Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri Purwodadi Tariyanti, Vika Andre; Gumay, Ovilia Putri Utami; Arini, Wahyu
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 2 No 4 (2023): Anthor 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v2i4.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri Purwodadi. Penelitian ini menggunakan Model pembelajaran discovery learning yang terdiri atas 6 tahapan yaitu: Stimulation (pemberi rangsangan), Problem Statement (identifikasi masalah), Data Collection pengumpulan data), Data Processing (pengolahan data), Verification (pembuktian), dan Generalization (menarik kesimpulan). Pada penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest design. Sebagai populasinya adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri Purwodadi tahun pelajaran 2022/2023, dengan teknik simple random sampling sampel penelitian ini adalah kelas X.IPA.2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Berdasarkan hasil analisis uji-t pada taraf signifikan  = 0,05, diperoleh  8,54 >  = 1,69 dengan skor rata-rata pretest 37,25 dan skor rata-rata posttest 79,91. Sehingga dapat disimpulkan ada Hasil belajar fisika siswa kelas X SMA Negeri Purwodadi setelah diterapkan model Pembelajaran discovery learning secara signifikan tuntas
Sosialisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Pendingan Kecamatan Muara Lakitan dalam hal Pembuatan Limbah Kelapa Sawit Sebagai Sumber Energi Terbarukan Lovisia, Endang; Febrianti, Yuli; Arini, Wahyu; Gumay, Ovilia Putri Utami; Ariani, Tri
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3873

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pendingan, Kecamatan Muara Lakitan, sebagai respons terhadap melimpahnya limbah kelapa sawit yang belum dimanfaatkan dan masih dibakar terbuka sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah tandan kosong dan pelepah sawit menjadi briket sebagai energi terbarukan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan briket, serta pendampingan dan evaluasi melalui angket keterampilan. Hasil angket menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengenali bahan, melakukan karbonisasi, mencampur dan mencetak briket, serta memahami keselamatan kerja, dengan rata-rata peningkatan keterampilan sebesar 60,1%. Temuan ini menunjukkan bahwa program berhasil memberdayakan masyarakat secara teknis dan meningkatkan pemanfaatan limbah sawit berbasis energi terbarukan.
Edukasi Fisika Terapan: Automated Drip Irrigation Bagi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidorejo Kota Lubuklinggau Arini, Wahyu; Sulistiyono, Sulistiyono
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 1 (2025): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i1.3920

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Ibu-Ibu PKK Kelurahan Sidorejo Kota Lubuklinggau dalam menerapkan teknologi irigasi tetes otomatis (automated drip irrigation) berbasis fisika terapan. Permasalahan utama mitra meliputi penyiraman tanaman yang masih dilakukan secara manual, pemborosan air, serta kurangnya pemahaman tentang teknologi tepat guna. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu edukasi konsep fisika dasar yang relevan (tekanan fluida, gravitasi, debit aliran, dan otomatisasi), demonstrasi alat, praktik perakitan sistem irigasi, uji coba lapangan, serta pendampingan lanjutan. Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan selama dua hari, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan skor pemahaman rata-rata meningkat dari 38 menjadi 88. Peserta mampu merakit dan mengoperasikan sistem irigasi dengan baik, dan uji coba lapangan menunjukkan penghematan air hingga ±40% dibandingkan penyiraman manual. Selain peningkatan pengetahuan teknis, kegiatan ini menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan antusiasme peserta dalam mengaplikasikan teknologi berbasis fisika di lingkungan rumah tangga.
Pengembangan LKPD Fisika Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MA Riyadhus Sholihin Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu; Zikrillah, Zikrillah; Sugita, Aan
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 19 No 2 (2025): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Fisika berbasis Discovery Learning yang layak serta untuk mengatahui peningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MA Riyadhus Sholihin. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran. Validasi ahli materi memperoleh skor 57 dengan kategori Baik, validasi ahli media memperoleh skor 48 dengan kategori Sangat Baik, dan validasi ahli bahasa memperoleh skor 32 dengan kategori Sangat Baik. Hasil ini menunjukkan bahwa LKPD telah memenuhi standar kualitas dari segi materi, media dan kebahasaan. Selain itu LKPD fisika berbasis Discovery Learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,42 (kategori sedang). LKPD fisika berbasis Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa ditunjukkan dengan nilai standard gain sebesar 0,67 (kategori sedang). Secara keseluruhan, ketiga hasil validasi tersebut membuktikan bahwa LKPD Fisika berbasis Discovery Learning layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI MA Riyadhus Sholihin.
Analisis Penerapan Model Pembelajaran POE pada Pembelajaran Fisika Siswa Kelas VII MTs Al – Hidayah Puspitasari, Dina; Arini, Wahyu; Sulistiyono
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3057

