Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Efektivitas Rekreasi Bernyanyi Terhadap Peningkatan Activity Daily Living Pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram Achmalona, Teguh; Wiguna, Reza Indra; Sutomo, Suswinda Yuli
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 8 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v8i2.2020.215

Abstract

Aging can not be prevented but it can be slowed, aging is not a disease but it is the last phase of kehidupan.Pandangan for the elderly who are weak and sickly causes their activity is restricted resulting in decreased ability of activity. This study aims to determine the effectiveness of recreational singing to the increased activities of daily living in the elderly in Social Institutions Tresna Werdha Puspakarma Mataram. Elderly sampled in this study were elderly people who helped his Daily Living Activity in part, the number of samples used are 10 people with purposive approach sampling.Instrument used are observation and interview guides. The study design used is a pre-experiment with the approach of one group pretest-posttest design and the data were analyzed by t-test statistical tests. Results of the study before recreation showed 10 respondents, eight respondents (80%) experienced a mild degree of dependence ADL and 2 respondents (20%) experienced a moderate level of dependence ADL. After singing recreation do 10 respnden (100%) had mild dependence level, 0 respondents (0%) experienced a moderate level of dependence. The results of this study indicate that recreational singing has a significant effect on the increase daily activity expected next lansia.Untuk elderly use more free time so that the sense of loneliness and dependence on families is reduced.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan Wardani, Lidya; Wiguna, Reza Indra; Pa'ni, D. Mustamu Qamal; Haerani, Beti; Apriani, Lia Arian
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v10i2.2022.397

Abstract

Secara global, tingginya angka balita mengalami hambatan pertumbuhan terlalu pendek. Di Indonesia, angka stunting masih di atas 20%. Di kecamatan Labuhan Haji angka stunting terbilang tinggi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Metode penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah 85 responden yang memiliki balita usia 24-59 bulan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan microtoice. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting dalam kategori cukup sebanyak 37 orang (43,5%) dengan balita stunting dalam kategori pendek sebanyak 39 balita (45,9%). Hasil uji statistic Spearman Rank diperoleh nilai (P=0,000 <0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan karena semakin tinggi pengetahuan gizi ibu maka kecil resiko balita stunting. Kedepannya disarankan untuk peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian dengan menggunakan faktor lain yang dapat menjadi penyebab terjadinya stunting pada balita agar orang tua lebih mengetahui dengan jelas faktor penyebab terjadinya stunting.
Intervensi Keperawatan Berbasis Komplementer Pada Pasien yang Mengalami Nyeri Asam Urat: Studi Kasus Reza Indra Wiguna; Lidya Wardani; Aoladul Muqarrobin
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.677

Abstract

Prevalensi asam urat di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 11,9%, di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kejadian asam urat cukup tinggi hingga mencapai 30% jauh melebihi prevalensi nasional. Sedangkan di kabupaten Lombok Timur kejadian asam urat sebanyak 30,046 orang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan analisis deskriptif, lokasi penelitian studi kasus di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Haji Desa Kertasari Kabupaten Lombok Timur, NTB. Responden yang dilibatkan ditentukan berdasarkan kriteria purposive sampling, dengan melibatkan 5 responden. Intervensi keperawatan berbasis komplementer terdiri dari kompres hangat dan aromaterapi lavender dilakukan selama 3 hari dengan durasi 20 menit setiap harinya. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa sebelum diberikan kompres hangat dan aromaterapi lavender sebagian besar responden mengalami nyeri sedang (4-6) sebanyak 4 responden (80%) dan sebagian kecil mengalami nyeri berat (7-10) sebanyak 1 responden (20%), kemudian mayoritas skala nyeri setelah diberikan intervensi yaitu skala nyeri ringan sebanyak 4 responden (80%). Studi kasus ini berfokus pada penerapan evidence based nursing practice (EBNP) berupa terapi komplementer kompres hangat dan aromaterapi lavender pada penderita asam urat dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan skala nyeri penderita asam urat setelah diberikan kompres hangat dan aromaterapi lavender.
PENYULUHAN KESEHATAN “GENTING” (GIZI SEIMBANG DAN STUNTING) PADA IBU HAMIL DI DESA BABUSSALAM Arian Apriani, Lia; Ulfa Hidayati, Diah; Yulastini, Fitria; Fajriani, Evalina; Indra Wiguna, Reza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2166-2174

Abstract

1000 HPK merupakan periode emas bagi tumbuh kembang bayi di masa depan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi seimbang ibu hamil dapat mencegah terjadinya stunting. Stunting dapat mengakibatkan anak memiliki postur tubuh pendek dan gangguan tumbuh kembang lainnya di masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi seimbang selama kehamilan. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang selama hamil dan stunting. Tingkat pengetahuan yang rendah disebabkan minimnya edukasi kesehatan sejak dini. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 13 orang di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung. Media penyuluhan kesehatan menggunakan leaflet yang terdiri dari materi gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Metode pelaksanaan kegiatan dengan ceramah dan diskusi serta tanya jawab dengan peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan. Sebelum kegiatan penyuluhan, rerata tingkat pengetahuan peserta sebesar 58,46 dan meningkat menjadi 87,69 setelah kegiatan. Hal ini menunjukkan perubahan pengetahuan yang sangat baik dan berdampak positif pada sikap ibu hamil dalam mengolah makanan gizi seimbang guna mencegah stunting sejak hamil. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan kesehatan ini sangat bermanfaat untuk ibu hamil di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.
Dampak Pola Asuh Keluarga Terhadap Kecanduan Gadget dan Perkembangan Emosional Anak Usia Prasekolah Utari, Hafsah Ira; Lestari, Mustika Ayu; Wiguna, Reza Indra; Apriani, Lia Arian
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v13i2.2025.1100

