Dwi Wulandari Ningtias Purnama
Program Studi Keperawatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

REDUCTION OF POST OPERATING PAIN FRACTURING THROUGH THE HEALTH BELIEF MODEL APPROACH Ari Nofitasari; Asbath said asbath; Dwi Wulandari Ningtias
JURNAL ILMIAH KEPERAWATAN ALTRUISTIK Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik Vol.4 No.2 (2021)
Publisher : Institut Kesehatan Hermina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48079/Vol4.Iss2.63

Abstract

Pendidikan kesehatan post operasi pada pasien fraktur secara terstruktur dapat mempengaruhi beberapa faktor pre operasi dan pasca operasi seperti nyeri . Purpose Tujuan peneliti ini untuk mengetahui pengaruh Health Education berbasis Health Belief Model terhadap nyeri pada pasien fraktur di Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-ekspriment dengan desain pre test-post test design. Health Belief Model diberikan kepada sampel dengan  enggunakan media video selama 60 menit diberikan 1 hari setelah operasi . Jumlah Sampel 29 seluruh pasien post operasi faktur dengan teknik non probability sampling jenis consecutive sampling. Data diolah secara deskriptif dan uji wilcoxon test. Hasil penelitian di peroleh bahwa ada pengaruh health education post operasi berbasis health belief model terhadap nyeri pada pasien fraktur di Rumah Sakit Umum Daerah Bahteramas pada nilai ? value = 0,000 < ? = 0,05, sebelum pemberian intervensi rerata skala nyeri yaitu 7,00 setelah pemberian intervensi terjadi penurunan rerata skala nyeri yaitu 5,17. Kesimpulannya intervensi health education berbasis health belief model dapat menurunkan skala nyeripasien post operasi fraktur.
Diabetic Foot Exercise Untuk Meningkatkan Ankle Brachial Index Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Wa Ode Rahmadania; Ningtias, Dwi Wulandari; novianti, Asri dwi; Islamiah; Said, Asbath; Indra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v2i2.573

Abstract

Berdasarkan data dari Puskesmas Poasia bahwa selama 3 tahun terakhir bahwa diabetes mellitus selalu berada dalam 10 besar penyakit dimana pada tahun 2018 dengan jumlah kunjungan pasien DM sebanyak 497 kasus, di tahun 2019 sebanyak 535 kasus, tahun 2020 sebanyak 574 kasus. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh penduduk di dunia, terutama diabetes melitus tipe 2. Komplikasi dari penyakit ini dapat menimbulkan kerusakan pembuluh darah perifer tungkai yang biasa disebut dengan kaki diabetes. Senam kaki diabetes merupakan salah satu intervensi yang dapat membantu sirkulasi darah dan memperkuat otot-otot kecil kaki dan mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki, dan mengatasi keterbatasan jumlah insulin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes melitus dan mengajarkan senam kaki diabetes. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan tentang diabetes melitus Tipe 2, mengajarkan manfaat dari Senam kaki diabetes, mengajarkan cara melakukan Senam kaki diabetes, dan melakukan pengukuran Ankle Brachial Index pada penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Poasia. Hasil evaluasi dari pengabdian masyarakat diperoleh bahwa penderita diabetes yang ikut berpartisipasi telah dapat memahami tentang diabetes melitus Tipe 2, terutama terkait makanan yang dapat dikonsumsi dan harus dihindari serta hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya risiko ulkus diabetik. Partisipan juga merasakan manfaat dari melakukan senam kaki diabetes yaitu otot-otot kaki, betis, paha dan jari kaki menjadi rileks/tidak kaku lagi dari sebelumnya, serta mereka dapat mengetahui apakah mereka berisiko atau tidak berisiko terkena ulkus diabetik berdasarkan dari hasil pengukuran Ankle Brachial Index yang telah dilakukan. Pasien DM Tipe 2 disarankan agar melakukan senam kaki diabetik secara teratur karena gerakan pada senam ini sangat bermanfaat dan mudah diaplikasikan.
Meningkatkan Status Gizi ibu menyusui sebagai pencegahan penyakit Stunting di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Isrul, Muhammad; Said, Asbath; Andriani, Rina; Ningtias, Dwi Wulandari; Ali, Leniarti; Achmad, Bromo Kusumo; Juslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/zg9s4d83

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan gizi yang menjadi perhatian utama dunia. Stunting mulai terjadi sejak janin masih di dalam kandungan dan akan terlihat saat berusia dua tahun atau biasa dikenal dengan 1000 HPK. Masalah gizi pada anak perlu adanya perhatian khusus disebabkan memberikan dampak perkembangan fisik, motorik dan mentalnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini Untuk meningkatkan pemahaman  masyarakat mengenai makanan penunjang bagi ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI. Pengabdian ini menggunakan metode pendidikan kesehatan tentang pencegahan stunting dengan media slide/power point  dan media cetak (leaflet) pada 17 orang masyarakat. Terdiri dari wanita usia subur, ibu hamil, dan ibu menyusui di desa wonua jaya kecamatan moramo. Peserta penyuluhan kesehatan cukup antusias mengikuti penyuluhan dengan  adanya sesi pemberian kuesioner. Hal ini untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan pemberian makanan penunjang yang tepat bagi ibu menyusui dalam meningkatkan produksi ASI. Hasil yang didapatkan  yaitu tingkat pengetahuan masyarakat meningkat dengan adanya perbedaan berat badan sebelum intervensi dan sesudah. Sebesar 3 % Dengan demikian dapat disimpulkan program pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan.
THE RELATIONSHIP BETWEEN SLEEP QUALITY AND QUALITY OF LIFE IN THE ELDERLY IN ABELI SUBDISTRICT, KENDARI CITY: CROSS SECTIONAL STUDY: SLEEP QUALITY AND QUALITY OF LIFE krismiadi, Dedi; Ningtias, Dwi Wulandari; Dina, Hasniah; Apriyanti, Apriyanti; Yusnayanti, Cici; Purnama, Prawara Aros
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 7 No. 1 (2025): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol7.Iss1/292

