Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Sustainable Development Goals (SDGS) Di Indonesia Perspektif Ekonomi Islam Usman, Usman; Wartoyo, Wartoyo; Haida, Nur; Wahyuningsih, Nining
AL-MASHARIF: JURNAL ILMU EKONOMI DAN KEISLAMAN Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/masharif.v12i1.12446

Abstract

Indonesia berkomitmen untuk menyukseskan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian dari upaya pembangunan ekonomi berkelanjutan yang juga merupakan bagian dari komitmen global. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana keberhasilan pemerintah dalam menerapkan program SDGs, dengan focus pada tujuan-tujuan terkait kesejahteraan. Selain itu, penulis juga akan mengeksplorasi relevansi penerapan SDGs di Indonesia dari perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah Sistematic Literature Review, yang merupakan pendekatan sistematis dan terstruktur untuk menilai, menganalisis, dan menyintesis literatur yang relevan dengan topik penelitian.  Hasil kajian menunjukkan bahwa aspek regulasi SDGs di Indonesia telah menunjukkan kemajuan signifikan dan relevansi dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Namun, dalam praktiknya, terdapat berbagai kekurangan dan ketidaksesuaian antara isu kesejahteraan dan tujuan SDGs, terutama dari perspektif ekonomi Islam. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kesenjangan sosial di Indonesia dalam sepuluh tahun terakhir. Temuan ini menunjukkan perlunya perbaikan yang signifikan dalam pelaksanaan program SDGs untuk mencapai kesejahteraan yang lebih merata dan adil. Indonesia is committed to the success of the Sustainable Development Goals (SDGs) as part of the sustainable economic development efforts that are also part of global commitments. This paper aims to analyze the extent of the government's success in implementing the SDGs program, focusing on goals related to welfare. In addition, the author will also explore the relevance of implementing the SDGs in Indonesia from an Islamic economic perspective. The research method used is Systematic Literature Review, which is a systematic and structured approach to assess, analyze, and synthesize the literature relevant to the research topic.  The results of the study show that the regulatory aspects of SDGs in Indonesia have shown significant progress and relevance to the principles of Islamic economics. However, in practice, there are various shortcomings and mismatches between welfare issues and the goals of the SDGs, especially from an Islamic economic perspective. This has contributed to the increase in social inequality in Indonesia in the last ten years. These findings indicate the need for significant improvements in the implementation of the SDGs program to achieve more equitable and just welfare.
Konservasi Moral dan Pembentukan Karakter Mahasiswa Melalui Pendidikan Karakter Bagi Fungsionaris Mahasiswa FISIP UNNES Salam, Rudi; Sasea, Sanita Carolina; Saraswati, Ufi; Wahyuningsih, Nining; Qoriah, Umi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i2.3168

Abstract

The phenomenon of the fading of students' politeness when interacting and communicating both to lecturers and parents as well as the community is a challenge for academics to improve it. Character education is very important for student functionaries as an example for other students. This research method uses a literature review that will review sources or works published in journals, books or papers. The results of the research are that in order for students to have noble morals, character education must be applied in universities. All lecturers as educators are responsible for fostering the morality and character of students. Students tend to imitate the attitudes and actions of teachers, so they make lecturers as role models, so they should provide a good example for students.
Perbandingan Altman (Z-Score) dan Zmijewski (X-Score) dalam Analisis Tingkat Kebangkrutan Sulistianti, Putri; Widagdo, Ridwan; Wahyuningsih, Nining; Iqbal, Mohammad
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil analisis pengaruh rasio keuangan terhadap tingkat kebangkrutan perusahaan dengan menggunakan model Altman Z-Score dan model Zmijewski. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI periode 2023, dengan teknik purposive sampling sebanyak 29 perusahaan. Analisis data dilakukan melalui uji asumsi klasik, uji F, uji t, dan uji R². Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio profitabilitas dan rasio likuiditas berpengaruh signifikan secara parsial terhadap tingkat kebangkrutan perusahaan menggunakan model Altman Z-Score, sedangkan rasio leverage tidak berpengaruh signifikan, dan rasio pertumbuhan penjualan berpengaruh negatif signifikan. Pada model Zmijewski, rasio profitabilitas dan rasio likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kebangkrutan, sedangkan rasio leverage dan rasio pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh pada perusahaan sektor kesehatan periode 2023.
PENGARUH PRESEPSI MASYARAKAT DESA PEJAGAN TENTANGPERBANKAN SYARIAH TERHADAP MINAT MENJADI NASABAHBANK SYARIAH Nining Wahyuningsih; Eva Nur'ana
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i1.758

