Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA KARYAWAN DI PT. X TAHUN 2023 Wilona Aulya Nurmadhani; Arum Dian Pratiwi; Putu Eka Meiyana Erawan
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i3.29

Abstract

Gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan disebut Noise Induced Hearing Loss (NIHL), yaitu kondisi pendengaran terganggu akibat paparan suara keras dengan tingkat desibel yang tinggi. Area kerja di PT. X yang melibatkan boiler dan turbin merupakan area dengan peralatan produksi/mesin-mesin kerja yang menghasilkan suara bising tinggi secara terus-menerus dan kondisi ini menyebabkan potensi bahaya gangguan pendengaran di kalangan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan pendengaran pada karyawan di PT. X pada tahun 2023. Sampel terdiri dari 50 orang yang dipilih dengan metode total sampling. Untuk memperoleh data di lapangan dilakukan dengan cara pengukuran intensitas kebisingan pada area kerja dan penyebaran kuesioner kepada 50 responden. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional analitik dan pendekatan cross-sectional study. Uji Chi-Square digunakan untuk analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara durasi kerja (p-value=0,023), masa kerja (p-value=0,016), dan penggunaan alat protektor telinga (p-value=0,020) dengan keluhan gangguan pendengaran. Namun, tidak ditemukan hubungan antara usia (p-value=0,345) serta intensitas bising (p-value=0,599) dengan keluhan gangguan pendengaran. Intensitas kebisingan di area turbin mencapai 92,2 dB(A), area boiler 89,3 dB(A), dan area central control room 69,7 dB(A). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara variabel masa kerja, durasi kerja, dan pemakaian APT dengan keluhan gangguann pendengaran pada karyawan di PT. X Tahun 2023. Untuk variabel yang tidak berhubungan yaitu variabel usia dan Intensitas kebisingan.
KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO TAHUN 2023 Ridman Ridman; Arum Dian Pratiwi; Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v5i3.31

