Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran React Artificial Intelligence (AI): Peningkatan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Syahruddin Aritonang; Aslamiyah Rambe
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v14i2.69356

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menghadirkan peluang baru dalam pembelajaran sains, khususnya dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan efektivitas penerapan model pembelajaran REACT berbantuan ChatGPT AI dibandingkan dengan model konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design pada dua kelas, yaitu kelas eksperimen dengan perlakuan REACT + ChatGPT AI (N = 34) dan kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional (N = 34). Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan proses sains yang diberikan pada pretest dan posttest. Analisis perbedaan hasil keterampilan proses sains pada posttest antara kedua kelompok dianalisis menggunakan uji t dua sampel independen (independent samples t-test) dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian diperoleh perbedaan keterampilan proses sains antara peserta didik yang diajar dengan model REACT berbantuan ChatGPT AI dan yang diajar dengan model konvensional. Pembelajaran dengan Model REACT berbantuan ChatGPT AI efektif dalam peningkatan keterampilan proses sains antara peserta didik (p value <0.05). Dengan demikian integrasi AI ChatGPT dalam model pembelajaran REACT dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang relevan pada era digital untuk meningkatkan keterampilan proses sains.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS GAME EDUCAPLAY SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KALOR Rosa Amelia Siagian; Elisa Elisa; Ainun Mardiyah Lubis; Syahruddin Aritonang; Elisa Ariani Hasibuan; Imel Nadya Sari Napitupulu; Lulu Ikrima Rambe Rambe; Okran Sabil Sormin; Muhammad Saukani
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 2 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i2.76-80

Abstract

Penelitian ini mengembangkan Electronic Lembar Kerja Peserta Didik (E-LKPD) berbantuan Educaplay sebagai media pembelajaran berbasis permainan pada materi kalor. Metode yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D yang mencakup tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek uji coba terdiri atas 36 peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Angkola Selatan. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket respon pengguna, instrumen keterlaksanaan pembelajaran, dan tes hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan bahwa E-LKPD berada pada kategori sangat valid, yaitu 92,5% dari ahli materi, 95% dari ahli media, dan 90% dari ahli bahasa. Kepraktisan produk juga memperoleh kategori sangat praktis berdasarkan respon guru sebesar 97,5% dan respon peserta didik sebesar 81,8%. Dari aspek efektivitas, keterlaksanaan pembelajaran mencapai 79,3%, sedangkan capaian hasil belajar peserta didik memperoleh nilai rata-rata 80,51% dengan kategori baik. Dengan demikian, E-LKPD berbasis game Educaplay dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk mendukung pembelajaran Fisika pada materi kalor.
PENGEMBANGAN E-MODUL INQUIRY BASED LEARNING BERBASIS ANDROID TERINTEGRASI PHYPHOX UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI GELOMBANG BUNYI Imel Nadya Sari Napitupulu; Aslamiyah Rambe; Syahruddin Aritonang; Elisa Ariani Hasibuan; Rosa Amelia Siagian; Okran Sabil Sormin; Lulu Ikrima Rambe; Muhammad Saukani
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 2 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i2.%p

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk menghasilkan e-modul berbasis Android yang disusun dengan pendekatan Inquiry Based Learning dan diintegrasikan dengan aplikasi Phyphox  pada materi gelombang bunyi. Produk yang dikembangkan ditujukan untuk membantu siswa melatih kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan inkuiri dan eksperimen berbantuan sensor smartphone. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan prosedur pengembangan 4D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Padangsidimpuan. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar validasi ahli, angket praktikalitas guru dan siswa, angket efektivitas pembelajaran, serta tes kemampuan berpikir kritis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa e-modul memperoleh nilai validitas 85% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan produk mencapai 85% berdasarkan respon guru dan 84% berdasarkan respon siswa, sehingga keduanya termasuk kategori sangat praktis. Efektivitas pembelajaran memperoleh nilai 79,4% dengan kategori efektif, sedangkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa mencapai 79,34%. Berdasarkan hasil tersebut, e-modul berbasis Inquiry Based Learning terintegrasi Phyphox  dinyatakan layak digunakan dan mampu mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran fisika.  
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS VIRTUAL LAB DAN DEEP LEARNING UNTUK PEMAHAMAN KONSEPTUAL HUKUM PASCAL Okran Sabil Sormin; Ainun Mardiyah Lubis; Syahruddin Aritonang; Elisa Ariani Hasibuan; Imel Nadya Sari Napitupulu; Rosa Amelia Siagian; Lulu Ikrima Rambe; Muhammad Saukani
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 11, No 2 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v11i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul berbasis virtual lab dengan pendekatan deep learning dalam konteks pedagogis untuk mendukung pemahaman konseptual siswa pada materi Hukum Pascal. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian dilaksanakan di kelas XI-1 SMA Negeri 4 Padangsidimpuan dengan subjek 33 siswa. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, angket praktikalitas guru dan siswa, angket efektivitas siswa, serta tes pemahaman konseptual. Produk dikembangkan menggunakan Canva, diintegrasikan dengan aktivitas virtual lab PhET, dan disajikan dalam bentuk flipbook. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan interpretasi kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berada pada kategori sangat valid dengan skor validasi ahli materi 92,5%, ahli media 97,5%, dan ahli bahasa 90,0%, sehingga rata-rata validitas mencapai 93,3%. Kepraktisan produk memperoleh skor 90,0% dari guru dan 82,7% dari siswa dengan kategori sangat praktis. Efektivitas penggunaan e-modul mencapai 79,4% dengan kategori efektif, sedangkan pemahaman konseptual siswa mencapai 80,2% dengan kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran fisika dan mampu mendukung pembelajaran konseptual yang lebih bermakna melalui pengalaman eksperimen virtual. 
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS TEKA-TEKI SILANG (TTS) MENGGUNAKAN CROSSWORD LABS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Aslamiyah Rambe; Syahruddin Aritonang; Nurhasana Nurhasana; Fitri Agustina Lubis; Fatma Suryani Harahap
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.100-105