Abstract

Background: Sleep is one of the basic human needs which is a physiological need and gives the body the opportunity to restore and provide energy and relieve tension. Aim: If the need for sleep is not of good quality, this condition will cause fatigue which will hinder the elderly in fulfilling their daily activities and can affect the quality of life of the elderly. Methods: This study is a quantitative study with a cross-sectional approach in the Abeli Subdistrict, Kendari City. A sample of 84 respondents was obtained through Consecutive Sampling. Results: The data was processed using the Fisher exact test, obtained ap value = 0.006 <0.05 which shows a relationship between sleep quality and the quality of life of the elderly in the Abeli sub-district of Kendari City.  Conclusion: Therefore, the elderly really need to pay attention to the quality of sleep in order to maintain a good quality of life so that the welfare of the elderly is created.
Edukasi Seksualitas Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Prasekolah Novianti, Asri Dwi; Islamiyah; Rahmadania, Wa Ode; Ningtias, Dwi Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmba.v4i1.1103

Abstract

Kasus kekerasan seksual pada anak kian meningkat dari tahun ke tahun.  Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2018 terdapat 182 kasus, tahun 2019 sebanyak 190 kasus, tahun 2020 berjumlah 419 kasus,dan pada tahun 2022 sebanyak 834 kasus anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Anak-anak khususnya usia prasekolah menjadi kelompok yang rentan mengalami kekerasan seksual karena usia yang masih belia. Dampak kekerasan seksual pada anak dapat menimbulkan gangguan secara psikis maupun psikologis. Edukasi kesehatan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka pencegahan terjadinya kekerasan seksual pada anak usia prasekolah. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai seksualitas, serta pencegahan terjadinya kekerasan seksual pada anak usia prasekolah. Mitra pada pengabdian masyarakat ini yaitu murid Paud Sultan Qaimudin yang berjumlah 25 siswa. Media yang digunakan adalah lagu berjudul "Ku Jaga Diriku" atau lebih dikenal dengan "Sentuhan Boleh Sentuhan Tidak Boleh" ciptaan Sri Seskya Situmorang dan banner yang selaras dengan isi lagu tersebut. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa peningkatan pengetahuan anak usia prasekolah terkait seksualitas yang bersifat umum. Anak-anak antusias dalam mengikuti kegiatan dan dapat memberikan jawaban yang tepat pada evaluasi kegiatan.
Efektifitas Seks Edukasi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas Islamiyah, Islamiyah; Dwi Noviyanti, Asri; Rahmadania, Wa Ode; Wulandari Ningtias, Dwi; Pongdatu, Merry
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v3i2.891

Abstract

Seks bebas adalah hubungan seksual yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan tanpa adanya ikatan pernikahan. Upaya pencegahan seks bebas yaitu dengan mendekatkan diri  pada Tuhan Yang Maha Esa, menanamkan nilai-nilai moral dan agama sejak dini, menghindari perilaku yang akan merangsang seksual, dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan seks pada remaja terhadap pengetahuan dan sikap tentang perilaku seks bebas di SMA Negeri 5 Kendari. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Pre Eksperimental yang menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Dari 432 Populasi, di dapatkan 81 sampel melalui Simple Random Sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Metode analisis menggunakan uji Wilcoxson dan uji Mc-Nemar Test Pada hasil uji Wilcoxson di dapatkan  nilai pada pengetahuan dan sikap yaitu p = 0,000 atau Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dan pada hasil uji Mc Nemar di dapatkan hasil bahwa kedua variabel tersebut memiliki pengaruh yang sama dengan nilai p = 0,000. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan seks pada remaja terhadap pengetahuan dan sikap tentang perilaku seks bebas di SMA Negeri 5 Kendari. Hasil penelitian ini di harapkan dapat menambah pengetahuan tentang perilaku seks bebas dan berusaha mencari tahu informasi yang tepat dan bertanggung jawab.
Studi Analitik Faktor Perilaku (Pengetahuan Dan Kebiasaan Makan) Terhadap Kejadian Tonsilitis Pada Santri Di Pondok Pesantren Tahfidz Rahmadania, Wa Ode; Firmansyah; Zahalim; Prawara Aros Purnama; Ningtias, Dwi Wulandari; Nurdin, Nurdin
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1371

Abstract

Berdasarkan hasil survey data awal UKS Ponpes Baitul Quran Kendari menunjukkan bahwa sebanyak 75 orang santri yang pernah mengalami tonsillitis. Hasil wawancara yang telah dilakukan kepada 15 santri terdapat 11 santri yang kurang mengetahui penyebab tonsillitis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan jenis makanan dengan kejadian tonsillitis di pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran Kendari. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional study, populasi penelitian 100 orang. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Metode analisis menggunakan uji chi- square. Variabel independen dalam penelitian ini pengetahuan dan jenis makanan sedangkan variabel dependen adalah tonsillitis. Berdasarkan Uji Chi-Square untuk pengetahuan diperoleh p value<α (0,000<0,1) dan jenis makanan dengan p value<α (0,000 <0,1). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan jenis makanan dengan kejadian tonsilitis di pondok Pesantren Tahfidz Baitul Quran Kendari.