Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Nasabah Menggunakan Internet Banking Pada Bank Muamalat Nining Wahyuningsih; Nurul Janah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i2.3596

Abstract

AbstrakPerubahan dalam  teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong kemajuan dalam teknologi dibidang perbankan, serta terbentuknya masyarakat informasi. Perbankan harus memperhatikan kemajuan teknologi informasi agar dapat terus bersaing di pasar global. Dibalik perkembangan teknologi yang semakin maju ini terdapat berbagai permasalahan hukum yang terjadi di kemudian hari dan akan merugikan jika tidak dapat di antisipasi dengan baik. Banyak kasus yang menyebabkan nasabah enggan menggunakan pelayanan melalui internet banking karena yang paling utama adalah masalah keamanan yaitu kejahatan dalam dunia internet seperti pencurian data pribadi nasabah, pencurian data pembiayaan nasabah.Internet banking adalah pelayanan jasa bank yang memungkinkan nasabah untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi dan melakukan transaksi perbankan melalui jaringan internet. Internet Banking merupakan aktifitas perbankan yang dilakukan dari rumah, kantor atau tempat-tempat lain dengan memanfaatkan internet. Transaksi yang dapat dilakukan melalui internet banking adalah transfer uang, pengecekan saldo, pemindah bukuan, pembayaran rekening. Diharapkan dengan adanya internet banking ini akan semakin banyak masyarakat yang mau menggunakan dan mengakses internet banking.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nasabah yang menggunakan internet banking dan untuk mengetahui pengaruh efesiensi, kepercayaan, kemudahan penggunaan terhadap kepuasan nasabah yang menggunakan internet banking di Bank Muamalat KCP Plered Cirebon.Penelitian ini merupakan penelitian survey yaitu suatu penelitian yang dilakukan melalui pengisian kuesioner yang diberikan kepada responden yaitu nasabah Bank Muamalat KCP Plered yang menggunakan internet banking. Pengisian kuesioner diukur melalui skala Likert.Hasil uji F menunjukan berdasarkan hasil perhitungan F hitung sebesar 20,318 lebih besar dari Ftabel 2,77dan angka signifikan sebesar 0,000 yaitu < 0,05 hal ini berarti H0 ditolak dan Haditerima. Hal ini berarti variabel efesiensi (X1), kepercayaan (X2) dan kemudahan (X3) secara bersama-sama mempengaruhi variabel kepuasan nasabah. Koefesien determinasi (R2) nilainya 42,1 % dan sisanya 57,9% dipengaruhi variabel lain yang mungkin bisa berpengaruh lebih besar terhadap kepuasan nasabah.   Kata kunci: Layanan Internet Banking, Kepuasan Nasabah  AbstractChanges in information and communications technology have driven advances in banking technology, and the formation of an information society. Banking should pay attention to the progress of information technology in order to continue to compete in the global market. Behind this increasingly technological advance there are various legal problems that occur in the future and will be detrimental if it can not be anticipated properly. Many cases that cause customers are reluctant to use the service through internet banking because the most important is the security issues of crime in the world of the Internet such as the theft of personal data customers, the theft of finance numbers.Internet banking is a bank service that enables customers to obtain information, communicate and conduct banking transactions through internet network. Internet Banking is a banking activity carried out from home, office or other places by utilizing the internet. Transactions that can be made through internet banking are money transfer, balance checking, book transfer, bill payment and account information. It is expected that with this internet banking will be more and more people who want to use and access internet banking.This study aims to determine the description of customers who use internet banking and to determine the effect of efficiency, trust, ease of use to customer satisfaction using internet banking at Bank Muamalat KCP Plered Cirebon. This research is a survey research that is a research conducted through the completion of questionnaires given to the respondents are customers of Bank Muamalat KCP Plered using internet banking. Questionnaire filling is measured through Likert scale. F test results show based on the calculation of F 20.318 greater than Ftabel 2.77 and a significant number of 0.000 ie <0.05 this means H0 rejected and Ha accepted. This means that efficiency variables (X1), trust (X2) and ease (X3) together affect customer satisfaction variables. Coefficient of determination (R2) is 42,1% and the rest 57,9% is influenced by other variables that may influence bigger to customer satisfaction. Keywords: Internet Banking Service, Customer Satisfaction. Keywords: Internet Banking Service, Customer Satisfaction
Community Based Tourism Village Planning in Kuningan Regency, West Java Nining Wahyuningsih; Diana Djuwita
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v13i2.9457

