Wilayah pesisir merupakan kawasan yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai bencana alam, seperti banjir rob, abrasi pantai, dan gempa bumi. Kondisi ini menuntut adanya penguatan pendidikan mitigasi bencana sejak usia dini, khususnya pada satuan pendidikan dasar yang berada di wilayah rawan bencana. Namun demikian, implementasi pendidikan mitigasi bencana di sekolah dasar masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan media pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan guru serta siswa sekolah dasar melalui pemanfaatan robot asisten berbasis Virtual Reality (VR) sebagai media edukasi mitigasi bencana. Program pengabdian dilaksanakan di SD Muhammadiyah 9 Bahari Kenjeran Surabaya dengan menggunakan metode sosialisasi, pelatihan penggunaan media VR bagi guru, simulasi pembelajaran mitigasi bencana berbasis VR bagi siswa, serta pendampingan dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran, meningkatnya pemahaman dasar siswa mengenai jenis-jenis bencana pesisir dan langkah-langkah mitigasi yang tepat, serta peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi imersif. Selain itu, penggunaan robot asisten berbasis VR mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih konkret dan aplikatif sehingga memudahkan siswa memahami konsep mitigasi bencana. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan robot asisten berbasis Virtual Reality efektif sebagai media edukasi mitigasi bencana yang kontekstual, interaktif, dan aplikatif, serta berpotensi mendukung penguatan budaya sadar bencana secara berkelanjutan di sekolah dasar wilayah pesisir.