Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN APLIKASI PEMESANAN UNDANGAN DAN FOTO PERNIKAHAN PADA FITUR PEMESANAN PEMBAYARAN BERBASIS WEBSITE Putra, Alif; Febrina, Widya; Syukriadi, Syukriadi; Khomarudin, Agus Nur; Sagita, Anggelia Nur
DEVICE : JOURNAL OF INFORMATION SYSTEM, COMPUTER SCIENCE AND INFORMATION TECHNOLOGY Vol 6, No 2: DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/device.v6i2.7178

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong digitalisasi di berbagai sektor layanan, termasuk industri kreatif seperti fotografi dan percetakan undangan pernikahan. Namun, proses pemesanan dan transaksi yang masih manual menyebabkan keterbatasan dalam jangkauan pasar, efisiensi pelayanan, dan pengelolaan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi pemesanan layanan undangan dan fotografi pernikahan berbasis web dengan menggunakan framework Laravel. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan pemesanan secara daring, melihat katalog layanan, serta menyelesaikan pembayaran dengan berbagai metode seperti transfer bank, QRIS, dan dompet digital. Pengembangan sistem mengikuti metode Agile dengan pendekatan iteratif melalui tahapan kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Integrasi sistem dilakukan untuk menyajikan fitur katalog, manajemen jadwal layanan, dan dashboard admin yang menampilkan data pemesanan dan transaksi secara real-time. Pengujian dilakukan menggunakan metode black-box testing, dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruh fungsi dalam sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan, memperluas jangkauan pemasaran, dan mendukung transformasi digital usaha fotografi dan percetakan undangan secara menyeluruh.
WORKSHOP DOKUMEN MANAJEMEN SISTEM DAN BERBAGI DATA BERBASIS CLOUD COMPUTING PADA NAGARI KOTO TUO Nazli, Rabby; Jamaluddin, Jamaluddin; Syukriadi, Syukriadi; Amrizal, Amrizal; Khomarudin, Agus Nur; Putri, Ega Evinda
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i2.3395

Abstract

Cloud merupakan suatu teknologi terbaru yang memanfaatkan awan atau internet sebagai media server atau pusat kendali terhadap software-software yang kita gunakan dikehidupan sehari-hari. Selain kita menggunakan media penyimpanan secara eksternal dan internal. Data Digital di era sekarang muncul dengan berbagai fitur yang sangat menarik bagi setiap pengguna teknologi diranah masyarakat, data digital yang mereka simpan pada umumnya misalnya file foto, file softcopy tugas, berkas-berkas penting yang akan mereka gunakan Kembali. Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pelatihan bagi pegawai staf wali nagari untuk meningkatkan kompetensi dibidang teknologi informasi Untuk menambah pengetahuan masyarakat dalam tentang aplikasi Cloud Drive sebagai memori awan. Menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam penggunaan aplikasi Google Cloud dan cara pemanfaatannya. Adapun manfaat yang dapat diambil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah : Bagi masyarakat manfaatnya antara lain Dapat mengenal aplikasi-aplikasi penyimpanan/memori awan Dapat diterapkan oleh kalangan masyarakat
PENYULUHAN EDUKASI PENGATURAN SCREEN TIME DAN FILTER KONTEN DIGITAL PADA KELUARGA DI POSYANDU BUNDO KANDUANG Nurza, Resti Puspita; Tessa, Tessa; Dzhabi, Muhammad; Nazli, Rabby; Khomarudin, Agus Nur
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4637

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola asuh keluarga, terutama terkait penggunaan perangkat digital oleh anak usia dini. Salah satu masalah utama yang dapat memengaruhi perkembangan anak adalah kurangnya literasi digital, ketidaktahuan orang tua tentang batasan screen time, dan ketidakmampuan untuk mengawasi konten digital. Hasil identifikasi yang dilakukan di Posyandu Bundo Kanduang di Kecamatan Harau, Sumatera Barat, menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua belum memahami bahaya yang ditimbulkan oleh paparan perangkat digital yang tidak terkontrol. Untuk mengatasi hal ini, penyuluhan dan pendampingan diberikan untuk mengatur waktu menonton TV dan menghilangkan konten digital dari keluarga. Metode klasik digunakan dengan materi interaktif dan diskusi kelompok kecil. Ini dilengkapi dengan penggunaan fitur pengendalian parental. 85% orang tua menyadari pentingnya pembatasan waktu layar dan penggunaan kontrol orang tua pada perangkat digital, menurut hasil kegiatan. Selain itu, evaluasi kegiatan menerima skor rata-rata 3,49 dalam kategori "Sangat Baik", yang menunjukkan bahwa kegiatan memiliki tingkat kepuasan yang tinggi dan sangat efektif. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini secara efektif meningkatkan literasi digital keluarga dan kesadaran orang tua untuk membuat lingkungan digital yang sehat dan ramah anak.
INOVASI FLASHCARD BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KETERLIBATAN ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN Novita, Rina; Khomarudin, Agus Nur; Kyrani, Darra; Hikma, Rahmadia Zila; Akbar, Yofandy; Fadzilla, Raza; Azzahra, Rianti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4914

