Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ABISATYA: Journal of Community Engagement

PENINGKATAN KOMPETENSI AKTIVITAS FISIK PENYANDANG DISABILITAS RUNGU KABUPATEN TUBAN MELALUI PELATIHAN INCALCY-DETY Ashadi, Kunjung; Setijono, Hari; Ainin, Ima Kurrotun; Sifaq, Aghus; Wiriawan, Oce; Wibowo, Sapto; Wijono, Wijono; Utami, Tri Setyo; Jatmiko, Tutur
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.32672

Abstract

Terbatasnya kegiatan edukasi tentang pentingnya aktivitas fisik membuat para penyandang disabilitas rungu di Kabupaten Tuban belum memiliki pemahaman yang cukup untuk meningkatkan kompetensi fisik melalui kegiatan olahraga dalam rangka mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Masalah tersebut dikarenakan terbatasnya pihak yang memberikan perhatian tentang pola hidup sehat bagi para penyandang disabilitas, baik pemerintah, organisasi, masyarakat, atau pihak keluarga mereka. Hal tersebut menimbulkan dampak yang cukup besar pada kualitas hidup, motivasi, kesehatan, dan kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik bagi penyandang disabilitas. Kegiatan pelatihan INCALCY-DETY ini diikuti oleh 36 orang yang terdiri dari guru sekolah luar biasa, guru olahraga sekolah inklusif, dan perwakilan NPCI (National Paralympic Comittee of Indonesia) Kabupaten Tuban. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu berupa penyampaian materi INCALCY-DETY secara lisan serta kegiatan praktek rangkaian gerakan latihan secara langsung. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini merupakan materi berbentuk powerpoint untuk sesi penyampaian materi serta video tutorial yang dapat membantu para penyandang disabilitas untuk melakukan olahraga secara mandiri. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan, para peserta menyatakan jika mereka merasa senang serta mendapatkan ilmu dari materi tersebut sehingga memotivasi mereka untuk melakukan kegiatan olahraga dengan lebih baik lagi.
Penerapan Sport Science Dalam Manejemen Pengelolaan Latihan Fisik Atlet Di Kabupaten Nganjuk Untuk Menghasilkan Atlet Profesional Hafidz, Abdul; Martadi, Martadi; Warju, Warju; Wijono, Wijono; Daulay, Dio Alif Airlangga; Pramono, Bayu Agung; Khusniyah, Tri Wardati
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.39608

Abstract

Pembinaan Atlet memiliki komplektifitas yang tinggi, tidak hanya ketersediaan pelatih dan atlet akan tetapi membutuhkan manajemen pengelolaan yang tepat untuk mencapai performa yang optimal. Pelatih, guru dan pengurus cabang olahraga di Kabupaten Nganjuk memiliki beberapa permasalahan dalam manajemen pembinaan, latihan fisik dan evaluasi kemajuan atlet. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat olahraga di Kabupaten Nganjuk bertujuan memberikan transfer ilmu manajemen pelatihan atlet, latihan fisik berbasis sport science, dan sistem monitoring latihan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari empat tahapan kegiatan yaitu perencanaan, identifikasi kebutuhan mitra, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami materi dan solusi permasalahan yang didiskusikan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kolaborasi dengan mitra industri dan perguruan tinggi diperlukan untuk memecahkah permasalahan utama yaitu keterbatasan pendanaan serta meningkatkan profesionalisme pengelolaan cabang olahraga. Manajemen pelatihan atlet dengan integrasi program latihan fisik membantu atlet mencapai performa optimal dan mengurangi pembiayaan melalui evaluasi berkala.