Sri Mulyanti
Department Of Nursing, Faculty Of Health, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Indonesia

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Socialization of Growth and Development Stimulation of Toddlers in Posyandu Cadres in Mulyasari Village in the Working Area of Tamansari Health Center Sri Mulyanti; Hani Handayani; Winda Windiani; Tatang Kusmana; Heri Budiawan
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i3.4903

Abstract

The Stimulation Detection and Early Intervention of Growth and Development (SDIDTK) program is one of the main programs of the puskesmas. Several efforts can be made to help children grow and develop optimally. Posyandu as a form of community participation under the Ministry of Health is one of the most basic levels of implementation of public health education and monitoring. The liveliness of posyandu activities is based on the participation of posyandu cadres. The task of posyandu cadres is very important and complex where posyandu activities should not only monitor growth but also monitor development so that early growth and development deviations can be detected. The main problem that is prioritized is the lack of optimal cadres in stimulating the growth and development of toddlers early. Provide assistance to partners, namely posyandu cadres, by providing counseling / health education about toddler growth and development. And socialization of cadres with role play and demonstration media using growth and development assessment sheets (KPSP) directly, this can increase the understanding of cadres in assessing or measuring toddler growth and development. As well as providing training to posyandu cadres as a whole in early detection of toddler growth and development until cadres are able to assess obstacles to toddler growth and development. The output targets of this community service are publications in accredited national journals, publishing articles in mass media, making videos of activities uploaded to YouTube, increasing the knowledge and skills of cadres.
PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH DAN PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI DI MASJID AHMAD DAHLAN GUNUNG TUJUH KELURAHAN SUKARINDIK KECAMATAN BUNGUR SARI KOTA TASIKMALAYA Hani Handayani; Miftahul Falah; Sri Mulyanti; Asep Setiawan; Yuyun Solihatin; Aida Sri; Titin Suhartini; Fitri Nurlina; Hana Ariyani; eu Kardina; Fawwaz Fawwaz; Fitrah Fitrah
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit the silent killer, hal tersebut karena penyakit hipertensi ini bisa menyerang siapa saja baik usia muda maupun usia tua dan penyakit hipertensi ini apabila dibiarkan dan berlangsung lama dapat mengakibatkan kerusakan pada organ tubuh lain seperti jantung, otak, mata dan ginjal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penanganan untuk mengatasi hipertensi. Tujuan pengabdian ini memberikan penyuluhan tentang pencegahan komplikasi penyakit hipertensi. Metode yang digunakan dalam pengabdian melalui ceramah, diskusi dan pemeriksaan tekanan darah. Hasil yang di dapatkan dari total 38 peserta yang dilakukan pengecekan tekanan darah. Ada 5 orang yang termasuk dalam kategori memiliki tekanan darah tinggi dengan rentang sistol 140-170 mmhg dan diastole 100-110 mmhg. Dapat disimpulkan masih ada penderita hipertensi di lingkungan area kelurahan sukarindik. Diharapkan petugas Kesehatan menindak lanjuti segera untuk pasien secara dini.
PELATIHAN KADER DALAM PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH DI KELURAHAN MUGARSARI KEC TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Bayu Brahmantia; Yuyun Solihatin; Sri Mulyanti; Eneng Rini Risnaeni; Reza Supriatna Eka Purnama; Ayang Lusiyanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah merupakan faktor yang amat penting pada sistem sirkulasi. peningkatan atau penurunan tekanan darah akan mempengaruhi homeostatsis di dalam tubuh. Jika sirkulasi darah menjadi tidak memadai lagi, maka terjadilah gangguan pada sistem transportasi oksigen, karbondioksida, dan hasil-hasil metabolisme lainnya. Di lain pihak fungsi organ-organ tubuh akan mengalami gangguan seperti gangguan pada proses pembentukan air seni di dalam ginjal ataupun pembentukan cairan cerebrospinalis dan lainnya. Terdapat dua macam kelainan tekanan darah, antara lain yang dikenal sebagai hipertensi atau tekanan darah tinggi dan hipotensi atau tekanan darah rendah. Tujuan Pengabdian ini untuk melatih kader dalam mengetahui tekanan darah. pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktek pada bulan juni 2022. Hasil pengabdian kader dapat memahami cara pengukuran tekanan darah. Dapat disimpulkan pelatihan ini penting untuk meningkatkan skil kader. Disarankan pelatihan ini bisa dilakukan pada kader di tempat lain.
