Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Workaholic UV Printing Tarmizi, M.Irfan; Lamidi, Nor Lailla
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 4 No 3 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v4i3.1796

Abstract

Usaha rumahan merupakan jenis usaha yang menjanjikan guna peningkatan perekonomian keluarga, salah satu usaha rumahan tersebut yaitu Workaholic UV Printing. Namun tidak semua pelaku usaha memahami cara perhitungan biaya produksi akibatnya pelaku usaha tidak mengetahui seberapa besar keuntungan usahanya guna mempertahankan kegiatan usahanya. Dengan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan agar memberikan edukasi dalam menentukan harga pokok produksi yang tepat. Dengan metode yang dilakukan dengan berbagai tahapan, yaitu tahapan perencanaan, tahapan pelaksanaan dan tahapan evaluasi terhadap kegiatan pengabdian masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Workaholic UV Printing dapat menghitung harga pokok produksi dan menentukan harga jual produk dengan baik, benar dan akurat yang akan terhubung dengan laba dan rugi periodik.
Pelatihan Desain Logo Roti RTM Guna Membangun Identitas Dan Strategi Branding Usaha Lailla, Nor; Tarmizi, M.Irfan; Pratiwi, Restika Eka; Jamilah, Siti
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 5 No 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v5i1.1982

Abstract

Logo merupakan salah satu hal penting dalam sebuah bisnis. karena logonya. identitas produk dan meningkatkan daya tariknya kepada konsumen. Selain logo, media promosi salah satunya tentu saja spanduk. Bahkan di era teknologi, pentingnya spanduk tidak berkurang. Namun permasalahan yang terjadi adalah mitra tidak mempunyai logo sebagai identitas usaha dan tidak mempunyai banner sehingga tidak dapat diketahui oleh masyarakat sekitar lokasi usaha dan konsumen kesulitan dalam mencari lokasi usaha. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan cara membuat logo dan desain banner yang berisi poin-poin penting agar mudah diingat dan berdampak pada perubahan peningkatan penjualan dan wawasan pemasaran bagi para pebisnis rumahan. Metode yang digunakan adalah tahap perancangan, tahap persiapan, dan tahap pelaksanaan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat mitra sudah mempunyai logo dan terdapat logo pada kemasan rotinya, kemudian sudah dipasang banner pada usaha rumahan tersebut, sehingga konsumen secara luas memahami bahwa rumah tersebut adalah usaha roti, sehingga memudahkan agar konsumen dapat membeli secara langsung.
Determinan Work Engagement dan Proactive Personality Terhadap Innovation Work Behaviour pada Karyawan Generasi Milenial di Jakarta Lailla, Nor; Tarmizi, M. Irfan; Hananto, Djoko; Gunawan, Ade
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v8i1.1554

Abstract

Innovative work behavior (IWB) is a very important factor in achieving competitive advantage and continuity of an organization, especially for millennial employees. This research discusses Work Engagement and Proactive Personality that occur in millennial generation employees. The method used in this research is a quantitative method with a population of millennial generation employees in Jakarta. The sample used used a sampling technique, namely purposive sampling, with 100 respondents. The results of this research are that the Work Engagement variable has a significance value for Innovation work behavior of 0.049, while the Proactive Personality variable has a significance value for Innovation work behavior of 0.058. From the coefficient of determination, it can be concluded that the Work Engagement and Proactive Personality variables influence Innovation work behavior by 16.6%, while the other variables are 83.4% influenced by other variables.
The role of grit and self-efficacy in teacher engagement and burnout Lailla, Nor; Rao, Don Gusti; Hakim, Luqman; Nugroho, Wawan Sadtyo
Annals of Human Resource Management Research Vol. 5 No. 4 (2025): December
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v5i4.3177

