Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALYSIS OF THE IMPACT OF pH FLUCTUATIONS ON THE PATHOLOGICAL CONDITION OF THE HEPATOPANCREAS IN WHITELEG SHRIMP (Litopenaeus vannamei) Budi Rianto Wahidi; Anja Asmarany; Diah Putri Antika
Vol 15 No 6 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i6.1971

Abstract

Budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) menghadapi tantangan serius dari penyakit, yang sering dipicu oleh stresor lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi antara variasi nilai pH air mingguan dengan kerusakan histopatologis kualitatif pada hepatopankreas udang. Pengambilan sampel dan pengukuran pH dilakukan per minggu di tambak intensif dari DOC 20–41. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan nilai pH dengan hasil pengamatan wet mount hepatopankreas. Hasil menunjukkan bahwa terjadi fluktuasi pH yang ekstrem hingga 0,7 dan nilai pH terendah 7,4, yang berada di luar batas ideal budidaya. Kondisi ini menciptakan stres lingkungan yang memicu dampak fisiologis merugikan, termasuk penurunan aktivitas imun. Udang DOC 41 menunjukkan kerusakan hepatopankreas signifikan berupa nekrosis jaringan, atropi tubulus, dan disorganisasi seluler. Kerusakan ini diperkuat dengan temuan spora Enterocytozoon hepatopenaei (EHP) serta dugaan kuat infeksi Vibrio spp. Fluktuasi pH yang ekstrem berperan sebagai faktor pemicu yang melemahkan sistem imun udang, memungkinkan patogen oportunistik untuk berkembang. Kerusakan hepatopankreas yang diakibatkan dapat mengancam efisiensi pakan dan keberlanjutan budidaya.
Pemberdayaan Pembudidaya Udang melalui Pelatihan Pencegahan Penyakit Berbasis Imunostimulan di Desa Segorotambak Sidoarjo: Empowerment of Shrimp Farmers through Immunostimulant-Based Disease Prevention Training in Segorotambak Village, Sidoarjo Anja Asmarany R; Era Insivitawati; Budi Rianto Wahidi; Nisa Hakimah; Budi Sugianti; Tri Ari Setyastuti; Shara Jayanti; Dewi Nurmalita Suseno
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 10 NOMOR 2 JULI 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i2.30758

Abstract

Budidaya udang di Desa Segorotambak, Sidoarjo, menghadapi risiko penyakit yang meningkat akibat patogen serta penggunaan bahan kimia dan antibiotik yang masih dominan. Kondisi ini menuntut adanya alternatif pengelolaan kesehatan yang lebih aman dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam pencegahan penyakit melalui pemanfaatan imunostimulan alami. Mitra kegiatan adalah pembudidaya udang di Desa Segorotambak. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan, pelatihan partisipatif pembuatan imunostimulan Catappafish, serta pendampingan penerapan di lapangan. Hasil menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep pengelolaan kesehatan udang serta mempraktikkan pembuatan dan aplikasi imunostimulan secara mandiri. Penerapan Catappafish memberikan dampak positif terhadap kualitas air dan pertumbuhan udang berdasarkan hasil observasi lapang dan tanggapan peserta. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi dengan kategori baik hingga sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya, tetapi juga mendorong adopsi teknologi berbasis bahan alami sebagai upaya mendukung praktik budidaya udang yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.