Claim Missing Document
Check
Articles

ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAUN BINAHONG SERTA APLIKASINYA SEBAGAI HAND SANITIZER Veronita, Fanna; Wijayati, Nanik; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i2.12142

Abstract

Daun Binahong merupakan salah satu tanaman obat tradisional, karena memiliki kandungan senyawa flavonoid yang dapat digunakan sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya senyawa flavonoid dan daya antibakteri ekstrak daun binahong terhadap bakteri Escherichia coli dan bakteri Staphylococcus aureus serta memformulasi menjadi sediaan hand sanitizer. Metode penelitian dimulai dengan maserasi sampel menggunakan pelarut n-heksana dan etanol, kemudian isolasi menggunakan pelarut etil asetat dan air. Identifikasi senyawa flavonoid dilakukan menggunakan spektrofotometer Forier Transform Infrared (FT-IR) dan spektrofotometer Ultra Violet-Visible (UV-Vis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak hasil isolasi daun binahong diduga merupakan senyawa flavonoid golongan auron. Esktrak daun binahong memiliki daya hambat terhadap bakteri E.coli dan S.aureus. Sedangkan hand sanitizer daun binahong memiliki aktivitas antibakteri terhadap E.coli dan tidak memiliki daya hambat terhadap bakteri S.aureus.
Biotransformasi α-Pinena Menggunakan Bacillus subtilis Susanto, Aris Tri; Wijayati, Nanik; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.13905

Abstract

Reaksi biotransformasi α-pinena oleh mikroorganisme menghasilkan beberapa senyawa yang berharga. Banyak mikroorganisme yang dapat digunakan untuk mengonversi α-pinena secara spesifik, salah satunya adalah Bacillus subtilis. Kultur Bacillus subtilis diuji aktivitasnya dalam mengonversi α-pinena menjadi senyawa turunannya. Uji aktivitas Bacillus subtilis berdasarkan sumber karbon utama dan lama waktu inkubasi. Sumber karbon utama yang digunakan pada medium biakan adalah sorbitol dan glukosa. Variasi lama waktu inkubasi berdasarkan fase hidup Bacillus subtilis yaitu 8, 10, dan 12 jam. Substrat α-pinena dikonversi menjadi senyawa turunannya yang dianalisis menggunakan FT-IR, GC (Gas Chromatography), dan GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrometry). Berdasarkan hasil reaksi biotransformasi, glukosa lebih baik daripada sorbitol sebagai sumber karbon utama dengan menghasilkan pada lama waktu inkubasi 12 jam. Hasil reaksi biotransformasi α-pinena oleh Bacillus subtilis ialah senyawa alkohol turunan α-pinena dengan kadar 67,69%. Kata Kunci : α-pinena, biotransformasi, Bacillus subtilis.
Uji Aktivitas Patchouli dan 1,8-Sineol sebagai Antifungi Trichophyton rubrum Romawati, Carolina; Cahyono, Edy; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.15680

Abstract

Patchouli alkohol merupakan senyawa yang diisolasi dari minyak nilam dan mempunyai aktivitas biologi sebagai antifungi. Sedangkan 1,8-sineol merupakan senyawa yang diisolasi dari minyak kayu putih dan juga memiliki aktivitas sebagai antifungi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kadar patchouli alkohol dan 1,8-sineol dari destilasi fraksinasi pada minyak nilam dan minyak kayu putih serta mengetahui aktivitasnya sebagai antifungi Trichophyton rubrum. Identifikasi komponen dan kadar senyawa aktif pada minyak nilam dan minyak kayu putih dilakukan dengan menggunakan GC-MS. Kadar patchouli alkohol dan 1,8-sineol hasil isolasi dianalisis menggunakan GC. Kadar patchouli alkohol dan 1,8-sineol hasil isolasi sebesar 34,96% dan 88,79%, hasil isolasi dianalisis menggunakan FT-IR untuk mengetahui gugus fungsi. Uji aktivitas antifungi dilakukan dengan metode difusi perforasi, hasil daya hambat terbesar diameter 15,00 mm pada waktu 24 jam dan diameter 16,50 mm pada waktu 48 jam pada campuran senyawa 1,8-sineol dan patchouli alkohol dengan perbandingan 2:1.
Aktivitas Katalitik P2O5-Zeolit Alam pada Reaksi Hidrasi Terpentin menjadi α-Terpineol Hidayah, Nur; Wijayati, Nanik; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.15691

