Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peranan Kawasan Industri dalam Mengatasi Gejala Deindustrialisasi Winardi, Winardi; Priyarsono, D. S.; Siregar, Hermanto; Kustanto, Heru
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. 19, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industrial area is one of the determinant factors in the development of manufacturing industry in a region. Theoretically, industrial companies located in industrial areas have an impact on increasing productivity, added value, efficiency, and economic income of a region. This research aims to analyze the role of industrial area in overcoming the deindustrialization symptom with Social Accounting Matrix Model. The result of analysis shows that industrial area has an important role in increasing the output of economy and the absorption of bigger workforce so that indirectly will have an impact on acceleration of industrialization process and also to overcome deindustrialization.
Pengolahan Air Limbah Hotel Dengan Metode Biofiler Aerob Syawfani, Raina; Winardi, Winardi; Jumiati, Jumiati
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i3.78014

Abstract

Limbah cair Hotel X berasal dari kamar mandi, wastafel, dan restoran. Karakteristik awal air limbah untuk parameter BOD, COD, TSS, Fosfat serta Nitrat yaitu 75,8 mg/L, 320 mg/L, 24 mg/L, 2,61 mg/L dan 9,66 mg/L. Nilai BOD, COD, dan Fosfat melebihi baku mutu berdasarkan PERMEN LH No. 5 Tahun 2014 Lampiran XLIII serta PP No.22 Tahun 2021 terkait Baku Mutu Air Nasional. Tingginya bahan organik dan deterjen mempengaruhi air limbah berada diatas baku mutu., sehingga perlu dilakukan pengolahan. Pengolahan yang dapat dilakukan yaitu dengan metode biofilter. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui efisiensi penurunan parameter pencemar dan pengaruh waktu tinggal (3, 5, dan 7 hari) dengan penambahan EM4. Pengolahan biofilter aerob diawali dengan proses seeding media bioring selama 14 hari. Pengolahan ini bisa menurunkan kadar BOD, COD, TSS, Fosfat dan Nitrat dengan efisiensi yaitu 68,75%, 71,44%, 86,46%, 61% dan 53,52%. Penurunan ini dipengaruhi oleh penambahan oksigen dan EM4 yang membantu proses penumbuhan biofilm. Berdasarkan hasil analisa, tidak adanya pengaruh nyata dari lamanya waktu tinggal terhadap penurunan parameter pencemar.
Kinetika Adsorpsi Logam Timbal (Pb) Menggunakan Ampas Tebu dan Gambas Kering pada Air Sumur Gali Sekitar TPA Batu Layang Agustin, Dela Tri; Apriani, Isna; Winardi, Winardi
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i2.76581

Abstract

The dug well water around Batu Layang landfill contains heavy metals, namely lead (Pb) and iron (Fe). This study aims to determine the adsorption kinetics model of each activated carbon. Heavy metal sorption uses activated carbon made from bagasse (AT), dried gambas (GK), and a combination (ATGK). The research method used jar tests with mass variations of 1 g, 2 g, 3 g and contact times of 30 and 60 minutes. Activation of activated carbon using 0.5 M HCl solution for 24 hours. Kinetics analysis is based on first-order and second-order kinetics. Langmuir, Freundlich, and BET adsorption equations are used in the adsorption process. The results showed that the adsorption kinetics of Pb metal for AT and GK activated carbons followed the second order while ATGK followed the first order. The adsorption equation for Pb metal for AT and GK activated carbon follows the Freundlich isotherm and ATGK activated carbon follows the BET isotherm. This research is important to see the potential of activated carbon made from AT and GK to be effective in adsorbing heavy metals.  
Kajian Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Gaia Bumi Raya City Mall Widiya, Widiya; Winardi, Winardi; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i3.77280

