Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Teknik Relaksasi Nafas Dalam Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Meta Nurbaiti; Ayu Devita Citra Dewi; Raden Surahmat; Putinah Putinah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i3.5462

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 merupakan kondisimeresahkan semua orang, tidak terkecuali di negara Indonesia. Kasus tersebut menyerang semua kalangan, salah satunya adalah ibu hamil. Hal tersebut menyebabkan ibu hamil mengalami rasa cemas bahkan sampai mengalami depresi serta dapat meningkatkan jumlah kematian. Kecemasan akan berdampak negatif pada ibu hamil sejak masa kehamilan hingga persalinan, seperti janin yang gelisah sehingga menghambat pertumbuhannya, melemahkan kontraksi otot rahim, dan lain-lain. Dampak tersebut dapat membahayakan ibu dan janin. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada peserta penyuluhan tentang pemberian teknik relaksasi terhadap untuk menurunkan kecemasan. Metode yang digunakan dilakukan dengan penyuluhan secara online dengan memberikan video dan leafleat serta memperagakan tekhnik relaksasi berupa nafas dalam pada ibu hamil untuk mengurasi kecemasan. Terdapat peningkatan pemahaman serta kemampuan pada seluruh peserta sebanyak 11 orang ibu hamil yang sudah mulai dapat melakukan tekhnik relaksasi nafas dalam yang benar dan optimal. Kata kunci: tekhnik relaksasi nafas dalam, kecemasan, Ibu Hamil, Pandemi ABSTRACTThe Covid-19 pandemic is a condition that worries everyone, including the state of Indonesia. The case attacks all groups, one of which is pregnant women. This causes pregnant women to experience anxiety and even depression and can increase the number of deaths. Anxiety would have a negative impact for pregnant women since pregnancy and childbirth, as a so troubled that, stunted its growth weaken, muscular contraction of the uterus and others. These impacts can harm the mother, fetus and could be an impact of harm the mother and the fetus. The implementation of this event is aimed to give them knowledge and understanding to participants counseling regarding the provision of techniques of relaxation against to lower anxiety. The methodology that was used was done with counseling in an online manner to give video and leaflet and had played some superb football Technik relaxation in the form of his breath for pregnant women to reduce anxiety. There has been increasing understanding as well as the ability to the whole of participants with Technik relaxation with the start of can do his breath for the truth and optimal. Keywords: Deep breathing relaxation techniques, anxiety, pregnant women, Pandemi~19
Increasing Knowledge About the Dangers of Pornography on Adolescent Brain Development in Students of SMA Negeri 1 Sungai Pinang, Ogan ilir Regency Mareta Akhriansyah; Raden Surahmat; Nuriza Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa Vol. 1 No. 5 (2022): December 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpmf.v1i5.2337

Abstract

The development of adolescent behavior is influenced by various factors of knowledge, attitude and exposure to sources of information. Conditions Adolescent sexual behavior is increasingly faced with exposure to pornography which continues to threaten, especially with easy access in various media to sources of pornography and the influence of association. This community service activity is carried out to increase knowledge and insight to students and teachers about the dangers of pornography in adolescent brain development. The activity was carried out using the counseling method for SMAN 1 Sungai Pinang students about the impacts and dangers of pornography using power point media. In addition, participants were given a leaflet containing a summary of the accompanying material. The activity was carried out for 30 participants in September 2022. The results of the activity had a positive impact on student knowledge after the assessment before (68) and after the activity (83.3), there was an average increase in student knowledge of 15.3%. The importance of increasing behavior in terms of knowledge and the presence of positive information on adolescent knowledge regarding the dangers of pornography is always being increased by involving health workers or related parties so that they can maintain adolescent behavior in a more positive direction.
HUBUNGAN PAPARAN PORNOGRAFI TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 1 SUNGAI PINANG Raden Surahmat; Mareta Akhriansyah; Nuriza Agustina
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 6 No 2 (2023): Volume 6 No 2 Januari 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v6i2.2830