Abstract

Purpose: The purpose of this study is to examine the influence of grit and self-efficacy on work engagement, to identify the relationship between grit and self-efficacy, and to determine how work engagement affects burnout. Research Methodology: This uses a quantitative approach with a type of study. Population in the study: This is a vocational school teacher in seven schools in Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, and South Tangerang. The sample was determined using non-probability sampling techniques, especially convenience sampling. The number of respondents is as many as 107. Data collection techniques use Google Forms. Data analysis techniques using SmartPLS. Results: The results show a positive influence of grit on work engagement, a positive influence of self-efficacy on work engagement, a positive relationship between grit and self-efficacy, and a negative influence of work engagement on burnout. Conclusions: This study concludes that grit and self-efficacy positively influence work engagement, with teachers displaying greater emotional, cognitive, and physical involvement in their work. Grit also enhances self-efficacy, which strengthens engagement, ultimately reducing burnout. These findings emphasize the importance of fostering perseverance and confidence to improve workplace health and productivity in education. Limitations: This study discusses the variables of grit, self-efficacy, work engagement, and burnout. However, there are still many other factors that influence teacher engagement and work burnout, such as principal leadership, organizational support for work-life balance, or other external factors. Contribution: This research suggests that grit and self-efficacy have an important role in work engagement and reducing burnout in teachers, as well as being the basis for developing teacher welfare, especially in Indonesia.
The Influence of Promotion on Customer Loyalty Through Brand Ambassadors of Nabati Products on Generation Z in DKI Jakarta Salsabilah Humairoh; Nor Lailla
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 3 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i3.6100

Abstract

The objectives of this study are (1) To determine the effect of promotion on customer loyalty. (2) To determine the effect of promotion on brand ambassador. (3) To determine the effect of brand ambassador on customer loyalty. (4) To determine the effect of promotion on customer loyalty through brand ambassador. The population in this study were Nabati consumers in DKI Jakarta. The sample used was the accidental sampling formula with a total sample of 300 samples. The data was processed using the Partial Least Square (PLS) method. From the analysis results, it was found that 65.9% of customer loyalty was influenced by promotions and brand ambassadors.
Pengaruh Work Life Balance Terhadap Kinerja Pegawai dengan Komitmen Organisasi Sebagai Variabel Intervening pada Lembaga Amil Zakat BSI Maslahat Iskandar, Humaidi; Lailla, Nor
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening pada LAZNAS BSI Maslahat. Variabel independen yang digunakan adalah Work Life Balance, sedangkan yang menjadi variabel dependen yaitu Kinerja Pegawai dan variabel intervening adalah Komitmen Organisasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 109 responden dari Pegawai LAZNAS BSI Maslahat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat asosiatif dengan menggunakan data primer. Model Analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan SmartPLS 4.1.1.4. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Work Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, Work Life Balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap Komitmen Organisasi. Namun, Komitmen Organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai. Selain itu, Komitmen Organisasi tidak mampu memediasi pengaruh Work Life Balance terhadap Kinerja Pegawai.
Pengaruh Kompetensi Guru Dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Guru PAUD Di Kecamatan Tambun Utara Melalui Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening: Studi pada Guru PAUD di Kecamatan Tambun Utara Dico Puji Handoko, Tata; Lailla, Nor
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1335

Abstract

Kinerja guru PAUD di Kecamatan Tambun Utara masih menghadapi tantangan untuk mencapai standar ideal, yang dipengaruhi oleh kompetensi, beban kerja, dan motivasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana motivasi kerja memediasi pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja guru PAUD. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model persamaan struktural (Structural Equation Modeling), penelitian ini mengkaji data dari pendidik di lembaga Kelompok Bermain (KB) dan Satuan PAUD Sejenis (SPS). Temuan utama menunjukkan bahwa motivasi kerja merupakan faktor kunci yang secara signifikan memperkuat pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja guru, dengan daya prediksi model yang sangat kuat. Secara khusus, kombinasi faktor-faktor tersebut mampu menjelaskan sebagian besar variasi peningkatan kinerja guru di lapangan. Kontribusi penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan peningkatan kualitas PAUD tidak cukup hanya berfokus pada pelatihan teknis (kompetensi), tetapi harus dibarengi dengan pengelolaan beban kerja yang manusiawi untuk menjaga gairah kerja guru. Implikasi praktisnya, otoritas pendidikan setempat perlu mengintegrasikan program kesejahteraan psikologis dan pembagian tugas yang proporsional sebagai strategi utama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini.   The performance of early childhood education teachers in Tambun Utara Subdistrict still faces challenges in achieving ideal standards, which are influenced by competence, workload, and motivation. This study aims to analyse how work motivation mediates the influence of competence and workload on the performance of PAUD teachers. Using a quantitative approach with a structural equation modelling (SEM) approach, this study examines data from educators in Playgroups (KB) and Similar PAUD Units (SPS). The main findings show that work motivation is a key factor that significantly strengthens the influence of competence and workload on teacher performance, with a very strong model predictive power. In particular, the combination of these factors can explain most of the variation in teacher performance improvement in the field. The contribution of this study confirms that policies to improve the quality of PAUD should not only focus on technical training (competence) but must also be accompanied by humane workload management to maintain teachers' enthusiasm for work. The practical implication is that local education authorities need to integrate psychological well-being programs and proportional task distribution as key strategies in improving the quality of early childhood education services.  
Pengaruh Kepribadian Proaktif, Disiplin Kerja, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Al Sambak Odie Karim Amrulloh; Nor Lailla
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3603