EDUKASI HAND HYGIENE SEBAGAI PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM MENGHADAPI ADAPTASI KEBIASAAN BARU PANDEMI COVID 19 DI PUSKESMAS TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Hani Handayani; Sri Mulyanti; Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati; Rossy Rosnawanty; Fitri Nurlina; Yuyun Solihatin; Neni Nurhasanah; Ucu Rikmal; Alma Nurazmi Syahidah
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah jenis virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan. Virus ini bermula dari Cina. Novel corona virus merupakan salah satu keluarga dengan virus penyebab SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome). Tanda dan gejala umum infeksi Covid19 antara lain gejala gangguan pernafasan akut seperti demam, batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan, pilek, pneumonia ringan hingga berat. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14 hari. Covid-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui sentuhan fisik dan cairan batuk/bersin. Orang yang paling berisiko tertular penyakit ini adalah orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19. Rekomendasi standar untuk mencegah penyebaran infeksi adalah melalui cuci tangan secara teratur. Berdasarkan hal tersebut edukasi hand hygiene sebagai penerapan protocol kesehatan dalam menghadapi adaptasi kebiasaan baru pandemic covid.19 di Puskesmas Tamansari Kota Tasikmalaya.
SIMULASI TANGGAP DARURAT BENCANA PADA MASYARAKAT DESA SINDANG JAYA KECAMATAN CIKALONG Hani Handayani; Yuyun Sholihatin; Asep Setiawan; Ida Herdiani; Hana Ariyani; Miftahul Falah; Bayu Brahmantia; Neni Sholihat; Saryomo Saryomo; Rossy Rosnawanty; Indra Gunawan; Neni Nuraeni; Ida Rosidawati; Sri Mulyanti; Nina Pamela Sari; Aida Sri Rachmawati; Tatang Kusmana; Fitri Nurlina; Lilis Lismayanti; Nia Restiana; Usman Sasyari; Oni Sahroni
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menjadikannya sebagai negara yang memiliki lebih kurang 17.504 buah pulau dengan luas. daratan 1.922.570 km2 dan luas perairan 3.257.483 km2 atau sekitar 70% luas Indonesia merupakan perairan, sedangkan 30% sisanya merupakan daratan. Namun selain diberkahi oleh kekayaan alam yang melimpah, letak Indonesia yang unik ini pun membawa konsekuensi logis bahwa Indonesia merupakan negara dengan memiliki potensi kerawanan bencana geologi yang cukup tinggi dan tersebar dari ujungbarat pulau Sumatera hingga selatan pulau Papua. Hal ini disebabkan oleh letak geologis Indonesia yang dilalui oleh dua jalur pegunungan muda dunia yaitu Pegunungan Mediterania di sebelah barat dan Sirkum Pasifik sebelah timur (Pasific Ring of Fire) serta berada pada pertemuan tiga lempeng besar dunia yaitu Lempeng Pasifik yang bergerak ke arah baratbaratlaut dengan kecepatan sekitar 10 cm per tahun, Lempeng Indo-Australia yang bergerak keutara-timurlaut dengan kecepatan sekitar 7 cm per tahun, serta Lempeng Benua Eurasia yang bergerak ke arah baratdaya dengan kecepatan 13 cm pertahun
PENANGGULANGAN HIPERTENSI MELALUI EDUKASI HIPERTENSI DAN SCREENING TEKANAN DARAH DI KOTA TASIKMALAYA Nina Pamela Sari; Sri Mulyanti; Aida Sri Rachmawati; Hani Handayani; Fitri Nurlina; Tatang Kusmana; Azril Muzamil; Agung Alwi Ayudiani Prastika
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi masalah kesehatan perlu mendapatkan perhatian karena morbiditas dan mortalitasnya yang tinggi. Badan Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO) menyatakan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang membesar. Pada 2025 mendatang, diproyeksikan sekitar 29% warga dunia terkena hipertensi.Persentase penderita hipertensi saat ini paling banyak terdapat di negara berkembang. Data Global Status Report on Non Communicable Disesases tahun 2010 menyebutkan persentase penderita hipertensi saat ini paling banyak terdapat 40% di negara ekonomi berkembang, sedangkan negara maju hanya 35%. Data statistik terbaru menyatakan bahwa terdapat 24,7% penduduk Asia Tenggara dan 23,3% penduduk Indonesia berusia 18 tahun ke atas mengalami hipertensi pada tahun 2014 (WHO, 2015)
Pendidikan kesehatan tentang menarche pada siswi kelas 4 di SDN 1 Cilolohan Neni nuraeni; Sri mulyanti; Hani Handayani; Ida Herdiani; Asep Setiawan; Indra Gunawan; Muhammad Saefulloh; Nita Nuriwyani; Hilma Putri Maulinda
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.3711