Abstract

Abstract Sexual behavior problems that occur in adolescents if it is not addressed immediately then it is feared will bring many catastrophic impacts on the personal lives of adolescents, families, and the general public. The condition of adolescent sexual behavior is increasingly faced with exposure to pornography which until now continues to threaten with many easy access in various media. This study aims to examine the relationship between exposure to pornography and adolescent sexual behavior at SMAN 1 Sungai Pinang, Ogan Komering Ilir Regency. This research is a quantitative descriptive study with a cross sectional approach, by using a questionnaire on the respondent which amounted to 64 people who were students of SMAN 1 Sungai Pinang OKI. The results obtained 48 respondents (75.0%) not exposed to pornographic media, 48 people (75.0%) did not experience pornography exposure and most of them did not engage in sexual behavior as many as 55 people (85.9%). It was found that respondents who engage in sexual behavior and experience exposure to pornography as many as 6 people (37.5%), more when compared with respondents who engage in sexual behavior and do not experience pornography exposure as many as 3 people (6.3%). The results of the chi-square statistical test obtained value = 0.006 which means that there is a relationship between exposure to pornography and adolescent sexual behavior at SMAN 1 Sungai Pinang OKI so that researchers recommend the need for a religious basis, appropriate early education about sex, parental support, the environment and the need for supervision by each party. because if exposure to pornography continues to occur, it is feared will have an impact on sexual behavior that has not occurred properly and even deviant sexual behavior occurs. Keywords: Exposure to pornography, Adolescents, Sexual Behavior Abstrak Masalah perilaku seksual yang terjadi pada remaja jika tidak segera diatasi maka dikawatirkan akan membawa banyak dampak bencana dikehidupan pribadi remaja, keluarga, dan masyarakat umum. Kondisi Perilaku seksual remaja kian dihadapkan dengan adanya paparan pornografi yang sampai saat ini terus mengancam dengan kemudahan akses di berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara paparan pornografi dan perilaku seksual remaja di SMAN 1 Sungai Pinang Kabupaten Ogan Komering Ilir. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan menggunakan kuisoner pada responden yang berjumlah 64 orang yang merupakan siswa/i SMAN 1 Sungai Pinang OKI. Hasil penelitian didapatkan 48 responden (75,0%) tidak terpapar media pornografi, 48 orang (75,0%) tidak mengalami paparan pornografi dan sebagian besar tidak melakukan perilaku seksual sebanyak 55 orang (85,9%). didapatkan responden yang melakukan perilaku seksual dan mengalami paparan pornografi sebanyak 6 orang (37,5%), lebih banyak jika dibandingkan dengan responden yang melakukan perilaku seksual dan tidak mengalami paparan pornografi yaitu sebanyak 3 orang (6,3%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan ρ value = 0,006 yang berarti bahwa terdapat hubungan antara paparan pornografi dengan perilaku seksual remaja di SMAN 1 Sungai Pinang OKI sehingga peneliti meekomendasikan perlunya dasar agama, pendidikan tentang seks sejak dini sesuai, dukungan orang tua, lingkungan serta perlunya pengawasan oleh setiap pihak karena jika paparan pornografi terus terjadi maka dikhawatirkan akan berdampak pada perilaku seksual yang belum sewajarnya terjadi bahkan terjadi perilaku seks menyimpang. Kata kunci : Paparan pornografi, Remaja, Perilaku Seksual
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Ibnu Sutowo Indah Juniarti; Meta Nurbaiti; Raden Surahmat
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.809 KB) | DOI: 10.36086/jkm.v1i2.991

