Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Community Based Tourism Village Planning in Kuningan Regency, West Java Nining Wahyuningsih; Diana Djuwita
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v13i2.9457

Abstract

The purpose of this study was to determine the potential of Padabeunghar Village to establish a Community Based Tourism Village, formulate a community-based tourism village planning model in Padabeunghar Village, and assess the Kuningan District Government's efforts in forming a village-based tourism community in Padabeunghar Village. The research method used is a qualitative approach. Data collection was carried out through in-depth interviews with informants, including DinasPemuda, Olahraga, and Pariwisata, DinasLingkunganHidup, the Padabeunghar Village Government, Kompepar, manager of Kebun Raya Kuningan, TNGC, and community representatives. The results showed that Padabeunghar Village has potential that supports village tourism planning, such as natural potential, institutional potential (local community), and the potential of local wisdom products. The Padabeunghar Tourism Village planning model involves various stakeholders, both internal and external, where each party has different roles and responsibilities and can coordinate with each other to create a sustainable tourism village. The efforts of the Kuningan regency government in community-based tourism planning are as facilitators who provide assistance, training, and empowerment to the Padabeunghar community and change their mindset so they want to develop themselves.Keywords: Community Based Tourism, facilitators, tourism planning
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mendukung Pengembangan Desa Padabeunghar Menjadi Desa Penyangga Wisata Nining Wahyuningsih; Diana Djuwita
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v4i1.10819

Abstract

Pemandangan alam yang begitu indah dan adanya objek wisata menjadikan Desa Padabeunghar layak ditetapkan sebagai desa penyangga wisata di Kabupaten Kuningan. Masalah yang dihadapi dalam pengembangan wisata adalah objek wisata yang ada saat ini pengelolaanya tidak dilakukan oleh masyarakat setempat. Untuk menggali dan menemukan motivasi dan harapan masyarakat desa, Tim Pengabdian menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) sebagai instrumen metode pengabdian yang digunakan. Hasil identifikasi potensi wilayah dan masyarakat desa Padabeunghar diklasifikasikan dalam potensi aset individu, aset fisik dan sumber daya alam, aset budaya dan keagamaan, aset ekonomi, dan aset modal sosial. Harapan-harapan masyarakat Desa Padabeunghar dalam memanfaatkan  potensi aset yang dimiliknya, antara lain perbaikan infrastruktur dan akses jalan, menciptakan wisata yang religius, mendata lokasi di desa yang potensial namun belum dikelola, pengelolaan BUMDES yang baru terbentuk, adanya hiburan untuk wisatawan, home industry yang sudah ada dikembangkan, sosialisasi objek wisata agar dikenal lebih luas oleh masyarakat. Pola Pendampingan yang sesuai untuk mendukung Desa Padabeunghar menjadi desa penyangga wisata yaitu pelatihan dan pendampingan BUMDES dalam bidang tata kelola BUMDES dan pelatihan sistem perencanaan yang baik.
Pengaruh Lokasi Usaha, Alokasi Waktu, Dan Lama Usaha Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Masa Pandemi Covid-19 Siti Rohmawati; Ila Navilah; Nining Wahyuningsih
Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan Vol. 13 No. 3 (2022): Co-Value : Jurnal Ekonomi, Koperasi, & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/covalue.v11i1.1974

Abstract

Latar belakang: Pedagang Kaki Lima adalah pedagang yang memiliki modal dan pendapatan yang relatif kecil, yang tidak memiliki tempat yang permanen dan terkadang berpindah dari tempat satu ke tempat yang lainnya. Dalam berdagang, setiap pedagang memiliki tujuan untuk meningkatkan pendapatan. Hal ini dapat ditentukan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang seperti lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha. Tujuan penelitian: mengetahui apakah ada pengaruh lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha terhadap tingkat pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden. Metode penelitian: Metode analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan model analisis pengukuran dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji persayaratan asumsi, uji model analisis regresi linier berganda, uji hipotesis serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian: secara parsial variabel lokasi usaha dan alokasi waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid- 19 di wilayah Desa Warukawung. Sedangkan variabel lama usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung. Serta secara simultan variabel lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung. Kesimpulan: secara parsial, lokasi usaha, alokasi waktu, berpengaruh, sedangakan lama usaha tidak berpengaruh terhadap pendapatan pedagang kaki lima serta secara simultan, lokasi usaha, alokasi waktu, dan lama usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan pedagang kaki lima pada masa pandemi covid-19 di wilayah Desa Warukawung.
MENGUJI PERAN EFIKASI DIRI UNTUK MENINGKATKAN PENCAPAIAN TARGET KINERJA PEGAWAI Nining Wahyuningsih; Heru Dwi Prasetya; Angga Pandu Wijaya; Umi Salamah
Jurnal Bisnis Dan Kajian Strategi Manajemen Vol 6, No 2 (2022): JURNAL BISNIS DAN KAJIAN STRATEGI MANAJEMEN
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbkan.v6i2.6061

