Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemberdayaan Siswa Melalui Penerapan Program Health Promotion Model Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 Reza Indra Wiguna; Menap; Lalu Hersika Asmawariza; Lalu Muhammad Sadam Husen; D Mustamu Kamal Pa'ni; Suswinda Yulisutomo; Lia Arian Apriani
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i4.7176

Abstract

Model promosi kesehatan merupakan model konsep perubahan sikap dan perilaku yang ditandai dengan meningkatnya pengetahuan tentang informasi kesehatan pada seseorang. Model ini digunakan pada saat kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk memberdayakan kelompok siswa dalam upaya penanganan dan pencegahan penularan Covid-19 di sekolah. Sasaran kegiatan pemberdayaan ini adalah siswa-siswi yang tergabung dalam organisasi PMR, UKS dan OSIM Madrasah Aliyah Qamarul Huda Lombok Tengah yang terdiri dari 20 siswa dengan 9 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Kegiatan pengabdian ini diberikan dalam bentuk pendidikan kesehatan dan pelatihan. Materi edukasi yang diberikan seputar; Covid-19; penularan Covid-19 di lingkungan sekolah; kemudian materi protokol kesehatan 5M, materi tersebut disampaikan dengan metode ceramah, sedangkan materi simulasi dan pelatihan yang telah dilakukan mengenai; latihan 6 langkah cuci tangan; cara membuat hand sanitizer; dan mensimulasikan cara menggunakan masker dengan benar. Kegiatan pemberdayaan siswa Madrasah Aliyah Qamarul Huda melalui penerapan program HPM (Health Promotion Model) memberikan dampak positif yaitu dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa tentang cara penanganan dan pencegahan penularan Covid-19 di lingkungan sekolah
HUBUNGAN KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN Reza Indra Wiguna; H Menap; Deby Ayu Alandari; Lalu Hersika Asmawariza
Jurnal Surya Muda Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Surya Muda
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.732 KB) | DOI: 10.38102/jsm.v2i1.48

Abstract

Online gaming is one of the technology that has influence in many communities, including children. Excessive online gaming activity can bring a negative impact on children. And the negative impact referred to in this study is the reduced motivation for learning in children. The population in this study was 10-12 years of age at SDN 2 Leneng Praya as many as 51 students in which the study used a tekhnik with Purposive Sampling determination using the inclusion and exclusion criteria for Population as respondents or samples. The research method used is Cross Sectional with a quantitative research type, and the data analysis method used is a test of Sperman Rank. The data presented in this study used the primary data through the questionnaire. The results showed that the addiction to playing online games had a significant connection to the learning motivation of the child being demonstrated from the Sperman Rank test of motivational learning of Nilai P < 0.003 which is smaller than 0.05.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SUMBER INFORMASI SISWI MADRASAH ALIYAH TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Lia Arian Apriani; Mustika Ayu Lestari; Ismiati Ismiati; Reza Indra Wiguna; Zubaeda Zubaeda
JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/JKK.V10I1.19428

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan hal yang perlu dipahami oleh setiap remaja. Akan tetapi, pendidikan kesehatan reproduksi masih dianggap tabu di Indonesia, terlebih oleh orang tua. Akibatnya, banyak remaja yang tidak tahu soal sistem reproduksi, baik itu dari fungsinya ataupun cara menjaganya. Selain itu, dari kurangnya pengetahuan tersebut remaja dapat terjerumus kepada perilaku berisiko seperti merokok, minum minuman beralkohol, narkoba bahkan seks pranikah. Sehingga, penting bagi remaja untuk memperoleh informasi tersebut dari sumber yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja dan sumber informasi terhadap kesehatan reproduksi. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif berupa pengamatan dan pengukuran variabel tingkat pengetahuan dan sumber informasi kesehatan reproduksi, sedangkan responden penelitian ini adalah remaja putri usia 15-19 tahun yang berada di lingkungan Madrasah Aliyah Qamarul Huda Bagu dengan jumlah sebanyak 29 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non-probability sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik yakni 62.1%, kemudian responden dengan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 31.0%, dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 2 responden (6.9%). Sedangkan, sumber informasi kesehatan reproduksi responden terbanyak diperoleh dari internet sebanyak 24 responden (82.7%) dan yang paling sedikit diperoleh dari orang tua sebanyak 9 reponden (17.3%). Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini bahwa rata-rata tingkat pengetahuan remaja putri (siswi) MA Qamarul Huda Bagu berada pada kategori baik. Sedangkan, sumber informasi terbanyak tentang kesehatan reproduksi diperoleh remaja dari internet, kedepan studi yang diharapkan dapat mengamati pengaruh sejauh mana peran peer group support dalam hal ini remaja Gen Z sebagai kelompok yang dapat memberikan dampak sebaran informasi dari kesehatan reproduksi remaja di lingkungannya. 
PEMBERDAYAAN KELOMPOK MASYARAKAT PEDULI SAMPAH MELALUI PROGRAM KAMPUNG GERIMIS Reza Indra Wiguna; Yuli Handayani; Lidya Wardani; Lalu Muhammad Sadam Husen; Vera Yulandasari; Lia Arian Apriani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1680-1688