Abstract

Tanpa pendampingan keluarga, penggunaan gadget oleh anak prasekolah dapat berdampak buruk pada perkembangan mereka. Menurut data WHO, 5–25% anak usia dini dikatakan memiliki masalah perkembangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan pola asuh keluarga dengan kecanduan gadget dan perkembangan emosional anak prasekolah. Desain penelitian ini menggunakan studi cross-sectional dan analisis korelasional. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 63 orang yakni keluarga yang mempunyai anak usia prasekolah di PAUD Lestari Bintang 9 Desa Bagu. Instrumen dalam pengambilan data berupa kuesioner PSDQ, Smartphone Addiction Test (SAT), dan Kuesioner Masalah Mental Emosional (KMME), kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh keluarga berhubungan signifikan dengan kecanduan gadget (p value = 0,041) serta perkembangan emosional anak (p value = 0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh keluarga yang tepat berperan penting dalam menurunkan risiko kecanduan gadget dan masalah emosional pada anak prasekolah. Oleh karena itu, orang tua perlu memperkuat pengawasan digital dan menerapkan pola asuh yang lebih responsif terhadap anak, sementara institusi PAUD dapat menyusun edukasi keluarga untuk mengurangi paparan gadget dan mendukung perkembangan emosional anak.
Climate-Sensitive Diseases and Community Vulnerability in Coastal Indonesia: A Systematic Review with Narrative Synthesis Wiguna, Reza Indra; Apriani, Lia Arian; Halimatunnisa, Maulin; Lestari, Mustika Ayu; Pratama, Edy Surya
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 24 No. 1 (2026): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v24i1.381

Abstract

Climate change is increasingly exacerbating health risks in tropical regions, particularly in archipelagic nations such as Indonesia. This study aims to systematically identify and synthesize scientific evidence on climate-sensitive diseases and community vulnerability in coastal Indonesia. A systematic review with narrative synthesis was conducted across four databases (PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar). The search was performed on 15 June 2025, covering studies published between 2013–2024. Of the 263 records identified, 20 studies met the eligibility criteria, consisting of 12 observational studies, 5 modelling studies, and 3 review or mixed-method papers. The findings indicate consistent associations between rising temperatures, shifting rainfall patterns, flooding, drought, and sea-level rise with increased incidence of dengue, malaria, diarrhea, filariasis, and climate-related mental health outcomes. These climate-sensitive risks are amplified by structural vulnerabilities, including inadequate sanitation, high population density, dependence on climate-sensitive livelihoods, and limited access to healthcare in coastal and remote areas. Most included studies originated from Indonesia and Southeast Asia, underscoring strong contextual relevance. The synthesis highlights that fragmented, sectoral approaches remain insufficient in addressing health impacts of climate change. Integrated strategies—such as climate-informed disease surveillance, community-based early warning systems, and strengthened cross-sectoral coordination—are urgently needed to enhance adaptive capacity. This review is limited by the absence of quantitative meta-analysis and the geographic focus on Indonesia. Future studies should employ longitudinal designs, higher-resolution spatial climate data, and interdisciplinary approaches to support more robust climate-health adaptation strategies.
Co-Authors Achmalona, Teguh Ahmad Mustiadi Akhmad Yanuar Fahmi Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas Amalia Mastuti Aoladul Muqarrobin Aoladul Muqarrobin Ardi, Wandria Robi Asmawariza, Lalu Hersika Astika, Nova Baiq Fiya Apriani Baiq Leni Putri Mei Sari Beti Haerani Cindi Ayuwardini D Mustamu Kamal Pa'ni D. Mustamu Qamal Pa’ni Deby Ayu Alandari Diah Ulfa Hidayati Eli Arsanah Ema Jihan Fazira Evalina Fajriani Fajriani, Evalina Fitria Yulastini haerani, Beti Halimatunnisa, Maulin Hardiansah, Yayan Haris Suhamdani Hasanah Eka Wahyu Ningsih Hasanah Eka Wahyu Ningsih Hasrun Ningsih Irwan Hadi Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Iwan Wahyudi Lalu Hersika Asmawariza Lalu Hersika Asmawariza Lalu Jupriadi Lalu Muhammad Sadam Lalu Muhammad Sadam Husen Lalu Muhammad Sadam Husen Lestari, Mustika Ayu Lia Arian Apriani Lidya Wardani Lidya Wardani Lidya Wardani Lidya Wardani Lita, Baiq Fitria Frisma Mar&#039;aten Solehah Meidiana Dwidiyanti Melyana Nurul Widyawati Menap Misroh Mulianingsih Muhamad Ibnu Hasan Munif, Badrul Mustika Ayu Lestari Mustika Ayu Lestari Mustika Ayu Lestari Ninin Wulandari Pa'ni, D. Mustamu Qamal Pa’ni, D Mustamu Qamal Pratama, Edy Surya Pratiwi, Dita Retno Qolbi, Raihana Riadatul Hartati Rian Azhari Sadam, Lalu Muhammad Safitri, Rias Pratiwi Sri Padma Sari Sri Padma Sari, Sri Padma Suhamdani, Haris Suswinda Yuli Sutomo Sutomo, Suswinda Yuli Teguh Achmalona Thoyibah, Zurriyatun Ulfa Hidayati, Diah Utari, Hafsah Ira Valian Yoga Pudya Ardhana Vera Yulandasari Wardani, Lidya Widodo Sarjana AS, Widodo Wijayanti, Diyan Yuli Winda Nurmayani M Yayan Hardiansah Yulastini, Fitria Yuli Handayani Zubaeda Zubaeda Zubaeda