Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SOSIALISASI PENTINGNYA PENERAPAN KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN (K3L) DI INDUSTRI KECIL MESIN PERKAKAS Yanis, Muhammad; Mohruni, Amrifan Saladin; Basri, Hasan; Firdaus, Aneka; Yani, Irsyadi; Saputra, M. A. Ade; Adanta, Dendy; Resti, Yulia; Yuliasari, Nova; Sari, Dewi Puspita; Teguh Prakoso, Akbar
Jurnal Lentera Nusantara Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Pelita Sriwijaya
Publisher : Asosiasi Peneliti Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51630/jps.v4i1.179

Abstract

Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) merupakan faktor penting dalam menciptakan tempat kerja yang aman, produktif, dan ramah lingkungan. Penerapan K3L di industri kecil mesin perkakas masih sering terabaikan karena kurangnya pemahaman terhadap risiko akibat kerja dan dampak lingkungan. Kegiatan pengabdian ini melakukan sosialisasi pentingnya penerapan K3L bagi pelaku usaha kecil mesin perkakas. Metode kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi-tanya jawab dan evaluasi serta hibah APD. Tempat kegiatan di bengkel las dan bubut Tris yang berada di Kelurahan Kebun Bunga Palembang. Kegiatan sosialisasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran bahaya di tempat kerja, pentingnya penggunaan APD, dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Dari semua materi yang disampaikan, terjadi peningkatan pemahaman rata-rata sebesar 33.3%. Sosialisasi dapat meningkatkan kesadaran K3L secara signifikan, namun agar penerapan secara konsisten maka perlu program lebih berdampak seperti pendampingan dan dukungan berkelanjutan.
Electrofacies classification of a mixed carbonate-siliciclastic reservoir using machine learning techniques ADHARI, MUHAMMAD RIDHA; WIRANDHA, FREDDY SAPTA; YANIS, MUHAMMAD; KARDAWI, MUHAMMAD YUSUF
Jurnal Natural Volume 25 Number 3, October 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many scientific fields, including the geosciences, have successfully employed machine learning to address numerous significant issues. Current studies show that the application of machine learning within the geosciences is still in its early stages, and there is a huge potential for this technique that need to be explored. This research focuses on the Late Permian Beekeeper Formation from the Perth Basin, Australia. It aims to improve our understanding of the application of machine learning to characterise subsurface rock formations. The objectives of this study are threefold: (1) to conduct cutting, crossplot, and modern machine learning analyses on a mixed carbonate-siliciclastic reservoir; (2) to compare the results from the aforementioned analyses and to interpret the electrofacies and lithofacies; and (3) to understand the degree of accuracy of the application of machine learning in the characterisation of the subsurface rock formations. Cutting, crossplotting, and modern machine learning analyses have been conducted to achieve the aim and objectives of this study. Seven electrofacies, associated with nine lithofacies, were identified within the studied data, and these were classified into carbonate-dominated facies group, siliciclastic-dominated facies group, and mixed carbonate-siliciclastic facies group. Results also show the presence of stratal and compositional mixing within the Beekeeper Formation. A combination of cutting, crossplot, and machine learning analyses can provide a better, more accurate, and more reliable interpretation of the facies of the Beekeeper Formation. This study is expected to advance our understanding of the application of machine learning in geosciences.
Sosialisasi Teknik Penggunaan dan Jenis Cairan Pemotongan untuk Pemesinan Hijau Di Industri Kecil Mesin Perkakas Yanis, Muhammad; Amrifan Saladin Mohruni; Aneka Firdaus; Nova Yuliasari
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 2 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i2.9386

Abstract

Pemesinan hijau tidak hanya harus dipahami dan dilaksanakan oleh industri pemesinan berskala besar dan sedang, namun juga bagi industri kecil. Hal ini penting karena isu global ini menyangkut masalah kesehatan dan lingkungan yang berkelanjutan yang merupakan tanggung jawab bersama. Salah satu penerapan pemesinan hijau ini adalah penggunaan cairan pemotongan. Cairan pemotongan yang digunakan di industri kecil mesin perkakas umumnya berasal dari minyak mineral, pemakaian dengan dikucurkan secara berlebihan dan pembuangan secara langsung ke lingkungan. Hal ini akan berdampak terhadap kesehatan dan merusak lingkungan. Melalui kegiatan pengabdian ini dilakukan sosialisasi ke industri kecil mesin perkakas tentang pemesinan hijau. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan pada industri kecil mitra yaitu bengkel bubut Tris Palembang dalam satu hari kerja. Sosialisasi dalam bentuk ceramah, diskusi dan penjelasan di mesin bubut mitra. Selain pimpinan dan karyawan bengkel mitra, kegiatan dihadiri juga peserta undangan dan mahasiswa. Keberhasilan kegiatan ini terlihat dari respon positif yang tinggi dari peserta berupa tanggapan dan pertanyaan yang disampaikan kepada tim pelaksana. Dan dari evaluasi terhadap materi yang disampaikan menunjukkan peningkatan pemahaman rata-rata 41,81% diakhir pelaksanaan dibanding pada awal kegiatan. Bagi bengkel mitra sendiri kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja bengkelnya.
Penerapan alat minimum quantity lubrication pada pemberian cairan pemotongan sebagai upaya pemesinan ramah lingkungan Yanis, Muhammad; Akhmad, Al Antoni; Barlin, Barlin; Firdaus, Aneka; Yuliasari, Nova
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i2.13957