Abstract

Masalah sampah di Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan permasalahan urgent dan klasik dimana budaya masyarakat dalam membuang sampah masih tinggi. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan solusi melalui edukasi pengelolaan sampah masyarakat berbasis Rumah Tangga. Kegiatan pengabdian ini menggunakan desain pendekatan yang mengacu pada model Comumunity as Partner (CAP) dengan strategi pemberdayaan kelompok masyarakat melalui metode pembentukan kelompok masyarakat peduli sampah melalui program kampung GERIMIS (Gerakan Minimalisir Sampah), adapun kegiatan yang dilakukan untuk membentuk kampung Gerimis antara lain; penyuluhan tentang kesehatan lingkungan, demonstrasi klasifikasi sampah dan pelatihan pembuatan ecobrick. Sasaran kelompok binaan adalah para ibu rumah tangga di dalam setiap kepala Keluarga yang berjumlah 15 kepala Keluarga. Kegiatan program Kampung GERIMIS yang berlokasi di Desa Tanak Beak Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Dampak program kampung GERIMIS yang terjadi pada masyarakat sekitar adalah meningkatnya kesadaran dan kepedulian kelompok masyarakat peduli sampah tentang pengelolaan sampah, masyarakat juga dapat membedakan pengelolaan sampah organik dan non-organik sehingga hasil atau volume pengeluaran sampah rumah tangga berhasil di minimalisir di rumah sekitar kelompok masyarakat yang diberdayakan melalui pembuatan ecobrick sebagai solusi praktis pengelolaan pemisahan sampah plastik dalam rumah tangga. Adanya peningkatan keterampilan dan perubahan perilaku mengenai pengelolaan sampah berdasarkan hasil evaluasi mengindikasikan kegiatan program kampung Gerimis melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini telah memberi dampak yang baik terutama pada kelompok binaan. Kelompok binaan yang merupakan bagian dari masyarakat yang terlibat dalam program ini diharapkan dapat berbagi ilmu dengan masyarakat secara luas untuk melakukan perubahan demi mewujudkan Kampung Gerimis.
PENYULUHAN KESEHATAN “GENTING” (GIZI SEIMBANG DAN STUNTING) PADA IBU HAMIL DI DESA BABUSSALAM Lia Arian Apriani; Diah Ulfa Hidayati; Fitria Yulastini; Evalina Fajriani; Reza Indra Wiguna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2166-2174

Abstract

1000 HPK merupakan periode emas bagi tumbuh kembang bayi di masa depan. Oleh karena itu, pemenuhan gizi seimbang ibu hamil dapat mencegah terjadinya stunting. Stunting dapat mengakibatkan anak memiliki postur tubuh pendek dan gangguan tumbuh kembang lainnya di masa depan. Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi seimbang selama kehamilan. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan orang tua tentang gizi seimbang selama hamil dan stunting. Tingkat pengetahuan yang rendah disebabkan minimnya edukasi kesehatan sejak dini. Oleh karena itu, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil sebanyak 13 orang di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung. Media penyuluhan kesehatan menggunakan leaflet yang terdiri dari materi gizi seimbang selama kehamilan dan stunting. Metode pelaksanaan kegiatan dengan ceramah dan diskusi serta tanya jawab dengan peserta. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan. Sebelum kegiatan penyuluhan, rerata tingkat pengetahuan peserta sebesar 58,46 dan meningkat menjadi 87,69 setelah kegiatan. Hal ini menunjukkan perubahan pengetahuan yang sangat baik dan berdampak positif pada sikap ibu hamil dalam mengolah makanan gizi seimbang guna mencegah stunting sejak hamil. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan kesehatan ini sangat bermanfaat untuk ibu hamil di Desa Babussalam, Kecamatan Gerung.
PEMANFAATAN POWERPOINT DAN LEAFLET SEBAGAI MEDIA PROMOSI KESEHATAN TENTANG ANEMIA DAN KEK PADA IBU HAMIL Lia Arian Apriani; Reza Indra Wiguna; Hasrun Ningsih; Lalu Muhammad Sadam Husen
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.17014