Abstract

AbstrakPenelitian ini menjadikan masyarakat desa Pejagan sebagai subyek penelitian , dimana data yang diperoleh adalah data primer dari kuesioner yang dibagikan kepada 100 orang warga desa Pejagan yang diambil secara random. Sample yang di ambil dari populasi dengan menggunakan rumus pengambilan sample Profortionate stratifield Random sampling yakni rumus Slovin, sehingga diperoleh sampel sebanyak 100 orang dari 5026 warga desa Pejagan.selain data primer, juga digunakan data sekunder berupa data jumlah bank syariah yang ada di Brebes. Yang mana hasil dari pengumpulan data tersebut diolah menggunakan aplikasi IBM SPSS statistic 20, yang selanjutnya akan digunakan metode deskriptif kuantitatif dari hasil pengolahan tersebut.Dari hasil penelitian dan olah data yang dilakukan, dihasilkan bahwa memang ada pengaruh yang signifikan antara persepsi masyarakat desa Pejagan tentang  perbankan syariah terhadap minat menjadi nasabah perbankan syariah yakni sebesar 0,249. Dengan persentase sumbangan pengaruh variabel persepsi masyarakat  tentang perbankan syariah terhadap minat sebesar 7,5% sedangkan sisanya sebesar 92,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini Selain itu diperoleh hasil bahwa Nilai t hitung > t tabel (2,818> 1,984467404) maka Ho ditolak. Kata kunci:  Bank Syariah, Persepsi, Minat Menjadi Nasabah, Desa Pejagan                  Abstract This research were Pejagan rural communitiesas subjects in this study, where the data obtained is the primary data from questionnaires distributed to 100 villagers Pejagan taken at random. Sample taken from the population using the formula Profortionate stratifield sampling Random sampling the Slovin formula, in order to obtain a sample of 100 people from 5026 villagers Pejagan.selain primary data, also used secondary data existing number of Islamic banks in Bradford. Which results from the collection of the data is processed using IBM SPSS statistical applications 20, which would then be used quantitative descriptive method of the processing results.From the research and data processing are carried out, resulting that there is a significant relationship between the perception of villagers Pejagan on Islamic banking to become customers of Islamic banking interests which amounted to 0,249. With the contribution percentage of variables influence the public perception of Islamic banking to interest of 7.5%, while the remaining 92.5% is influenced by other variables not included in this study showed that addition value t> t table (2.818> 1, 984467404), then Ho is rejected. Keywords: Islamic Bank, Perception, Interests Being customer, Desa Pejagan     
INDUSTRI KERAJINAN BATIK TULIS TRUSMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN PENGRAJIN BATIK TULIS TRUSMI DI DESA TRUSMI KULON CIREBON Nining Wahyuningsih; Noor Fauziah
Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jm.v4i2.1194