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah kelainan metabolik dimana ditemukan ketidak mampuan untuk mengoksidasi karbohidrat. Salah satu terapi yang dapat dilakukan yaitu dengan latihan pergerakan, Relaksasi otot progresif merupakan jenis latihan yang berfokus pada pengencangan dan relaksasi kelompok otot berurutan. Relaksasi otot progresif dapat memfasilitasi konsumsi oksigen tubuh, meningkatkan metabolisme, mempercepat pernapasan, mengendurkan ketegangan otot, menyeimbangkan tekanan darah sistolik dan diastolik, dan meningkatkan gelombang otak alfa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Dr. H. Ibnu Sutowo Baturaja Tahun 2021. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juni tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif quasy eksperimental dengan pendekatan one group pre test - post test desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah pasiendiabetes melitus tipe II dengan tehnik Accidental sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan Ada pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kadar glukosa darah pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Dr. H. Ibnu Sutowo Baturaja Tahun 2021 dengan p value (0,000). Kesimpulan: Relaksasi otot progresif efektif menurunkan kadar gula darah. Saran: Rumah Sakit untuk dapat menerapkan terapi Relaksasi otot progresif ini pada intervensi untuk penanganan pasien diabetes melitus tipe 2 dan memberikan informasi kepada keluarga pasien tentang manfaat relaksasi otot progresif.
Faktor yang Berhubungan Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ernaldi Bahar Provinsi Sumatera Selatan raden surahmat; Meilisa Dwiyanti; Mareta Akhriansyah; Amalia Amalia
Riset Informasi Kesehatan Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.637 KB) | DOI: 10.30644/rik.v10i1.512

Abstract

Background: Not maximally documenting nursing care will have an impact on the quality of nursing services. Methods: This study aims to determine what factors are associated with the implementation of nursing care documentation using quantitative methods, using a cross sectional approach, with a sample of 71 respondents. Results: From the results of this study obtained from 71 respondents whose early adulthood were 38 people (53.5%), female gender were 41 people (57.7%), professional education 36 people (50.7%), work period ≥2 years totaling 51 people (71.8%), good knowledge 50 people (70.4%), light workload 43 people (60.6%), implementation of good nursing documentation 46 people (64.8%), the results of bivariate analysis obtained age p value 0.003, gender ρ value = 0.041, education ρ value = 0.057, tenure ρ value = 0.012, knowledge ρ value = 0.001, workload ρ value = 0.018. Conclusion: Based on the results of the study it can be concluded that the age with early and late adulthood has a different mindset in work, while the implementation of documenting nursing care between men and women has its own way of differences in roles and responsibilities, with a high level of education with experience. good knowledge is obtained
EDUKASI TENTANG MENGATASI INSOMNIA DENGAN TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI PADA SISWA SMU mareta Akhriansyah; Raden Surahmat; Nuriza Agustina; Rusmarita Rusmarita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i1.1876

Abstract

Gangguan tidur berupa insomnia masih menjadi permasalahan pada setiap golongan usia, baik anak-anak, remaja, dewasa dan lansia yang dipengaruhi oleh kondisi fisik, psikologis dan sosial. Beberapa laporan dan hasil penelitian diberbagai negara, insomnia terutama yang terjadi pada remaja disebabkan oleh penggunaan smartphone untuk emngakses media sosial, hiburan, game dan hal lain yang terdapat didalam smartphone secara berlebihan. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi insomnia, yaitu dengan cara farmakologi dan non farmakologi, untuk itu penulis merasa penting untuk memberikan edukasi kepada remaja bagaimana cara mengatasi insomnia secara non farmakologi dengan melakukan hipnosis lima jari di SMU N 1 Sungai Pinang. Dari hasil kegiatan didapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan pemahaman yang dibuktikan dengan adanya perbedaan nilai sebelum dan setelah diberikan edukasi yang berarti secara statistik, terdapat pengaruh pelaksanaan edukasi pencegahan dan mengatasi insomnia dengan melakukan hipnosis lima jari pada siswa di SMU N 1 Sungai Pinang.  Berdasarkan hasil kegiatan, disarankan kepada remaja terutama siswa agar tetap menerapkan perilaku hidup sehat, membatasi penggunaan smartphone sesuai kebutuhan dan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila gejala insomnia tidak kunjung teratasi disarankan agar melakukan konsultasi atau berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan agar segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.
Pentingnya Pola Asuh Terhadap Sibling Rivalry Pada Anak raden surahmat; Mareta Akhriansyah; Rusmarita Rusmarita; Riskiana Riskiana
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.1715

