Claim Missing Document
Check
Articles

Ekstraksi Fitur Citra Radiografi Thorax Menggunakan DWT dan Moment Invariant: Feature Extraction of Thorax Radiography Image Using DWT and Moment Invariant I Gede Pasek Suta Wijaya; Ditha Nurcahya Avianty; Fitri Bimantoro; Rina Lestari
Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Vol 5 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Informatics Engineering Dept., Faculty of Engineering, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcosine.v5i2.423

Abstract

COVID-19 is an infectious disease caused by the coronavirus family, namely severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). The fastest method to identify the presence of this virus is a rapid antibody or antigen test, but confirming the positive status of a COVID-19 patient requires further examination. Lung examination using chest X-ray images taken through X-rays of COVID-19 patients can be one way to confirm the patient's condition before/after the rapid test. This paper proposes a feature extraction model to detect COVID-19 through chest radiography using a combination of Discrete Wavelet Transform (DWT) and Moment Invariant features. In this case, haar wavelet transform and seven Hu moments were used to extract image features in order to find unique features that represent chest radiographic images as suspected COVID-19, pneumonia, or normal. To find out the uniqueness of the proposed features, it is coupled with the kNN and generic ANN classification techniques. Based on the performance parameters assessed, it turns out that the wavelet-based and moment invariant thorax radiographic image feature model can be used as a unique feature associated with three categories: Normal, Pneumonia, and Covid-19. This is indicated by the accuracy value of 82.7% in the kNN classification technique and the accuracy, precision, and recall of 86%, 87%, and 86% respectively with the ANN classification technique.
IMPLEMENTASI METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK UNTUK PENGENALAN HURUF AKSARA SASAK PADA ANDROID Reza Rismawandi; I Gede Pasek Suta Wijaya; Gibran Satya Nugraha
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 4 No 1 (2022): March 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v4i1.132

Abstract

Huruf aksara merupakan salah satu warisan dari suku sasak dan perlu untuk dijaga keberadaannya, salah satunya adalah aksara sasak. seiring berkembangnya zaman huruf aksara sasak mulai semakin jarang dipelajari untuk itu diperlukan cara agar tetap dapat lestari diantaranya dengan membuat mesin untuk mengenali aksara sasak. Pada penelitian ini akan mengenali huruf aksara sasak dari model CNN yang telah dilatih untuk diimplementasikan ke perangkat android. CNN merupakan suatu model pembelajaran mesin yang dapat digunakan untuk melakukan klasifikasi pada suatu gambar. Dataset yang digunakan yaitu sebanyak 10.800 yang terdiri dari 5400 data tulisan tangan yang diambil pada empat kategori yaitu SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Pada penelitian ini model terbaik yang diperoleh menghasilkan akurasi sebesar 99.31%. Hasil implementasi model ke android diujikan kepada 45 responden dan memperoleh rata-rata akurasi sebesar 80.83% dengan akurasi tertinggi 95.56% dan terendah sebesar 51.11%. Hasil akurasi yang diperoleh dipengaruhi oleh bentuk tulisan pada perangkat android.
OPTIMALISASI PENGENALAN WAJAH BERBASIS LINEAR DISCRIMINANT ANALYSIS DAN K-NEAREST NEIGHBOR MENGGUNAKAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION Muhammad Husnul Ramdani; I Gede Pasek Suta Wijaya; Ramaditia Dwiyansaputra
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 4 No 1 (2022): March 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v4i1.167

Abstract

Face is a biometric feature that can be identified by most people in the world. Digital images of faces can be utilized by computer systems for the purpose of recognizing one's identity. In doing facial recognition, computers need the right method to get high accuracy with good computation time. In this study, the Linear Discriminant Analysis (LDA) feature extraction method and the K-Nearest Neighbor (KNN) classification method were implemented using the Particle Swarm Optimization (PSO) method for feature selection. The dataset used in this study is the ORL database of 400 face images taken from 40 different people and each person has 10 face images. Based on the test results, the highest accuracy obtained by LDA and KNN is 70.00% with a computation time of 0.2233s, while LDA and KNN based on PSO get the highest accuracy of 71.67% with a computation time of 0.1224s. So, it can be concluded that there is an increase in accuracy after the application of PSO, which is 1.67% and saves computation time by 0.1009s. An increase in accuracy indicates that PSO is able to select the best features correctly and is feasible to be processed at the time of classification.
KLASIFIKASI JENIS DAN TINGKAT KEMATANGAN BUAH PEPAYA BERDASARKAN FITUR WARNA, TEKSTUR DAN BENTUK MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE Lidia Ardhia Wardani; I Gede Pasek Suta Wijaya; Fitri Bimantoro
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 4 No 1 (2022): March 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v4i1.171

