Claim Missing Document
Check
Articles

Pemodelan Sistem Deteksi Parasit Malaria pada Citra Mikroskopis Sel Darah Menggunakan Metode Deep Learning Nurhaeni Nurhaeni; Septyan Eka Prastya; Ahmad Hidayat; Fadhiyah Noor Anisa
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 14 No 02 (2024): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM UBHINUS MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v14i02.1475

Abstract

Microscopic examination is the most common malaria examination technique used in health facilities. However, microscopic examination requires special skills and quite a long time. This research aims to develop a malaria parasite detection system model in blood cell images using deep learning technology to increase the accuracy and speed of detection with the Convolutional Neural Network (CNN) algorithm. This research was carried out in several stages: data collection, image preprocessing, dividing training data and validation data, creating a model using CNN, and evaluating the model. A CNN model was created to classify blood cell images into two classes, namely infected and uninfected. The dataset used as a reference in forming a detection system model uses blood cell images from the open-source Kaggle as many as 11.312 images. The CNN model evaluation results obtained an accuracy value of 97.17% in detecting blood cell images. These results show that the CNN model created can be used to detect malaria parasites using blood cell images.
Media Informasi Tentang Komplementer Pada Masa Kehamilan Di Desa Sigam Kotabaru Norani Norani; Ika Friscila; Fadhiyah Noor Anisa; Aida Fitriani; Hartinah Hartinah
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v2i2.245

Abstract

Complementary therapy is known as traditional therapy combined in modern medicine. Complementary is the use of traditional therapy into modern medicine. When pregnancy occurs, the entire genetic system will experience fundamental changes so that it can support the development and growth of the fetus in the womb. Based on the analysis carried out by the service team, the community in Sigam Village knows that there is traditional medicine to deal with complaints during pregnancy, but not all mothers know the truth of this information in terms of medical science. This causes people to hesitate to choose complementary therapies. The information media created is a poster containing information about complaints during pregnancy and complementary solutions. This is very well received by the public because the media is interesting and easy to understand.
HUBUNGAN PENDIDIKAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KELENGKAPAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI TABUK 1 Istiqamah Istiqamah; Nadiah Nadiah; Desilestia Dwi Salmarini; Fadhiyah Noor Anisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5474

Abstract

Imunisasi dasar lengkap wajib diberikan sebelum anak berusia satu tahun untuk mencapai tingkat imunitas yang optimal. Kabupaten banjar cakupan imunisasi dasar lengkap dicapai 7.830 bayi. Puskesmas sungai tabuk capaian program imunisasi termasuk kategori rendah dengan jumlah 53,9% dari 281 orang. Jumlah data bulan mei dipuskesmas sungai tabuk terdapat 143 balita yang berusia > 1 tahun. Menganalisis hubungan pendidikan ibu dan dukungan keluarga dengan kelengkapan pemberian imunisasi dasar di posyandu wilayah kerja Puskesmas Sungai Tabuk 1. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling yaitu sebanyak 48 orang. Berdasarkan variabel pendidikan yang paling rendah yaitu SD/SMP sebanyak 27 orang (56,25%) Hasil uji chie square 0,000
The Effect of Breastfeeding Technique Education on the Smoothness of Milk Production in Breastfeeding Mothers of Infants 0-6 Months of Age Refliya Halipah; Novalia Widiya Ningrum; Fadhiyah Noor Anisa; Siti Noor Hasanah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4853

Abstract

The correct breastfeeding technique is a way of giving breast milk to the baby with the correct attachment and position of the mother and baby. If the breastfeeding technique is wrong, it can cause nipple blisters, poor milk production and pain that arises when the mother stops breastfeeding with less care. The wrong breastfeeding technique is also one of the factors that cause the milk to come out to be not optimal, thus affecting milk production, causing the baby to not want to suckle. At Puskesmas Sungai Tabuk 2, the exclusive breastfeeding coverage in 2019 was 71.20%, an increase in 2020 to 81.8%, and in 2021 it decreased to 49.6%, one of the causes was due to a lack of knowledge about breastfeeding techniques.Objective: To determine the effect of breastfeeding technique education on the smooth production of breast milk in breastfeeding mothers of infants aged 0-6 months in the Sungai Tabuk 2 Puskesmas working area. Methods: Analytical observational research using case control design with total sampling technique as many as 30 people. The research instrument used leaflets and breast milk fluency questionnaires. The questionnaire has undergone validity testing and obtained a value of reasonable (>0.361) and reliable (0.79). Results: Statistical tests using the chi square test obtained a p value of 0.044 (<0.05) which means that there is an effect on the provision of breastfeeding technique education on the smooth production of breast milk in breastfeeding mothers of infants aged 0-6 months in the working area of Puskesmas Sungai Tabuk 2 Conclusion: The importance of education about breastfeeding techniques from health workers that can be done in posyandu or health services to increase knowledge and understanding of pregnant and lactating women.
Pemberian Puding Jagung Sebagai Perbaikan Gizi Pada Balita dengan Underweight di Wilayah Kerja Puskesmas Tanta Kabupaten Tabalong Hestika Aryuni; Fitri Yuliana; Fadhiyah Noor Anisa; Malisa Ariani
Health Research Journal of Indonesia Vol 1 No 6 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v1i6.223

