p-Index From 2021 - 2026
7.875
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Measurement : Jurnal Akuntansi Jurnal Akuntansi Distribusi Bisma: Jurnal Bisnis dan Manajemen YUME : Journal of Management Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Jurnal Akuntansi Bisnis dan Ekonomi (JABE) JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan JRAK (Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis) (e-Journal) Innovation in Research of Informatics (INNOVATICS) Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Industri (EBI) Otonomi CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Arastirma KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Neraca Peradaban Jurnal Ekonomi Perjuangan (JUMPER) Jurnal Literasi Akuntansi Surplus: Jurnal Riset Mahasiswa Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Jurnal Riset Akuntansi Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Proceeding National Conference Business, Management, and Accounting (NCBMA) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Mandiri: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Komunita: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Mazinda: Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) EKOBIMA Ekonomi Bisnis dan Manajemen Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Literasi Keuangan Syariah dan Fitur Layanan Terhadap Minat Generasi Z dalam Menggunakan Fintech Syariah Syifa Nurul Pahmi; Rizky Ridwan
Mandiri : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jak.v5i2.1826

Abstract

Rendahnya pemanfaatan fintech syariah di kalangan Generasi Z Tasikmalaya, meskipun daerah ini memiliki karakteristik religius yang kuat, mengindikasikan kesenjangan antara potensi minat dan realisasi penggunaan yang belum dijelaskan secara memadai oleh penelitian terdahulu. Kesenjangan ini muncul karena mayoritas penelitian sebelumnya cenderung menerapkan pendekatan berbasis perilaku (Theory of Planned Behavior/TPB) atau pendekatan berbasis teknologi (Technology Acceptance Model/TAM) secara terpisah, sehingga belum menjelaskan secara utuh bagaimana faktor pemahaman individu dan kualitas layanan digital bekerja bersama dalam membentuk minat. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan menguji pengaruh literasi keuangan syariah dan fitur layanan terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan fintech syariah pada konteks daerah religius yang masih jarang diteliti, yaitu Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring Google Form berskala Likert 1–5. Sampel ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 100 responden Generasi Z di Tasikmalaya. Data diolah memakai regresi linier berganda berbantuan SPSS versi 26, melalui pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Temuan menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan fintech syariah (t = 2,266; sig. = 0,026), dan fitur layanan juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 5,715; sig. = 0,000), dengan fitur layanan sebagai variabel paling dominan. Kedua variabel secara simultan menjelaskan 59,0% variasi minat penggunaan fintech syariah (Adjusted R² = 0,590). Penelitian ini memperkuat argumen bahwa integrasi TPB dan TAM relevan digunakan untuk menjelaskan minat penggunaan layanan keuangan digital berbasis syariah, serta menyarankan penyedia fintech syariah untuk memprioritaskan peningkatan fitur layanan tanpa mengabaikan edukasi literasi keuangan syariah guna mendorong minat penggunaan di kalangan Generasi Z.   The low adoption of Sharia fintech among Generation Z in Tasikmalaya despite the region's strong religious character—indicates a gap between potential interest and actual usage that has not been adequately explained by prior research. This gap arises because most previous studies tended to apply either a behavior-based approach (Theory of Planned Behavior/TPB) or a technology-based approach (Technology Acceptance Model/TAM) in isolation, failing to fully explain how individual understanding and digital service quality interact to shape interest. This study addresses that gap by examining the influence of Sharia financial literacy and service features on Generation Z's interest in using Sharia fintech within the under-researched context of a religious region: Tasikmalaya. The study employs an associative quantitative approach, collecting data via an online Google Form questionnaire using a 1–5 Likert scale. The sample size was determined using the Lemeshow formula and purposive sampling, resulting in 100 Generation Z respondents in Tasikmalaya. Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 26, incorporating tests for validity, reliability, classical assumptions, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination. The findings reveal that Sharia financial literacy has a positive and significant effect on Generation Z's interest in using Sharia fintech (t = 2.266; sig. = 0.026), and service features also have a positive and significant effect (t = 5.715; sig. = 0.000), with service features emerging as the most dominant variable. Together, these two variables explain 59.0% of the variation in interest regarding Sharia fintech usage (Adjusted R² = 0.590). This study reinforces the argument that integrating TPB and TAM is relevant for explaining interest in Sharia-based digital financial services; it further suggests that Sharia fintech providers should prioritize enhancing service features without neglecting Sharia financial literacy education to drive adoption interest among Generation Z.  
The influence of institutional ownership and business risk on capital structure with company size as a moderator: Studi: Perusahaan Subsektor Makanan & Minuman yang Terdaftar di BEI Periode 2021-2024 Widi Khoerunisa; Rizky Ridwan
Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiah.v16i2.117376

