadar air 8,64%, abu: 1,33%, lemak: 13,27%, protein: 7,31%, gula total: 32,83%, dan karbohidrat 46.56%.    
KARAKTERISTIK BROWNIES PANGGANG DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG KULIT ARI KOPI (Coffea sp) Zainur Romadan; Nita Yessirita; Leffy Hermalena; Inawaty Sidabalok
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (Mei 2024 - Oktober 2024)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the characteristics of the best roasted brownies with the substitution of coffee husk flour in making baked brownies that were preferred by the panelists. This study used a completely randomized design (CRD) with 5 treatment levels and 3 replications. Observational data were analyzed using ANOVA and Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) advanced test at a level of 1%. The treatment in this study was the substitution of wheat flour with coffee husk flour (A=70:30, B=60:40, C=50:50, D=40:60, E=30:70). The results of this study indicate that the substitution of wheat flour with coffee husk flour has an effect on the water content, ash, fat, protein, and total sugar content. Based on the organoleptic test, the baked brownies with treatment C (wheat flour ratio: coffee husk flour = 50: 50) were the most preferred by the panelists and met the quality requirements of SNI 01-3840-1995 with a composition of water content (10.03%), ash content (0.95%), fat content (7.22%), protein content (15.23%), and total sugar content (32.71%).
Karakteristik Mutu Kopi Bubuk Talu Pasaman Barat Dengan Variasi Penambahan Bubuk Kayu Manis (Cassiavera) Aidila Fitria, Eddwina; Rosandi, Ropi; Sidabalok, Inawaty; Hermalena, Leffi; Yessirita, Nita
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2024 - April 2025)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v5i1.1202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bubuk kayu manis pada kopi Talu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan adalah variasi penambaan kayu manis pada bubuk kopi sebesar (1%, 2%, 3%, 4% dan 5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi penambahan bubuk kayu manis pada kopi bubuk Talu memberikan pengaruh sangat nyata terhadap: kadar air, kadar abu, aktivitas antioksidan dan nilai pH. Karakteristik bubuk kopi bubuk Talu terbaik yaitu pada fomulasi 3% (perlakuan C) dengan nilai proksimat sebagai berikut: kadar air 4.34%; kadar abu 3.98%; aktivitas antioksidan 71.44% dan nilai pH 4.98 pada formulasi 3% serta nilai organoleptik: rasa 4.90; aroma 5.90; dan warna 5.90. (perlakuan C).
Pengolahan Rambut Jagung Untuk Teh Herbal Dan Strategi Pemasarannya Leffy Hermalena; Herda Gusvita; Nita Yessirita; Bustari Badal; Rera Aga Salihat; Rera Agung Syukra; Inawaty Sidabalok; Henny Puspita Sari; Rina Febrinova
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2024): Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2024 - April 2025)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v5i1.1234

Abstract

Corn silk (Zea mays L.), commonly considered agricultural waste, contains bioactive compounds with potential health benefits, including flavonoids, phenols, and tannins. These compounds exhibit antioxidant properties that can help prevent degenerative diseases such as cardiovascular disorders, diabetes mellitus, and cancer. This community service program focuses on utilizing corn silk as a raw material for producing herbal tea with economic value and health benefits. The program employs participatory and collaborative approaches, involving local farmers to develop skills in production, marketing, and product quality assurance. The innovation supports sustainable health practices and contributes to local economic development by transforming agricultural waste into valuable products.
PEMENUHAN SUMBER GIZI MELALUI BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN KANGKUNG DENGAN PUPUK KOTORAN AYAM DI PEKARANGAN PANTI ASUHAN ASHABIL RAYYAN Murnita, Murnita; Syamsuwirman, Syamsuwirman; Gusriati, Gusriati; Hermalena, Leffy; Yessirita, Nita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1342-1353