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Predict–Observe–Explain (POE) dalam meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII MTs Al Hidayah. PTK dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas VII pada tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa serta kenaikan nilai rata-rata dari prasiklus (59,5) menjadi 72,5 pada siklus I dan 85,9 pada siklus II. Persentase ketuntasan meningkat dari 45,45% (prasiklus) menjadi 59,09% (siklus I) dan 90,91% (siklus II). Kesimpulannya, penerapan model POE efektif meningkatkan hasil belajar fisika pada materi Gerak dan Gaya. Abstract This research is a Classroom Action Research (CAR) aimed at analyzing the implementation of the Predict– Observe–Explain (POE) learning model in improving physics learning outcomes of seventh-grade students at MTs Al Hidayah. The CAR was conducted in two cycles, consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 22 seventh-grade students in the 2025/2026 academic year. Data were collected using teacher and student activity observation sheets and learning achievement tests. The results showed an increase in teacher and student activities, as well as an improvement in the average score from the pre-cycle (59.5) to 72.5 in cycle I and 85.9 in cycle II. The percentage of learning mastery increased from 45.45% (pre-cycle) to 59.09% (cycle I) and 90.91% (cycle II). In conclusion, the implementation of the POE learning model is effective in improving physics learning outcomes on the topic of Motion and Force.
Keefektifan Virtual Laboratory dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Peserta Didik Pada Pembelajaran Fisika Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 18 No 1 (2024): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v19i2.3984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan virtual laboratory dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa pretest–posttest control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan virtual laboratory dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan metode praktikum konvensional. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan angket penilaian keterampilan komunikasi dan kolaborasi yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, perhitungan N-Gain, dan uji statistik inferensial dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Nilai N-Gain keterampilan komunikasi pada kelompok eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi, sedangkan keterampilan kolaborasi berada pada kategori tinggi. Sebaliknya, kelompok kontrol menunjukkan peningkatan pada kategori rendah. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan nilai signifikansi p < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa virtual laboratory efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Oleh karena itu, virtual laboratory direkomendasikan sebagai salah satu inovasi pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA VIRTUAL LABORATORY DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SMA UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN ABAD KE-21 Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.3985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media virtual laboratory dalam pembelajaran fisika SMA sebagai upaya mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis kebutuhan. Subjek penelitian meliputi guru fisika dan peserta didik SMA. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media virtual laboratory sangat dibutuhkan sebagai alternatif dan pelengkap pembelajaran fisika, khususnya pada materi yang bersifat abstrak dan dinamis. Virtual laboratory dipersepsikan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, memfasilitasi pemahaman konsep, serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan literasi teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan media virtual laboratory yang selaras dengan kurikulum, mudah digunakan, dan sesuai dengan kondisi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran fisika SMA.
PENGARUH MEDIA VIRTUAL LABORATORIUM TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA Sulistiyono, Sulistiyono; Arini, Wahyu
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 16 No 2 Desember 2022
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v16i2.3993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media virtual laboratorium terhadap kemandirian belajar dan keterampilan proses sains siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran menggunakan media virtual laboratorium dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket kemandirian belajar dan tes keterampilan proses sains yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada aspek kemandirian belajar dan keterampilan proses sains. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan media virtual laboratorium memiliki tingkat kemandirian belajar dan keterampilan proses sains yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media virtual laboratorium efektif digunakan dalam pembelajaran sains untuk meningkatkan kemandirian belajar dan keterampilan proses sains siswa SMA. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran praktikum, khususnya pada sekolah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium.
Development of Contextual Based Science Module Ovilia Putri Utami Gumay; Ivoni Susanti; Wahyu Arini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11282

Abstract

The problem in learning science at SMP N Air Satan is the low involvement of students actively due to the use of conventional methods and limited learning resources. This study aims to develop a contextual-based science module that is valid, practical, and effective to improve students' concept understanding. The method used was Research and Development (R&D) with the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate), but limited to the first three stages. Data were collected through validation questionnaires (by material, language, and media experts), student practicality questionnaires, and learning outcome tests. The data were analyzed quantitatively descriptively to measure the validity, practicality, and effectiveness of the product. The validation results showed that the module was in the “valid” category, with a material expert validation score of 45, media expert 43, and linguist 27. Student responses to the practicality of the module reached 80.69% (“practical” category), and student learning outcomes showed learning completeness of 77.26%, exceeding the KKM 72. Thus, the contextual-based science module developed has proven to be valid, practical, and effective for use in the science learning process in junior high school.
ANALISIS KEBUTUHAN GURU DAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN REACT (RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING) Aryani, Gusti; Ariani, Tri; Arini, Wahyu
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.7070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa terhadap pembelajaran REACT (Relating Experiencing Applying Cooperating Transfering). Peningkatan mutu pendidikan formal menjadi isu mendesak, yang sangat ditentukan oleh efektivitas proses pembelajaran dikelas. Analisis kebutuhan, yang melibatkan observasi kelas dan wawancara, mengidentifikasi permasalahan krusial. Proses pembelajaran IPA didominasi oleh metode ceramah konvensional tanpa variasi media dan sumber belajar yang digunakan guru masih menggunakan buku paket dan LKS seadanya tanpa ada inovasi baru yang lebih menarik, sehingga bersifat monoton dan membosankan. Kondisi ini menyebabkan siswa cenderung pasif, kurang eksplisit dalam bertanya atau berpendapat, dan sulit fokus. Jenis penelitian yang di gunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas serta wawancara guru dan siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan analisis data Model Miles dan Hubberman melalui tiga tahapan, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini yaitu guru IPA dan peserta didik MTs Negeri 1 Lubuklinggau yang berjumlah 37 siswa. Berdasarkan hasil observasi, diperoleh data sebesar 42,85% yang dikategorikan kurang dalam penerapan pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator, sehigga aktivitas dan partisifasi siswa kurang aktif. Solusi yang diajukan adalah penerapan  model pembelajaran yang inovatif seperti model pembelajaran REACT (Relating Experiencing Applying Cooperating Transfering) yang menuntut siswa menemukan konsep secara mandiri melalui keterlibatan pengalaman dan menciptakan lingkungan belajar yang interatif dan berpusat pada siswa. Diharapkan model ini dapat mengubah paradigma pembelajaran, sehingga lebih menyenangkan, efektif dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.