Abstract

Abstrak: Masalah kesehatan gizi pada ibu hamil seperti anemia maupun KEK masih menjadi masalah kesehatan serius di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2022, prevalensi ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis yaitu sebanyak 1866 ibu hamil, sedangkan ibu hamil penderita anemia pada tahun 2022 sebanyak 2.287 ibu hamil dilaporkan mengalami anemia. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kelompok ibu hamil mengenai masalah anemia selama kehamilan dan masalah KEK (kekurangan energi kronis) serta dampaknya dalam kehamilan. Metode kegiatan pada pengabdian ini berupa kegiatan edukasi kesehatan dengan menggunakan media audiovisual powerpoint dan leaflet, instrumen untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta menggunakan kuesioner yang dilakukan dalam bentuk pre-test dan post-test, Adapun peserta yang hadir sebanyak 22 ibu hamil. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan didapatkan tingkat pengetahuan ibu hamil sebelum kegiatan edukasi mendapatkan skor rata-rata 66,00 dimana angka ini menunjukkan tingkat pengetahuan cukup, sedangkan setelah kegiatan didapatkan nilai tingkat pengetahuan rata-rata meningkat menjadi 90,00 yang menunjukkan tingkat pengetahuan sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa perubahan ini berdampak positif pada aspek peningkatan pengetahuan ibu hamil yang berarti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermanfaat untuk ibu hamil di Desa Beleka.Abstract: Nutritional health problems in pregnant women such as anemia and KEK are still a serious health problem in NTB Province. Based on data from the West Lombok District Health Office in 2022 the prevalence of pregnant women suffering from Chronic Energy Deficiency was 1866 pregnant women, while pregnant women with anemia in 2022 were 2287 pregnant women who had anemia. The purpose of this community service is to increase the knowledge of groups of pregnant women regarding the problem of anemia in pregnancy and the problem of chronic energy deficiency and its impact during pregnancy.The method of this community service activity is health education using powerpoint and leaflet audiovisual media, instruments to measure the level of knowledge of participants using a questionnaire which is carried out in the form of a pre-test and post-test. Participants involved were 22 pregnant women. Based on the results of the activity evaluation to obtain the level of knowledge of pregnant women before the extension activities, an average score of 66.00 was obtained which indicated a sufficient level of knowledge, while after the activity the average level of knowledge increased to 90.00, indicating a very good level of knowledge. It can be interpreted that these changes have a positive impact on the level of knowledge of pregnant women, which means that this community service activity is beneficial for pregnant women.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SUMBER INFORMASI SISWI MADRASAH ALIYAH TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Lia Arian Apriani; Mustika Ayu Lestari; Ismiati; Reza Indra Wiguna; Zubaeda
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v10i1.325

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan hal yang perlu dipahami oleh setiap remaja. Akan tetapi, pendidikan kesehatan reproduksi masih dianggap tabu di Indonesia, terlebih oleh orang tua. Akibatnya, banyak remaja yang tidak tahu soal sistem reproduksi, baik itu dari fungsinya ataupun cara menjaganya. Selain itu, dari kurangnya pengetahuan tersebut remaja dapat terjerumus kepada perilaku berisiko seperti merokok, minum minuman beralkohol, narkoba bahkan seks pranikah. Sehingga, penting bagi remaja untuk memperoleh informasi tersebut dari sumber yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja dan sumber informasi terhadap kesehatan reproduksi. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif berupa pengamatan dan pengukuran variabel tingkat pengetahuan dan sumber informasi kesehatan reproduksi, sedangkan responden penelitian ini adalah remaja putri usia 15-19 tahun yang berada di lingkungan Madrasah Aliyah Qamarul Huda Bagu dengan jumlah sebanyak 29 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan non-probability sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik yakni 62.1%, kemudian responden dengan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 31.0%, dan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 2 responden (6.9%). Sedangkan, sumber informasi kesehatan reproduksi responden terbanyak diperoleh dari internet sebanyak 24 responden (82.7%) dan yang paling sedikit diperoleh dari orang tua sebanyak 9 reponden (17.3%). Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini bahwa rata-rata tingkat pengetahuan remaja putri (siswi) MA Qamarul Huda Bagu berada pada kategori baik. Sedangkan, sumber informasi terbanyak tentang kesehatan reproduksi diperoleh remaja dari internet, kedepan studi yang diharapkan dapat mengamati pengaruh sejauh mana peran peer group support dalam hal ini remaja Gen Z sebagai kelompok yang dapat memberikan dampak sebaran informasi dari kesehatan reproduksi remaja di lingkungannya.
Intervensi Keperawatan Berbasis Komplementer Pada Pasien yang Mengalami Nyeri Asam Urat: Studi Kasus Reza Indra Wiguna; Lidya Wardani; Aoladul Muqarrobin
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1sp (2023): Special Issue Outcome PDP
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1sp.677