Abstract

Kandungan α-pinena tinggi yang diturunkan menjadi α-terpineol dapat meningkatkan nilai jual terpentin. Pembentukan α-terpineol melalui reaksi hidrasi terpentin terjadi dengan bantuan katalis. Katalis berasal dari perpaduan katalis homogen dan heterogen yaitu asam fosfat dan zeolit alam teraktivasi (P2O5-zeolit alam). Karakterisasi katalis P2O5-zeolit alam meliputi uji kristalinitas dengan XRD, analisis gugus fungsi dengan FT-IR serta uji keasaman dengan metode gravimetri. Reaksi hidrasi dilakukan dalam reaktor batch dengan variasi waktu (120, 240, 360, 480 menit) dan jenis katalis (H3PO4, H-zeolit alam, P2O5-zeolit alam). Modifikasi katalis dengan mengembankan P2O5 tidak merubah struktur kristal H-zeolit alam. Hasil reaksi hidrasi dianalisis menggunakan FT-IR, GC dan GC-MS. Kondisi optimum reaksi hidrasi pada penggunaan katalis H3PO4 10% dan P2O5-zeolit alam 40% dengan waktu reaksi 480 menit menghasilkan kadar selektivitas α-terpineol sebesar 61,81% dan 5,25%. Katalis H3PO4 lebih efektif digunakan pada reaksi hidrasi terpentin dibandingkan katalis P2O5-zeolit alam berdasarkan aktivitas katalitiknya. Kata Kunci: Minyak terpentin, reaksi hidrasi, H3PO4, P2O5-zeolit alam.
Pembuatan dan Karakterisasi Bioplastik dari Pati Biji Alpukat-Kitosan dengan Plasticizer Sorbitol Afif, Muhammad; Wijayati, Nanik; Mursiti, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i2.20810

Abstract

Salah satu upaya untuk mengatasi masalah sampah plastik sintetik adalah pembuatan bioplastik. Biji alpukat dapat digunakan sebagai bahan dasar bioplastik karena kandungan patinya cukup tinggi. Bioplastik berbahan dasar pati biji alpukat memberikan karakteristik sifat mekanik yang rendah sehingga perlu ditambahkan kitosan dan sorbitol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rasio massa optimal dari pati biji alpukat-kitosan dan penambahan sorbitol optimal yang menghasilkan bioplastik dengan karakteristik sifat mekanik terbaik. Penelitian ini terdiri dari ekstraksi pati dari biji alpukat beserta karakterisasinya, pembuatan bioplastik, uji mekanik, uji daya serap air, dan uji biodegradasi. Hasil penelitian menunjukkan rasio massa pati biji alpukat : kitosan (3:2) menghasilkan bioplastik dengan karakteristik sifat mekanik terbaik dengan nilai kuat tarik 6,40 MPa, elongasi 6,87%, elastisitas 0,93 MPa, daya serap air 120,86% pada suhu 26°C dan 127,32% pada suhu 50°C. Pada variasi penambahan sorbitol didapatkan bioplastik dengan karakteristik sifat mekanik terbaik pada penambahan sorbitol 3 mL dengan nilai kuat tarik 2,28 MPa, elongasi 17,58%, elastisitas 0,13 MPa, daya serap air 88,23% pada suhu 26°C dan 87,39% pada suhu 50°C, serta persen degradasi 41,35%.
Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Flavonoid dari Rimpang Temu Kunci (Kaempferia pandurata Roxb.) terhadap Streptococcus mutans Handayani, Siti; Mursiti, Sri; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i2.20914

Abstract

Fingerroot (Kaempferia pandurata Roxb.) is one other from varient traditional medicine plant was many grow in Indonesia. This plant had many compounds of secondary metabolite that used for antibacterial. The other one bacterial causing tooth plaque was tooth and mouth diseases which many alert by Indonesians. The most roling bacterial in causing it is Streptococcus mutans. The study aims to determine isolation flavonoid compound and the activity to inhibit bacterial growth. The compound obtained with isolates the fingerroot using coloumn chromatography was extracted with maseration method. Coloumn chromatography result analized with UV-Vis and FTIR spectrofotometre. Antibacterial activity method is agar difusion using paper disk. The results showed that isolation compound is flavanone, that is 6.7.3’.4’-tetrahidroxy flavanone. Activity showed that flavanone is resistent against Streptococcus mutans and have lower activity than ethanol extract samples amount 1.85 mm.
Reaksi Isomerisasi α-Pinena Minyak Terpentin dengan Katalis Zr-Zeolit Alam menggunakan Microwave Hutasoit, Parpulungan; Wijayati, Nanik; Mahatmanti, F. Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i2.24343

