Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

MEMBANGUN SIKAP DAN ETOS KERJA nining wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v8i2.484

Abstract

AbstrakSikap kerja tercermin dari perilaku dalam bekerja.  Untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan oleh suatu organisasi atau perusaahaan maka dibutuhkan pandangan yang positif tentang kerja.  Pandangan  dan sikap yang positif akan membentuk etos kerja yang baik.  Etos kerja merupakan cara individu memberikan ekspresi terhadap kerja yang dapat menjadi pendorong atau penggerak untuk meraih keberhasilan.  Kekuatan pendorong atau penggerak dapat menciptakan seseorang untuk siap dalam bekerja bahkan bekerja keras.  Untuk itulah sikap dan etos kerja perlu dibangun oleh setiap orang dalam organisasi, institusi atau lembaga agar mampu berkompetitif dan lebih unggul.    Kata kunci: sikap, etos kerjaAbstract Work attitude reflected in the behavior in the work. To achieve the goals that have been formulated by an organization or perusaahaan it takes a positive view of the work. The views and a positive attitude will form a good work ethic. The work ethic is an individual way of giving expression to the work that can be a driving force or the driving force for success. The driving force or driving can create a person to be ready to work even hard work. For that attitude and work ethic needs to be built by everyone in the organization, institution or agency to be able to be competitive and superior.   Keywords: attitude, work ethic
SEWA GUNA USAHA (LEASING) DALAM PERSPEKTIF SYARIAH Nining Wahyuningsih
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v5i1.231

Abstract

ABSTRAKSewa guna usaha adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi (financial lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh penyewa guna usaha  (lessee) selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.  Teknik pembiayaan leasing dibagi dalam dua jenis transaksi leasing yaitu Finance lease dan Operating lease. Di Indonesia yang umum dilakukan dan diterapkan pada perusahaan pembiayaan adalah financial lease.  Dalam kajian ini membahas leasing konvensional yang ternyata dalam prakteknya menyalahi ketentuan syariah Islam. Kata kunci : leasing, lessor, lessee.
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Nasabah Menggunakan Internet Banking Pada Bank Muamalat Nining Wahyuningsih; Nurul Janah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i2.3596

Abstract

AbstrakPerubahan dalam  teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong kemajuan dalam teknologi dibidang perbankan, serta terbentuknya masyarakat informasi. Perbankan harus memperhatikan kemajuan teknologi informasi agar dapat terus bersaing di pasar global. Dibalik perkembangan teknologi yang semakin maju ini terdapat berbagai permasalahan hukum yang terjadi di kemudian hari dan akan merugikan jika tidak dapat di antisipasi dengan baik. Banyak kasus yang menyebabkan nasabah enggan menggunakan pelayanan melalui internet banking karena yang paling utama adalah masalah keamanan yaitu kejahatan dalam dunia internet seperti pencurian data pribadi nasabah, pencurian data pembiayaan nasabah.Internet banking adalah pelayanan jasa bank yang memungkinkan nasabah untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi dan melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet. Internet Banking merupakan aktifitas perbankan yang dilakukan dari rumah, kantor atau tempat-tempat lain dengan memanfaatkan internet. Transaksi yang dapat dilakukan melalui internet banking adalah transfer uang, pengecekan saldo, pemindah bukuan, pembayaran rekening. Diharapkan dengan adanya internet banking ini akan semakin banyak masyarakat yang mau menggunakan dan mengakses internet banking.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nasabah yang menggunakan internet banking dan untuk mengetahui pengaruh efesiensi, kepercayaan, kemudahan penggunaan terhadap kepuasan nasabah yang menggunakan internet banking di Bank Muamalat KCP Plered Cirebon.Penelitian ini merupakan penelitian survey yaitu suatu penelitian yang dilakukan melalui pengisian kuesioner yang diberikan kepada responden yaitu nasabah Bank Muamalat KCP Plered yang menggunakan internet banking. Pengisian kuesioner diukur melalui skala Likert.Hasil uji F menunjukan berdasarkan hasil perhitungan F hitung sebesar 20,318 lebih besar dari Ftabel 2,77dan angka signifikan sebesar 0,000 yaitu < 0,05 hal ini berarti H0 ditolak dan Haditerima. Hal ini berarti variabel efesiensi (X1), kepercayaan (X2) dan kemudahan (X3) secara bersama-sama mempengaruhi variabel kepuasan nasabah. Koefesien determinasi (R2) nilainya 42,1 % dan sisanya 57,9% dipengaruhi variabel lain yang mungkin bisa berpengaruh lebih besar terhadap kepuasan nasabah.   Kata kunci: Layanan Internet Banking, Kepuasan Nasabah  AbstractChanges in information and communications technology have driven advances in banking technology, and the formation of an information society. Banking should pay attention to the progress of information technology in order to continue to compete in the global market. Behind this increasingly technological advance there are various legal problems that occur in the future and will be detrimental if it can not be anticipated properly. Many cases that cause customers are reluctant to use the service through internet banking because the most important is the security issues of crime in the world of the Internet such as the theft of personal data customers, the theft of finance numbers.Internet banking is a bank service that enables customers to obtain information, communicate and conduct banking transactions through internet network. Internet Banking is a banking activity carried out from home, office or other places by utilizing the internet. Transactions that can be made through internet banking are money transfer, balance checking, book transfer, bill payment and account information. It is expected that with this internet banking will be more and more people who want to use and access internet banking.This study aims to determine the description of customers who use internet banking and to determine the effect of efficiency, trust, ease of use to customer satisfaction using internet banking at Bank Muamalat KCP Plered Cirebon. This research is a survey research that is a research conducted through the completion of questionnaires given to the respondents are customers of Bank Muamalat KCP Plered using internet banking. Questionnaire filling is measured through Likert scale. F test results show based on the calculation of F 20.318 greater than Ftabel 2.77 and a significant number of 0.000 ie <0.05 this means H0 rejected and Ha accepted. This means that efficiency variables (X1), trust (X2) and ease (X3) together affect customer satisfaction variables. Coefficient of determination (R2) is 42,1% and the rest 57,9% is influenced by other variables that may influence bigger to customer satisfaction. Keywords: Internet Banking Service, Customer Satisfaction. Keywords: Internet Banking Service, Customer Satisfaction
Comparing Pre and Post-Merger Performance of Bank Syariah Indonesia: A Maqashid Shariah Index Analysis Inarawi, Wiwi; Djuwita, Diana; Wartoyo, Wartoyo; Wahyuningsih, Nining
Li Falah: Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 1, No 1 (2024): Special Edition: International Conference on Islamic Economics (ICOIE)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v1i1.10779