Abstract

Prevalensi asam urat di Indonesia mengalami peningkatan sebanyak 11,9%, di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kejadian asam urat cukup tinggi hingga mencapai 30% jauh melebihi prevalensi nasional. Sedangkan di kabupaten Lombok Timur kejadian asam urat sebanyak 30,046 orang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan analisis deskriptif, lokasi penelitian studi kasus di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Haji Desa Kertasari Kabupaten Lombok Timur, NTB. Responden yang dilibatkan ditentukan berdasarkan kriteria purposive sampling, dengan melibatkan 5 responden. Intervensi keperawatan berbasis komplementer terdiri dari kompres hangat dan aromaterapi lavender dilakukan selama 3 hari dengan durasi 20 menit setiap harinya. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa sebelum diberikan kompres hangat dan aromaterapi lavender sebagian besar responden mengalami nyeri sedang (4-6) sebanyak 4 responden (80%) dan sebagian kecil mengalami nyeri berat (7-10) sebanyak 1 responden (20%), kemudian mayoritas skala nyeri setelah diberikan intervensi yaitu skala nyeri ringan sebanyak 4 responden (80%). Studi kasus ini berfokus pada penerapan evidence based nursing practice (EBNP) berupa terapi komplementer kompres hangat dan aromaterapi lavender pada penderita asam urat dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan skala nyeri penderita asam urat setelah diberikan kompres hangat dan aromaterapi lavender.
Dampak dan Terapi Non-Farmakologis Periodontitis pada Ibu Hamil; Kajian Literatur Apriani, Lia Arian; Sunarjo, Lanny; Widyawati, Melyana Nurul; Wiguna, Reza Indra
Holistic Nursing and Health Science Vol. 5, No. 1 (2022): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.5.1.2022.125-144

Abstract

Introduction: According to WHO, periodontitis is a disease that affects about 20-50% of the world’s population. Periodontitis in pregnancy is often associated with poor pregnancy outcomes. Nowadays, periodontitis therapy is still giving antibiotics and mouth rinses (chlorhexidine) to reduce the dental plaque. However, these therapies have side effects in the form of antibiotic resistance, allergies and mouth irritation. Therefore, a non-conventional therapeutic that is more effective and safe is needed. Brown seaweed (Sargassum sp) is a promising alternative to its natural potential compounds as periodontitis therapy. The purpose of this study was to analyze the effect of Sargassum sp and the impact of periodontitis on pregnancy. Methods: This research is a systematic literature review by searching literature through various databases on; PubMed, Cochrane, ScienceDirect, and Google Scholar. The literature was examined in the span of 2015 to 2020. The criteria and keywords were; Sargassum and Periodontitis; Periodontitis and Pregnancy; Periodontal Disease and Pregnancy. Results: The results of this review found 12 articles that showed that periodontitis is one of the risk factors in pregnancy such as; preeclampsia, LBW, and premature. Furthermore, 9 other articles discussed the antibacterial and anti-inflammatory activity contained in Sargassum sp, which can inhibit the development of P.gingivalis and its virulence factors. Conclusion: The conclusion is metabolites of Sargassum sp “alginate” were able overcomed periodontitis in pregnancy. Thus, further research is expected to be able to intervene directly and analyze more broadly about the effect of Sargassum sp on periodontitis in pregnancy.
EDUKASI MEMASAK MP-ASI SEHAT BERGIZI PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA WEIGHT FALTERING Lia Arian Apriani; Eli Arsanah; Reza Indra Wiguna; Iwan Wahyudi; Lalu Muhammad Sadam Husen
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23351