Abstract

In efforts to increase economic value of turpentine oil is perform transformation of α-pinena into derivation through isomerization reaction. Catalytic isomerization reaction use catalysts Zr-Natural zeolite and characterization the catalyst include analysis of crystallinity by X-Ray Diffraction (XRD) and Surface Area Analyzer (SAA). Isomerization reaction in the microwave with 10 mL turpentine oil reacted and 0.5 g catalysts. The reaction conduct by the variation of the microwave power 320, 480, and 640 watts and variation of reaction time of 5, 10, 15, 20, and 25 minutes. The reaction products of the compounds tested using IR, GC, and GC-MS. The result research gain isomers such as camphene, 3-carene, α-terpinene, limonene, p-cymene, β-pinene, and terpinolene. Increase power the microwave yields increase the concentration of the compound isomers product, whereas the reaction time to increase conversion α-pinena into isomer compound. The ideal condition in study, found to be microwave power of 640 watts and 15 minutes, yield conversion of α-pinene 29.907 %.
Sintesis Natrium Lignosulfonat Berbasis Lignin Pelepah Salak Pondoh (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) Muharom, Sidik; Sudarmin, Sudarmin; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i3.25883

Abstract

Pelepah salak (Salacca zalaacca (Gaertner) Voss) merupakan salah satu tanaman yang mengandung lignin dan tersedia dalam jumlah banyak namun belum banyak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan lignin pada pelepah salak pondoh sebagai bahan sintesis menjadi natrium lignosulfonat dan menguji aktivitasnya sebagai agen pendispersi. Isolasi lignin dilakukan dengan metode Kraft pulping dengan natrium hidroksida sebagai katalis. Isolat lignin selanjutnya diuji menggunakan spektrofotometer Fourier Transform Infra-Red (FT-IR). Sintesis dilakukan dengan metode sulfonasi menggunakan instrumen refluks dengan natrium bisulfit sebagai bahan pendonor ion sulfat. Hasil sintesis selanjutnya dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FT-IR dan UV-Vis serta diuji aktivitasnya sebagai agen pendispersi pasta gipsum. Data FT-IR lignin isolat menunjukkan kemiripan dengan lignin standar, dan natrium lignosulfonat dengan rasio pembuatan 6:5 menunjukkan serapan di semua gugus fungsi utama pada lignosulfonat yaitu alkena, sulfat, asam karboksilat, dan ester . Hasil UV-Vis pada rasio pembuatan 3:5 menunjukkan kemurnian sebesar 46,71%. Kemampuan dispersi natrium lignosulfonat optimal diperoleh pada rasio 6:5 penambahan 0.20% dengan kenaikan laju aliran sebesar 20%.
Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Biji Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Sediaan Gel Hand Sanitizer Oktaviana, Sella; Mursiti, Sri; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i2.27781