Abstract

Kajian ini membahas faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang. Fokus kajian diarahkan pada kepribadian proaktif, disiplin kerja, dan lingkungan kerja sebagai determinan kinerja aparatur publik dalam penyelenggaraan pemilu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Seluruh karyawan KPU Kota Tangerang berjumlah 50 orang dijadikan responden melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 20. Kepribadian proaktif berkontribusi signifikan pada kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 5,220 dan signifikansi 0,000. Disiplin kerja juga berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung sebesar 2,992 dan signifikansi 0,004. Sebaliknya, lingkungan kerja tidak berkontribusi signifikan pada kinerja dengan nilai t hitung sebesar 0,781 dan signifikansi 0,439. Nilai F hitung sebesar 27,051 dengan signifikansi 0,000, yang menandakan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama berkontribusi signifikan pada kinerja karyawan. Dengan nilai koefisien determinasi 0,638, model mampu menjelaskan 63,8% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor individu memiliki peran dominan dalam membentuk kinerja aparatur KPU.
Pengaruh Kepuasan Kerja, Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Kerja terhadap Loyalitas Karyawan pada PT Tiara Perkasa Mobil di Tangerang Aprilia, Selvi; Lailla , Nor
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja, komunikasi interpersonal, dan motivasi kerja terhadap loyalitas karyawan pada PT Tiara Perkasa Mobil di Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei dan korelasional. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh karyawan sebanyak 100 responden dengan teknik sampling jenuh. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa loyalitas karyawan, komunikasi interpersonal, dan motivasi kerja berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan kepuasan kerja berada pada kategori tinggi. Hasil pengujian model menunjukkan bahwa seluruh konstruk telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa kepuasan kerja, komunikasi interpersonal, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan. Selain itu, kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap komunikasi interpersonal, serta komunikasi interpersonal berpengaruh positif terhadap motivasi kerja. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja, komunikasi interpersonal, dan motivasi kerja secara simultan mampu menjelaskan loyalitas karyawan dengan tingkat kekuatan yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis dan sosial dalam lingkungan kerja memiliki peran penting dalam membentuk loyalitas karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dalam merumuskan kebijakan sumber daya manusia guna meningkatkan loyalitas karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Kompensasi dan Budaya Organisasi terhadap Turnover Intention dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan Generasi Z di Tangerang Selatan Amanda, Meisya; Lailla, Nor
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan budaya organisasi terhadap turnover intention karyawan Generasi Z di wilayah Tangerang Selatan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kecenderungan turnover intention pada Generasi Z serta pentingnya memahami faktor-faktor organisasi yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 225 karyawan Generasi Z yang bekerja di berbagai perusahaan di Tangerang Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan statistik untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention. Kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepuasan kerja, semakin rendah niat karyawan untuk berpindah kerja. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi pengaruh budaya organisasi terhadap turnover intention. Sementara itu, kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pada karyawan Generasi Z, faktor non-finansial seperti budaya organisasi dan kepuasan kerja memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kompensasi dalam menekan turnover intention. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam kajian manajemen sumber daya manusia serta menjadi pertimbangan praktis bagi perusahaan dalam mengelola karyawan Generasi Z.