Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Comparison Population of Rhyzopertha dominica (Coleoptera: Bostrichidae) and Damage Cereals During Storage Period Hendrival, Hendrival; Rahmi, Cut; Yusnellis, Yusnellis; N, Muhammad Yusuf; Wirda, Zurrahmi
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2022.007.2.10

Abstract

Storage of cereal is a section of the stage post-harvest and helpful for maintaining food availability against crop failures and natural disasters. The losses yield commodity cereal happened at the stage storage caused by Rhyzopertha dominica. This study aimed to determine the comparison population R. dominica and damage to rice and sorghum based on the storage period. The types of cereals used are rice and sorghum. The research was arranged in a completely randomized design (CRD) with the treatment of storage periods for rice and sorghum consisting of five levels is storage for 40, 60, 80, 100, and 120 days. Observation parameters included population R. dominica and damage as well increased moisture content of rice and sorghum. Data obtained from the observations were analyzed using analysis of variance.  The results showed that the population of R. dominica and damage more happened to sorghum than rice based on the storage period. The storage period of 120 days could increase population R. dominica, damage and moisture content of rice and sorghum. Knowledge of the storage period for rice and sorghum give information so that not to stored rice and sorghum for long time periods
Aplikasi Vermikompos Spent Mushroom Substrate Dan Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum L.) Surya, Ari; Rosnina, Rosnina; Wirda, Zurrahmi; Safrizal, Safrizal; Zuliati, Septiarini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 4 No. 3 (2025): Vol 4, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Septembe
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman tomat terhadap pemberian vermikompos SMS dan mikoriza serta interaksi keduanya.Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Tropika Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh dan di Laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus 2024.Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama yaitu vermikompos SMS yang terdiri dari tiga taraf: 0 g/polibag, 600 g/polibag, 1200 g/polibag. Faktor kedua yaitu mikoriza yang terdiri dari tiga taraf: 0 g/polibag, 5 g/polibag, 10 g/polibag. Diperoleh 9 kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan terdiri 3 ulangan, sehingga didapatkan 27 unit percobaan. Setiap unit percobaan terdiri dari 5 tanaman, sehingga total keseluruhan adalah 135 tanaman. Peubah pengamatan meliputi: tinggi tanaman, diameter batang, kandungan klorofil, luas daun, jumlah buah pertanaman, berat buah per tanaman, diameter buah, umur simpan, panjang akar, berat segar akar, volume akar, dan infeksi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk vermikompos dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada peubah tinggi tanaman 21 HST dan 42 HST, diameter batang 35 HST, serta klorofil daun 28 HST. Hasil terbaik didapatkan pada perlakuan dosis pupuk vermikompos 600 g/polibag. Perlakuan fungi mikoriza belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada seluruh peubah pengamatan. Penggunaan kombinasi vermikompos dan fungi mikoriza arbuskular belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat pada seluruh peubah pengamatan
Pengaruh Jenis Media Tanam Dengan Penambahan Pupuk Npk Dan Eco-Enzyme Terhadap Pertumbuhan Microgreen Beberapa Jenis Sayuran Pratama, Dimas; Rosnina, Rosnina; Zuliati, Septiarini; Nazaruddin, Muhammad; Wirda, Zurrahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 2
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Microgreens merupakan sayuran muda yang dipanen pada usia 7–14 hari setelah tanam dan memiliki densitas nutrisi serta antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan sayuran dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan karakteristik morfologi berbagai jenis microgreens pada variasi media tanam. Eksperimen dilaksanakan di Aceh Utara pada Agustus 2025 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah komposisi media tanam (cocopeat tunggal; campuran arang sekam dan ecoenzyme; serta campuran kompos dan NPK), sedangkan faktor kedua adalah jenis sayuran (kangkung, bayam, sawi, dan pakcoy). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cocopeat memberikan pengaruh sangat signifikan terhadap tinggi tanaman, panjang akar, dan berat segar. Kangkung mencatatkan pertumbuhan tinggi dan panjang akar terbaik, sementara bayam menghasilkan berat segar dan berat akar tertinggi. Secara khusus, interaksi antara cocopeat dan kangkung memberikan hasil optimal pada pertumbuhan vegetatif, sedangkan kombinasi media kompos-NPK dengan bayam memicu biomassa berat segar maksimal. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas produksi microgreens sangat bergantung pada kesesuaian antara jenis komoditas dan karakteristik media tanam yang digunakan