Abstract

Kepribadian anak terbentuk berdasarkan pola asuh yang didapatkan dari keluaarga dan lingkungan disekitarnya. Meskipun setiap anak memiliki kepribadian unik namun setiap anak memiliki potensi yang sama untuk tumbuh dan berkembang. lingkungan keluarga sangat menentukan proses pembentukan kepribadian dan karakter anak terutama penerapan pola asuh yang diterima anak dan saudaranya. Jika pola asuh serta interaksi antar saudara kurang baik maka akan menimbulkan permasalahan  antar saudara yaitu sibling rivalry yang merupakan persaingan kurang sehat antar saudara kandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui hubungan antara pola asuh yang diterapkan orang tua dengan kejadian sibling rivalry pada anak. Penelitian ini mengggunakan rancangan deksriptif analisitik dengan menggunakan instrumen pola asuh dan sibling rivalry yang dilakukan pada 68 sampel yaitu orang tua yang memiliki anak lebih dari satu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa dari 68 responden, sebagian orang tua 35 (51,5%) menerapkan pola asuh demokratis, kemudian terdapat 19 (27,9%) anak yang mengalami sibling rivalry serta terdapat hubungan antara pola asuh dengan kejadian sibling rivalry. Sehingga peneliri menyarankan agar pola asuh yang diterapkan orang tua hasrus sesuai dengan tahap pertumbuhan dan perkembangan seorang anak.
KECEMASAN PERAWAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ismi Damayani; Raden Surahmat; Mareta Akhriansyah; Abu Bakar Sidik
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 14 No 01 (2022): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menjadi krisis kesehatan di dunia bahkan sampai Saat ini, dunia masih berada pada masa pandemi COVID-19. Perawat sebagai garda terdepan dalam perawatan pasien COVID-19 memiliki peranan besar dalam memberikan pelayanan langsung pada pasien. Oleh karena itu, perawat beresiko tinggi menghadapi kondisi psikis seperti kecemasan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan perawat dimasa pandemi Covid-19 di Kabupaten Lahat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik.Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 73 orang dengan pengambilan sampel dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner HRS-A 14 (Hamilton Rating Scale for Anxiety) yang dibagikan kepada Responden secara langsung dengan tetap memperhatikan Protokol kesehatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kecemasan perawat terbanyak pada kategori Cemas Ringan 53 (72,60%) responden, cemas sedang 18 (24,65%) responden dan cemas berat 2 (2,73%) responden serta tidak ada perawat yang tidak mengalami kecemasan. Kesimpulan Hampir semua perawat dimasa pandemi Covid-19 di Puskesmas Lahat mengalami kecemasan ringan dengan skor 14-20, mengalami kecemasansedang dengan skor 21- 27dan kecemasan berat dengan skor 28-41 .Disarankan kepada perawat yang mempunyai lansia di masa Pandemi Covid19untuk selalu berfikiran positif, mengubah pola pikir, perilaku, dan selalu membuka diri untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang bisa diakses melalui media cetak maupun elektronik dan internet serta memulai aktivitas fisik yang menyenangkan. Danpada instansi ,disarankan untuk memantau masalah kesehatan mental perawat terkait adanya perasaan cemas selama masa Pandemi Covid-19.
PENGARUH TERAPI HIPNOSIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT ANSIETAS PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL LANJUT USIA HARAPAN KITA PALEMBANG Rizki Yulinda; Mareta Akhriansyah; Raden Surahmat; Nuriza Agustina
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 14 No 02 (2022): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menua adalah suatu keadaan yang terjadi di dalam kehidupan manusia yang dapat menyebabkan menurunnya fungsi psikologi seperti mengalami ansieta. Ansietas pada lansia bisa disebabkan karena perubahan fisik, penyakit degenaratif dan kronik, kesepian, takut kehilangan kebebasan, serta takut menghadapi kematian. Beberapa penatalaksanaan keperawatan untuk menurunkan tingkat ansietas yaitu bisa dengan terapi farmakologi dan non farmakologi (Terapi Hipnosis Lima Jari). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi hipnosis lima jari terhadap tingkat ansietas pada lansia di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palembang. Penelitian ini menggunakan desain “Pra Experimental”. Populasi dalam penelian ini adalah lansia yang tinggal di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Palembang dengan jumlah 30 responden yang di ambil dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji t test dengan ? ? 0,05. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 24 Juni-03 Juli 2019. Hasil penelitian didapatkan nilai tingkat ansietas sebelum dan sesudah terapi dengan nilai rata-rata dari 25,03(ansietas sedang) ke nilai rata-rata 18,37 (ansietas ringan). Selain itu analisis menggunakan uji t test didapatkan nilai p value 0,000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lansia yang mendapatkan terapi hipnosis lima jari bisa lebih rileks pikirannya dan menurunkan tingkat ansietas pada lansia. Diharapkan dengan adanya pengobatan non farmakologi (terapi hipnosis lima jari) pihak panti dan dinas sosial bisa meningkatkan kesehatan lansia khususnya pada kesehatan psikologisnya.
PENGARUH TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP TANDA DAN GEJALA PADA PASIEN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT ERNALDI BAHAR PALEMBANG TAHUN 2021 Verawati, Verawati; Akhriansyah, Mareta; Agustina, Nuriza; Surahmat, Raden
Jurnal Kesehatan Bina Husada Vol 14 No 03 (2022): Jurnal Kesehatan Bina Husada
Publisher : Stikes Bina Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58231/jkbh.v14i03.99