Abstract

Kualitas pemesinan dan umur pahat dapat ditingkatkan dengan menggunakan cairan pemotongan. Pada saat ini industri manufaktur mengarah pada kebutuhan akan proses pemesinan yang ramah lingkungan. Salah satu upaya ini dapat dicapai dengan menggunakan cairan pemotongan seminimum mungkin selama pemesinan. Metode ini disebut Minimum Quantity Lubrication (MQL). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah penerapan peralatan MQL di bengkel mesin perkakas mitra. Hal ini untuk mengedukasi masyarakat industri kecil mesin perkakas khususnya bengkel mitra tentang proses pemesinan yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah pendampingan kepada bengkel mesin perkakas mitra. Pelaksanaannya meliputi sosialisasi (paparan dan diskusi), demonstrasi penggunaan peralatan MQL, dan monitoring. Pada kegiatan sosialisasi selain mitra, peserta undangan lainnya dan mahasiswa juga ikut berpartisipasi. Kegiatan telah berjalan dengan baik meskipun jumlah peserta terbatas akibat tingginya penyebaran Covid-19. Peserta lebih memahami tentang penting pemesinan yang ramah lingkungan. Begitu juga dalam kegiatan monitoring, mitra sudah dapat menggunakan peralatan yang diberikan dengan baik. Pemilik bengkel mitra mengharapkan kegiatan yang berkelanjutan atau topik baru yang dapat memberikan perkembangan positif bagi bengkelnya.
Pemberdayaan Kerajinan Tangan Dari Tempurung Kelapa Sebagai Media Ekspresi Kreatif Santriwati Abdullah, Musrizal; Yanis, Muhammad; Mariana, Mariana
Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Khadem: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jkdm.v3i1.771

Abstract

Santriwati, sebagai individu yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pesantren, mendapati diri mereka berada di tengah-tengah pergeseran paradigma global dan keberlanjutan nilai-nilai lokal yang dijunjung tinggi. Lingkungan pesantren, yang kaya akan nilai-nilai keagamaan dan tradisi lokal, menjadi landasan kuat dalam membentuk karakter dan identitas santriwati. Oleh karena itu, mereka secara unik mendapati diri mereka pada persimpangan antara kemajuan global dan kekayaan budaya setempat yang mendalam. Dalam konteks ini, program pemberdayaan melalui kerajinan tangan dari batok kelapa tidak hanya dianggap sebagai solusi ekonomi semata, melainkan juga sebagai bentuk perjuangan untuk melestarikan, memperkuat, dan menghidupkan kembali nilai-nilai kreatif dan budaya yang membentuk akar keberadaan mereka. Program ini menjadi wahana di mana santriwati dapat mengintegrasikan kekayaan budaya dan tradisi lokal ke dalam kreasi seni yang bernilai tinggi, sehingga meresapi setiap sentuhan mereka dengan makna yang mendalam.
UPAYA PERANAN GURU PKN DALAM MENGATASI MASALAH PENYEBARAN BERITA HOAKS DI MEDIA SOSIAL PADA SISWA SMP NEGERI 1 TELLU SIATTINGE Astuti, Rena; Yanis, Muhammad; Genda, Maming
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48361

Abstract

This study aims to examine the increasing spread of false information among students, which has become a serious concern, particularly due to low digital literacy skills and students’ limited awareness in verifying the accuracy of received information. Civic Education (PKn) teachers have the responsibility not only to teach citizenship knowledge but also to shape students’ character so they can think critically, act wisely, and behave responsibly in responding to digital information flows. This research employed a qualitative approach using a descriptive method. Data collection techniques included observation, interviews with PKn teachers and the Student Council President (OSIS Chairperson) as student representatives, and documentation. The findings indicate that PKn teachers play a strategic role as educators, mentors, and facilitators in developing students’ awareness of the dangers of hoax news. The results show that the role of PKn teachers is highly important in preventing the spread of hoax information within the school environment. Support from all parties, including schools and parents, is necessary so that efforts to improve digital literacy can be implemented more optimally and sustainably.