Abstract

Gaia Bumi Raya City Mall merupakan mall yang ada di Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Gaia Mall sudah memiliki IPAL. Permasalahan yang dihadapi yaitu kualitas air limbah yang telah diolah masih melebihi baku mutu. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mengevaluasi IPAL Gaia Mall sehingga bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk perbaikan IPAL. Evaluasi kinerja melibatkan pengujian sampel, membandingkan IPAL eksisting dengan kriteria desain, dan perhitungan efisiensi penyisihan. Berdasarkan hasil evaluasi terdapat beberapa kriteria desain unit pengolahan seperti Hydraulic Retention Time (HRT), Overflow Rate (OFR) belum sesuai standar namun efisiensi removal parameter sudah baik. Adapun efisiensi removal parameter BOD, COD dan TSS masing-masing adalah 92,90%, 90,78% dan 99,68% dengan nilai inlet BOD, COD dan TSS masing-masing 503 mg/l, 1.081 mg/l dan 1.260 mg/l, dan nilai outlet parameter BOD, COD dan TSS masing-masing yaitu 35,7 mg/l, 99,6 mg/l dan 3,95 mg/l. HRT yang tidak sesuai standar akan mempengaruhi penyisihan parameter pencemar. Nilai HRT dan OFR belum sesuai standar karena debit dan dimensi bak yang tidak memenuhi syarat. Pemeliharaan IPAL yang kurang juga menjadi penyebab rendahnya kinerja IPAL. Pemeliharaan IPAL secara rutin, melakukan pengurasan, dan penambahan debit akan meningkatkan kinerja IPAL.
Pengaruh Penambahan Koagulan Kapur (CaO) dan Ferri Klorida (FeCl3) terhadap Konsentrasi Logam Berat dan COD pada Air Limbah Laboratorium Santoso, Briliani Azmi; Apriani, Isna; Winardi, Winardi
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 2 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i2.76845

Abstract

Limbah cair Laboratorium Analisis Kualitas Lingkungan Jurusan Teknik Lingkungan adalah limbah yang bersumber dari sisa-sisa larutan kimia dalam suatu eksperimen yang mengandung COD dan logam berat (Pb dan Cr). Residu logam dihasilkan dari bahan yang digunakan berupa Pb(NO3)2 dan K2CrO4 selama praktikum. Pengolahan air limbah laboratorium dilakukan secara koagulasi-flokulasi menggunakan jartest yang bertujuan menurunkan konsentrasi COD, Pb dan Cr pada air limbah dan melihat pengaruh penggunaan koagulan kapur, FeCl3 dan kombinasi keduanya. Massa yang digunakan masing-masing koagulan yaitu 1gr, 2gr dan 3gr sedangkan pada kombinasi menggunakan 3gr kapur yang dicampurkan dengan FeCl3 sebesar 1gr, 2gr dan 3gr. Hasil uji menunjukkan kadar maksimum penurunan COD, Pb dan Cr diperoleh variasi C3 (kapur 3gr), F3 (FeCl3 3gr) dan CF1 (kapur 3gr + FeCl3 1gr). Efisiensi penurunan terbesar pada COD yaitu CF3 (kapur 3gr + FeCl3 3gr) 34,4% ; timbal pada C3 (kapur 3gr) 83,8% dan krom pada CF1 (kapur 3gr + FeCl3 1gr) 99,6%. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda diperoleh signifikasi 0,05 sehingga Ho diterima, tidak ada pengaruh variabel massa dan jenis koagulan terhadap COD, Pb dan Cr. Penelitian ini penting dilakukan pada limbah Laboratorium Kualitas Air agar limbah yang dihasilkan tidak memberikan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
PENURUNAN KONSENTRASI TSS PADA PENGOLAHAN LUMPUR BUANGAN SECARA MEKANIS DI IPA IMAM BONJOL PERUMDA AIR MINUM TIRTA KHATULISTIWA PONTIANAK DENGAN DATA SEKUNDER Aswarni, Putri Wulandari; Winardi, Winardi; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i2.66496