Abstract

ABSTRAK Oktaviana, Sella. 2018. Uji Aktivitas Antibakteri dari Ekstrak Biji Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dan Sediaan Gel Hand Sanitizer. Skripsi. Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Dr. Sri Mursiti, M.Si; Dr. Nanik Wijayati, M.Si Kata kunci: Biji Mengkudu, Antibakteri, Gel hand sanitizer, Alkaloid Kesehatan merupakan aspek yang sangat penting bagi kehidupan. Berbagai jenis virus, bakteri, dan jamur menempel ke tangan setiap hari melalui kontak fisik. Penggunaan antiseptik gel tangan yang mudah dan praktis ini semakin diminati oleh masyarakat, penggunaan bahan kimia dalam sediaan pembersih tangan gel memiliki efek samping yang berbahaya dan dapat mengiritasi kulit. Biji mengkudu mengandung senyawa aktif yaitu senyawa alkaloid, tanin, saponin dan glikosida jantung, sehingga mereka memiliki aktivitas antibakteri. Isolasi alkaloid telah dilakukan pada ekstrak etanol biji mengkudu dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut etil asetat. Pengujian aktivitas antibakteri pada ekstrak etanol biji mengkudu sebelum diformulasi terhadap bakteri E. coli dengan konsentrasi 0,5%; 1,0%; 1,5%; 100% sebesar 0,42 mm, 1,27 mm, 2,15 mm, 5,98 mm dan pada bakteri S. aureus sebesar 0 mm, 0,8 mm, 1,03 mm, 5,97 mm. Sedangkan pengujian aktivitas antibakteri sesudah diformulasi pada ekstrak etanol biji mengkudu terhadap bakteri E. coli dengan konsentrasi 0,5%; 1,0% dan 1,5% memiliki area penghambatan sebesar 1,02 mm, 2,65 mm, 4,68 mm dan pada bakteri S. aureus sebesar 0,03 mm, 1,37 mm, 2,82 mm. Pengujian aktivitas antibakteri pada ekstrak etanol biji mengkudu sesudah diformulasi dengan konsentrasi 0,5%; 1,0% dan 1,5% menunjukkan area penghambatan terbesar terjadi pada konsentrasi 1,5% untuk bakteri E. coli sebesar 4,68 mm dan terhadap bakteri S.aureus sebesar 2,82 mm. Analisis senyawa dalam ekstrak etanol dan ekstrak etil asetat biji mengkudu menggunakan FT-IR, ekstrak etil asetat dianalisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Senyawa yang diduga memiliki aktivitas antibakteri dalam ekstrak etanol biji mengkudu adalah senyawa senyawa alkaloid indol.
Identifikasi Senyawa Kimia Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) dan Uji Aktivitas Antioksidannya dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1- Pikrilhidrasil) Asbanu, Yoseanno Widi Anugrah; Wijayati, Nanik; Kusumo, Ersanghono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i3.29330