Abstract

The purpose of this study was to determine the potential of Padabeunghar Village to establish a Community Based Tourism Village, formulate a community-based tourism village planning model in Padabeunghar Village, and assess the Kuningan District Government's efforts in forming a village-based tourism community in Padabeunghar Village. The research method used is a qualitative approach. Data collection was carried out through in-depth interviews with informants, including DinasPemuda, Olahraga, and Pariwisata, DinasLingkunganHidup, the Padabeunghar Village Government, Kompepar, manager of Kebun Raya Kuningan, TNGC, and community representatives. The results showed that Padabeunghar Village has potential that supports village tourism planning, such as natural potential, institutional potential (local community), and the potential of local wisdom products. The Padabeunghar Tourism Village planning model involves various stakeholders, both internal and external, where each party has different roles and responsibilities and can coordinate with each other to create a sustainable tourism village. The efforts of the Kuningan regency government in community-based tourism planning are as facilitators who provide assistance, training, and empowerment to the Padabeunghar community and change their mindset so they want to develop themselves.Keywords: Community Based Tourism, facilitators, tourism planning
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mendukung Pengembangan Desa Padabeunghar Menjadi Desa Penyangga Wisata Nining Wahyuningsih; Diana Djuwita
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.v4i1.10819

Abstract

Pemandangan alam yang begitu indah dan adanya objek wisata menjadikan Desa Padabeunghar layak ditetapkan sebagai desa penyangga wisata di Kabupaten Kuningan. Masalah yang dihadapi dalam pengembangan wisata adalah objek wisata yang ada saat ini pengelolaanya tidak dilakukan oleh masyarakat setempat. Untuk menggali dan menemukan motivasi dan harapan masyarakat desa, Tim Pengabdian menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) sebagai instrumen metode pengabdian yang digunakan. Hasil identifikasi potensi wilayah dan masyarakat desa Padabeunghar diklasifikasikan dalam potensi aset individu, aset fisik dan sumber daya alam, aset budaya dan keagamaan, aset ekonomi, dan aset modal sosial. Harapan-harapan masyarakat Desa Padabeunghar dalam memanfaatkan  potensi aset yang dimiliknya, antara lain perbaikan infrastruktur dan akses jalan, menciptakan wisata yang religius, mendata lokasi di desa yang potensial namun belum dikelola, pengelolaan BUMDES yang baru terbentuk, adanya hiburan untuk wisatawan, home industry yang sudah ada dikembangkan, sosialisasi objek wisata agar dikenal lebih luas oleh masyarakat. Pola Pendampingan yang sesuai untuk mendukung Desa Padabeunghar menjadi desa penyangga wisata yaitu pelatihan dan pendampingan BUMDES dalam bidang tata kelola BUMDES dan pelatihan sistem perencanaan yang baik.
PENGARUH BUDAYA LITERASI MELALUI MEDIA POJOK BACA TERHADAP MINAT BACA SISWA SDN 2 PADAMARA KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Wahyudin Wahyudin; Supratman Supratman; Abdul Malik; Eva Ulva Silvia; Markuna Markuna; Rahmawati Rahmawati; Nining Wahyuningsih; Fuzniati Fuzniati
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v2i1.28625

Abstract

Pelatihan penyusunan perangkat kurikulum merdeka berdasarkan pada permasalahan yang dihadapi komunitas guru SDN 1 SEPAPAN yakni belum menguasai konsep implementasi kurikulum merdeka secara menyeluruh. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan pelatihan penyusunan perangkat ajar yang bertujuan meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan dalam Menyusun dan mengimpelementasikan kurikulum merdeka. Pelatihan tersebut diikuti oleh beberapa orang guru dari beberapa sekolah imbas. Pelaksanaan pelatihan ini meliputi beberapa kegiatan 1) penjelasan konsep kurikulum merdeka meliputi Capaian pembelajaran (CP), tujuan Pembelajaran (TP) dan Alur tujuan pembelajaran (ATP) 2) pelatihan penyusunan modul ajar. Hasil dari pelatihan yakni penguasaan dan peningkatan pengetahuan tentang implementasi kurikulum merdeka serta keterampilan dalam menyusun perangkat pembelajaran. Keyword: budaya literasi, pojok baca, minat baca.