Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA TENTANG MANFAAT DAUN KELOR DENGAN STATUS GIZI KELUARGA PADA WILAYAH LAHAN KERING KEPULAUAN SEMIRINGKAI Nurina, Rr. Listyawati; Woda, Rahel Rara; Lada, Christina Olly; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 8 No 1 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.676 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i1.2670

Abstract

Masalah gizi di Indonesia masih besar, tidak hanya masalah gizi kurang tetapi juga masalah gizi lebih. Salah satu faktor penyebab adalah pola makan yang tidak seimbang dan penyakit infeksi. Daun kelor dengan banyak keunggulan nutrisi baik yang sangat populer dapat menjadi salah satu cara untuk menanggulangi masalah gizi di tingkat rumah tangga. Namun Hal ini memerlukan adanya pengetahuan dan kesadaran dari masyarakat akan manfaat daun kelor. Oleh karena itu, peneliti dan tim telah melakukan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan dan sikap tentang manfaat daun kelor di masyarakat desa Penfui Timur yang memiliki cukup banyak pohon kelor serta untuk mengetahui hubungannya dengan status gizi keluarga. Disain penelitian ini merupakan studicrossectional yang bersifat deskriptif dan analitik. Populasi adalah seluruh rumah tangga di wilayah kerja Desa Penfui Timur Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang yang telah disampling sesuai dengan kriteria inklusi penelitian. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir semua subjek (93%) adalah usia orang dewasa tengah sampai dengan dewasa akhir dengan jenis kelamin yang setara antara perempuan (55,5%) dengan laki-laki (44,4%). Ada 33 responden yang memiliki 5 sampai 8 jumlah anggota dalam rumah tangga dan 12 responden lainnya memiliki 3 sampai 4 jumlah anggota dalam rumah tangganya. Dengan uji statistik Fisher menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (p= 0,002 dan sikap orang tua (p=0,019) tentang manfaat daun kelor dengan status gizi keluarga pada wilayah lahan kering kepulauan semiringkai. Hal ini dapat diartikan bahwa hasil penelitian ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa pengetahuan dan sikap yang baik tentang manfaat daun kelor memberikan pengaruh yang baik terhadap pemeilihan dan penyediaan makanan bergizi sehingga hamper sebagian lebih status gizi keluarga terpelihara dengan baik. Hal ini terlihat dari hamper sebagian besar responden memiliki status gizi yang baik. Luaran dari penelitian ini adalah lebih optimal dalam pemanfaatan lahan kering semiringkai di sekitar rumah sehingga berguna bagi ketersediaan pangan murah dan bergizi di tingkat rumah tangga
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN TINGKAT PENDAPATAN DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI KOTA KUPANG Diamanta, Agatha D.S.; E D, Maria Agnes; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 8 No 2 (2020): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.465 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v8i2.3340

Abstract

Tuberkulosis merupakan salah satu dari 10 penyebab utama kematian. Indonesia merupakan negara dengan insiden tuberkulosis tertinggi ketiga di dunia. Pengobatan yang lama dan harus sesuai dengan aturan akan menimbulkan stres pada penderita. Diperkirakan seorang pasien TB dewasa, akankehilangan rata-rata waktu kerjanya 3-4 bulan, yang berakibat kehilangan pendapatan tahunan rumah tangganya sekitar 20–30%. Adanya perubahan sikap dan stigma terkait TB oleh orang sekitar membawa dampak psikis dan sosial bagi pasien TB.Perubahan akibat penyakit yang diderita dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan manusia, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas hidup penderita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan tingkat pendapatan dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis Paru di Kota Kupang. Metode jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan pendekatan Cross sectional yang dilakukan di 11 puskesmas di Kota Kupang. Dari pengambilan sampel ini, dengan teknik Stratified sampling, didapatkan sejumlah 87 penderita tuberkulosis paru yang terdaftar di puskesmas tahun 2019. Hasil uji menggunakan metode Korelasi Rank-Spearman, yakni perbandingan nilai antara tingkat stres dengan kualitas hidup, didapatkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), nilai koefisien korelasi = 0,628 dan arah hubungan positif. Sedangkan dalam perbandingan antara tingkat pendapatan dengan kualitas hidup didapatkan nilai p value = 0,409 (p > 0,05), nilai r = - 0,090 dan arah hubungan negatif. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis Paru di Kota Kupang. Di tempat lain tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tingkat pendapatan dengan kualitas hidup penderita Tuberkulosis paru di Kota Kupang
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD PROF. DR. W Z JOHANNES KUPANG Bessie, Vinsensius Apolonaris; Buntoro, Ika Febianti; Damanik, Efrisca M. Br.
Cendana Medical Journal Vol 9 No 1 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.49 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i1.4928