Abstract

Differences in the type of papaya fruit and the level of maturity of ripe and unripe papayas can be seen from the color, texture and shape. Manually, consumers can check by looking at the condition of the papaya fruit based on its distinguishing characteristics. This manual method can of course produce different conclusions for each person. Errors also often occur because this manual method is very dependent on understanding the characteristics of papaya fruit and the level of accuracy. Therefore, we need a system that can classify the type and level of maturity automatically. In this research, a system is developed that can classify types and levels of maturity based on color, texture and shape features using the Support Vector Machine (SVM) method. The statistical approach method and the GLCM method are used in the feature extraction process. Color features in the HSI and YCbCr color spaces, texture features with GLCM and Horizontal Vertical Projection Integral shape features. The total data used in this study were 600 images of papaya fruit which were divided into training data and test data. The highest accuracy for the Bangkok dataset is obtained on the HSI feature, which is 66%, while for the California dataset it is obtained on the HSI feature, which is 65%.
SISTEM DETEKSI KUALITAS SEMANGKA BERDASARKAN PENDARAN WARNA DAN MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) Fadilah .; IGede Pasek Suta Wijaya; Fitri Bimantoro
DIELEKTRIKA Vol 5 No 2 (2018): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.269 KB) | DOI: 10.29303/dielektrika.v5i2 Agustus.173

Abstract

Pengenalan kualitas buah menggunakan pengolahan dan deteksi citra merupakan tahap baru dalam perkembangan sistem pendeteksian kualitas produk buah. Ciri-ciri yang lebih rinci dan kompleks dari suatu objek dapat dicari dengan bantuan teknik pengolahan citra. Dalam penelitian ini 140 sample citra buah semangka masuk ke dalam proses bloking serta normalisasi intensitas sebelum masuk ke sistem klasifikasi. Metode linier support vector machine (SVM) dipergunakan untuk mengklasifikasi semangka dengan fitur berupa nilai statistic HSI citra. Metode tersebut sebelumnya telah baik dalam pengenalan kualitas kedelai.Berbeda dengan hasil penelitian pada kedelai, hasil akurasi rata-rata sebesar 60% menunjukkan bahwa sebaran data citra buah semangka begitu kompleks dan diperlukan metode yang lebih baik dalam menangani masalah ini. Kesamaan citra semangka antar kelas menyebabkan sebaran data yang seharusnya untuk tiga kelas hanya terkumpul pada dua kelas. Diperlukan penelitian khusus pada citra semangka untuk mendapatkan fitur yang lebih baik. . Kata Kunci: SVM; Klasifikasi citra; Normalisasi intensitas; Bloking, Kualitas buah
Pemanfaatan Free Apps dan Open-source Software sebagai Alternatif Pembelajaran Online SD Negeri 1 Terong Tawah Arik Aranta; I Gede Pasek Suta Wijaya; Ario Yudo Husodo; Fitri Bimantoro; Gibran Satya Nugraha; Muhammad Khaidar Rahman
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 5 No 3 (2021): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v5i3.518

Abstract

SD Negeri 1 Terong Tawah is an elementary school with an A accreditation and has implemented the 2013 curriculum (K-13). Along with implementing learning from home during the Covid-19 Pandemic, SDN 1 Terong Tawah has not implemented e-learning due to limited resources. Not all students have adequate devices to access the internet. This causes the learning process to be not optimal. In addition, the teachers of SD Negeri 1 Terong Tawah and academic staff are not familiar with online learning. In this case, the teachers are required to be able to manage creative content so that the online-based learning media that is applied can be easily understood and enjoyable to use, and no less important. The application is used, which must answer the problem, where every student does not all have a smartphone device. Through training activities on the use of e-learning that is open source, it is expected to be a solution that can answer the questions faced, where the applications developed are free media and can be opened on various internet-connected devices such as laptops/computers/smartphones, are web-based so that no installation process required.
PENGENALAN TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS (IOT) UNTUK MENYELESAIKAN PERMASALAHAN DI SEKITAR BAGI SISWA-SISWI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 7 MATARAM Ariyan Zubaidi; I Gede Pasek Suta Wijaya; Budi Irmawati; I Wayan Agus Arimbawa
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i1.193