Abstract

Pendahuluan: Underweight merupakan masalah gizi multi dimensi yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor salah satunya asupan makanan. Prevalensi angka balita dengan underweight di setiap negara kejadian underweight 2007-2014 mencapai 15,0%, dimana Asia Tenggara menjadi yang tertinggi rata-rata 26,4%. Inovasi tidak harus dengan teknologi tinggi, dalam pencegahan underweight yang terpenting adalah peningkatan nutrisi yang sesuai. Salah satunya adalah makanan pangan bahan dasar jagung. Tujuan: Menganalisis pengaruh puding jagung sebagai perbaikan gizi pada balita underweight di wilayah kerja Puskesmas Tanta. Metode: Penelitian ini menggunakan Pre Experiment dengan rancangan one group pretest postest design. Sampel diambil sebanyak 22 balita underweight dan dengan teknik purposive sampling. Dianalisis dengan Kolmogorov-smirnov Test, Kemudian dengan uji Paried T-Test. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan nilai p value kelompok perlakukan (balita underweight) setelah diberikan puding jagung selama 14 hari adalah 0.000 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hasil adanya perubahan BB pada balita sebelum diberikan dan sesudah yang diberikan puding jagung selama 14 hari berturut-turut.
Analisis Kejadian Kista Ovarium pada Pasangan Usia Subur di Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh Tahun 2021 Ria Ulfah; Novita Dewi Iswandari; Fadhiyah Noor Anisa
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 1 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i1.289

Abstract

Pendahuluan: Kista ovarium adalah benjolan yang membesar seperti balon yang berisi cairan yang tumbuh didalam indung telur, Meskipun Kebanyakan kista bersifat jinak atau tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis kista dapat berpotensi menjadi ganas. Jumlah kasus kista ovarium di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 13.310 kasus dengan angka kematianmencapai 7.842 orang meninggal yang diakibatkan oleh adanya komplikasi dan keganasan yang terjadi karena gejala yang tidak dirasakan oleh pasien hingga terjadi metastasis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Kejadian Kista Ovarium Pada Pasangan Usia Subur di Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh Tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode case control jumlah sampel sebanyak 64 orang yang terdiri dari Kejadian Kista Ovarium dan Gangguan Reproduksi pada pasangan usia subur pada buku Register di RSUD Tahun 2021. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk menguji hipotesis komparatif kedua variabel. Hasil: Didapatkan hasil Paritas primipara sebanyak 18 orang (28,1%), multipara dan grande multipara sebanyak 46 orang (71,9%), Pendidikan didapatkan pendidikan rendah sebanyak 26 orang (40.6%), dan pendidikan tinggi sebanyak 38 orang (59.4%), Pekerjaan didapatkan bekerja sebanyak 30 orang (46.9%) , dan tidak bekerja sebanyak 34 orang (53.1%), dan umur didapatkan umur beresiko 44 orang (68.8%) , dan tidak beresiko 20 orang (31.2%). Kesimpulan: Hasil penelitian ada hubungan antara Paritas, Pendidikan, Pekerjaan dan umur pada kejadian kista ovarium,
Hubungan Perilaku Pantang Makanan Dengan Lama Penyembuhan Luka Perenium Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin Ayu Lestari; Fadhiyah Noor Anisa; Ali Rakhman Hakim
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.307

Abstract

Pendahuluan: Robekan perineum terjadi hampir pada semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Penyembuhan luka perenium dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu lingkungan, pengetahuan, sosial ekonomi, penanganan petugas, kondisi ibu, gizi dan pantang makanan. Namun masih terdapat 53% ibu nifas yang masih melakukan pantang mengkonsumsi makanan tertentu dikarenakan pengaruh dari budaya orang tua. Tujuan: Mengetahui hubungan perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perenium pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ibu nifas dengan luka perenium yang berada diwilayah kerja puskesmas pekauman Banjarmasin. sebanyak 40 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil: Hubungan perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perenium pada ibu nifas diperoleh bahwa sebanyak 17 (42,5%) ibu berperilaku buruk (Pantang) dengan penyembuhan luka lambat 14 (35,0%) dan normal 3 (7,5%), sedangkan 23 (57,5%) ibu yang berperilaku baik (Tidak pantang) dengan penyembuhan luka lambat 1 (2,5%), normal 10 (25,0%) dan cepat 12 (30,0%). Hasil uji chi-square, diperoleh p-value 0,000, (p<0,05) yaitu Ha diterima, ada hubungan antara perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perineum pada ibu nifas diwilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dari 40 responden dapat disimpulkan bahwa ada hubungan perilaku pantang makanan dengan lama penyembuhan luka perenium pada ibu nifas diwilayah kerja Puskesmas Pekuaman Banjarmasin.
Nugget Kalakai (Stenochlaena palutris) Untuk Perbaikan Gizi Balita Underweight Wilayah Puskesmas Bentot Kabupaten Barito Timur Ari Natal; Fitri Yuliana; Fadhiyah Noor Anisa
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i2.308

