Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : SainsTech Innovation Journal

Analisis Debit Rancangan Sungai Mencongah Yamin, Muhamad
SainsTech Innovation Journal Vol. 4 No. 1 (2021): SIJ Volume 4 Nomor 1 Mei 2021
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v4i1.2021.267

Abstract

Analisa debit banjir rancangan pada bendung mencongah untuk mengevaluasi beberapa parameter, antara lain meliputi hujan harian maksimum, curah hujan rancangan, hujan efektif, hidrograf satuan banjir rancangan, dimaksudkan untuk menghitung kemungkian terjadinya banjir pada berbagai kala ulang. Dalam penenelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan data curah hujan selama 8 tahun yaitu tahun 2013-2020. Selanjutnya dilakukan analisis curah hujan maksimum harian rata-rata, perhitungan curah hujan maksimum harian rata-rata pada daerah aliran sungai mencongah, data klimatologi. Setelah dilakukan analisa dengan menggunakan metode Hasper dan metode Der Weduwen dengan berbagai kala ulang maka metde yang digunakan dalam analisa debit rancangan adalah metode Hasper kare mempunyai penyimpangan yang kecil dibanding metode Der Weduwen. Hasil analisa metode Hasper diperoleh penyimpangan; 0.082%,0.084%,0.079%,0.076%,0.071%,0.071% dan 0.086% dengan debit; 2446.82 m3/det, 3252.82 m3/det, 3244.54 m3/det, 3243.70 m3/det, 3331.98 m3/det, 3217,05 m3/det, dan 3237.87 m3/det.
Analisis Kebutuhan Air Bersih di Kecamatan Narmada Lombok Barat Yamin, Muhamad
SainsTech Innovation Journal Vol. 4 No. 2 (2021): SIJ Volume 4 Nomor 2 November 2021
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v4i2.2021.268

Abstract

Kebutuhan akan air bersih terus meningkat seiring dengan perkembangan populasi manusia, dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kecamatan Narmada yang meningkat serta meningkatnya kebutuhan akan air bersih yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan air minum. Dalam penelitian menghitung jumlah penduduk lima tahun kedepan dengan metode Geometrik, metode Aritketik dan Metode Eksponensial dari ketiga metode tersebut akan diuji kesesuain dengan metode pryeksi. Setelah dilakukan perhitungan diperoleh jumlah penduduk Kecamatan Narmada tahun 2025 metode Geometrik 93.815 jiwa, metode Aritmeti 96.488 jiwa dan metode Eksponensi 96.754 jiwa, setelah dilakukan pengujian yang memenuhi syarat metode Geometrik mempunyai nilai koreksi terkecil standar deviasi (sd) 874.947 dan koreksi 0,999%, dengan ketersedian air 14.440 lt/hr dan kebutuhan air 2.20 liter/hari.
Analisis Kebutuhan Air Irigasi Saluran Primer Ungga Kabupaten Lombok Tengah Yamin, Muhamad
SainsTech Innovation Journal Vol. 6 No. 1 (2023): SIJ Volume 6 Nomor 1 Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v6i1.2023.526

Abstract

Abstrak: Irigasi adalah penyediaan, pengambilan, pembagian, pemberian dan pengaliran air menggunakan sistem, saluran dan bangunan tertentu dengan tujuan sebagai penunjang produksi pertanian, persawahan dan perikana. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersedian serta kebutuhan air pada daerah irigasi ungga kabupaten Lombok Tengah.Setelah dilakukan analisis data curah hujan pada daerah irigasi Ungga Lombok Tengah, ketersediaan air dan kebutuhan air untuk irigasi pada musim tanam pertama, kedua dan ketiga masih mencukupi, dimana debit air yang tersedia seperti pada tabel 4.12. Sedangkan besarnya kehilangan air pada irigasi Ungga pada musim tanam selama 12 bulan, berdasarkan hasil analisi diperoleh evapotranspirasi ETo pada tabel 4.9.
Analisis Debit Andalan Pada Saluran Irigasi Embung Lanangga Desa Tembalae Kabupaen Dompu Yamin, Muhamad
SainsTech Innovation Journal Vol. 6 No. 2 (2023): SIJ Volume 6 Nomor 2 November 2023
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v6i2.2023.608