Abstract

Pandemi COVID-19 mempengaruhi seluruh tenaga kesehatan di dunia, khususnya di Indonesia. Pasien COVID-19 terus bertambah membuat tenaga kesehatan harus menyiapkan diri untuk merawat pasien-pasien tersebut. Sementara itu, minimnya pengetahuan tentang virus tersebut dan kurangnya fasilitas kesehatan seperti alat pelindung diri (APD) akan menambah tekanan pada tenaga kesehatan terkhususnya perawat. Keadaan ini menimbulkan stres pada tenaga kesehatan. Stres merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas tidur seseorang. Ini dikarenakan stres dapat menyebabkan kualitas tidur yang buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan tingkat stres dengan kualitas tidur perawat selama pandemi COVID-19 di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitikal observasional dengan rancangan cross sectional pada perawat di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes Kupang yang dilakukan dengan pengisian kuesioner Perceived Stress Scale dan Pittsburgh Sleep Quality Indeks. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah responden 44 orang yang memenuhi kriteria inklusidan eksklusi. Penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Koefisien Korelasi. Hasil penelitian ini dari 44 responden, tingkat stres yang paling banyak dialami oleh perawat adalah tingkat stres sedang sebanyak 31 orang (70,45%), diikuti oleh tingkat stres ringan sebanyak 9 orang (20,45%), sedangkan tingkat stres berat sebanyak 4 orang (9,09%). Perawat yang memiliki kualitas tidur baik sebanyak 24 orang (54,54%), sedangkan yang memiliki kualitas tidur buruk sebanyak 20 orang (45,45%). Hasil uji analisis bivariat pada penelitiaan ini diperoleh hasil p = 0,040 (p<0,05).Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kualitas tidur pada perawat selama pandemi COVID-19 di RSUD Prof. Dr. W Z Johannes kupang tahun 2020.
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Selama Masa Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Ghawa, Ewaldina Yulsiana Dija; Lidia, Kartini; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.393 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5974

Abstract

Cemas dapat diartikan sebagai perasaan takut, khawatir, dan perasaan tidak sanggup untuk melakakukan sesuatu. Ketika seseorang sedang mengalami kecemasan, orang tersebut cenderung tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dibenaknya dan semakin menghabiskan energi yang dapat menyebabkan terganggunya pola tidur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel ini adalah stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 131 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisa data yang digunakan adalah uji contingency coefficient. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan yang signifikan (p= 0,002) antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeristas Nusa Cendana. Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur selama masa pandemi COVID-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Univeristas Nusa Cendana
Efektivitas Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh Selama Pandemi Covid-19 Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Bako, Yunri Anggelina; Hutasoit, Regina; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 9 No 2 (2021): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.393 KB) | DOI: 10.35508/cmj.v9i2.5984

Abstract

Kebijakan belajar dari rumah (pembelajaran jarak jauh) merupakan penerapan dari physical distancing yang merupakan salah satu bentuk pencegahan penyebaran infeksi COVID-19. Karakteristik pembelajaran jarak jauh yang berbeda dengan pembelajaran tatap muka, mengharuskan mahasiswa untuk beradaptasi dengan metode pembelajaran yang baru. Pembelajaran jarak jauh menuntut kemandirian mahasiswa dalam belajar, dimana belajar mandiri membutuhkan motivasi untuk belajar dari mahasiswa. Dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tentunya akan ditemui beberapa kendala, sehingga kendala-kendala tersebut dapat mempengaruhi motivasi belajar dari mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 terhadap motivasi belajar mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 140 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner untuk mengukur pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dan tingkat motivasi belajar. Analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian dari 140 responden, didapatkan 7,9% dari mahasiswa memiliki motivasi belajar yang sangat tinggi, 50,7% motivasi belajar tinggi, 38,5% motivasi belajar sedang, 2,9% motivasi belajar rendah, dan tidak ada mahasiswa dengan motivasi belajar sangat rendah (0%). Rata-rata pelaksanaan pembelajaran jarak jauh pada mahasiswa kedokteran telah berjalan cukup baik. Hasil uji analisis bivariat pada penelitian ini diperoleh hasil p=0,000 (p<0,005). Kesimpulan Terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran jarak jauh selama pandemi COVID-19 dengan motivasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana.
PERBEDAAN USIA DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KETUNTASAN PENGOBATAN TB PARU DI PUSKESMAS DI KOTA KUPANG Lestari, Ni Putu Widaria Atik; Dedy, Maria Agnes Etty; Artawan, I Made; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6802