Abstract

Pendidikan anak usia dini, khususnya pada jenjang Taman Kanak-kanak (TK), merupakan tahap fundamental dimana anak berada pada fase golden age (usia emas), ditandai dengan kemampuan belajar, rasa ingin tahu, serta daya imajinasi berkembang sangat pesat. Pada masa ini, anak cenderung belajar melalui pengalaman konkret dan visual. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik, interaktif, serta mampu menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat atau PkM ini mengangkat tema tentang inovasi flashcard yang dikombinasikan dengan augmented reality dengan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di TK Al Ma’arif yang berlokasi di Jorong Purwajaya, Kenagarian Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. TK Al Ma’arif dipilih sebagai mitra PkM didasarkan pertimbangan bahwa sebagai lembaga pendidikan non-produktif, TK Al Ma’arif menghadapi berbagai tantangan pada aspek sosial ekonomi dan akses terhadap teknologi. Kondisi masyarakat sekitar yang sebagian besar berpenghasilan rendah berpengaruh terhadap keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Selain itu, akses terhadap media pembelajaran berbasis teknologi masih sangat terbatas, sementara kesempatan bagi guru untuk mengikuti pelatihan penggunaan teknologi pembelajaran juga belum memadai. Metode pelaksanaan pengabdian dirancang dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, sehingga mitra tidak hanya menjadi objek kegiatan, tetapi turut berperan sebagai subjek aktif dalam setiap tahap. Model yang digunakan mengacu pada prinsip andragogi dan Asset Based Community Development (ABCD). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru sebesar 32%, meningkatnya keterlibatan siswa, serta terciptanya suasana belajar yang lebih hidup. Program ini juga melahirkan produk nyata berupa flashcard bilingual kombinasi dengan AR, modul pelatihan, video dokumentasi, dan dukungan perangkat TV.
Designing an E-Commerce System for Local Products with Web-Based Map Integration Using The Laravel Framework Fazri, AL; Novita, Rina; Amrizal; Khomarudin, Agus Nur; Nazly, Rabby
JURNAL TEKNOLOGI DAN OPEN SOURCE Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Open Source, December 2025
Publisher : Universitas Islam Kuantan Singingi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/jtos.v8i2.4675

Abstract

The development of information and communication technology has opened up new opportunities in promoting and marketing local products and tourist destinations. However, there are still many obstacles faced by local businesses, such as limited market access, lack of promotion, and the absence of marketing system integration. This research aims to design and implement a Harau local product e-commerce system with map integration on a Laravel-based web application. This platform is designed to facilitate the sale of local products while providing navigation of store locations through interactive maps. The system development method uses Agile methodology with Laravel framework and MVC architecture. The system successfully integrates role-based authentication features, product management, conventional payment systems, and digital mapping using Google Maps API and Leaflet Maps through the Laraflet plugin. The test results show a system validity rate of 75% based on expert assessment and an effectiveness rate of 80.33% based on user surveys. The system has met good quality standards with all main features functioning according to the black-box testing results. This platform makes a significant contribution to the empowerment of local MSMEs by providing innovative solutions to overcome location problems that have been the main obstacles for local businesses.
OPTIMISASI TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK EFISIENSI LAYANAN: STUDI KASUS PADA SISTEM ANTRIAN RSIA BATUSANGKAR Khomarudin, Agus Nur; Aulia, Romy; Novita, Rina; Nazli, Rabby; Putri, Ega Evinda; Amrizal, Amrizal; Putera, Perdana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5509