Abstract

Debit andalan adalah debit yang harus analisis dalam perencanaan bangunan air seperti bangunan irigasi, air minum, pembangkit listrik tenaga air. Dimana perubahan debit tidaklah besar, sehingga dapat diambil nilai debit andalan yang akan digunakan untuk bergabagai keperluan seperti untuk irigasi. Irigasi adalah penyediaan, pengambilan, pembagian, pemberian dan pengaliran air menggunakan sistem, saluran dan bangunan tertentu dengan tujuan sebagai penunjang produksi pertanian, persawahan dan perikanan. Untuk perencanaan dan perancangan pengembangan sumberdaya air, besaran kuantitatif dan kualitatif tentang air diperluka sebagai informasi awal untuk analisis. Hampir semua pada analisis lanjutan dalam perencanaan, termasuk didalamnya variabelitas ruang dan waktu dari masing-masing besaran tersebut, misalnya untuk perencanaan irigasi, dimana penetapan luas daerah irigasi dan berbagai pilihan cara pengambilan air sangat tergantung pada ketersediaan air. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersedian air dan besarnya debit andalan Q80 tersedia pada daerah irigasi Embung Lanangga Desa Tembalae Kabupaten Dompu. Data yang akan dianalisis adalah data curah hujan, data debit, data klimatologi. Setelah dialkukan analisis data hujan pada stasiun curah hujan Matua dengan lama pengamatan 10 tahun, setelah dilakukan perengkingan pada analisa kala ulang diperoleh R80 = 10,5 mm terjadi pada tahun 2011
Analisis Ketersedian Air dan Efektivitas Saluran Irigasi Bendung Gebong Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Yamin, Muhamad; Bagus Widhi Dharma S; Syarifatul Ulfah; Agus Winardi; Hendrawan
SainsTech Innovation Journal Vol. 7 No. 1 (2024): SIJ VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v7i1.2024.612

Abstract

Meskipun jumlah ketersediaan air mencukupi, namun bila dalam pendistribusian air tidak diatur dengan baik, maka hal ini dapat menyebabkan tidak dapat mencukupi seluruh areal yang direncanakan. Hal ini tentu dapat menyebabkan terjadinya penurunan efisiensi karena lemahnya pengelolaan jaringan irigasi, yang dapat meningkatkan kehilangan air karena rembesan, perkolasi, dan pendistribusian air yang tidak tepat. Kinerja suatu saluran irigasi ditentukan oleh efisiensi distribusi air, keseragaman, dan kecukupan air. Penelitian ini bermaksud untuk mengevaluasi jaringan saluran irigasi Sekunder Bendung Gebong dan menghitung ketersediaan dan kebutuhan air.
ANALISIS DEBIT DAN EFISIENSI SALURAN PRIMER IRIGASI NYEREDEP AIK BUAL KECAMATAN KOPANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rahman; Yamin, Muhamad; Bagus Widhi Dharma
SainsTech Innovation Journal Vol. 7 No. 1 (2024): SIJ VOLUME 7 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v7i1.2024.752