Abstract

Tuberkolosis adalah suatu penyakit yang disebabkan langsung oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). Walaupun telah ditemukan obat-obat dalam mengatasi penyakit TB, namun jumlah kasus TB di Indonesia khususnya Kota Kupang masih banyak. Penyebab terjadinya kegagalan pengobatan TB dapat dipengaruhi oleh faktor obat, penyakit dan penderitanya sendiri. Berdasarkan faktor penderita sendiri, yaitu usia dan jenis kelamin. Semakin bertambahnya usia seseorang dapat mempengaruhi sistem imun seseorang untuk melawan infeksi. Berdasarkan jenis kelamin dapat mempengaruhi ketuntasan pengobatan dilihat dari gaya hidup laki-laki tidak sehat dibandingkan perempuan yang dapat mempengaruhi daya tahan tubuh sehingga mempengaruhi ketuntasan pengobatan TB. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan usia dan jenis kelamin terhadap ketuntasan pengobatan Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kota Kupang. Metode penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan uji beda nonparemetik. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik Cluster Sampling, dimana untuk sampel diambil berdasarkan jumlah kasus TB terbanyak di Puskesmas Kota Kupang yaitu pada Puskesmas Oesapa, Puskesmas Sikumana, Puskesmas Oebobo dan Puskesmas Bakunase dengan jumlah kasus TB paru sebanyak 225 kasus. Dari jumlah kasus yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yaitu sebanyak 174 orang. Pengumpulan data menggunakan rekam medic dan dianalisis menggunakan uji Mann-whitney. Hasil berdasarkan penelitian ini dari 174 sampel, berdasarkan usia didapatkan 156 responden tuntas dalam pengobatan. Berdasarkan Jenis kelamin di dapatkan 78 responden perempuan tuntas dalam pengobatan, sedangkan untuk jenis kelamin laki-laki sebanyak 96 tuntas dalam pengobatan. Hasil Uji analisis bivariat diperoleh hasilp=0,251 (p>0,05) pada usia dan p=0,594 (p>0,005) pada jenis kelamin. Kesimpulan penelitian berdasarkan ketuntasan pengobatan Tb paru tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin terhadap ketuntasan pengobatan.
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 ANTARA PENYINTAS DENGAN NON PENYINTAS COVID-19 DI KOTA KUPANG Angi, Stevanii Isabella; Hutasoit, Regina; Buntoro, Ika Febianti
Cendana Medical Journal Vol 10 No 1 (2022): April (Terbitan 23, Tahun 2022)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i1.6815