Abstract

Bencana adalah peristiwa yang membahayakan dan mengganggu keberadaan manusia, baik yang disebabkan oleh faktor-faktor normal atau tidak teratur atau karena aktivitas manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapsiagaan bencana gempa dikalangan Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo angkatan 2020, 2021 dan 2022. Jumlah sampel penelitian dihitung menggunakan rumus Slovin dan pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik Proportionated Random Sampling, yaitu dengan menentukan proporsi dari jumlah mahasiswa pada masing-masing angkatan yang disesuaikan dengan jumlah keseluruhan sampel. Kuesioner terstandar tentang Pedoman Pengukuran Kesiapsiagaan Komunitas dan Komunitas Sekolah dari LIPI/UNESCO/ISDR (2006) digunakan untuk mengumpulkan data primer untuk penelitian ini. Informasi yang dikumpulkan kemudian dipecah secara univariat dan disajikan menggunakan tabel distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil penelitian, kesiapsiagaan Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo untuk kategori sangat siap yaitu 6 responden (2,0%), untuk kategori siap yaitu 141 responden (47,2%), untuk kategori hampir siap 149 responden (49,8%), sementara utuk kategori belum siap yaitu 3 responden (1,0%). Temuan studi ini menghasilkan kesimpulan bahwa mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo masih setengah siap menghadapi gempa bumi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA PT.PLN NUSANTARA POWER UNIT PEMBANGKITAN KENDARI TAHUN 2024 Adinda Salzabila Putri; Hariati Lestari; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri pada punggung bawah yang berasal dari otot, saraf, atau jaringan di sekitarnya, atau tulang belakang itu sendiri, dikenal sebagai nyeri punggung bawah (low back pain/LBP). LBP adalah keluhan yang paling umum di antara karyawan dan menjadi alasan utama gangguan kerja, keterbatasan aktivitas, dan ketidakhadiran di tempat kerja hampir di seluruh dunia. Karyawan di PT PLN Unit Pembangkitan Kendari sering mengeluhkan nyeri punggung bawah (LBP) sebagai penyakit akibat kerja karena tugas administratif mereka, yang mengharuskan mereka untuk duduk dengan postur yang tidak ergonomis untuk waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel-variabel yang berkontribusi terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada karyawan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Kendari pada tahun 2024. Dengan desain cross-sectional, jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dan bersifat observasional dan analitik. Studi ini memakai pendekatan probability sampling untuk memilih 81 partisipan sebagai sampel. Survei dipakai guna menghimpun data, dan uji Chi-square dipakai guna mengevaluasinya. Temuan studi ini memperlihatkan ada hubungannya antara posisi duduk (p=0,049) dan masa kerja (p=0,000) dengan Keluhan Low Back Pain. Tetapi tidak ada hubungannya antara lama duduk dengan Keluhan Low Back Pain (p=0,885), IMT (p=0,115), dan stres kerja (p=1,000) dengan Keluhan Low Back Pain. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya dapat menganalisis secara mendalam terkait Keluhan Low Back Pain.
HUBUNGAN BEBAN KERJA, STATUS GIZI , SHIFT KERJA, KUALITAS TIDUR, KELUHAN MSDs DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN PT. X TAHUN 2023 Sri Rahayu Fitrah Oc; Arum Dian Pratiwi; Rastika Dwiyanti Liaran
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X adalah perusahaan konstruksi yang saat ini sedang begerak di bidang industri mineral yang memiliki waktu pekerjaan yang padat agar dapat mengejar target yang telah ditentukan, sehingga pekerjaan yang padat akan membuat pekerja cenderung merasakan kelelahan kerja. Hal ini, dapat menyebabkan terjadinya penurunan kewaspadaan, konsentrasi dan ketelitian sehingga dapat berpotensi mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja, status gizi, shift kerja, kualitas tidur, keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) dengan kelelahan kerja di PT. X Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional dan pendekatan studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan di PT. X pada April 2023. Semua partisipan dalam penelitian ini adalah karyawan PT. X yang berjumlah 360 karyawan yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan menghasilkan sampel 240 karyawan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P-value=0,145>α=0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja, P-value=0,129>α=0,05 yang berarti tidak ada hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja, P-value=0,002<α=0,05 artinya shift kerja berhubungan dengan kelelahan kerja, P-value=0,001<α =0,05 artinya ada hubungan kualitas tidur dengan kelelahan kerja, P-value=0,001<α=0,05 yang artinya ada hubungan antara keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan kelelahan kerja. Kesimpulan, terdapat tiga faktor yang berhubungan dengan kelalahan kerja karyawan PT. X Tahun 2023 yaitu shift kerja, kualitas tidur dan keluhan MSDs, sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja dalam penelitian ini adalah beban kerja dan status gizi karyawan PT. X Tahun 2023.
GAMBARAN KETERSEDIAAN ALAT KESELAMATAN KAPAL PENUMPANG PELAYARAN WAKATOBI La Ode Nahrul Jamiat; Suhadi SUhadi; Arum Dian Pratiwi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan transportasi kapal lebih efektif dan membawa manfaat yang besar. Transportasi laut dimungkinkan untuk mengangkut orang dan barang dari satu pulau ke pulau lain. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan sarana penyelamatan kecelakaan kapal penumpang pada pelayaran Wakatobi. Penelitian ini berbentuk kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian tentang “Gambaran ketersediaan alat keselamatan kapal penumpang pelayaran Wakatobi” dilakukan di daerah perairan pelayaran Kabupaten Wakatobi pada bulan Maret 2022. Observasi, wawancara dan dokumentasi digunakan untuk menghimpun data sekunder yang memuat informasi tertentu. Informan antara lain pemilik kapal, kapten kapal dan abk kapal, pada seluruh kapal penyeberangan di Wakatobi sebanyak 13 kapal. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mencakup Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Variabel penelitian terdiri dari Sekoci (Lifeboat), Rakit Penolong (Liferaft), Pelampung Penolong (Lifebuoys) dan Baju Penolong (Lifejacket). Hasil menunjukkan bahwa Kesiapan sekoci hanya terdapat pada 3 (Tiga) kapal penyeberangan. Selain itu, untuk jenis kapal angkutan lain tidak memiliki sekoci. Rakit penolong kapal yang dimiliki semua menggunakan liferaft sebagai alat penolong. Pelampung penolong yang beroperasi diperairan Wakatobi menyediakan pelampung sebagai alat pertolongan. Baju penolong disediakan disetiap kamar sehingga memudahkan mencarinya serta disimpan di rak inventaris kapal. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ketersediaan alat keselamatan kapal penumpang pelayaran Wakatobi sebagian besar sudah masuk kategori siap dan sesuai dengan aturan keselamatan, hanya saja untuk kesiapan sekoci penolong (lifeboat) masih kurang maksimal karena hanya terdapat 3 kapal penyeberangan yang memiliki sekoci (lifeboat) sebagai alat keselamatan.
GAMBARAN KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH SATUAN LALU LINTAS POLRES MUNA TAHUN 2023 Wa Ode Siti Yuni; Arum Dian Pratiwi; Rizki Eka Sakti Octaviani Kohali
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Ol
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i1.82