Abstract

Metode maserasi bertingkat dengan variasi pelarut bertujuan untuk mengekstraksi komponen senyawa kimia simplisia berdasarkan kepolarannya. Daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung senyawa asetogenin dan flavonoid. Senyawa golongan flavonoid diketahui mempunyai kemampuan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa utama ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) dan aktivitas antioksidannya terhadap radikal bebas 2,2-Difenil-1-Pikrilhidrasil (DPPH). Metode ekstraksi daun sirsak (Annona muricata L.) menggunakan metode maserasi bertingkat dengan variasi pelarut n-heksana (non polar), etil asetat (semi polar), metanol (polar). Identifikasi senyawa kimia ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) dianalisis menggunakan spektrofotometer FTIR, UV-Vis, dan GC-MS, kemudian uji antioksidannya menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukan ekstrak metanol daun sirsak (Annona muricata L.) mengandung 12 senyawa dengan persen area yang besar diantaranya kaempferol, asam heksadekanoat, isopulegol, 5-metil-2-(1-metiletenil) sikloheksanol, asam oktadekanoat. Senyawa yang berperan sebagai antioksidan seperti kaempferol, asam oktadekanoat, asam heksadekanoat, metil 9-oksononanoat, propil 2,3-dihidroksi 9- oktadekenoat, dan etil 2-hidroksi-1-(hidroksimetil) heksadekanoat. Ekstrak etil asetat dan metanol daun sirsak (Annona muricata L.) memiliki aktivitas antioksidan dengan IC50 masing masing sebesar 56,894 ppm dan 24,895 ppm.
Co-Authors - Jumaeri -, Solikhah A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adi Suryanto Afifaturrochmah, Lutfi Agnes Juniarti Chastelyna, Agnes Juniarti Agung Tri Prasetya Agus Yuwono Ali Djamhuri Aluintany, Vitasha Geushiria Amalina, Nur Dina Anggriani, Frida Anggy Rinela Sulistya Rini, Anggy Rinela Sulistya Anita Harum Sari Antonius Tri Widodo Arief Rohman Arina Marissa, Arina Arofah, Barorotul Ulfah Aryono Adhi, Aryono Asbanu, Yoseanno Widi Anugrah Carnawi, Carnawi Christina Astutiningsih Christina Astutiningsih Didik Prasetyoko Drastisianti, Apriliana Dyah Rini Indriyanti Edy Cahyono Eko Budi Susatyo Ella Kusumastuti, Ella Ellianawati, Ellianawati Endang Susilaningsih Enny Ratnaningsih Enny Ratnaningsih Erika Wijayanti Ersanghono K. Ersanghono K., Ersanghono Ersanghono Kusuma Ersanghono Kusumo, Ersanghono F Widhi Mahatmanti Fanny Firman Syah, Fanny Firman Fathur Rokhman Fera Gustri Ariani, Fera Gustri Firstyarikha Habibah, Firstyarikha G, Agnesya Putri Harjito - Harjito Harjito Harjono Harjono Harmanto Harmanto Harno Dwi Pranowo Harno Dwi Pranowo Heri yanto Hertiana, Dita Setya Hertiana, Dita Setya Husna Amalana, Husna Hutasoit, Parpulungan Hutasoit, Parpulungan Iffani, Shinta Zulfa Ika Kusumawati Jayawarsa, A.A. Ketut Jumina Jumina Jumina Jumina Kasmadi Imam Supardi Kasmui -, Kasmui Kharomah, Kharomah Khofifah, Nur Kristianingsih, Desiagi Dwi Kurniasari, Laviona Tiara Kurniawati, Erlinda Eka Kusoro Siadi Kusoro Siadi Laily Isni Farikhati Langgeng Setyo Wibowo Lestari, Etika Ayu Lestari, Hartatik Sri Lestari, Nanda Ayu Lina Herlina Lina Herlina Lisa Amalia Suryana M. Agus Prayitno, M. Agus Machmudah - Margareta Dian Purnamasari, Margareta Dian Marsudi Marsudi Mar’attus Solihah Masturi Masturi Melykhatun, Rizka Ayu Mohammad Agus Prayitno Mohammad Agus Prayitno Mohammad Agus Prayitno Muhammad Afif Muharom, Sidik Muharom, Sidik Murbangun Nuswowati Nasution, Annio Indah Lestari Nico Aditya Wijaya Nindya Ayu Lestari, Nindya Ayu Ningrum, Puji Nugroho, Imam Husnan Nuni Widiarti Nur Faizah Nur Hidayah Nur Kusuma Dewi Nurul Arifin Oktaviana, Sella Pangestika, Ria Rahayu Pratiwi, Khana Fitri Pratono, Ardiyana Prayitno, Mohammad Agus Purwodiningsih, Ristia Putra, Rizki Suhendar Putri, Syarafina Dirinda Rachmadiyono, Dwi Rahayu, Endah Fitriani Ratna Kumala Dewi Resti, Ade Ria Rahayu Pangestika, Ria Rahayu Ria Wulansarie, Ria Riva Ismawati, Riva Riva lsmawati, Riva Robi’ah Adawiyah, Robi’ah rohayati rohayati Rohmawati, Baiti Romawati, Carolina Romawati, Carolina Rosiyanah, Siti Ruliyanti, Tria S Mursiti Sabil, Muhammad Asnawi Salva Mutiara, Denisa Samuel Budi Wardana Kusuma, Samuel Budi Wardana Samuel Budi Wardhana Samuel Budi Wardhana Kusuma Saptorini - Saptorini Saptorini, Saptorini Septiyaningsih, Tri Shakin Ervita Oktaviyani Sigit Priatmoko Siti Anisa Rohmah Siti Handayani Siti Sundari Miswadi Solikhah Solikhah Sri Haryani Sri Haryani Sri Ngabekti Sri Sumartiningsih Sri Supanti Sri Susilogati Sri Susilogati Sumarti SRI WARDANI Suci Mulyati Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Supartono - Suprapto Suprapto Suprapto, Suprapto Surmatiningsih, Sri Susan Primadevi Susanto, Aris Tri Susanto, Aris Tri Sutikno Madnasri Suwito Eko Pramono Sya'idah, Fatin Atikah Nata Talitha Widiatningrum Tinasy, Nur Audiyah Titik Kushandayani Tri Handayani Triawan, Singgih Ade Triawan, Singgih Ade Triyono Triyono Triyono Triyono Tunggul Pawenang, Eram Ulya, Isnaeni Nurul Veronita, Fanna Veronita, Fanna Wahyuningtyas, Wulan Wara Dyah Pita Rengga Watoni, Edi Satria Wawan Wawan Widarti, Nuni Widya Hary Cahyati Wijianto, Wijianto Woro Sumarni Yayuk Tutiek Supriyanti Yeni Anita Sari yoga agung prabowo Yosepphiene Debbie Damayani Yuliyati, Tri Budi Yunita, Wulansari Zaenuri Zaenuri