Abstract

Pengetahuan yang benar dapat menjadi kunci bagaimana seseorang dapat melakukan tindakan pencegahan COVID-19 yang benar sehingga mengurangi risiko terinfeksi. Untuk mengetahui seberapa efektifnya pengetahuan terhadap resiko penularan infeksi maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang perbedaan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku penyintas COVID-19. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Perbedaan Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Terhadap Perilaku Pencegahan COVID-19 Antara Penyintas dengan Non Penyintas COVID-19 di Kota Kupang. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan non-probability sampling yaitu jenis accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 265 responden yang memenuhi kriteria inklusi yaitu bersedia mengisi kuesioner, merupakan masyarakat berdomisili Kota Kupang, sudah ataupun belum pernah terdiagnosa COVID-19, berusia 17- 64 tahun, dan mampu menggunakan aplikasi google form. Penelitian dianalisis secara univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian pada variabel tingkat pengetahuan pengetahuan didapati responden penyintas dengan pengetahuan tinggi sebanyak 206 orang( 78%), pengetahuan sedang 57(21,5%), dan pengetahuan rendah 2 orang (0,5%).Variabel sikap didapati sikap baik 137 orang (51,7%), cukup (46,5%), dan kurang (1,8%). Dan variabel perilaku didapati perilaku baik orang (241%), perilaku kurang orang (24%). Hasil uji bivariat menggunakan uji wilcoxon analisis perbedaan tingkat pengetahuan diperoleh hasil p= 0, 482 (p>0,05) untuk analisis perbedaan sikap diperoleh hasil p = 0,572 (p>0,05) sedangkan untuk analisis perbedaan perilaku diperoleh hasil p= 0,000 (p< 0,05). Kesimpulan penelitian tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari pengetahuan dan sikap tetapi terdapat perbedaan yang signifikan pada perilaku antara penyintas dan non penyintas COVID-19 di Kota Kupang.
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PERAWAT RSUD PROF. DR. W Z JOHANNES DI ERA PANDEMI COVID-19 Matulessy, Giovanni Kathlix immanuel; Buntoro, Ika Febianti; Etty Dedy, Maria Agnes
Cendana Medical Journal Vol 11 No 2 (2023): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v11i2.7304

Abstract

Background: The Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) has caused an outbreak of Coronavirus Disease (COVID19) which affects various fields in the world, one of which is the health sector. Nurses are one group of health workers who have the largest proportion of the number with a high level of work intensity in the hospital. High levels of work intensity, difficulty establishing relationships with family members, difficulties in caring for critical patients, risk of infection, and other factors can cause psychological disorders such as depression for nurses. Depression in nurses will have an impact on emotional, cognitive, motivational changes, feelings of anxiety, restlessness, feelings of deterioration which can reduce work effectiveness and can affect the quality of life of the nurses themselves. Poor quality of life has an important role for welfare in living life and will affect health problems that may arise in the future Objective: To determine the relationship between the level of depression and the quality of life of nurses during the COVID-19 pandemic era at Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang Methods: This research is an observational analytic study with a cross sectional design conducted on nurses in the NICU, ICU and Komodo rooms at Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, by filling in the Beck Depression Inventory II (BDI-II) questionnaire. and The World Health Organization Quaity Of Life (WHOQOL) –BREF questionnaire. The sampling technique used total sampling with 44 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. The study was analyzed by univariate, bivariate using the chi-square test. Results: From 44 respondents, it was found that 29 respondents (65.9%) had no depression, 12 respondents (27.27%) had mild depression and 3 respondents (6.8%) had moderate depression. From 44 respondents also found 30 respondents (68.18%) had a bad quality of life and 14 respondents (31.18%) had a good quality of life. The results of the bivariate analysis test in this study obtained p = 0.035 (p <0.05). Conclusion: There is a significant relationship between the level of depression and the quality of life of nurses during the COVID-19 pandemic era at Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.
HUBUNGAN TINGKAT KECACATAN DAN TINGKAT DEPRESI TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA KUSTA DI RUMAH SAKIT LEPRA DAMIAN LEWOLEBA Mukin, Yohanes Matius Demo; Buntoro, Ika Febianti; Indriarini, Desi; Setiono, Kresnawati Wahyu
Cendana Medical Journal Vol 10 No 2 (2022): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i2.9148

Abstract

Background : Leprosy is a infectious disease caused by Mycobacterium leprae. Leprosy provides physical impact such as disability and psychosicial impact like depression that affect to quality of life leprosy patient. Objective : To know the correlation between disability and depression level with quality of life leprosy patient in Hospital of Leprosy Damian Lewoleba Methods : This research use observational analytical method with cross sectional approach and the sample consisted of 30 patients. Sampling technique used was total sampling. Result : The result of univaraite analysis obtained 63,3 % of leprosy patient with disability level 0, 16,7 % of leprosy patient with disability level 1 and 20,0 % leprosy patient with disability level 2. Also found 3,3 % leprosy patient not depressed, 63,4 % mild depression and 33,3 % moderate depression. For quality of life found 36,7 % good quality and 63,3 % poor quality. Data was analyzed using Spearman Rank test and obtained the value p = 0,008 and p = 0,019. Conclusion : There was a correlation between disability and depression level with quality of life leprosy patientd. The prevention of disability and mental therapy should be improved quality of life leprosy patient.
Pengaruh Pemberian Terapi Obat Anti Tuberkulosis Fase Intensif terhadap Kualitas hidup Penderita Tuberkulosis di Kota Kupang Tanof, Verentika Putri; Buntoro, Ika Febianti; Trisno, Idawati
Cendana Medical Journal Vol 10 No 2 (2022): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v10i2.9150