Abstract

Penggunaan internet mengalami perubahan, tidak hanya untuk bertukar data melalui perangkat-perangkat yang sudah umum digunakan, seperti personal computer (PC), laptop, atau smartphone, namun beralih ke berbagai peralatan yang ada di lingkungan manusia. Konsep ini dikenal dengan Internet of Things (IoT). IoT didefinisikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari jaringan sensor, aktuator, dan objek pintar yang bertujuan untuk menyambungkan semua barang, termasuk objek sehari-hari dan yang ada di industri, dengan suatu cara sehingga membuatnya menjadi pintar, bisa diprogram, dan mampu untuk berinteraksi dengan manusia. IoT telah banyak diimplementasikan di berbagai bidang seperti pada kota cerdas (smart city), smart healtcare, smart agriculture, smart education, dan bidang lainnya. Perkembangan IoT juga dirasakan di Indonesia yang saat ini juga terus menyebarkan teknologi internet melalui berbagai usaha yang dilakukan oleh pemerintah, sehingga internet dapat menjangkau berbagai daerah. Pemberian pemahaman mengenai konsep IoT untuk memecahkan berbagai masalah di sekitar perlu dilakukan sejak bangku sekolah, dari pemahaman tersebut diharapkan timbul keinginan untuk mendalami bidang tersebut. Pada program pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan penyuluhan mengenai teknologi IoT yang dilakukan di SMA N 7 Mataram. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan materi pengenalan mengenai teknologi IoT dan melakukan unjuk kerja beberapa prototipe teknologi IoT yang dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Informatika. Siswa-siswi sangat antusias dengan kegiatan ini, hal ini diperlihatkan dengan aktifnya siswa-siswa pada sesi tanya jawab dan ingin melihat secara dekat prototipe teknologi IoT yang didemokan.
PENYULUHAN TENTANG INTERNET SEHAT DAN ETIKA-NYA UNTUK MASYARAKAT DESA SURANADI KABUPATEN LOMBOK BARAT PROVINSI NTB I Gede Pasek Suta Wijaya; Ida Bagus Ketut Widiartha; Fitri Bimantoro; Ario Yudo Husodo; Gibran Satria Nugraha
Jurnal Abdi Insani Vol 6 No 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v6i3.259

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet telah menjadi primadona dan sumber informasi utama dalam komunikasi antar manusia. Jaringan internet juga telah menyebabkan dunia seolah tanpa jarak dan batas. Internet dengan cepatnya merambah ke berbagai aspek kehidupan mulai dari kalangan bisnis, masyarakat umum, dan pencari berita. Kelebihan jaringan internet tersebut beriring dengan kelemahannya yang juga dapat menimbulkan permasalahan baru. Jika dikaitkan dengan kontennya maka internet menyedia informasi baik yang bersifat positif maupun negatif. Informasi negatif berbasis jaringan internet ini meliputi judi, pornografi, berita hoax, pembulian,dan lain sebagainya. Konten-konten negatif ini sangat berbahaya bagi masyarakat khususnya bagi generasi muda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menghindari pengaruh–pengaruh negatif yang muncul akibat penggunaan internet. Topik utama yang diangkat dalam kegiatan ini adalah tentang pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi bagi masyarakat pada era globalisasi, khususnya tentang internet sehat dan etika berkomunikasi di dunia Maya. Kegiatan penyuluhan ini dilaksankan di Desa Suranadi, Kabupaten Lombok Barat. Penyuluhan yang dilakukan meliputi pemaparan materi oleh berbagai narasumber mengenai dampak positif dan negatif dari internet, serta tips memperolah keuntungan atau penghasilan yang bersumber dari internet. Hasil yang didapatkan adalah masyarakat Desa Suranadi sebagian besar belum benar-benar memahami cara ber-internet secara sehat dan baik, sehingga pelatihan-pelatihan seperti ini perlu dilakukan secara terus-menerus baik di Desa Suranadi maupun desa-desa lainnya di Kabupaten Lombok Barat
PEMANFAATAN MEDIA OPEN SOURCE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 SD NEGERI 1 TERONG TAWAH Arik Aranta; I Gede Pasek Suta Wijaya; Ario Yudo Husodo; Fitri Bimantoro; Gibran Satya Nugraha; Haidra Rahman
Jurnal Abdi Insani Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v8i2.417