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman sayuran kangkung adalah salah satu  untuk pemenuhan gizi bagi anak-anak panti asuhan Yayasan Ashabil Rayyan. Akan tetapi lahan yang digunakan tidak produktif sehingga memerlukan pemupukan. Aplikasi pupuk organik kotoran ayam dapat menghemat penggunaan pupuk anorganik, mengurangi resiko pencemaran lingkungan, meningkatkan kesuburan tanah dan  hasil tanaman. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yaitu: (1) Mendidik pengelola dan anak-anak panti asuhan dalam memanfaatkan pekarangan panti asuhan dengan menanam sayuran seperti kangkung,  (2) Meningkatkan  kesadaran pengelola panti asuhan dan anak-anak  dengan melakukan transfer teknologi budidaya kangkung, pengetahuan pemanfaatan pupuk kandang  kotoran ayam untuk tanaman, dan (3)Transfer ilmu dan pengetahuan tentang budidaya kangkung, sebagai pemenuhan gizi khususnya vitamin dan mineral bagi penghuni panti. Metode yang dipakai ialah: Persiapan dan Penerapan. Persiapan: identifikasi, koordinasi, menyiapkan bahan dan perlengkapan, sosialisasi. Penerapan: penyuluhan, praktik, pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut. Pelaksanaan PKM di  panti asuhan  berjalan lancar  dengan  kesimpulan:  (1) Transfer ilmu dari tim PKM Faperta Unes kepada pengelola panti asuhan dan anak-anak  dalam memanfaatkan pekarangan panti asuhan dengan menanam sayuran seperti kangkung sudah terlaksana dengan baik,  (2) Ada peningkatan pengetahuan mitra  (pengelola panti asuhan dan anak-anak) dengan melakukan transfer teknologi pembuatan pupuk organik, meningkat sebesar 73,22%, dan (3)  Transfer ilmu dan pengetahuan tentang sayuran, sebagai pemenuhan gizi (vitamin dan mineral) bagi penghuni panti, hasil survei tentang pengetahuan gizi mitra menunjukan bahwa 52,04% pengetahuan gizi baik.
Utilization Of Edible Film from Taro Starch And Chicken Feet Gelatin As Packaging For Instant Noodles Seasoning Risti, Mella; Leffy Hermalena; Fitria, Eddwina Aidila; Yessirita, Nita
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i3.806

Abstract

This research aims to investigate the ability of packaging edible film made from taro starch and claw gelatin chicken in dry instant noodles, and to determine the effect of storing packaged noodle seasoning with edible films made from taro starch and claw gelatin chicken. This research employed a Completely Randomized Design (CRD) with five levels and three replications. The results of the observational data were analyzed using ANOVA, and the DMRT was further tested at a significance level of 1%. Treatment in research involves storing noodle seasoning with packaging that is edible for 1, 4, 7, 10, and 13 days. Research results show that packaging season noodles with edible film during storage very real effect on water content, solubility, humidity, and total plate count (TPC). Edible film of taro starch and claw gelatin chicken is effective for packaging dry noodles in a temperature-controlled space for 1 to 4 days, with a water content of 20.96%, solubility of 15.74 minutes, humidity of 0.02g, and a total plate count (TPC) of 1.08 x 10^4 colonies/g. Noodle seasoning packaged with edible film has a detrimental effect on storage at room temperature, causing damage. Season noodles with edible packaging film after long storage for 7 days (treatment), especially focusing on water content and total plate count (TPC), with a water content of 23.06% and a total plate count (TPC) of 5.8 x 10^4 colonies/g. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 2 – Zero HungerSDG 9 – Industry, Innovation, and InfrastructureSDG 12: Responsible Consumption and Production
PENINGKATAN HASIL PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN TEKNOLOGI PENGEMBANGAN PAKAN PROBIOTIK DI KELOMPOK WANITA TANI MAKMUR BERSAMA Hermalena, Leffy; Puspita Sari, Henny; Gusvita, Herda; Yessirita, Nita; Syamsuwirman, Syamsuwirman; Kurnia Sari, Suci
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3486-3492

Abstract

Usaha budidaya ikan lele di KWT Makmur Bersama baru berskala biasa  dan pakan ikan bergantung dengan pakan pabrikan, jika pemberian pakan pabrikan dilakukan secara berkelanjutan dengan harga pakan yang melambung tinggi, sehingga keuntungan pembudidaya sangat minim dan pemasaran produksi yang harus menunggu pelanggan datang untuk membeli ikan lele tersebut menjadi penyebab rendahnya pendapatan di KWT.. Untuk itu tim pengabdian berdasarkan hasil observasi dan identifikasi yang dilakukan dilapangan, maka ditetapkan tema dalam PkM ini adalah Peningkatan Hasil Produksi Budidaya Ikan Lele dengan Teknologi Pengembangan Pakan Probiotik di Kelompok Wanita Tani Makmur Bersama. Program kemitraan masyarakat ini dilakukan dengan metode observasi, indentifikasiF, perencanaan dan pelaksanaan berupa FGD dan pelatihan secara langsung dengan indikator meningkatnya pengetahuan, pehaman dan terampilnya KWT dalam mengaplikasikan inovasi yang diberikan sebesar 80%. Hasil yang diharapkan adalah berupa produk pakan ikan yang memiliki nutrisi yang tinggi.