Abstract

IPA Imam Bonjol merupakan salah satu instalasi pengolahan air yang juga menghasilkan produk sampingan berupa lumpur. Lumpur yang dihasilkan memiliki kadar TSS yang tinggi yaitu 1.011 mg/L. Kadar TSS yang tinggi dapat merusak lingkungan perairan sungai. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kadar penurunan TSS dalam lumpur buangan IPA Imam Bonjol dengan menggunakan data sekunder serta pengolahan lumpur secara mekanis. Pengolahan mekanis lumpur yang dipilih pada penelitian ini bak pengumpul, gravity thickening, belt filter press serta penampung drycake. Perhitungan penurunan kadar TSS menggunakan neraca massa. Berdasarkan baku mutu PERMEN LH Nomor 5 Tahun 2014 mengenai kriteria air limbah yang belum ditetapkan pada golongan 1 kadar TSS lumpur buangan mlebihi standan baku mutu. Perhitungan neraca massa menunjukkan konsentrasi TSS pada bak Pengumpul turun menjadi 808,8 mg/L, sedangkan pada gravity thickening konsentrasi TSS menjadi 202,2 mg/L dan hasil akhir konsentrasi TSS yaitu 10,11 mg/L.
Analisis Kualitas Air Tanah di Kawasan TPA Sampah Desa Sungai Bakau Besar Laut Kabupaten Mempawah Messy, Messy; Winardi, Winardi; Fitrianingsih, Yulisa
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i3.79678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di TPA Sampah Sungai Bakau Besar Laut yang meliputi kualitas fisik dan kimia. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah random sampling. Metode yang digunakan untuk melihat sebaran polutan adalah metode interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW). Hasil uji parameter pH berada pada rentang 5,5-6. Suhu air tanah berada pada rentang 27 oC-30,5oC, berada di bawah baku mutu. Nilai TDS berada pada rentang 271 mg/L "“ 405 mg/L, berada di bawah baku mutu. Air tanah dan air lindi parameter TDS saling berhubungan. Timbal dan kadmium berada di bawah Limit Of Detection (LOD) masing-masing 0,093 mg/L dan 0,038 mg/L. Mangan berada pada rentang 0,302 mg/L - 0,597 mg/L. Pola sebaran air tanah di kawasan TPA sampah Kabupaten Mempawah dipengaruhi oleh kondisi topografi dan jenis tanah.
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah di Pasar Tradisional Sabang Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau Saputra, Edy; Apriani, Isna; Winardi, Winardi
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 11, No 3 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v11i3.68028

Abstract

Pasar Tradisional Sabang   merupakan pasar tradisonal   yang ada di Kecamatan Sekayam yang menjadi penyumbang limbah cair dari aktivitas domestik serta belum memiliki IPAL. Tujuan dari perencanaan ini adalah mendesain unit proses serta menghitung rencana anggaran biaya untuk membangun IPAL di Pasar Tradisional Sabang. Perencanaan unit IPAL didasarkan pada studi literatur. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode grab sample pukul 08.00 WIB, selanjutnya sampel air limbah akan diuji di Laboratorium Baristand Kota Pontianak. Debit limbah cair Pasar Tradisional Sabang direncanakan sebesar 0,72 m3 /hari. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan, karakteristik limbah cair Pasar Tradisional Sabang yaitu BOD sebesar 96,5 mg/l,   TSS sebesar 226 mg/l, minyak dan lemak 1,80 mg/l, dan Total Coliform sebesar 30 koloni/100 ml.   Kadar BOD dan TSS melebihi standar baku mutu yang ditentukan yaitu Permen LHK Nomor     P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 Tentang Kadar Baku Mutu Limbah Cair Domestik. Hasil dari perencanaan dipilih unit pengolahan yang terdiri dari bar screen (1m x 1m x 1m) , bak ekualisasi (0,3m x 0,3m x 1m) , bak sedimentasi awal (0,6m x 0,6m x 0,22m) dan bak biofilter aerob (0,62m x 0,5m x 0,5m) dengan total luas lahan 1,76 m2 . Total biaya yang diperlukan adalah sebesar Rp. 4.280.347,874,-.
Studi Re-Desain Operasional Bak Pengendap Unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) Kota Pontianak Putri, Amalia Nabila; Winardi, Winardi; Apriani, Isna
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i3.78141