Abstract

Background : Tuberculosis (TB) is a direct infectious disease that can attack various organs or tissues of the body caused by the Mycobacterium tuverculosis bacteria. Patients with pulmonary TB often become very weak due prolonged chronic illness, weight loss, chest pain and shortness of breath. Intensive phase of pulmonary TB treatment administered for 2 months with OAT consist of isoniazid, rifampisin, pirazinamid, and ethambutol. OAT not only cures patients and cripples BTA but also has side effects that influence patients. Clinical symptoms and OAT side effects will affect the quality of life of patients with pulmonary TB. Objective : To knowt the influence of anti tuberculosis therapy on the quality of life of pulmonary TB patients. Method : This study used the research design of Quasy-Experimental One Group Pretest and Post Test, to determine the quality of life of patients with pulmonary TB before and after administration of anti-tuberculosis for 2 months conducted in 11 health centers in Kupang by interview using the SF-36 questionnaire. Sampling techniques use consecutive sampling with a total of 44 samples meeting the criteria of inclusion. Research was analyzed Univariate, Bivariate using Test MC Nemar and multivariate using regression logistic multiple test. Results: In this study the test results of MC Nemar showed the value of P = 0,000 (P < 0.05). And the test results regression logistic multiple with the value P = 0.024, which indicate there is a significant influence of intensive phase anti-tuberculosis drug therapy on the quality of life of tuberculosis patients. Conclusion: In this study, it is known that the quality of life of pulmonary TB patients before the administration of intensive phase of anti-tuberculosis drugs is categorized low and after the administration of anti-tuberculosis drugs is categorized high.
Co-Authors Angi, Stevanii Isabella Artawan, I Made Ayal, Viany Y Bako, Yunri Anggelina Bessie, Vinsensius Apolonaris Bili, Maria Lusia Bela Christina Olly Lada Come, Yansensius Febrianto Ray Conrad L. H. Folamauk Damanik, Efrisca M. Br. Damanik, Efrisca Meliyiuta Boru Datusanantyo, Robertus Arian Debora Shinta Liana Deri Riskiyanti Tallo Manafe Diamanta, Agatha D.S. Dwita Anastasia Deo E D, Maria Agnes Elli Arsita Folamauk, Conrad Liab Hendricson Ghawa, Ewaldina Yulsiana Dija Halena Meldy Asa Handoyo, Nicholas E. Herjuni Oematan Herman Pieter Louis Wungouw Hutasoit, Regina Hutasoit, Regina Marvina I Made Artawan Idawati Trisno Indriarini, Desi Iswaningsih, Iswaningsih Jannah, Ike Nur Safitri Miftahul Kareri, Dyah Gita Rambu Koamesah, Sangguana M. J. Koamesah, Sangguana Marthen Jacobus Kresnawati Wahyu Setiono Legoh, Dickson Alan Lestari, Ni Putu Widaria Atik Lidia, Kartini Listyawati Nurina Maria Agnes Etty Dedy Mariani, Antonia Matulessy, Giovanni Kathlix immanuel Muhajirin Dean Mukin, Yohanes Matius Demo Muntasir, Muntasir Nicholas Edwin Handoyo Nurina, Rr. Listyawati Pakan, Prisca D. Pellokila, Nindy Bethinia Priambada, Ignasius Bima PRISCA DEVIANI PAKAN Putra Milian, Galang Umbu Awang Putu Dinda Pramesti Rahel Rara Woda Rahel Rara Woda Rusnah, Fauziyah Nadira Riani Sagita, Sidarta Setianingrum, Elisabeth Levina Sari Stefanovic, Claudio Tanof, Verentika Putri Tanto, Ayu Cyntia Turupadang, Welem Wijaya, R. Pasifikus Christa William Lie Woda, Rahel Rara Yesenia Belliani Dju