Abstract

Abstrak: Tingginya kejadian stunting di Kabupaten Lombok tengah, menjadikannya kabupaten dengan prevalensi stunting yang paling banyak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, hal ini berkorelasi dari data kasus bayi yang mengalami weight faltering sebanyak 184.922 kasus. Oleh karena itu diperlukan adanya intervensi yang bersifat promotive pada kelompok ibu-ibu yang memiliki balita weight faltering melalui pembentukan kelompok “self help group” untuk menangani masalah balita weight faltering. Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan softskill dan hardskill dari mitra dalam mencegah permasalahan stunting kedepannya melalui kegiatan yang bersifat edukatif untuk peningkatan pengetahuan mitra dalam merawat balita di 100 HPK. Sasaran edukasi adalah kelompok ibu yang tergabung dalam kelompok swabantu yang memiliki balita weight faltering terdiri dari 26 ibu-ibu dan 26 balita. Kegiatan edukasi ini dilakukan dalam bentuk kegiatan pendidikan kesehatan dan pelatihan. Materi edukasi yang diberikan melalui media modul “MP-ASI sehat bergizi bebas weight faltering”, sedangkan pelatihan yang diberikan adalah demonstari memasak “Sup telur jagung manis”. Evaluasi keberhasilan dari kegiatan ini dilihat dari tingkat pengetahuan mitra yang di ukur sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil dari evaluasi kegiatan menunjukkan persentase peningkatan pengetahuan mitra meningkat dari 11,5% dan setelah kegiatan menjadi 27%. Kegiatan pemberdayaan ini merupakan strategi intervensi promosi kesehatan menggunakan media modul yang disertai pembentukan kelompok swabantu ibu yang bertujuan untuk mencegah sedini mungkin terjadinya kasus stunting pada balita weight faltering.Abstract: The high incidence of stunting in Central Lombok Regency means that Central Lombok Regency has the highest prevalence of stunting in West Nusa Tenggara Province. This is correlated with 184,922 cases of babies experiencing weight faltering. Therefore, promotive intervention efforts are needed for groups of mothers who have weight faltering toddlers. This empowerment activity aims to improve the soft skills and hard skills of partners in preventing stunting problems in the future through educational activities to increase partners' knowledge in caring for toddlers at 100 HPK. The target of educational activities is a group of mothers who have weight faltering toddlers, which consists of 26 mothers and 26 toddlers. This educational activity has been carried out in the form of health education and training activities. The educational material provided is through the media module "Healthy, nutritious MP-ASI without weight faltering", while the training provided is a cooking demonstration "Sweet Corn Egg Soup". This empowerment activity is a health promotion intervention strategy using modules and then the formation of self-help groups for mothers which aims to prevent as early as possible cases of stunting in weight faltering toddlers.
Co-Authors Achmalona, Teguh Ahmad Mustiadi Akhmad Yanuar Fahmi Akhmad Yanuar Fahmi Pamungkas Amalia Mastuti Aoladul Muqarrobin Aoladul Muqarrobin Ardi, Wandria Robi Arian Apriani, Lia Asmawariza, Lalu Hersika Astika, Nova Baiq Fiya Apriani Baiq Leni Putri Mei Sari Beti Haerani Cindi Ayuwardini D Mustamu Kamal Pa'ni D. Mustamu Qamal Pa’ni Deby Ayu Alandari Diah Ulfa Hidayati Eli Arsanah Ema Jihan Fazira Evalina Fajriani Fajriani, Evalina Fitria Yulastini haerani, Beti Hardiansah, Yayan Haris Suhamdani Hasanah Eka Wahyu Ningsih Hasanah Eka Wahyu Ningsih Hasrun Ningsih Irwan Hadi Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Iwan Wahyudi Lalu Hersika Asmawariza Lalu Hersika Asmawariza Lalu Jupriadi Lalu Muhammad Sadam Lalu Muhammad Sadam Husen Lalu Muhammad Sadam Husen Lia Arian Apriani Lidya Wardani Lidya Wardani Lidya Wardani Lidya Wardani Lita, Baiq Fitria Frisma Mar&#039;aten Solehah Meidiana Dwidiyanti Melyana Nurul Widyawati Menap Misroh Mulianingsih Muhamad Ibnu Hasan Munif, Badrul Mustika Ayu Lestari Mustika Ayu Lestari Mustika Ayu Lestari Ninin Wulandari Pa'ni, D. Mustamu Qamal Pa’ni, D Mustamu Qamal Pratiwi, Dita Retno Qolbi, Raihana Riadatul Hartati Rian Azhari Sadam, Lalu Muhammad Safitri, Rias Pratiwi Sri Padma Sari Sri Padma Sari, Sri Padma Suhamdani, Haris Suswinda Yuli Sutomo Sutomo, Suswinda Yuli Teguh Achmalona Thoyibah, Zurriyatun Ulfa Hidayati, Diah Valian Yoga Pudya Ardhana Vera Yulandasari Wardani, Lidya Widodo Sarjana AS, Widodo Wijayanti, Diyan Yuli Winda Nurmayani M Yayan Hardiansah Yulastini, Fitria Yuli Handayani Zubaeda Zubaeda Zubaeda