Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Respon Siswa terhadap Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri Sukamana Eva Juwita; Wahyu Arini
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.7735

Abstract

Analysis of student responses to the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model is expected to be able to see how much students respond to the CTL model. The analysis of the response is carried out to understand students' learning and learning challenges and use it as a guide for problem solving. This research aims to analyze the Contextual Teaching and Learning (CTL) method in science learning, especially science. The research method used is a qualitative approach by conducting teacher interviews and the teacher used in this research is a student response questionnaire for conducting interviews. The results of the research show that the conventional method used by teachers currently makes people feel bored because it only focuses on the teacher without any interaction between teachers and students who make students rarely understand the material as a whole which results in low student learning outcomes.The Contextual Teaching and Learning (CTL) approach can help students' involvement and understanding of the material. The results of student responses to the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model with an average percentage of 83.6 with 20 students responding and the total number of students obtained was 836 with a maximum score of 50. With student involvement in the learning process through the model In this CTL learning, students will better understand the material being taught so that it can improve student learning outcomes
Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Rasa Ingin Tahu Siswa Kelas XI MA Riyadhus Sholihin Istanti, Nurul; Arini, Wahyu; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 2 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v18i2.3404

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) fisika berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan pemahaman konsep dan rasa ingin tahu siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan Research dan Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang terbagi dalalm 5 tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, daln Evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di MA Riyadhus Sholihin. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil bahwa LKPD fisika berbasis PBL yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Penilalian dari ahli materi mendapatkan skor 67 (kategori sangat baik), ahli media 48 (kategori sangat baik), dan ahli bahasa 32 (kategori sangat baik). LKPD berbasis PBL ini terbukti dapat meningkatkan pemahaman konsep dan rasa ingin tahu siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji N-Gain untuk pemahaman konsep sebesar 0,48 yang termasuk kategori sedang dan peningkatan rata-rata skor rasa ingin tahu siswa dari 53,68% menjadi 80,84% yang termasuk kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasi analisis tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa LKPD fisika berbasis PBL layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Keefektifan Pendekatan Saintifik Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMA Kelas XI Pada Materi Fluida Statis Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 1 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i1.3529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pendekatan saintifik terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai rata-rata siswa kelas eksperimen, dari 47,21 (pre-test) menjadi 84,80 (post-test). Peningkatan juga terjadi pada nilai minimum dan maksimum, yang mengindikasikan kemajuan merata pada seluruh siswa, baik yang berkemampuan rendah maupun tinggi. Meskipun kelas kontrol juga menunjukkan peningkatan, kelas eksperimen mengalami lonjakan hasil belajar yang lebih tinggi. Pendekatan saintifik terbukti berdampak positif terhadap penguasaan tujuh aspek keterampilan proses sains, yaitu mengamati, mengelompokkan, menyimpulkan, meramalkan, berkomunikasi, merumuskan hipotesis, dan merencanakan percobaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran yang diterapkan dalam kelas eksperimen efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains siswa.
Penerapan E-Book Fisika Berbasis Saintifik Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Lubuklinggau Jenny Irwansyah; Ovilia Putri Utami Gumay; Wahyu Arini
Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 3 (2024): September : Pentagon : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Matematika dan Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/pentagon.v2i3.229

Abstract

The aim of this research is to increase students' motivation to learn physics after participating in learning activities using scientific-based physics E-books. This research is development research using the 4D model. The subjects of this research included students in class VIII.1 of SMP Negeri 11 Lubuklinggau. The data collection technique was carried out using a learning motivation questionnaire. The assessment of student learning motivation significantly increased with the results before using the media only getting a score percentage of 49%, while the results of the student learning motivation questionnaire after using learning media got a score percentage of 86% in the very high category. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the learning media is effective in increasing students' learning motivation
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri Purwodadi Tariyanti, Vika Andre; Gumay, Ovilia Putri Utami; Arini, Wahyu
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 4 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v2i4.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri Purwodadi. Penelitian ini menggunakan Model pembelajaran discovery learning yang terdiri atas 6 tahapan yaitu: Stimulation (pemberi rangsangan), Problem Statement (identifikasi masalah), Data Collection pengumpulan data), Data Processing (pengolahan data), Verification (pembuktian), dan Generalization (menarik kesimpulan). Pada penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest design. Sebagai populasinya adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri Purwodadi tahun pelajaran 2022/2023, dengan teknik simple random sampling sampel penelitian ini adalah kelas X.IPA.2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Berdasarkan hasil analisis uji-t pada taraf signifikan  = 0,05, diperoleh  8,54 >  = 1,69 dengan skor rata-rata pretest 37,25 dan skor rata-rata posttest 79,91. Sehingga dapat disimpulkan ada Hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri Purwodadi setelah diterapkan model Pembelajaran discovery learning secara signifikan tuntas
Analisis Penerapan Model Pembelajaran POE pada Pembelajaran Fisika Siswa Kelas VII MTs Al – Hidayah Puspitasari, Dina; Arini, Wahyu; Sulistiyono
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3057