Abstract

Kecelakaan lalu lintas didefinisikan sebagai kejadian di jalan raya yang tidak diduga maupun disengaja serta melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain dan menyebabkan korban manusia dan/kerugian harta benda. Kecelakaan lalu lintas bisa menyebabkan cedera, kelumpuhan, bahkan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu guna mengetahui gambaran dampak kecelakaan pada korban, kondisi pengemudi, waktu kecelakaan, kondisi jalan, cuaca, faktor penyebab dan lokasi kecelakaan pada kecelakaan lalu lintas di wilayah Polres Muna tahun 2023. Jenis penelitian yang diaplikasikan berupa deskriptif kuantitatif. Sampel sebanyak 96 kasus kecelakaan di tentukan menggunakan teknik total sampling, yang berarti jumlah sampel merupakan keseluruhan populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk karakteristik korban didominasi oleh luka ringan sebanyak 79 (82%), kondisi pengemudi didominasi kategori tidak tertib 92 (96%), waktu kejadian didominasi pada pukul15.00-18.00 22 (23%), kondisi jalan didominasi kondisi lurus beraspal sebanyak 69 (72%), cuaca didominasi cerah sebanyak 51 (53%), faktor penyebab didominasi oleh manusia/pengemudi sebanyak 93 (97%), dan lokasi kecelakaan didominasi lokasi di wilayah jalan desa sebayak 44 (46%). Disimpulkan bahwa dampak paling banyak adalah terjadi luka ringan pada korban, penyebab terjadinya lebih banyak karena pengemudi tidak tertib, lebih banyak terjadi pada pukul 12.00-17.59, lebih banyak terjadi pada kondisi jalan lurus beraspal, lebih banyak terjadi pada cuaca cerah, sebagian besar terjadi karena faktor manusia/pengemudi, lebih banyak terjadi pada status jalan desa.
ANALISIS KORELASI KADAR KOLESTEROL DENGAN TEKANAN DARAH DAN KADAR GULA DARAH PADA KOMUNITAS NELAYAN Irma Irma; Suhadi Suhadi; Arum Dian Pratiwi; Fithria Fithria
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i2.86

Abstract

Penyakit degeratif saat menjadi salah satu masalah kesehatan utama diberbagai Negara termasuk di Indonesia. Umumnya penyakit seperti hipertensi dan dibetes mellitus dapat dipengaruhi oleh berbagai factor seperi factor genetic dan gaya hidup seperti pola makan dan aktifitas fisik. Pola makan yang kurang sehat seperti sering mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi menjadi factor risiko penting terhadap terjadinya berbagai penyakit degeratif. Di Indonesia prevalensi penyakit degenerative terus meningkat. Prevalensi DM berdasarkan hasil pemeriksaan kadar gula darah sebesar 11,7%, penyakit jantung berdasaran hasil pemeriksaan kolesterol sebesar 12,2% dan hipertensi berdasarkan hasil pengukturan tekanan darah sebesar 29,2%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi kadar kolesterol dengan tekanan darah dan kadar gula darah. Dari analisis data dengan uji Spearman diperoleh bahwa korelasi kadar kolesterol dengan dan tekanan darah systole (R= 0,508 dan P=0,000); kadar kolesterol dengan tekanan darah diastole (R=0,351 dan p=0,015) dan korelasi kadar kolesterol dengan kadar gula darah (R=0,253 dan P=0,086). Kadar kolesterol berkorelaasi positif dengan tekanan darah baik sistol maupun diastole dan kadar kolesterol tidak berokrelasi dengan kadar gula darah. Semakin tinggi kadar kolesterol maka semakin tinggi pula tekanan darah baik systole maupn diastole.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN MATA PADA DOSEN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT TAHUN 2024 Muhammad Dirga Adriansyah Dwi Putra; Arum Dian Pratiwi; Listy Handayani
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i2.119

Abstract

Kelelahan mata atau kelelahan okular ditandai dengan sensasi berat pada bola mata, disertai ketegangan periokular yang menjalar ke daerah temporal, manifestasinya berupa nyeri kepala pulsatif di area retro-orbital. Fotofobia, bahkan terhadap intensitas cahaya rendah, seringkali dilaporkan. Pasien juga mengalami penurunan ketajaman visual, yang digambarkan sebagai penglihatan kabur. Kondisi ini prevalensinya tinggi pada populasi dosen, kemungkinan besar disebabkan oleh tuntutan pekerjaan yang memerlukan fokus visual intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja, usia, istirahat mata, jarak monitor dengan kelelahan mata pada dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Haluoleo Tahun 2024. Studi cross-sectional ini, bersifat observasional dan analitik, melibatkan seluruh populasi sebagai sampel (n=30) menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan secara terstruktur, menggunakan kuesioner untuk memperoleh data kualitatif dan aplikasi pengukuran digital untuk memperoleh data kuantitatif berupa jarak pandang ke monitor. Proses analisis data dilakukan secara komputasional, menggunakan uji Fisher's exact test yang sesuai untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel kategorikal dalam kerangka desain penelitian ini. Analisis data menunjukkan adanya korelasi signifikan antara lama kerja (p=0.045), istirahat mata (p=0.045), dan jarak monitor (p=0.030) dengan kelelahan mata pada sampel dosen FKM UHO. Nilai p yang kurang dari 0.05 mengindikasikan hubungan tersebut bersifat signifikan secara statistik. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia (p=1.000) dan kelelahan mata pada populasi yang diteliti. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan antara lama kerja, istirahat mata, jarak monitor dengan kelelahan mata dan tidak ada hubungan antara usia dengan kelelahan mata pada dosen FKM UHO.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN KUNJUNGAN PEKERJA PADA POS UKK INDOGROSIR PUSKESMAS POASIA KOTA KENDARI 2023 Revaq Rio Andara; Arum Dian Pratiwi; Nurmaladewi Nurmaladewi
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i3.159