Abstract

This study evaluates the performance impact of Indonesia's landmark Islamic bank merger by comparing pre and post-merger performance using the Maqashid Shariah Index (MSI) framework. The research analyzes performance data from the three merged banks - Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), and Bank Syariah Mandiri (BSM) - for five years prior to their merger (2016-2020), and compares it with two years of post-merger data (2021-2022) from Bank Syariah Indonesia (BSI). Using a quantitative approach with descriptive verification methods, the study employs Simple Additive Weighting and Mann-Whitney U Test to analyze performance across three MSI dimensions: education of individuals (Tahzib al-Fard), establishment of justice (Iqamah al-Adl), and promotion of welfare (Jalb al-Maslahah). The findings reveal that among the pre-merger banks, BSM demonstrated the strongest overall MSI performance. Post-merger analysis shows that while BSI achieved performance stability in its first two years, its MSI score remains slightly below the pre-merger average. Statistical analysis using the Mann-Whitney U Test indicates no significant performance differences between pre and post-merger periods across all MSI dimensions. These results provide important insights for Islamic banking practitioners and regulators regarding the early performance outcomes of this strategic merger while highlighting opportunities for further optimization of BSI's adherence to Shariah objectives.
Application of PQ4R Learning Model Using Picture Word Cards to Improve Beginning Reading Skills Wahyuningsih, Nining; Nurasiah, Iis; Nurmeta, Irna Khaleda
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 1 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i2.8331