Abstract

Abstract: The implementation of information technology in healthcare services has become a strategic necessity for improving service efficiency and quality, particularly in patient queue management systems. RSIA Batusangkar, a medium-scale hospital, has experienced operational challenges related to manual queue management, including prolonged waiting times, service irregularities, and decreased patient satisfaction. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat) aimed to optimize the use of information technology through the implementation of a web-based digital queue system integrated with the hospital’s internal service workflow. A participatory, community-driven approach was employed by involving hospital management, service staff, and patients throughout the stages of needs assessment, system design, implementation, and evaluation. The system was developed using the Agile methodology. Evaluation was conducted through quantitative pre- and post-implementation measurements, complemented by qualitative assessments. The results indicate that the digital queue system reduced the average patient waiting time by 44.4%, increased service throughput by approximately 50%, and improved patient satisfaction levels from moderately satisfied to satisfied–highly satisfied. These findings demonstrate that optimizing information technology through a digital queue system effectively enhances operational efficiency and the overall quality of healthcare services. This program is expected to serve as a practical reference model for digital transformation in regional hospital services. Keyword: digital queue system, information technology, service efficiency, hospital services, community service. Abstrak: Penerapan teknologi informasi dalam layanan kesehatan menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan, khususnya pada sistem antrian pasien di rumah sakit. RSIA Batusangkar sebagai rumah sakit skala menengah masih menghadapi permasalahan antrian manual yang berdampak pada lamanya waktu tunggu, ketidakteraturan layanan, serta menurunnya kepuasan pasien. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi melalui implementasi sistem antrian digital berbasis web yang terintegrasi dengan alur layanan internal rumah sakit. Metode PkM yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan (community-driven), melibatkan manajemen rumah sakit, petugas layanan, serta pasien. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metodologi Agile, sementara evaluasi dilakukan melalui pengukuran kuantitatif pra dan pasca implementasi serta evaluasi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem antrian digital mampu menurunkan waktu tunggu pasien rata-rata sebesar 44,4%, meningkatkan throughput pelayanan hingga 50%, serta meningkatkan skor kepuasan pasien dari kategori cukup puas menjadi puas–sangat puas. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi teknologi informasi melalui sistem antrian digital efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan kesehatan. Program PkM ini diharapkan menjadi model transformasi digital layanan rumah sakit di daerah. Kata kunci: sistem antrian digital, teknologi informasi, efisiensi layanan, rumah sakit, pengabdian kepada masyarakat.
Aplikasi Monitoring Kumbung Jamur Tiram Berbasis Android Sebagai Solusi Digital untuk Mendukung Efisiensi Proses Budidaya Kumbang Avrilliana, Rayya Ade; Amrizal, Amrizal; Syukriadi, Syukriadi; Khomarudin, Agus Nur
INCODING: Journal of Informatics and Computer Science Engineering Vol 5, No 2 (2025): INCODING OKTOBER
Publisher : Mahesa Research Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/incoding.v5i2.935

Abstract

Oyster mushroom is a high-value agricultural commodity that is widely cultivated due to its nutritional content and relatively easy cultivation process. However, the success of cultivation is strongly influenced by the stability of temperature and humidity in the mushroom barn. Monitoring environmental conditions that are still carried out manually often causes delays in taking action, thus risking disrupting mushroom growth. This research aims to design and build an Android-based temperature and humidity monitoring application to support the oyster mushroom cultivation process efficiently and automatically. The system is designed by utilizing environmental sensors connected to a microcontroller and an Android application developed using the Kodular platform. This application allows real-time monitoring remotely, so farmers do not need to be present directly at the location. The results of this research are expected to improve farmers' work efficiency, accelerate responses to environmental changes, and encourage the utilization of simple and easy-to-use information technology in the modern agricultural sector.
Workshop E-Learning kepada Guru TK dan SD Excellent Bukittinggi Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Profesional Dan Digital Khomarudin, Agus Nur; Novita, Rina; Aulia, Romy; Putri, Ega Evinda
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 2 (2023): JISS - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.006 KB) | DOI: 10.59435/jiss.v1i2.81

Abstract

Selama pandemi covid-19 melanda Indonesia beberapa waktu lalu, para guru harus berjibaku dalam menyediakan dan mengelola pembelajaran secara maya, jarak jauh atau online. Hal ini dilakukan guru agar para pelajar tetap dapat mengikuti pembelajaran yang sebagian besar dilakukan dalam jaringan atau daring dengan menggunakan media e-learning. E-learning adalah suatu proses pembelajaran yang dilakukan dengan mengunakan media internet maupun jaringan komputer lainnya. E-learning merupakan pembelajaran dengan menggunakan media elektronik dan teknologi komputer yang memiliki akses internet. E-learning dapat membawa suasana baru dalam ragam pengembangan pembelajaran. Pemanfaatan e-learning dengan baik dapat meningkatkan hasil pembelajaran dengan maksimal. Selain itu, E-learning juga memudahkan siswa dalam mengakses materi pembelajaran dengan menggunakan sumber belajar yang beragam. Proses interaksi antara sesama peserta didik dapat terjalin dengan lebih baik dengan memanfaatkan berbagai sistem aplikasi yang dapat lebih memantapkan siswa dalam penguasaan materi yang diberikan baik di dalam maupun di luar kelas. Berdasarkan uraian tentang pemanfaatan e-learning yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran, maka kondisi ini melatarbelakangi timbulnya gagasan kreatif dari pelaksana PkM untuk mengadakan sebuah workshop. Kegiatan workshop dalam PkM ini bertujuan unutk meningkatkan kemampuan IPTEK bagi para guru TK dan SD Excellent Bukittinggi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan melek terhadap kemajuan Teknologi Informasi, memberikan bekal kepada para guru agar dapat mengelola pembelajaran secara daring, pendampingan terhadap para guru untuk dapat meningkatkan kompetensi profesionalnya.
PENGEMBANGAN APLIKASI WISTLE BLOWING SYSTEM (WBS) PPNP DENGAN AGILE METHOD Khomarudin, Agus Nur; Amrizal, Amrizal; Novita, Rina; Aulia, Romy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4772