Abstract

Pos UKK berfungsi sebagai tempat untuk sejumlah inisiatif untuk pemeliharaan kesehatan pekerja yang terencana dan berkelanjutan. Namun, hasil survei awal di Pos UKK Indogrosir, para pekerja kurang aktif dalam mengikuti kegiatan Pos UKK. Diketahui, pekerja yang hadir hanya sekitar 13% dari keseluruhan pekerja Indogrosir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan petugas kesehatan dengan kunjungan pekerja pada Pos UKK di Indogrosir Kota Kendari. Data penelitian diperoleh dari 142 pegawai di Pos UKK Indogrosir Puskesmas Poasia Kota Kendari tahun 2023 yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik survey dengan instrumen kuesioner. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik acak sederhana. Penelitian kuantitatif cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Hasil uji statistik antara pengetahuan dengan kunjungan tenaga kerja menghasilkan nilai p sebesar 0,001. Hasil uji statistik antara sikap dan kunjungan pekerja menghasilkan p-value 0,046. Hasil uji statistik dukungan petugas kesehatan dengan kunjungan tenaga kerja menghasilkan p-value 0,027. Kesimpulan, ada hubungan yang antara pengetahuan dengan kunjungan pekerja pada Pos UKK di Indogrosir Kota Kendari, ada hubungan yang antara sikap dengan kunjungan pekerja pada Pos UKK di Indogrosir Kota Kendari, ada hubungan antara dukungan petugas kesehatan dengan kunjungan petugas pada Pos UKK di Indogrosir Kota Kendari.
GAMBARAN SARANA PENYELAMATAN DAN SISTEM PROTEKSI AKTIF KEBAKARAN DI RSU BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2022 Yuyun Yuyun; Arum Dian Pratiwi; La Ode Ahmad Saktiansyah
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol. 6 No. 4 (2026): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : Departemen K3 FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3uho.v6i4.189

Abstract

Kebakaran merupakan bencana akibat api yang tidak disengaja dan dapat menimbulkan kerugian material maupun nonmaterial. Rumah sakit memiliki risiko tinggi terhadap kematian akibat kebakaran, sehingga diperlukan sistem pencegahan dan fasilitas penyelamatan yang aktif. Tujuan pada riset ini ialah untuk memberikan gambaran tentang sistem pencegahan kebakaran aktif dan sumber daya penyelamatan yang tersedia di Rumah Sakit Umum Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam strategi penelitian ini. Alat penelitian ini berupa formulir observasi yang bentuknya seperti checklist. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 8 gedung pada RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada sarana penyelamatan memiliki pintu keluar, 1 gedung dalam kategori baik, 6 gedung kategori cukup dan 1 gedung kategori kurang;memiliki jalan keluar dalam kategori baik; tidak memiliki lampu darurat. Pada sistem proteksi aktif, gedung tidak memiliki sprinkler; 5 gedung memiliki hidran dalam kategori baik dan 3 gedung dalam ketegori cukup;detektor kebakaran dalam kategori kurang;alarm kebakaran dengan 1 gedung dalam kategori cukup dan 7 gedung dalam kategori kurang; APAR dengan 4 gedung dalam kategori baik dan 4 gedung dalam kategori cukup. Dapat disimpulkan bahwa pada sarana penyelamatan, memiliki pintu keluar dengan 1 dalam kategori baik, 6 kategori cukup dan 1 dalam kategori kurang dan sistem proteksi aktif kebakaran memiliki hidran dengan 5 gedung dalam kategori baik dan 3 kategori cukup,Detektor kebakaran dalam kategori kurang, alarm kebakaran 1 gedung dalam kategori cukup dan 7 gedung dalam kategori kurang, APAR dengan 4 gedung dalam kategori baik dan 4 gedung dalam kategori cukup.