Abstract

This research aims to describe the application of the PQ4R learning model using picture word cards to improve beginning reading skills. This research took place at SDN Kandang Roda, located at Nanggewer Mekar RT 001 RW 002, Cibinong District, Bogor Regency, West Java. Participants in the research were 30 students. The research method used was classroom action research (PTK) Kemmis and Mc Taggart model research design which was carried out in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation, action and observation, and reflection. Data collection techniques use initial reading practice tests, and non-tests in the form of observation, field notes and documentation. The data analysis technique used is qualitative. The improvement in initial reading skills after implementing the PQ4R learning model using picture word cards can be seen from the results of the pre-cycle completion percentage, namely 34%, cycle I was 69% and cycle II was 81%. In the pre-cycle to cycle I there was an increase of 35% and in cycle I to cycle II there was an increase of 12%, thus providing action through these two cycles can improve students' initial reading ability and each indicator has been achieved. And it has been proven that the application of the PQ4R learning model using picture word cards can improve the reading skills of beginning elementary school students in phase A (first grade).  
Faktor-faktor yang memengaruhi Kinerja Manajerial pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Indramayu Desyafitri, Amkhana; Wahyuningsih, Nining
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jsat.v1i1.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi anggaran, akuntansi pertanggungjawaban, dan job relevant information terhadap kinerja manajerial pada lembaga keuangan daerah Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial partisipasi penyusunan anggaran tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial, sedangkan akuntansi pertanggungjawaban dan informasi terkait pekerjaan berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Secara simultan, partisipasi anggaran, akuntansi pertanggungjawaban dan job relevant information berpengaruh terhadap kinerja manajerial pada Badan Keuangan Daerah Kabupaten Indramayu.
Implementasi PSAK 112 pada Buntet Mart dalam Mewujudkan Akuntabilitas Wakaf Produktif Nurlela, Neng; Wahyuningsih, Nining
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jsat.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi PSAK 112 dalam mewujudkan akuntabilitas pengelolaan wakaf produktif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu informasi yang diperoleh melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara terhadap informan di Buntet Mart. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penyusunan laporan keuangan tahunan, Buntet Mart belum membuat laporan keuangan sesuai dengan PSAK 112 dalam pengakuan, pengukuran, penyajian, pengungkapan, dan pelaporan keuangan. Hal ini dikarenakan Buntet Mart mencatat transaksi secara manual dan tidak dicatat berdasarkan asas-asas akuntansi. Akuntabilitas pada penelitian ini adalah pelaporan pengelolaan keuangan, dan kegiatan yayasan dengan dibuktikan oleh laporan pertanggungjawaban atas kinerja, dan kepatuhan terhadap standar akuntansi yang berlaku. Adapun hasil dari penelitian ini, menunjukkan bahwa Buntet Mart belum menyusun laporan pertanggungjawaban atas kinerja pengelolaan keuangan, sehingga belum memiliki akuntabilitas pada pengelolaan wakaf produktif. Sehingga dapat dikatakan bahwa tidak diimplementasikannya PSAK 112 pada Buntet Mart memberikan dampak bahwa Buntet Mart tidak memiliki akuntabilitas dalam pelaporan keuangan.
Pengetahuan, Sosialisasi Pajak, Penerapan E-tax, dan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cirebon Satu Nabillah, Hanisatun; Wahyuningsih, Nining; Aziz, Abdul
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jsat.v2i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengetahuan, sosialisasi pajak, dan penerapan e-tax terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cirebon Satu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cirebon Satu. Jenis sampel yang digunakan adalah incidental sampling. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang didistribusikan kepada responden sebanyak 100 wajib pajak. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial, pengetahuan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, sosialisasi pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, dan penerapan e-tax berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.
Efisiensi Melalui Analisis Non Value Added Berbasis Activity-Based Management: Studi pada Bento Kopi Cirebon Rahmadani, Dina; Wahyuningsih, Nining; Rokhlinasari, Sri
Journal of Sharia Accounting and Tax Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Sharia Accounting and Tax
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/jsat.v2i2.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan activity-based management (ABM). Analisis non value added berdasarkan ABM dapat meningkatkan efisiensi dan seberapa besar penghematan biaya yang dapat dicapai dengan menghilangkan aktivitas non value added pada Bentos Kopi Cirebon. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dengan menggunakan data hasil wawancara dari pimpinan dan karyawan, serta data berupa laporan produksi bulan Januari-Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bento Kopi Cirebon merupakan kafe yang memiliki 17 aktivitas, di antaranya terdapat aktivitas non value added, yaitu proses penataan bahan baku sesuai jenisnya (dingin, kering, dan lain sebagainya), melakukan proses pengolahan bahan baku menjadi produk jadi secara manual dan proses penyusunan menu membutuhkan banyak waktu, untuk menghemat biaya maka perlu dilakukan pengurangan. Sebelum menerapkan ABM, biaya produksi sebesar Rp299.363.417 dan setelah menerapkan ABM, biaya produksi menjadi Rp284.668.417. Penerapan ABM dapat mencapai efisiensi sebesar 7,27% dengan penghematan biaya sebesar Rp14.695.000.
Comparing Pre and Post-Merger Performance of Bank Syariah Indonesia: A Maqashid Shariah Index Analysis Inarawi, Wiwi; Djuwita, Diana; Wartoyo, Wartoyo; Wahyuningsih, Nining
Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business Vol. 9 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/lifalah.v1i1.10779

Abstract

This study evaluates the performance impact of Indonesia's landmark Islamic bank merger by comparing pre and post-merger performance using the Maqashid Shariah Index (MSI) framework. The research analyzes performance data from the three merged banks - Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), and Bank Syariah Mandiri (BSM) - for five years prior to their merger (2016-2020), and compares it with two years of post-merger data (2021-2022) from Bank Syariah Indonesia (BSI). Using a quantitative approach with descriptive verification methods, the study employs Simple Additive Weighting and Mann-Whitney U Test to analyze performance across three MSI dimensions: education of individuals (Tahzib al-Fard), establishment of justice (Iqamah al-Adl), and promotion of welfare (Jalb al-Maslahah). The findings reveal that among the pre-merger banks, BSM demonstrated the strongest overall MSI performance. Post-merger analysis shows that while BSI achieved performance stability in its first two years, its MSI score remains slightly below the pre-merger average. Statistical analysis using the Mann-Whitney U Test indicates no significant performance differences between pre and post-merger periods across all MSI dimensions. These results provide important insights for Islamic banking practitioners and regulators regarding the early performance outcomes of this strategic merger while highlighting opportunities for further optimization of BSI's adherence to Shariah objectives.