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran fisika. Seperti yang diketahui bahwa pelajaran fisika merupakan salah satu pelajaran yang dianggap sulit oleh sebagian besar siswa, sehingga perlu adanya inovasi dan kreativitas guru dalam pengembangan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul pembelajaran fisika berbasis teka-teki silang (TTS) menggunakan crossword labs untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4-D (Four D Model), yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (dessiminatte). Hasil dari penelitian pengembangan ini memperoleh hasil validasi ahli materi rata-rata 3,7 dan persentase 92,5% dengan kategori “sangat valid”. Hasil validasi ahli media rata-rata 3,8 dan persentase 94,5% dengan kategori “sangat valid”. Hasil validasi ahli bahasa rata-rata 3,7 dan persentase 91,8% dengan kategori “sangat valid”. Hasil respon guru terhadap praktikalitas modul rata-rata 3,7 dan persentase 92,5% dengan kategori “sangat praktis”. Hasil respon siswa terhadap praktikalitas modul rata-rata 88,9 dan persentase 88,9% dengan kategori “sangat praktis”. Hasil belajar siswa rata-rata 88,26 dan persentase 88,26% dengan kategori “sangat efektif”. Penelitian ini menghasilkan modul pembelajaran fisika berbasis teka-teki silang (TTS) menggunakan crossword labs untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang valid, praktis, dan efektif.
Problem Based Learning on Socio-Scientific Issues to Strengthen Students’ Environmental Care Character at Ban Buketamong School Friendship 128, Cho Airong, Narathiwat, Thailand Taufik Hidayat; Ainun Mardiyah Lubis; Syahruddin Aritonang; Maryam bnesa; Darwis Lubis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 7 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i7.14902

Abstract

This study aims to analyze the effect of Problem Based Learning integrated with socio-scientific issues on strengthening students’ environmental care character at Ban Buketamong School Friendship 128, Cho Airong, Narathiwat, Thailand. The research employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design involving 30 Grade 8 students. Data were collected using a 25-item environmental care character questionnaire and analyzed through descriptive statistics and a paired sample t-test. The results showed that the mean score increased from 67.37 in the pretest to 82.80 in the posttest. The paired sample t-test indicated a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.05), with a large effect size (Cohen’s d = 10.28). These findings demonstrate that Problem Based Learning based on socio-scientific issues significantly enhances students’ environmental awareness, responsibility, participation, and sustainable behavior. The integration of authentic environmental problems into learning activities provides meaningful opportunities for students to develop responsible attitudes and moral reflection toward environmental challenges. Therefore, this instructional approach is recommended to promote environmental care character among junior secondary school students.
The Effect of Digital Literacy and Self-Regulated Learning on Students’ Academic Achievement at Saiburi ChaengPrachakarn School, Pattani, Southern Thailand Erdiansyah; Ainun Mardiyah Lubis; Syahruddin Aritonang; Mayeeta Hawae; Aslamiyah Rambe
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 7 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i7.14903

Abstract

This study examined the effects of digital literacy and self-regulated learning on students’ academic achievement at Saiburi ChaengPrachakarn School, Pattani, Southern Thailand. A quantitative explanatory correlational design was employed with 30 secondary school students selected through proportional random sampling. Data were collected using validated questionnaires on digital literacy and self-regulated learning, while academic achievement was measured using students’ semester examination scores. Descriptive statistics and multiple linear regression were used for data analysis. The findings revealed that digital literacy positively and significantly influenced academic achievement (β = 0.491, p < 0.05). Self-regulated learning also had a positive and significant effect (β = 0.503, p < 0.05). Simultaneously, both variables significantly predicted academic achievement (F = 304.077, p < 0.001), explaining 95.7% of the variance (R² = 0.957). These results indicate that students with stronger digital competence and self-regulated learning skills achieve better academic outcomes. Strengthening both competencies is therefore essential for improving academic performance in technology-integrated secondary education.
EFEKTVITAS MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN TEKNIK CONCEPT MAP Aslamiyah Rambe; Syahruddin Aritonang
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v9i2.345–350

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas modul pembelajaran fisika berbasis model inkuiri dengan teknik concept map terhadap tingkat pemahaman konsep fisika dan kemampuan berpikir kritis siswa di SMA N 6 Padangsidimpuan.  Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental dengan desain one-shot case study. Data dikumpulkan dengan hasil belajar siswa dan angket. Hasil dan temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengguna, angket dan modul berbasis inkuiri dengan concept map secara efektif meningkatkan pemahaman konsep fisika dan kemampuan berpikir kritis siswa. Skor rata-rata  dari pengetahuan siswa adalah 80,20 (predikat B), keterampilan 82,86 (predikat B), dan sikap 80,17 (predikat B). Modul dan LKS dinilai sangat efektif dengan skor masing-masing 81 dan 84. Analisis efektivitas menunjukkan rata-rata efektivitas modul 81% dan LKS 84%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan ini merupakan strategi yang efektif dalam pembelajaran fisika di tingkat SMA, memberikan kontribusi positif dalam pengembangan kompetensi siswa.