Abstract

Pendahuluan: Ekspresi dari keseimbangan zat gizi dengan kebutuhan tubuh adalah status gizi. Ketidakseimbangan antara zat gizi dengan kebutuhan tubuh akan menyebabkan underweight pada balita. Berdasarkan Riskesdas 2021 balita stunting  di Kalimantan Tengah sebesar 27,67 %. Perbaikan gizi pada balita underweight dapat dilakukan dengan inovasi berupa nugget kalakai (Stenochlaena Palutris). Tujuan: dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh nugget kalakai sebagai perbaikan gizi pada balita underweight di wilayah kerja Puskesmas Bentot. Metode: Jenis Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan rancangan pretest dan  posttest control one grup design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil: Mayoritas balita yang mengalami underweight berjenis kelamin laki-laki sebesar 65% dengan usia 1-2 tahun sebesar 56%. Balita dengan underweight sebelum pemberian nugget kalakai rata-rata sebesar 8.56. Balita dengan underweight sesudah pemberian nugget kalakai rata-rata sebesar 8.72. Analisis data menggunakan uji wilxocon. Hasil uji normalitas dengan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0.002 < 0.05. Hasil uji wilcoxon dengan nilai signifikansi 0.000<0.05 (p < 0,05). Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan perbedaan yang bermakna antara pemberian Nugget Kalakai pada balita underweight. Pemberian nugget kalakai efektif untuk menambah berat badan pada balita underweight di wilayah kerja UPTD Puskesmas Bentot Hasil penelitian menunjukan perbedaan yang bermakna antara pemberian Nugget Kalakai pada balita underweight.
Efektifitas Perbandingan Rebusan Daun Katuk dan Sayur Daun Katuk Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sambung Makmur Kabupaten Banjar Dhevy Aulia Agusdiyanti; Dwi Rahmawati; Lisda Handayani; Fadhiyah Noor Anisa
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 4 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i4.640

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI pada bayi berusia kurang dari 6 bulan kalimantan selatan 60,27% persentase tersebut menjadi provinsi 4 terendah, cakupan ASI eksklusif Puskesmas Sambung Makmur sebesar 23,5% dari target 55%, salah satu alasan bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif karena kurangnya produksi ASI pada ibu nifas dan salah satu cara meningkatkan produksi ASI yaitu dengan mengkonsumsi daun katuk. Tujuan: Mengetahui efektifitas perbandingan pemberian rebusan daun katuk dan sayur daun katuk sebelum dan sesudah terhadap peningkatan produksi ASI di wilayah kerja Puskesmas Sambung Makmur Kabupaten Banjar. Metode: Penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental dengan rancangan two group pre test post test dengan kelompok intervensi rebusan dan sayur daun katuk. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 orang ibu nifas dengan menggunakan instrumen menggunakan lembar observasi dan di analisis menggunakan.Wilcoxon. Hasil: Produksi ASI sebelum diberikan intervensi baik itu rebusan dan sayur daun katuk di rata-rata cukup dan setelah di lakukan intervensi meningkat menjadi lancar pada hari ke 4 (p value = 0,025<0,05). Simpulan: Ada pengaruh pemberian daun katuk baik itu rebusan dan sayur terhadap produksi ASI pada ibu nifas.
Hubungan Riwayat Kunjungan ANC dan Anemia Pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Raudah Aulia; Lisda Handayani; Fadhiyah Noor Anisa; Yayuk Puji Lestari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1015

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah balita yang mempunyai tinggi badan lebih pendek dari tinggi badan standar yang seharusnya sesuai dengan usianya. Stunting disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya antenatal care dan anemia masa kehamilan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Mei 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala didapatkan data angka kejadian stunting sebanyak 385 balita, sedangkan jumlah ibu hamil sebanyak 391 orang dengan kunjungan K1 sebanyak 333 orang, kunjungan K4 sebanyak 233 orang dan K6 sebanyak 141 orang serta ibu hamil dengan anemia sebanyak 111 orang. Tujuan: untuk menganalisis hubungan riwayat kunjungan ANC dan anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control secara retrospektif dengan sasaran seluruh balita yang diukur tinggi badan dan tercatat di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen tahun 2022. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 140 orang (70 kasus dan 70 kontrol) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan penelitian hasil analisis univariat kategori riwayat ANC tidak sesuai standar dan kategori riwayat anemia pada ibu hamil tidak mengalami anemia. Analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square dengan CI 95% dan α = 0,05 menunjukkan bahwa riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,001 dan nilai OR 3,273 dan riwayat anemia dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,062 dan nilai OR 1,897. Simpulan: Terdapat hubungan antara riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting dan tidak terdapat hubungan antara riwayat anemia dengan kejadian stunting.