Abstract

Abstract: The effective implementation of a Whistleblowing System (WBS) reflects an organizations commitment to the principles of good governance and compliance with applicable laws and regulations. In order to realize good governance at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), various efforts are required to overcome barriers that may hinder the achievement of the institutions vision. One such barrier may take the form of violations. Therefore, any potential violations within the PPNP environment need to be prevented and identified at an early stage. As a preventive and early detection measure against misconduct, PPNP needs to implement a Whistleblowing System as a reporting medium for violations committed by members of the academic community. This study aims to develop a WBS application that can be used as a reporting platform for violations within the PPNP environment. The research adopts stages from the Agile Method, which include the following phases: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review, and Launch. In general, this study has produced a product in the form of a WBS system for PPNP, which has been tested for both validity and effectiveness. The validity test of the product yielded a score of 0.90, categorized as Valid, while the effectiveness test produced a score of 0.91, classified as High-g or highly effective. Based on these test results, it can be concluded that the WBS developed in this study is feasible and can be implemented at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh as a means to support the realization of good governance within the institution.Keyword: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method.Abstrak: Implementasi Whistleblowing System (WBS) secara efektif mencerminkan komitmen organisasi terhadap prinsip good governance dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, diperlukan berbagai upaya untuk mengatasi hambatan yang dapat menghalangi pencapaian visi institusi. Salah satu hambatan tersebut dapat berupa terjadinya pelanggaran. Oleh karena itu, pelanggaran yang mungkin terjadi di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu dicegah dan diidentifikasi sejak dini. Sebagai langkah preventif dan deteksi awal terhadap pelanggaran, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu mengimplementasikan sistem Whistleblowing sebagai media pelaporan pelanggaran yang dilakukan oleh warga kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi wbs yang dapat digunakan sebagai media pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan tahapan yang diadopsi dari tahapan pada Agile Method, yang terdiri dari tahap: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review dan Launch. Secara umum penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk yaitu sistem WBS pada PPNPdan telah diuji meliputi uji validitas dan efektifitas. Hasil uji validitas produk memperoleh nilai 0,90 dengan kategori Valid dan Uji efektifitas memperoleh nilai 0,91 dengan kriteria High-g atau efektifitas tinggi. Berdasarkan hasil uji produk maka dapat disimpulkan bahwa sistem WBS dalam penelitian ini layak dan dapat diterapkan pada kampus PPNP dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.Kata kunci: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method.
INKUBATOR CERDAS TELUR PUYUH BERBASIS IOT DENGAN ESP32-CAM DAN INTEGRASI TELEGRAM Irawan, Wendi; Khomarudin, Agus Nur; Aulia, Romy; Novita, Rina; Putri, Ega Evinda
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3780

Abstract

Kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani yang bergizi dan memiliki harga terjangkau terus mengalami peningkatan. Salah satu komoditas unggas yang memiliki prospek menjanjikan adalah burung puyuh, yang dikenal mampu menghasilkan daging dan telur dengan kandungan gizi tinggi serta nilai jual yang kompetitif. Meski demikian, peluang ini masih dihadapkan pada tantangan serius, yaitu rendahnya tingkat keberhasilan dalam penetasan telur puyuh. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah proses inkubasi yang belum berjalan secara optimal, terutama jika masih dilakukan secara manual. Penelitian ini dilakukan sebagai bentuk problem solving dengan melakukan atau merancang alat inkubator otomatis untuk telur puyuh berbasis ESP32-CAM yang terhubung dengan aplikasi Telegram. Metode penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang merupakan singkatan dari (Analysis – Design – Development – Implementation – Evaluation). Hasil uji inkubator dalam penelitian ini yang dilakukan secara per unit, meliputi: uji sensor, uji aktuator, dan uji komunikasi dengan telegram menunjukkan bahwa semua komponen berjalan dengan baik. Dan selanjutnya dilakukan uji coba inkubasi dengan 100 butir telur puyuh, didapatkan hasil bahwa 83 dari 100 telur menetas (85%). Tingkat penetasan ini meningkat dibanding metode manual yaitu (±65%). Dengan kata lain inkubator cerdas ini dapat meningkatkan persentase penetasan ±20% dibandingkan metode manual.