Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Melalui “Al-Fath Belajar” untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru IPS di SMP Uswadi, Aos; Zulfitria, Zulfitria; Wicaksono, Dirgantara
Jurnal Pendidikan Abad Ke-21 Vol 2, No 1 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpak.v2i1.352

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui strategi mengembangkan perangkat pembelajaran melalui AlFath Belajar, (2) Untuk mengetahui kualitas pengembangan perangkat pembelajaran dalam mengimplementasikan kompetensi pedagogik Guru IPS di SMP, (3) Untuk mengetahui Strategi Guru IPS di salah satu SMP swasta di Tangerang Selatan dalam Menghadapi Faktor Penghambat Pelaksanaan mengembangkan perangkat pembelajaran di Al-Fath Belajar. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP swasta di Cirendeu, Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (RD), dengan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Yang menjadi objek penelitian adalah modul pembelajaran berupa perangkat ajar dan Worksheet. Populasi dari penelitian ini adalah siswa/i SMP kelas 8 berjumlah 25 siswa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran adalah layak untuk di kembangkan dan digunakan untuk pengajaran guru dalam hal penguatan pedagogik dan pembelajaran siswa dengan pembelajaran mandiri melalui Al-Fath Belajar. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli media terhadap perangkat ajar (RPP) dengan rerata skor sebesar 3,73 atau dalam bentuk persentase sebesar 93.34% dengan kriteria kelayakan sangan baik atau sangat layak untuk digunakan pengajaran guru. Hasil dari penilaian validasi untuk Worksheet dengan rerata skor sebesar 3.78 atau dalam bentuk persentase sebesar 94.55% dengan kriteria kelayakan sangat baik atau sangat layak digunakan untuk pembelajaran siswa. Perangkat pembelajaran juga tergolong praktis dan efektif dengan respon siswa dengan nilai rerata sebesar 3.32 atau 86.73%. Simpulan penelitian ini adalah perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan sehingga dapat digunakan untuk pengajaran dan pembelajaran pada mata pelajaran IPS khususnya materi tentang Negara ASEAN.
Penerapan Media Animasi Dengan Menggunkan Word Elektrik Browser (Web) Animaker Dalam Pembelajaran Tematik Pada Siswa Kelas III Hafifah, Ai; Wicaksono, Dirgantara
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penerapan media animasi menggunakan Word Elektrik Browser (Web) Animaker dalam pembelajaran tematik pada siswa kelas III SD Pelita BangsaTanggerang Selatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan animasi sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran tematik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan melibatkan satu kelas III SD Pelita Bangsa Tangerang Selatan sebagai subjek penelitian. Penelitian dilaksanakan dalam beberapa siklus, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas. Data tersebut dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan media animasi dalam pembelajaran tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media animasi dengan menggunakan Word Elektrik Browser (Web) Animaker memiliki dampak positif pada pembelajaran tematik siswa kelas III SD Pelita Bangsa Tanggerang Selatan. Animasi memberikan pengalaman visual yang menarik bagi siswa, meningkatkan minat mereka dalam pembelajaran, serta membantu memahami konsep-konsep yang kompleks dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Seksual siswa Pra Pubertas Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Humamy, Raudhoh Fitra; Kamelia, Alfina; Ali, Mahrus; Wicaksono, Dirgantara
PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs Vol. 8 No. 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/ijpa.v8i2.360

Abstract

Pre-puberty age of elementary students grade 4-6 is a transitional age where children started to be attracted to the opposite sex and experience puberty. Unfortunately, lack of sexual education awareness remains a problem among parents, the school environment and the community nowadays. This results in children's lack of understanding towards their body changes, healthy relationships, and self-protection ability. Increase the risk for them being exposed with sexual violence and misinformation. This article aims to analyze the development of a sexual education curriculum for pre-pubertal elementary school students using a Systematic Literature Review (SLR) approach. Sexual education at an early age is a preventative effort to shape healthy understanding, attitudes, and behaviors related to reproduction, the body, and social interactions that align with moral and religious values. This research methodology uses systematic literature review by searching, selecting, analyzing and synthesizing articles under inclusion criteria that is published between 2015-2025 through reputable databases. The result shows that the curriculum development of sexual education for pre-pubertal students emphasizes more on the body anatomy, personal hygiene, interaction boundaries for opposite sex, as well as instilling the politeness and self-protection from sexual violence and harrasment and values. Holistic approach based curriculum, which combines cognitive, affective and psychomotor aspects is considered effective in improving sexual literacy of children. Support from teachers, parents, and school policies are highly required. This study recommends the need of curriculum design which is sensitive to culture and religion context as well as teacher training for appropriate learning implementation. Further research is expected to develop a comprehensive character-focused curriculum model