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah dan bagaimana ukuran perusahaan memengaruhi hubungan antara kepemilikan institusional dan risiko bisnis yang terkait dengan struktur modal. Penelitian dalam studi ini bersifat kuantitatif dan menggunakan metode asosiatif kausal. Sebanyak 160 observasi dikumpulkan selama empat tahun dari 40 perusahaan berbeda menggunakan teknik purposive sampling. Dalam SPSS, Moderated Regression Analysis (MRA) digunakan untuk memeriksa data. Menurut penelitian ini, kepemilikan institusional tidak memengaruhi struktur modal, tetapi risiko perusahaan memengaruhinya. Kepemilikan institusional nyatanya tidak memiliki dampak yang lebih besar pada struktur modal, dan ukuran perusahaan menunjukkan bahwa risiko bisnis memiliki dampak yang lebih kecil. Hasil ini memperkuat gagasan bahwa teori keagenan dapat menjelaskan pengambilan keputusan strategi pembiayaan perusahaan, terutama untuk bisnis di industri makanan dan minuman yang terdampak berbagai risiko serius.
Co-Authors Abdul Latif Saputra Adila, Sahila Aditha, Sandy Aditia Abdurachman Agustian, Aldy Agustina, Gina Agustina, ⁠⁠Friska Aidah, Risa Nur Ajang Alim Yusup Bustomi Aldy Agustian Aldy Agustian Alfin Nur Arifah Alfin Alwin, Cindi Amalia Siti Khadijah Amalia Siti Khodijah Ardian, Muhamad Arif Muhamad Nurdin Ayu, Intan Putri Aziz, Hilmi DADANG DADANG Dede Riswandi Dede Riswandi Dewi Ratnasari Astuti Dheri Febiyani Lestari Dwiana Fitria Azhari Dwiana Fitria Azhari Ekasari, Revalina Elsa Wantira Fadilah, Risa Asti Nur Fadillah, ⁠Tsabbit M Fadillatunnisa , Syifa Fatmasari, Santi Febiyani, Dheri Fitri Nurlaila Fitriani Ginayah, Gina Gust Salman Haikal Hakim, Sofwan Mahmudil Halim, Cecep Abdul Hasan, Nurul Ismail Hera, Nurherawati Himawan, Hidayatulloh Husniati, Adilah Ihsan, Adi Muhammad Nur Ijang Mulyana Intan Putri Ayu Intan Ratna Dila Intan Intan, Intan Ratna Dila Ismayanti Ismayanti Isnawati Isnawati Jaenudin, Ujang Eri Khodijah, Amalia Siti Lusi Yulia Irfani Malik, Rifki Abdul Malinda, Agia Salsa Maulidia, Eka Putri Media Aditia Abdurachman1 Meri Nurapiatni Mudakir, Ubaedillah Muhamad Nur Ihsan, Adi Mustari Mustari Mustopa Kamil Naila Hanipah Nasihah Fauzia Nasihah fauzia NURAENI, RANI Nurazizah, Eka Nurdin, Arif Muhamad Nurherawati Nurherawati, Nurherawati Nurhidayah Nurjanah, Sinta Nurlaila, Fitri Nursamsi, Dede Rizal Nurul Nuraeni Pahmi, Syifa Nurul Pebrian, Ripan Prayoga, Cepi Juniar Putri, Dewi Andina Ramdani Al Falah Ramdani Al Falah Ramdani Alfalah Retno Dyah Pekerti Ridwan Fadilah Rina Madyasari Risa Asti Nur Fadilah Riska Riska Handayani Putri Rismalasari, Risma Romansyah, Roni Rosyid, Dede Abdul Satrio, Muhamad Zulfikar Bintang Sidik Nasir Akbar Sindi Nopitasari Sindi Nopitasari Siti Fathiyah Mashruroh Siti Jamilah Aprilia Siti Mutmainah Siti Rostia Ningsih Sri Julianti Syahni Siti Riyani Syifa Aenun Naja Syifa Nurul Pahmi Taniari Taupik Akbar Taupik Akbar Taupik Akbar Tineung Sulastri Titin Titin Tito Pinandita Usi Yana Giyanti Widi Khoerunisa Wirdi Rotibil Alliyah Yudi Setia Rachmanda Yulianti, Reva