Abstract

Ketersediaan air untuk irigasi merupakan salah satu faktor utama keberhasilan kinerja suatu daerah irigasi. Meskipun jumlah ketersediaan air mencukupi, namun bila distribusi air tidak terjaga maka dapat menyebabkan air tidak dapat mencukupi seluruh areal yang direncanakan. Penurunan efisiensi dapat terjadi karena lemahnya pengelolaan jaringan irigasi yang dapat meningkatkan kehilangan air karena rembesan, perkolasi, dan pendistribusian air yang tidak tepat. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis debit dan efisiensi pada saluarn primer Nyeredep Aik Bual Kecamatan Kopang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dan keadaan jaringan irigasi Embung Aik Bual terkait efisiensi. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pengukuran langsung pada saluran Inflow-outflow untuk setiap pengamatan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengukur debit inflow pada pangkal saluran dan debit outflow pada ujung saluran dengan menggunakan pelampung dan persamaan Manning. Debit air pada saluran primer irigasi Nyeredep Aik Bual sebesar = 0,538 m3/det, kehilanga air sebesar = 0,078 m3/det, rembesan tidak ada karena kondisi saluran saat dilakukan penelitian sangat baik dengan konstruksi pasangan batu kali, evaporasi sebesar = 3,63483 * 10-08 m3/dt ini hamper tidak ada sangat kecil sekali. Efisiensi pada saluran primer irigasi Nyeredep sebesar = 87,34 %, Ini menunjukkan bahwa 87,34 % dari debit air yang masuk ke saluran primer irigasi Nyeredep dapat sampai ke ujung saluran, sedangkan 12,66 % lainnya hilang akibat evaporasi dan lainnya, artinya saluran primer irigasi Nyeredep pada saat dilakuakn penelitian masih sangan baik, dalam pengambilan data lapangan peneliti mengukur sepanjang 20 meter sebelum saluran tersier.
Analisis Debit Banjir menggunakan Metode Haspers dan Gamma I Pada Daerah Aliran Sungai Jangkok Kabupaten Lombok Barat Yamin, Muhamad; Agus Winardi; Wiriyanti Isnasari
SainsTech Innovation Journal Vol. 7 No. 2 (2024): SIJ VOLUME 7 NOMOR 2 TAHUN 2024
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v7i2.2024.757

Abstract

Sejalan dengan laju perkembangan masyarakat terutama yang tinggal dan melakukan kegiatan di sekitar dataran banjir, maka persoalan yang ditimbulkan oleh banjir, dari waktu ke waktu semakin meningkat dan memerlukan perhatian dan usaha-usaha untuk mengatasinya dengan baik. Dalam analisis debit banjir rancangan sungai Jangkok dengan mengevaluasi beberapa parameter, antara lain meliputi hujan harian maksimum, Curah hujan rancangan, hujan efektif, hidrograf satuan banjir rancangan. Penenelitian ini adalah Studi Kasus dengan menggunakan Data curah hujan selama 10 tahun yaitu tahun 2015-2024. Selanjutnya dilakukan analisis curah hujan maksimum harian pada DAS (Daerah Aliran Sungai), data klimatologi yang diperoleh dari dinas terkait. Berdasarkan hasil analisis data distribusi curah hujan pads DAS dimana untuk nilai Cs < 1,139 -0.96 < 1.139 dan Ck < 5,4002 = 0.47 < 1.139 dengan menggunakan metode RAPS dan Gumbel (memenuhi syarat), dan diperoleh hasil untuk masing-masing metode adalah: untuk metode Haspers Dimana waktu konsentrasi (tc) = 5,923 jam; koefisien run off = 0,807 dan debit = 3,092 m^3 sedangkan metode Gamma I waktu konsentasi = 3,73 jam; waktu puncak = 2,50 jam dan debit puncak = 75,665 m^3
Analisis Ketersediaan Debit Pada Irigasi Saluran Primer Pelambik Kabupaen Lombok Tengah Wiriyanti Isnasari; Agus Winardi; Yamin, Muhamad
SainsTech Innovation Journal Vol. 8 No. 1 (2025): SIJ VOLUME 8 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : LPPM Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/sij.v8i1.2025.1074

Abstract

Saluran irigasi memegang peran penting dalam menjamin kontinuitas suplai air bagi pertanian, terutama di wilayah tropis seperti Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan debit air pada saluran primer irigasi Pelambik dan mengevaluasi kecukupannya terhadap kebutuhan air pertanian. Metode yang digunakan adalah pendekatan hidrolika melalui rumus Manning dan Chezy, serta analisis kehilangan air akibat perkolasi dan evaporasi. Data diperoleh dari survei lapangan dan instansi teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit yang tersedia sebesar 1,196 m³/det menghasilkan suplai air harian sebesar 51.667,2 m³. Kehilangan air akibat perkolasi dan evaporasi sebesar 564,56 m³/hari atau sekitar 1,1% dari total debit harian. Hal ini menunjukkan bahwa saluran primer Pelambik masih cukup efisien dalam mengalirkan air, namun perlu dilakukan pemeliharaan untuk mengurangi potensi kerugian air di masa mendatang.