Abstract

Angka perilaku kekerasan cukup tinggi pada klien skizofrenia.Perilaku seseorang yang menujukkan resiko perilaku kekerasan tersebut perlu dilakukan penanganan berupa tindakan keperawatan. Penanganan resiko perilaku kekerasan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu farmakologi dan non farmakologi. Salah satu bentuk terapi non farmakologis yang dapat diajarkan kepada klien dalam mengendalikan perilaku kekerasan adalah dengan menggunakan teknik Progressive muscle relaxation (PMR) yang merupakan salah satu bentuk tindakan ners spesialis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi progressive muscle relaxation terhadap tanda dan gejala pada pasien resiko prilaku kekerasan di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang tahun 2021 penelitian ini menggunakan desain “pre ekperimental one group pre and post test design”Populasi penelitian yaitu seluruh pasien skizofrenia yang memiliki resiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. Sampel penelitian ini sebanyak 28 sampel. Analisa data penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan skor tanda dan gejala sebelum dilakukan terapi otot progresif didapatkan rerata skor 40,64 sedangkanrerata skor setelah dilakukan terapi otot progresif yaitu34,14. Hasil uji statistik menggunakan uji wilcoxon menunjukkan ada perbedaan yang bermaknatotal skor tanda dan gejala sebelum dan setelah dilakukan terapi progresif mucsle relaxation(p value=0,000). Terapi progresif mucsle relaxation terbukti dapat menurunkan skor tanda dan gelaja resiko prilaku kekerasan. Diharapkan perawat dapat menerapkan terapi tersebut pada pasien skizofrenia yang mengalami perilaku kekerasan karena terapi ini dapat membantu pasien dalam menurunkan tanda dan gejala resiko prilaku kekerasan tersebut.