Abstract

Remaja yang mengalami menarche biasanya mengalami ketakutan dan kecemasan. Datangnya haid pertama membuat remaja merasakan kebingungan kesedihan, cemas, stres, sampai dengan mudah marah dan emosional  bahkan tertekan dan menolak terkait datangnya menstruasi. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan unutk meningkatkan pengetahuan tentang menarche dan juga meningkatkan kesiapan siswi kelas 4 SD Negeri 1 Cilolohan dalam mengahdapi menarche pertama. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini dengan pendekatan partisipasif dan komunikasi individual, artinya siswi diajak untuk memahami teori, kemudian dilakukan pendekatan secara person dan didampingi untuk mendukung pelaksanaan praktik. Pengabdian ini dilakukan di SDN 1 Cilolohan pada siswi kelas 4 berjumlah 40 siswa di Kota Tasikmalaya. Hasil yang didapat bahwa terdapat perubahan antara pengetahuan siswi tentang menarche di SDN 1 Cilolohan Kota Tasikmalaya sesudah diberikan pnyuluhan. Dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang menarche efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi untuk menigktakn kesiapan mereka menjelang menarche. Kegiatan ini memperoleh respon yang positif dari pihak sekolah dan juga para siswi yang sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Disarankan guru melakukan Pendidikan kesehatan tentang menarche yang berkala kepada siswi yang akan menjelang menarche pertama
Implementasi Perilaku Hidup Sehat Pada Lansia Di Panti Werda Welas Asih Singaparna Aida Sri Rachmawati; Heri Budiawan; Nina Pamela Sari; Lilis Lismayanti; Hani Handayani; Fitri Nurlina; Ratni; Sri Mulyanti
Balarea: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): BALAREA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/balarea.v2i2.4369

Abstract

Lansia merupakan fase usia akhir dari seorang individu. Usia lansia merupakan usia dimana terjadi perubahan fisik yang bersifat kemunduran baik dari segi fisik, psikologis, yang seringkali menimbulkan dampak pada penurunan kualitas hidup. Faktor lingkungan, perilaku hidup sehat, dan kematangan spiritual, dan mampu menerima terhadap perubahan yang dialaminya  mempengaruhi  seorang lansia  menjalani fase akhir hidupnya agar tetap bahagia. Panti Werdha Welas Asih Singaparna merupakan tempat yang disediakan bagi para lansia yang keluarganya tidak mampu untuk mengurus atau para lansia yang sudah tidak mempunyai tempat tinggal, yang berasal dari daerah dalam dan luar Kabupaten Tasikmalaya. Permasalahan Lansia yang tinggal di Panti Werdha Welas Asih pada umumnnya lansia merasakan kebosanan, dan kurangnya daya dukung keluarga, dan juga keterbatasan dari nutrisi yang kaya akan zat gizi. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan memberikan kenyamanan pada lansia. Metode yang digunakan berupa edukasi tentang perilaku hidup sehat, senam lansia dan  hiburan pada  seluruh penghuni  Panti Werda Welas Asih Singaparna yang berjumlah 4o  orang, Evaluasi berupa  diskusi dan tanya jawab. Hasil didapatkan respon lansia sangat antusias dan merasa senang dengan kegiatan yang sudah dilakukan. Edukasi pada lansia diharapkan dilakukan secara rutin.