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Predict–Observe–Explain (POE) dalam meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII MTs Al Hidayah. PTK dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas VII pada tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta kenaikan nilai rata-rata dari prasiklus (59,5) menjadi 72,5 pada siklus I dan 85,9 pada siklus II. Persentase ketuntasan meningkat dari 45,45% (prasiklus) menjadi 59,09% (siklus I) dan 90,91% (siklus II). Kesimpulannya, penerapan model POE efektif meningkatkan hasil belajar fisika pada materi Gerak dan Gaya. Abstract This research is a Classroom Action Research (CAR) aimed at analyzing the implementation of the Predict– Observe–Explain (POE) learning model in improving physics learning outcomes of seventh-grade students at MTs Al Hidayah. The CAR was conducted in two cycles, consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 22 seventh-grade students in the 2025/2026 academic year. Data were collected using teacher and student activity observation sheets and learning achievement tests. The results showed an increase in teacher and student activities, as well as an improvement in the average score from the pre-cycle (59.5) to 72.5 in cycle I and 85.9 in cycle II. The percentage of learning mastery increased from 45.45% (pre-cycle) to 59.09% (cycle I) and 90.91% (cycle II). In conclusion, the implementation of the POE learning model is effective in improving physics learning outcomes on the topic of Motion and Force.
Keefektifan Virtual Laboratory dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Peserta Didik Pada Pembelajaran Fisika Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan virtual laboratory dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan virtual laboratory dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan metode praktikum konvensional. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket penilaian keterampilan komunikasi dan kolaborasi yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, perhitungan N-Gain, dan uji statistik inferensial dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Nilai N-Gain keterampilan komunikasi pada kelompok eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi, sedangkan keterampilan kolaborasi berada pada kategori tinggi. Sebaliknya, kelompok kontrol menunjukkan peningkatan pada kategori rendah. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi p < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa virtual laboratory efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Oleh karena itu, virtual laboratory direkomendasikan sebagai salah satu inovasi pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA VIRTUAL LABORATORY DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMA UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN ABAD KE-21 Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.3985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media virtual laboratory dalam pembelajaran fisika SMA sebagai upaya mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis kebutuhan. Subjek penelitian meliputi guru fisika dan peserta didik SMA. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media virtual laboratory sangat dibutuhkan sebagai alternatif dan pelengkap pembelajaran fisika, khususnya pada materi yang bersifat abstrak dan dinamis. Virtual laboratory dipersepsikan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memfasilitasi pemahaman konsep, serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan literasi teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan media virtual laboratory yang selaras dengan kurikulum, mudah digunakan, dan sesuai dengan kondisi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika SMA.
PENGARUH MEDIA VIRTUAL LABORATORIUM TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.3993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media virtual laboratorium terhadap kemandirian belajar dan keterampilan proses sains siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran menggunakan media virtual laboratorium dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket kemandirian belajar dan tes keterampilan proses sains yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada aspek kemandirian belajar dan keterampilan proses sains. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan media virtual laboratorium memiliki tingkat kemandirian belajar dan keterampilan proses sains yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media virtual laboratorium efektif digunakan dalam pembelajaran sains untuk meningkatkan kemandirian belajar dan keterampilan proses sains siswa SMA. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran praktikum, khususnya pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium.
Development of Contextual Based Science Module Ovilia Putri Utami Gumay; Ivoni Susanti; Wahyu Arini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11282

Abstract

The problem in learning science at SMP N Air Satan is the low involvement of students actively due to the use of conventional methods and limited learning resources. This study aims to develop a contextual-based science module that is valid, practical, and effective to improve students' concept understanding. The method used was Research and Development (R&D) with the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate), but limited to the first three stages. Data were collected through validation questionnaires (by material, language, and media experts), student practicality questionnaires, and learning outcome tests. The data were analyzed quantitatively descriptively to measure the validity, practicality, and effectiveness of the product. The validation results showed that the module was in the “valid” category, with a material expert validation score of 45, media expert 43, and linguist 27. Student responses to the practicality of the module reached 80.69% (“practical” category), and student learning outcomes showed learning completeness of 77.26%, exceeding the KKM 72. Thus, the contextual-based science module developed has proven to be valid, practical, and effective for use in the science learning process in junior high school.