Abstract

Air limbah domestik bersumber dari aktivitas hidup sehari-hari (PERMENLHK 68, 2016). Air limbah   apabila tidak dikelola secara baik akan dapat menimbulkan masalah lingkunhgan maupun kesehatan. Oleh sebab itu upaya Kementrian PUPR bersama Pemerintah Daerah untuk penyediaan prasarana dan sarana air limbah domestik adalah membangun Program Sanitasi Berbasis Masyarakat Islamic Development Bank (SANIMAS IDB) berupa SPALDT. Salah satu lokasi penerima manfaat pada tahun 2016 berlokasi di Gg. Tri Dharma RT 007/RW 025, Kelurahan Sungai Beliung. Kinerja IPAL di Gg. Tri Dharma dapat dikatakan cukup baik, namun nilai TSS masih beeada di atas baku mutu. Oleh sebab itu diperlukan studi lanjutan desain opeerasionl pada bak pengendap unit SPALDT untuk meningkatkan kinerja IPAL. Data yang diperlukan yaitu dimensi bak pengendap yang terdapat pada DED, jumlah pengguna sarana sanitasi, layout IPAL, luas lahan yang tersedia, serta kunjungan langsung. Kriteria desain sesuai Pedoman Teknis Pelaksanaan SANIMAS IDB, 2018. Perencanaan bangunan dengan bak sedimentasi unit SPALDT Program SANIMAS IDB di Gg. Tri Dharma yang telah di re-desain memiliki volume sebesar 14 m3 dengan panjang 2,4 m, lebar 1,2 m, dan tinggi 4,9 m. Sistem operasional yang dapat diterapkan pada bak pengendap agar dapat beroperasi secara berkelanjutan dengan melakukan pemeliharaan sesuai dengan pedoman dan pentingnya peran masyarakat (pemanfaat) dalam menamin terpeliharanya sarana sanitasi yang ada. Rencana aggaran biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 65.550.000,00.
Perencanaan Bangunan Pengolahan Air Minum (PBPAM) Di Desa Mekar Sari Kecamatan, Kabupaten Kubu Raya Sekarini, Afifah Rizka; Winardi, Winardi; Kadaria, Ulli
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 12, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v12i4.80881

Abstract

Sejalan meningkatnya pertumbuhan penduduk dan bertambah luasnya permukiman, maka tingkat pelayanan air bersih menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.   Beberapa wilayah masih belum memiliki akses air bersih yang memadai, termasuk Desa Mekar Sari yang termasuk dalam daerah tersebut. Oleh karena itu, telah disusun perencanaan untuk Sistem Penyediaan Air Bersih yang akan mencukupi kebutuhan selama 15 tahun ke depan. Tujuan penelitian adalah Mengetahui kualitas air baku serta menentukan jenis sistem pengolahan yang akan digunakan, Mengetahui dan menghitung jumlah kebutuhan air untuk melayani masyarakat hingga 15 tahun mendatang, dan Merencanakan dan mendesain Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Desa Mekar Sari. Metode penelitian mencakup pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer meliputi pengambilan sampel air di Sumber Air Baku, pengukuran debit permukaan air, dan analisis kondisi eksisting lokasi perencanaan IPA. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait jumlah penduduk dan fasilitas di Desa Mekar Sari. Hasil pengujian kualitas air menunjukkan bahwa parameter Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Dissolved Oxygen (DO), Nitrit (N), Boron (B), Besi (Fe), Seng (Zn), dan Timbal (Pb) tidak memenuhi standar baku mutu air minum, sehingga diperlukan pengolahan yang dapat menurunkan parameter-parameter tersebut. Jenis pengolahan yang dipilih adalah pengolahan konvensional lengkap. Proyeksi kebutuhan air pada tahun 2037 menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mekar Sari membutuhkan air sebesar 20 L/detik pada kondisi harian maksimum dan 30,14 L/detik pada kondisi debit jam puncak. Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk perencanaan PBPAM ini adalah sebesar 8.054.344.887. Perencanaan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Mekar Sari untuk jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat  setempat.