Abstract

Abstrak Industri batik tulis kini semakin berkembang. Begitu juga dengan batik tulis Trusmi yang perkembangannya kini semakin pesat. Pendapatan merupakan suatu akibat atau dampak dari perkembangan industri batik tulis. Pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi, dapat digunakan untuk kebutuhan pokok baik kebutuhan pokok pengrajin batik tulis maupun kebutuhan dalam usaha pembuatan batik tulis, dan juga pendapatan pengrajin batik tulis digunakan untuk pengembangan industri atau usaha batik tulis Trusmi.Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu mengenai dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi sebagai akibat dari perkembangan industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan, yaitu untuk mengetahui dampak pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi dari perkembangan industri batik tulis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yang digunakan pendekatan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan melakukan wawancara mendalam dengan pengrajin batik tulis Trusmi dan juga perangkat Desa, serta mengumpulan dokumentasi berupa gambar-gambar dan catatan-catatan kecil. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa pendapatan pengrajin batik tulis Trusmi digunakan untuk berbagai kebutuhan, tidak hanya untuk kebutuhan pokok pengrajin batik tulis namun digunakan juga untuk mengembangkan usaha pembuatan batik tulis. Dengan menggunakan analisis SWOT dampak pendapatan ini tidak hanya memiliki kekuatan, namun juga memiliki kelemahan yaitu masih belum tersusun rapih mengenai laporan keuangan usaha batik tulis, dan adapula ancamannya, yaitu berupa persaingan batik tulis dari daerah lain. Sedangkan kekuatan itu sendiri adalah dapat meneruskan usaha batik tulis dan peluangnya yaitu dapat mengembangkan usaha pembuatan atau industri batik tulis Trusmi. Dengan tujuan untuk memaksimalkan kekuatan serta peluang dan meminimalisir kelemahan dan ancaman untuk itu pengrajin batik tulis perlu melakukan pengembangan usaha dengan menggunakan strategi diferensiasi. Kata kunci: Batik Tulis, Pengrajin, Pendapatan Abstract Batik industry is now growing. Likewise with batik Trusmi that development is now growing rapidly. Revenue is a consequence or impact of the development of batik industry. Revenue Trusmi batik artisans, can be used for the basic needs of both basic needs and the needs of batik artisans in the business of making batik and batik artisans revenue also used for industrial development or business Trusmi batik. The problems discussed in this research on the impact of batik artisans Trusmi revenue as a result of the development of batik industry Trusmi. With the goal, which is to determine the revenue impact of batik artisans Trusmi batik industry development. The method used in this research is using descriptive qualitative method with the approach used approach SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threath). Data collected by using observation and in-depth interviews with batik artisans Trusmi and also the village, as well as gathering documentation in the form of images and small notes. Results of research conducted by the researchers, it is known that income Trusmi batik artisans used for a variety of needs, not only for the basic needs of batik artisans but is also used to develop the business of making batik. By using SWOT analysis of the impact of this revenue is not only powerful, but also has the disadvantage of not yet arranged neatly on the financial statements batik business, and there were also threats, in the form of batik competition from other regions. While the strength of itself is able to carry on business batik and opportunities that can develop the business of making or write Trusmi batik industry. With the aim to maximize profits and the opportunities and minimize weaknesses and threats to the batik artisans need to develop the business by using a strategy of differentiation.
A Change Based Organizational Model Suatu Model Diagnostic Organisasional Nining Wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v7i1.214

Abstract

AbstrakPerubahan merupakan sesuatu hal yang wajar, tetapi untuk menghadapi perubahan bukanlah hal yang mudah karena banyak factor-faktor yang perlu dipertimbangkan. Tujuan perubahan untuk memperbaiki kemampuan organisasi dalam menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan serta mengupayakan perubahan perilaku karyawan untuk meningkatkan produktivitasnya. Sebelum melakukan perubahan perlu dilakukan diagnosis organisasional karena bertujuan meningkatkan kinerja organisasi. Diagnosis organisasional meliputi pengumpulan dan analisis data mengenai system yang sedang berlaku saat itu,hasilnya diharapkan bisa menjadi pendorong perubahan. Salah satu model diagnostic organisasional untuk membantu organisasi menyelesaian masalah adalah a change based organizational model. Menurut model ini factor-faktor lingkungan internal organisasi yang meliputi susunan organisasi, factor sosial, lingkungan fisik, teknologi dan visi. Menurut model ini terjadi interaksi antara pengembangan individu dengan kinerja organisasional. Kata Kunci: perubahan, model diagnosis organisasional AbstractChange is a natural thing, but to deal with change is not easy because a lot of factors that need to be considered. The purpose of the changes is to improve the organization's ability to adapt to environmental changes and seeking changes in the behavior of employees to increase productivity. Before making changes necessary organizational diagnosis because it aims to improve organizational performance. Organizational diagnosis involves the collection and analysis of data about the system that was applicable at the time, the result is expected to be a driver of change. One of the organizational diagnostic models to help organizations menyelesaian problem is a change based organizational models. According to this model environmental factors internal to the organization that includes the organizational structure, social factors, physical environment, technology and vision. According to this model the interaction between individual development with organizational performance. Keywords: the change, the organizational diagnostic models
SEWA GUNA USAHA (LEASING) DALAM PERSPEKTIF SYARIAH Nining Wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 5 No. 1 (2013)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v5i1.231

Abstract

ABSTRAKSewa guna usaha adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi (financial lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh penyewa guna usaha  (lessee) selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.  Teknik pembiayaan leasing dibagi dalam dua jenis transaksi leasing yaitu Finance lease dan Operating lease. Di Indonesia yang umum dilakukan dan diterapkan pada perusahaan pembiayaan adalah financial lease.  Dalam kajian ini membahas leasing konvensional yang ternyata dalam prakteknya menyalahi ketentuan syariah Islam. Kata kunci : leasing, lessor, lessee.
KARTU KREDIT (SUATU TINJAUAN SYARIAT ISLAM) Nining Wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 5 No. 2 (2013)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v5i2.242