Abstract

SD Negeri 1 Terong Tawah merupakan sebuah Sekolah Dasar yang memiliki akreditasi A dan telah menerapkan kurikulum 2013 (K-13), Sekolah Dasar tersebut menurut data yang tercatat pada data Kemendikbud memiliki 10 Guru, 136 siswa laki-laki, 102 siswa perempuan 6 ruang kelas 1 perpustakaan dan masih belum memiliki akses internet. Seiring dengan penerapan belajar dari rumah pada masa Pandemi Covid-19, SDN 1 Terong Tawah belum menerapkan pembelajaran berbasis e-learning, Saat ini pembelajaran berbasis e-learning memiliki berbagai macam bentuk, seperti dapat melalui media website yang didaftarkan oleh sekolah ke-penyedia domain atau bekerjasama dengan mitra, namun yang dalam hal ini memerlukan kebijakan khusus dalam proses implementasinya dikarenakan diperlukan biaya yang khusus dalam pengelolaan dan perawatannya atau proses instalasi aplikasinya. Selain hal tersebut para Guru SD Negeri 1 Terong Tawah dan Staff akademik belum terbiasa dalam pembelajaran secara daring, dikarenakan dalam hal ini para guru dituntut untuk dapat mengelola konten kreatif agar media pembelajaran berbasis online yang diterapkan dapat mudah dipahami dan menarik digunakan, dan tidak kalah penting aplikasi digunakan dimana harus dapat menjawab permasalahan, dimana setiap peserta didik yang tidak semua memiliki perangkat smartphone. setelah dilakukan pengabdian para Guru SD Negeri 1 Terong Tawah merasa kegiatan ini sangat diperlukan dalam proses pembelajaran pada siswa, dan dapat dijadikan alternatif dalam menjawab persoalan dimana siswa-siswi tidak semua memiliki perangkat smartphone, dari 12 peserta yang mengikuti pelatihan ini yang terdiri dari 3 poin penilaian, kurang bermanfaat, cukup bermanfaat dan sangat bermanfaat, seluruh peserta atau 100% menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, serta keseluruhan Guru SD yang dilatih mengharapkan pelatihan serupa dilaksanakan kembali untuk meningkatkan pemahaman penggunaan media online.
Face Recognition Using Holistic Features and Simplified Linear Discriminant Analysis I Gede Pasek Suta Wijaya; Keiichi Uchimura; Gou Koutaki
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 10, No 4: August 2012
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper proposed an alternative approach to face recognition algorithm that is based on global/holistic features of face image and simplified Linear Discriminant Analysis (LDA). The proposed method can overcome main problems of the conventional LDA in terms of large processing time for retraining when a new class data was registered into the training data set. The holistic features of face image were proposed as dimensional reduction of raw face image. While, the simplified LDA which is the redefinition of between class scatter using constant global mean assignment was proposed to decrease time complexity of retraining process. In order to know the performance of the proposed method, several experiments were performed using several challenging face databases: ORL, YALE, ITS-Lab, INDIA, and FERET database. Furthermore, we compared the developed algorithm experimental results to the best traditional subspace methods such as DLDA, 2DLDA, (2D)2DLDA, 2DPCA, and (2D)22DPCA. The experimental results show that the proposed method can solve the retraining problem of the conventional LDA indicated by requiring short retraining time and stable recognition rate. DOI: http://dx.doi.org/10.11591/telkomnika.v10i4.1258
