Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PELAKSANAAN SOSIALISASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN PADA SISWA SDN 55 OLANG Made Pradwita; Nur Aisyah Jalaluddin; Widiawati Yacob; Srie Wahyuni Sumardi; Gregorius Biang; Abdullah Mufli; Apriani Halisa; Greis Setiawati; Fitri Jusmi; Andi Safitri Sacita
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan, adalah tindakan agresif yang berulang yang dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap pihak yang lebih lemah dengan konsekuensi psikologis dan sosial bagi korban. Siswa sekolah dasar masih berada di tahap perkembangan sosial-emosional di mana  mereka belum sepenuhnya mampu mengelola emosi mereka dan memahami perasaan orang lain, yang dapat menyebabkan perilaku perundungan meningkat di lingkungan sekolah. tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan empati siswa terhadap dampak perundungan, serta mendorong lingkungan belajar aman dan inklusif. metode digunakan yaitu pendekatan edukatif-partisipatif melalalui materi interaktif, diskusi kelompok, berbagi pengalaman, menyanyikan lagu anti-bullying, dan komitmen bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami jenis dan dampak perundungan, lebih berani untuk menyampaikan pendapat,pengalaman mereka, dan lebih berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah dan tidak ada perundungan. Oleh karena itu, program sosialisasi anti-bullying berbasis partisipasi efektif untuk melindungi karakter siswa di sekolah dasar.
Implementasi Pengadaan Tempat Sampah Untuk Mengatasi Masalah Sampah DiDesa Bakti, Kecamatan Ponrang Selatan Helwinda Padatu Rante; Andi Safitri Sacita; Fitri Jusmi; Afriandi; Gusni Efin; Muh. Irfansyah; Dian Komala Palesang; Agnes Messabi; Dian Nisa Rustam; Itna Mutmainna
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 02 (2026): APRIL 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengadaan tempat sampah merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan kebersihan lingkungan di Desa Bakti, Kecamatan Ponrang Selatan, yang masih menghadapi keterbatasan sarana pembuangan sampah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui penyediaan fasilitas tempat sampah di titik-titik strategis desa. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan, koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta pengadaan dan penempatan tempat sampah pada lokasi yang telah disepakati. Kegiatan ini dilaksanakan oleh satu kelompok yang terdiri atas delapan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengadaan dan penempatan tempat sampah berjalan dengan baik serta memperoleh respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat. Partisipasi masyarakat terlihat dari keterlibatan dalam penentuan lokasi dan komitmen menjaga fasilitas yang disediakan. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata.
Enhancing Disaster Mitigation Awareness Through the Introduction of a Simple Earthquake Detection Tool at SDN 309 Ujung Bassiang Yusri Yusri; Marsalina Marsalina; Dita Dita; Silva Silva; Puja Astuti; Nurul Badriyah Ramadhani; Karolvianus Barung Saile; Fitri Jusmi; Andi Safitri Sacita
ABDISAINS Vol 2 No 2 (2026): JULI
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jas.v2i2.2662

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SDN 309 Ujung Bassiang mengenai mitigasi gempa bumi melalui pengenalan dan demonstrasi alat pendeteksi gempa sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada Februari 2026 dengan sasaran siswa kelas VI. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan materi dasar gempa bumi dan demonstrasi alat berbasis sensor getaran yang akan mengaktifkan alarm ketika terjadi getaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan sesi diskusi interaktif, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berdasarkan kemampuan siswa menjelaskan kembali konsep yang telah dipelajari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami prinsip kerja alat pendeteksi gempa sederhana serta menyebutkan langkah mitigasi yang tepat ketika alarm berbunyi. Antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual terkait mitigasi gempa. Meskipun terdapat kendala keterbatasan waktu dan jumlah alat, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
Penerapan Teknologi Penarik dan Perontok Rumput Laut Otomatis serta Diversifikasi Produk pada Kelompok Permata Katonik Syafriadi Syafriadi; Rusmala Rusmala; Andi Safitri Sacita; Baso Ali
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.865

Abstract

Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan efisiensi pascapanen, keselamatan kerja, dan nilai tambah ekonomi Kelompok Permata Katonik di Desa Tirowali, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu. Mitra beranggotakan 11 pembudidaya rumput laut Eucheuma cottonii yang sebelumnya melakukan pengangkutan dan pemisahan rumput laut dari tali bentangan secara manual. Proses pemisahan membutuhkan sekitar 2–3 hari untuk 500 tali sepanjang 25 meter dan menimbulkan risiko cedera, sementara pengembangan produk olahan masih terbatas. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Teknologi yang diterapkan berupa satu unit alat penarik rumput laut dan satu unit alat pemisah/perontok otomatis, disertai pelatihan pengolahan, sanitasi pangan, pengemasan, dan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan kedua unit teknologi berfungsi 100%, waktu pemisahan dapat ditekan menjadi ≤1 hari per 500 tali, produktivitas meningkat hingga sekitar 80%, dan risiko cedera menurun sekurang-kurangnya 60%. Diversifikasi menghasilkan dua produk siap jual berupa keripik dan dodol rumput laut, dengan peningkatan kemampuan mitra dalam produksi dan pengelolaan usaha. Penerapan teknologi yang dipadukan dengan diversifikasi produk memperkuat efisiensi kerja sekaligus membuka peluang peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir.
Pelatihan Pembuatan Perangkap Serangga Untuk Mengendalikan Hama Pada Pertanaman Rahmawasiah Rahmawasiah; Andi Safitri Sacita; I Nyoman Arnama; Ahmad Syukur Daming; Muhammad Hasby; Nuur Insan Tangkelangi; Rosmiati Rosmiati
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i1.380

Abstract

Kegiatan pengabdian pelatihan pembuatan perangkap serangga untuk mengendalikan hama pada pertanaman bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa tentang jenis perangkap, manfaat dan cara pembuatan perangkap yang dapat digunakan untuk mengendalikan serangga hama pada pertanaman. Melalui program ini siswa diharapkan dapat mengetahui dan membuat perangkap untuk mengendalikan hama pada tanaman baik dalam skala tanaman pekarangan ataupun perkebunan. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan kegiatan penyuluhan berupa pemberian materi tentang hama pada tanaman. Kemudian dilakukan kegiatan pelatihan membuat beberapa perangkap berupa yellow trap, pitfall dan perangkap lalat buah. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan melihat kemampuan siswa membuat dan menggunakan perangkap hama untuk pengendalian pada tanaman. Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pengendalian hama yang ramah lingkungan sehingga untuk mengurangi penggunaan bahan kimia dalam dmenunjang pertanian yang berkelanjutan.