Abstract

ABSTRAKKartu  kredit sudah tidak asing bagi masyrakat Indonesia, apalagi bagi masyarakat di kota-kota besar. Namun banyak yang belum mengetahui bagaimana hukum penggunaan kartu kredit (konvensional). Kartu kredit adalah kartu yang dikeluarkan oleh pihak bankdan sejenisnya untuk memungkinkan pembawanya membeli barang-barang yang dibutuhkan secara hutang. Kartu kredit dalam pandangan syariah hukumnya adalah haram karena mengandung unsure riba dalam penggunaan kartu kredit.  Oleh karena itu perbankan syariah mengeluarkan produk kartu pembiayaan syariah.  Kartu pembiayaan syariah  berbeda dengan kartu kredit ( konvensianal) karena terbebas dari unsur riba dan pemanfaatannya tidak bersifat konsumtif namun produktif. Keyword: kartu kredit, Kartu Debit, Kartu Pembiayaan Syariah.
DAMPAK BUDAYA TERHADAP MANAJEMEN nining wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i1.482

Abstract

Abstrak Budaya merupakan pandangan tentang nilai dan dicerminkan oleh sikap dan perilaku dalam bekerja yang berdampak pada manajemen atau tindakan manajerial seorang pemimpin. Tiap organisasi memiliki budaya yang berbeda-beda, oleh karena itu seorang pimpinan suatu organisasi memiliki peran manajerial yang sangat penting karena berdampak pada maju mundurnya suatu organisasi, lembaga atau institusi.  Seorang pemimpin dijadikan contoh bagi anggotanya atau karyawannya, sehingga pemimpin atau manajer dapat berperan sebagai motivator, menjalin hubungan inter dan pengambil suatu keputusan. Tidak dipungkiri bahwa keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan tidak terlepas dari keberhasilan para pemimpin-pemimpin sebelumnya, oleh karena itu sikap atau perilaku yang positip akan memberi keuntungan bagi organisasi yaitu adanya budaya keras.  Budaya kerja yang positif memberikan dampak pada tindakan manajerial suatu organisasi. Kata kunci: budaya, manajemenAbstract Culture is a view of the value and reflected by the attitudes and behaviors at work that affect the management or managerial actions of a leader. Each organization has a different culture, therefore, a leader of an organization has a managerial role which is very important because it affects the reciprocation of an organization, agency or institution. A leader serve as an example for their members or employees, so that the leader or manager can act as a motivator, inter relationships and decision makers. No doubt that the success of an organization or enterprise is inseparable from the success of previous leaders, therefore, positive attitude or behavior that would benefit the organization that is the culture of hard. Positive work culture impact on managerial actions of an organization. Keywords: culture, management
MEMBANGUN SIKAP DAN ETOS KERJA nining wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i2.484

Abstract

AbstrakSikap kerja tercermin dari perilaku dalam bekerja.  Untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan oleh suatu organisasi atau perusaahaan maka dibutuhkan pandangan yang positif tentang kerja.  Pandangan  dan sikap yang positif akan membentuk etos kerja yang baik.  Etos kerja merupakan cara individu memberikan ekspresi terhadap kerja yang dapat menjadi pendorong atau penggerak untuk meraih keberhasilan.  Kekuatan pendorong atau penggerak dapat menciptakan seseorang untuk siap dalam bekerja bahkan bekerja keras.  Untuk itulah sikap dan etos kerja perlu dibangun oleh setiap orang dalam organisasi, institusi atau lembaga agar mampu berkompetitif dan lebih unggul.    Kata kunci: sikap, etos kerjaAbstract Work attitude reflected in the behavior in the work. To achieve the goals that have been formulated by an organization or perusaahaan it takes a positive view of the work. The views and a positive attitude will form a good work ethic. The work ethic is an individual way of giving expression to the work that can be a driving force or the driving force for success. The driving force or driving can create a person to be ready to work even hard work. For that attitude and work ethic needs to be built by everyone in the organization, institution or agency to be able to be competitive and superior.   Keywords: attitude, work ethic