Abstract

Pencapaian target kinerja pegawai merupakan salah satu indikator penting dalam organisasi. Ketika pegawai mencapai target kinerja yang telah ditetapkan maka mengindikasikan bahwa kemampuan dan kompetensi pegawai sebanding dengan target yang telah ditetapkan. Digitalisasi teknologi adalah salah satu tantangan dalam pelaksaan pekerjaan, pada satu sisi akan mempermudah pencapaian target kinerja, pada sisi yang lain membutuhkan kemampuan adaptasi pegawai. Penelitian ini menganalisis secara mendalam pengaruh intensifikasi kerja digital dan spesifikasi kerja terhadap kinerja pegawai yang dimoderasi oleh efikasi diri. Penelitian dilakukan dengan melibatkan sampel penelitian yang bekerja pada organisasi yang mengalami dinamika dalam perkembangan teknologi. Penelitian dilakukan dengan instrumen kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 104 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensifikasi kerja digital berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Selain itu, penelitian ini telah membuktikan bahwa spesifikasi kerja memiliki peran penting dalam menentukan kinerja pegawai. Efikasi diri memiliki pengaruh yang esensial untuk meningkatkan kinerja pegawai, sehingga dengan adanya efikasi diri maka intensifikasi kerja digital dan spesifikasi kerja memiliki pengaruh lebih besar.
Pengaruh Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Seksualitas Pada Siswa Sekolah Dasar Wahyuningsih, Nining; Fatihaturosyidah, Fatihaturosyidah
Didaktika Vol 2, No 4 (2022): Didaktika
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/didaktika.v2i4.49888

Abstract

The title of the research is "The Effect of TikTok as a Media for Learning Sexuality Knowledge in Elementary School Students" with correlational quantitative methods. Aims to reveal a picture of the influence of TikTok as a medium for learning sexuality knowledge for elementary school students and reveal what aspects are influential on using TikTok as a medium for learning sexuality knowledge for elementary school students. The population used by Cipanas Elementary School students in the Cipanas Environment is 10 students who have TikTok. With a questionnaire instrument given to students and supported by data from observations and interviews. The location of this research is the Cipanas environment. After the data is collected, the next step is data analysis. From the data analysis stage, getting the results of TikTok as a learning medium has no effect on sexuality knowledge in elementary school students. Although it has a variable that has no effect, the relationship between variables x and y from this study is positive, which means that the lower the influence of TikTok, the lower the knowledge of sexuality. And the level of correlation in this study is stated to be low.
IMPLEMENTASI PELAPORAN KEUANGAN MELALUI APLIKASI AKUNTANSIKU PADA ORGANISASI NIRLABA SMP ISLAM TERPADU BINA UMMAH KABUPATEN CIREBON Ahdi, Makmuri; Nakhwatunnisa, Haulah; Wahyuningsih, Nining; Iqbal, Mohammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v10i02.7240

Abstract

This community service activity was carried out because there are still many non-profit organizations that do not produce Financial Statements by ISAK 35. This activity aims to train and implement the Akuntansiku application for making non-profit financial reports at SMPIT Bina Ummah. The methods used in this research include lectures, discussions, and the practice of preparing financial reports. The time for carrying out community service activities is 4 (four) months from July to October 2022. This activity begins with program socialization, basic accounting training, training on the Akuntansiku application, and training on preparing vouchers, which consist of cash receipt vouchers, vouchers cash disbursements, bank receipt vouchers, bank disbursement vouchers, and memorial journal vouchers. Nonprofit financial statements are essential to inform the statement of financial position. In addition, financial reports are used as a basis for decision-making, so accountability is needed in preparing financial reports. One application that can be used for making financial reports is the Akuntansiku application. With this service program, it is hoped that SMPIT Bina Ummah can make non-profit financial reports according to ISAK 35 using the Akuntansiku application.
Analisis Penerapan Inovasi Produk dan Layanan dalam Meningkatkan Daya Saing Bank Syariah Indonesia KCP Cirebon Plered 1 Khaerunnisa; Nining Wahyuningsih; Mohammad Iqbal
An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 5 No. 2 (2024): An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : PRODI PERBANKAN SYARIAH INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/nisbah.v5i2.2682