Co-Authors Adi Sugita Pandey Afwani, Royana Agitha, Nadiyasari Ahmad Musnansyah Ahmad Zafrullah Mardiansyah Akhyar, Halil Albar, Moh. Ali Aldian Wahyu Septiadi Andy Hidayat Jatmika Anita Rosana MZ Annisa Mujahidah Robbani Anugrah, Febrian Rizky Aprilla, Diah Mitha Aranta, Arik Ariessaputra, Suthami Arik Aranta Arik Aranta Ario Yudo Husodo Ario Yudo Husodo Ario Yudo Husodo Ario Yudo Husodo Ario Yudo Husodo Ario Yudo Husodo Ario Yudo Husodo, Ario Yudo Ariyan Zubaidi Ariyan Zubaidi Awaluddin Ayu Rezki Azizah Arif Paturrahman Belmiro Razak Setiawan Budi Irmawati Budi Irmawati Bulkis Kanata Chaerus Sulton Chandra Adiguna Chandra Adiguna Cipta Ramadhani Darmawan, Riski David Arizaldi Muhammad Dedi Ermansyah Dina Juliani U M, Eka Ditha Nurcahya Avianty Dwitama, Aditya Perwira Joan Dwiyansaputra, Ramaditia Eet Widarini Fa'rifah, Riska Yanu Fachry Abda El Rahman Fadilah . Fahmi Syuhada Faqih Hamami Farhan Yakub Bawazir Fiena Efliana Alfian Firdaus, Asno Azzawagaam Fitrah, Muhammad Dinul Fitri Bimantoro Gibran Satria Nugraha Gibran Satya Nugraha Gibran Satya Nugraha Gibran Satya Nugraha Gibran Satya Nugraha Gibran Satya Nugraha Gou Koutaki Gunawan Haidra Rahman Halil Akhyar Hamidi, Mohammad Zaenuddin Hendy Marcellino Heri Wijayanto Heri Wijayanto Heri Wijayanto Hidayat, Lalu Ramdoni I B K Widiartha I Gde Putu Wirarama Wedaswhara W. I Made Budii i Suksmadana I Made Subiantara Putra I Putu Teguh Putrawan I Wayan Agus Arimbawa I Wayan Agus Arimbawa I Wayan Agus Arimbawa, I Wayan Agus Ida Bagus Ketut Widiartha Ida Bagus Ketut Widiartha Ida Bagus Ketut Widiartha Ida Nyoman Tegeh Adnyana Imam Arief Putrajaya Jayusman, Dirga Kadriyan, Hamsu Kansha, Lyudza Aprilia Keeichi Uchimura Keiichi Uchimura Keiichi Uchimura L. A. Syamsul Irfan Lalu Sweta Arif Lalu Zulfikar Muslim Lidia Ardhia Wardani Made Agus Dwiputra Mayzar Anas Maz Isa Ansyori Mega Laely Moh Ali Albar Moh. Ali Albar Muhamad Nizam Azmi Muhamad Syamsu Iqbal Muhammad Daden Kasandi Putra Wesa Muhammad Husnul Ramdani Muhammad Khaidar Rahman Muhammad Mukaddam Alaydrus Muhammad Naufal Rizqullah Muhammad Syulhan Al Ghofany Mulyana, Heru Murpratiwi, Santi Ika Mustiari, Mustiari Ni Nyoman Citariani Sumartha Ni Nyoman Kencanawati Nisa, Aisyah Khairun Novian Maududi Novita Nurul Fakhriyah Nugraha, Gibran Satya Nurhalimah Nurhalimah Obenu, Juanri Priskila Pahrul Irfan Pahrul Irfan Pandu Deski Prasetyo Putra, Chairul Fatikhin Rahmatin, Baiq Anggita Arsya Ramaditia Dwiyansaputra Ramaditia Dwiyansaputra Ramaditia Dwiyansaputra Ramdhani, Ghina Kamilah Ramlah Nurlaeli Rani Farinda Reza Rismawandi Rina Lestari Riska Yulianti Ristirianto Adi Romi Saefudin Rosalina Rosalina Salsabila Putri Rajani Said Santi Ika Murpratiwi Saputra, Muhammad Harpan Teguh Satya Nugraha, Gibran Selvira Anandia Intan Maulidya Setiawan, Lalu Rudi Siti Faria Astari Sri Endang Anjarwani Sri Endang Anjarwani Sri Endang Arjarwani Suhada, Destia Suksmadana, I Made Budi Sulfan Akbar Syaifullah Syaifullah Topan Khrisnanda Tri Erna Suharningsih Ulandari, Alisyia Kornelia Wahyu Alfandi Widodo, Agung Mulyo Wirarama Wedashwara Wisnujati, Andika Yogi Permana Yudo Husodo, Ario Zafrullah, Ahmad Zakiyah Rahmiati Zubaidi, Ariyan Zuhraini, Marlia Zul Rijan Firmansyah