Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Program Peningkatan Kemampuan Pasien GGK dengan Komorbid DM Terhadap Manajemen Penyakit di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta Pusat Siswandi, Iyar; Natashia, Dhea; Agung, Rizki Nugraha; Ibrahim, Ikhsan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20689

Abstract

ABSTRAK Penderita gagal ginjal kronik dengan komorbid diabetes melitus yang menjalani hemodialisis memerlukan manajemen penyakit yang tepat, dikarenakan masih banyak pasien tidak mampu dalam mengelola penyakitnya dengan baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap tingkat kemampuan pasien GGK dengan komorbid DM pada manajemen penyakit di ruang hemodialisis Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu dimulai dengan penyuluhan tahap 1 dan tahap 2. Pasca kegiatan ini diketahui telah terjadi peningkatan pengetahuan pasien gagal ginjal kronik dengan komerbid diabetes melitus terkait manajemen penyakit. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini penting dijalankan untuk dapat meningkatkan kemampuan pasien terhadap manajemen penyakit seperti manajmen diet, olahraga, obat-obatan dan psikososial melalui edukasi bertahap. Kesimpulannya, edukasi manajemen penyakit pada pasien gagal ginjal kronik dengan komorbid diabetes melitus memiliki pengaruh yang baik, dengan manajemen pengobatan, diet, pemeriksaan rutin, olahraga, dan psikososial. sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Diabetes, Kemampuan, Manajemen Penyakit  ABSTRACT Chronic kidney disease patients with comorbid diabetes mellitus undergoing hemodialysis require proper disease management, as many patients are unable to manage their condition effectively. This community service activity aims to provide understanding of the patients' ability levels in managing chronic kidney disease with comorbid diabetes mellitus in the hemodialysis unit of Islamic Hospital Jakarta Cempaka Putih. The community service activity is conducted through several stages, starting with education phases 1 and 2. After this activity, it was found that there has been an increase in knowledge among chronic kidney disease patients with comorbid diabetes mellitus regarding disease management. This community service activity is important to enhance patients' abilities in disease management such as diet management, exercise, medication, and psychosocial support through gradual education. In conclusion, disease management education in chronic kidney failure patients with comorbid diabetes mellitus has a positive impact, including management of medication, diet, regular check-ups, exercise, and psychosocial support, thus improving the quality of life of patients. Keywords: Chronic kidney failure, Diabetes, Ability, Disease Management
Peranan Perawat dalam Tindakan Praktek Keperawatan Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien Care: Pengabdian Ikhsan Ibrahim; Musaidah; Warda M; Abu Bakar Betan; Rizki Andita Noviar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2272

Abstract

Pemenuhan kebutuhan spiritual merupakan komponen penting dalam memberikan pelayanan keperawatan yang bersifat holistik. Perawat memiliki peranan strategis dalam memberikan dukungan spiritual kepada pasien, baik melalui komunikasi terapeutik, doa, maupun pendampingan emosional. Namun, kenyataannya masih banyak perawat yang belum maksimal dalam mengintegrasikan spiritual care dalam praktik sehari-hari. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran perawat dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman perawat sebesar 35% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta meningkatnya keterampilan praktis dan sikap empatik dalam memberikan spiritual care. Program ini diharapkan dapat menjadi model implementasi bagi rumah sakit dan institusi pendidikan keperawatan untuk mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan spiritual dalam standar pelayanan keperawatan.
Edukasi Perawatan Luka Diabetes Melitus Bagi Keluarga Penderita di Komunitas Dunggio, Abdul Rivai Saleh; Ibrahim, Ikhsan
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i4.819

