Claim Missing Document
Check
Articles

Tantangan Perkembangan Kognitif Siswa Kelas VI dalam Pembelajaran Deep Learning melalui Project-Based Learning Nuryuliyanti; Indah Lestari; Mochamad Widjanarko
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deep learning through Project-Based Learning (PjBL) has become a relevant approach to develop higher-order thinking skills of elementary school students. However, its implementation still faces several challenges, particularly regarding the cognitive development of sixth-grade students. This study aims to analyze the challenges of cognitive development of sixth-grade students in deep learning through Project-Based Learning based on students’ learning experiences and behaviors. This research employed a qualitative approach with a phenomenological study design. The subjects were sixth-grade students and teachers at an elementary school, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that deep learning through PjBL can enhance students’ critical thinking, problem-solving, and reflective skills. Nevertheless, challenges were identified, including differences in students’ abstract thinking abilities, limited learning independence, difficulties in integrating concepts across subjects, and the need for intensive teacher guidance. These findings suggest that successful implementation of deep learning through PjBL requires careful planning, appropriate scaffolding strategies, and continuous teacher support to optimally foster students’ cognitive development.
DINAMIKA DAN TANTANGAN PERKEMBANGAN ANAK DALAM EKOSISTEM PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DI SEKOLAH DASAR: ANALISIS KOGNITIF, SOSIAL-EMOSIONAL, DAN PSIKOLOGIS Indah Sukorini; Mochamad Widjanarko; Indah Lestari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan fenomena perkembangan anak usia sekolah dasar dalam konteks penerapan pembelajaran Deep Learning (Pembelajaran Mendalam). Berbeda dengan pembelajaran permukaan (surface learning) yang menekankan hafalan, Deep Learning menuntut pemahaman konseptual, koneksi antar pengetahuan, dan transfer keterampilan ke dunia nyata. Melalui pendekatan studi literatur dan analisis konseptual, artikel ini menelaah kesiapan perkembangan kognitif siswa SD yang berada pada tahap operasional konkret menuju operasional formal, serta dampak psikologis dan sosial-emosional dari tuntutan kurikulum yang kompleks. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Deep Learning berpotensi mempercepat kematangan kognitif dan keterampilan abad 21 (6C), terdapat fenomena kesenjangan perkembangan (developmental gap) yang memicu kecemasan akademik dan beban kognitif berlebih jika tidak dikelola dengan scaffolding yang tepat. Artikel ini merekomendasikan strategi pedagogis yang menyelaraskan tuntutan Deep Learning dengan zona perkembangan proksimal (ZPD) anak untuk menciptakan lingkungan belajar yang psikologis-aman dan menumbuhkan growth mindset.