Abstract

Inovasi produk dan layanan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan daya saing bank syariah di Indonesia. Agar dapat bersaing dengan lembaga keuangan lain, tentu saja BSI KCP Cirebon Plered 1 membutuhkan inovasi, terutama inovasi produk dan layanan. Perkembangan inovasi produk dan layanan penting agar masyarakat tertarik dengan BSI KCP Cirebon Plered 1. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan inovasi produk dan layanan terhadap peningkatan daya saing BSI KCP Cirebon Plered 1, menganalisis tantangan dan peluang inovasi produk dan layanan di Bank Syariah Indonesia KCP Cirebon Plered 1, serta mengidentifikasi kemampuan Bank Syariah Indonesia KCP Cirebon Plered 1 dalam mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis SWOT dengan pendekatan kualitatif. Analisis SWOT menggunakan matriks internal factor evaluation (IFE) dan matriks external factor evaluation (EFE), di mana IFE yang meliputi kekuatan dan kelemahan dan EFE meliputi peluang dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan, BSI KCP Cirebon Plered 1 telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap inovasi produk dan layanan dalam meningkatkan daya saingnya. Melalui evaluasi produk yang ada, perbandingan dengan produk bank syariah lain, serta penambahan fitur baru seperti menambahkan fitur pembayaran tiket kereta api pada mobile banking, menu pembayaran listrik/air, menu pembayaran akademik, dan sebagainya, bank berhasil menarik minat nasabah dan meningkatkan pertumbuhan jumlah nasabah. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur IT, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya pemahaman nasabah tentang produk syariah, BSI KCP Cirebon Plered 1 mampu memanfaatkan peluang signifikan. Hal ini termasuk meningkatnya minat masyarakat terhadap produk perbankan syariah dan perkembangan teknologi digital. Dengan strategi inovatif, kesadaran akan prinsip syariah, dan komitmen terhadap keamanan data dan teknologi, bank dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang untuk terus berinovasi dalam produk dan layanan.
KARTU KREDIT (SUATU TINJAUAN SYARIAT ISLAM) Nining Wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.242

Abstract

ABSTRAKKartu  kredit sudah tidak asing bagi masyrakat Indonesia, apalagi bagi masyarakat di kota-kota besar. Namun banyak yang belum mengetahui bagaimana hukum penggunaan kartu kredit (konvensional). Kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh pihak bankdan sejenisnya untuk memungkinkan pembawanya membeli barang-barang yang dibutuhkan secara hutang. Kartu kredit dalam pandangan syariah hukumnya adalah haram karena mengandung unsure riba dalam penggunaan kartu kredit.  Oleh karena itu perbankan syariah mengeluarkan produk kartu pembiayaan syariah.  Kartu pembiayaan syariah  berbeda dengan kartu kredit ( konvensianal) karena terbebas dari unsur riba dan pemanfaatannya tidak bersifat konsumtif namun produktif. Keyword: kartu kredit, Kartu Debit, Kartu Pembiayaan Syariah.
Community Based Tourism Village Planning in Kuningan Regency, West Java Nining Wahyuningsih; Diana Djuwita
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v13i2.9457

Abstract

The purpose of this study was to determine the potential of Padabeunghar Village to establish a Community Based Tourism Village, formulate a community-based tourism village planning model in Padabeunghar Village, and assess the Kuningan District Government's efforts in forming a village-based tourism community in Padabeunghar Village. The research method used is a qualitative approach. Data collection was carried out through in-depth interviews with informants, including DinasPemuda, Olahraga, and Pariwisata, DinasLingkunganHidup, the Padabeunghar Village Government, Kompepar, manager of Kebun Raya Kuningan, TNGC, and community representatives. The results showed that Padabeunghar Village has potential that supports village tourism planning, such as natural potential, institutional potential (local community), and the potential of local wisdom products. The Padabeunghar Tourism Village planning model involves various stakeholders, both internal and external, where each party has different roles and responsibilities and can coordinate with each other to create a sustainable tourism village. The efforts of the Kuningan regency government in community-based tourism planning are as facilitators who provide assistance, training, and empowerment to the Padabeunghar community and change their mindset so they want to develop themselves.Keywords: Community Based Tourism, facilitators, tourism planning
DAMPAK BUDAYA TERHADAP MANAJEMEN nining wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i1.482

Abstract

Abstrak Budaya merupakan pandangan tentang nilai dan dicerminkan oleh sikap dan perilaku dalam bekerja yang berdampak pada manajemen atau tindakan manajerial seorang pemimpin. Tiap organisasi memiliki budaya yang berbeda-beda, oleh karena itu seorang pimpinan suatu organisasi memiliki peran manajerial yang sangat penting karena berdampak pada maju mundurnya suatu organisasi, lembaga atau institusi.  Seorang pemimpin dijadikan contoh bagi anggotanya atau karyawannya, sehingga pemimpin atau manajer dapat berperan sebagai motivator, menjalin hubungan inter dan pengambil suatu keputusan. Tidak dipungkiri bahwa keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan tidak terlepas dari keberhasilan para pemimpin-pemimpin sebelumnya, oleh karena itu sikap atau perilaku yang positip akan memberi keuntungan bagi organisasi yaitu adanya budaya keras.  Budaya kerja yang positif memberikan dampak pada tindakan manajerial suatu organisasi. Kata kunci: budaya, manajemenAbstract Culture is a view of the value and reflected by the attitudes and behaviors at work that affect the management or managerial actions of a leader. Each organization has a different culture, therefore, a leader of an organization has a managerial role which is very important because it affects the reciprocation of an organization, agency or institution. A leader serve as an example for their members or employees, so that the leader or manager can act as a motivator, inter relationships and decision makers. No doubt that the success of an organization or enterprise is inseparable from the success of previous leaders, therefore, positive attitude or behavior that would benefit the organization that is the culture of hard. Positive work culture impact on managerial actions of an organization. Keywords: culture, management