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that can lead to serious complications, one of which is diabetic ulcers (diabetic wounds). Diabetic wounds require proper care to prevent infection, amputation, and even death. However, many families of DM patients still lack understanding of how to care for wounds at home. This community service project aims to improve the knowledge and skills of families of DM patients in performing simple wound care in the community. The implementation method included counseling, wound care demonstrations, and family support. The results of the activity showed an increase in family understanding of the principles of diabetic wound care, hygiene, and complication prevention. In conclusion, the education provided effectively improved families' ability to care for diabetic wounds, thereby improving the patient's quality of life.
Gambaran Profil Lipid Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner: Overview of Lipid Profiles in Patients with Coronary Heart Disease Ibrahim, Ikhsan; Aminah, Sitti; Hermawati
HEALTH SCIENCE & BIOMEDICAL JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2025): August 2025 : Health Science & Biomedical Journal (HSBJ)
Publisher : Literasi Indonesia Emas (PT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan gangguan jantung akibat penyempitan pembuluh darah koroner yang menghambat aliran darah ke otot jantung. Salah satu faktor risiko utama PJK adalah dislipidemia, yaitu gangguan kadar lipid darah seperti kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran profil lipid pada pasien PJK. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel berupa 59 data hasil pemeriksaan laboratorium profil lipid pasien PJK yang memenuhi kriteria inklusi. Parameter yang diperiksa meliputi kolesterol total, trigliserida, LDL, dan HDL. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan SPSS. Hasil: Dari 59 pasien PJK, ditemukan bahwa 30 orang (50,8%) memiliki kadar kolesterol total tinggi (>240 mg/dL), 31 orang (52,5%) memiliki kadar trigliserida optimal (<150 mg/dL), 21 orang (35,6%) berada pada kategori borderline LDL (130–159 mg/dL), dan 32 orang (54,2%) memiliki kadar HDL pada kategori optimal (40–60 mg/dL). Kesimpulan: Mayoritas pasien PJK memiliki kadar kolesterol total yang tinggi, kadar trigliserida dan HDL dalam kategori optimal, serta kadar LDL pada batas tinggi.  
Clean and Healthy Living Behaviour in Primary School Ibrahim, Ikhsan; Hasanah, Nur; Hasibuan, Humaira Luthfia Putri; Lestari, Anggi Ayu; Adina, Nurul; Batubara, Inggrid Mentari; Siregar, Putra Apriadi; Taufiq, Ahmad
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v4i1.592

Abstract

As a result of their learning, students, teachers, and the school community practice clean and healthy living habits in the school. Problems that arise in primary schools show that students do not practice clean and healthy behaviours, such as rarely washing hands with running water and soap, rarely using healthy latrines, and rarely throwing garbage in its place, and that there are several cases of incidents such as diarrhoea, worms, typhoid, and ulcers. This study aims to identify the characteristics of clean and healthy behaviours in students at 5 Pancur Batu Primary School. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires on questions regarding healthy living behaviour and general questions covering health problems. The percentage of the indicator of healthy snack consumption in the school canteen has reached 81%. The percentage of indicators using clean and healthy latrines was as much as 78.6%. The percentage on the Regular and Measured Exercise indicator, obtained as much as 93.3%, looks almost perfect. Furthermore, 87.1% of the last indicator, eradicating mosquito flicks, was obtained. The percentage of students of Pancur Batu Primary School who have carried out clean and healthy living behaviour is 66.4%. Clean and Healthy Lifestyle education can increase knowledge about how to live a healthy life in the school environment so that students and students avoid disease. Increasing the knowledge and skills of students was carried out using lecture and demonstration methods. Because of the gallon sink, Pancur Batu primary School students can wash their hands before and after eating to avoid disease. Students also learned about personal hygiene, which is important for health.
Edukasi dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Pada Siswa SMPN 4 Mamuju Nur, Akbar; D, Yuliana; Ibrahim, Ikhsan; Suaib, Suaib; Parwati, Dewi; Thalib, Kiki Uniatri; Purnomo, Edi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JPMI - April 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.2044

Abstract

Keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dapat diajarkan kepada masyarakat umum dan tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan saja namun juga kepada masyarakat umum dengan memberikan edukasi dan pelatihan BHD awam. Saat ini diharapkan kepada setiap orang harus memiliki kemampuan dalam memberikan pertolongan bantuan hidup dasar dimana kemampuan ini sangat dibutuhkan karena didalamnya telah diajarkan keterampilan dan teknik dasar dalam melakukan pertolongan kepada korban dari berbagai kecelakaan maupun kejadian yang tidak diharapkan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan BHD kepada siswa SMPN 4 Mamuju. Pengetahuan, pandangan, sikap dan keputusan pada siswa sangat berpengaruh dalam pengambilan Keputusan Tindakan BHD. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini, dilakaukan dengan tiga sesi yaitu; pada sesi satu telah diberikan edukasi BHD, kemudian pada sesi ke dua melakukan simulasi atau demonstrasi terkait pemberian BHD. Pada sesi ketiaga kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan perlombaan ketangkasan dalam melakukan BHD kepada masing-masing perwakilan sebanyak 2 orang dari 5 kelompok. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan siswa SMPN 4 Mamuju yang telah mengikuti edukasi dan Pelatihan BHD dapat memahami materi penyuluhan dan pelatihan BHD, pengabdaian Masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan BHD serta mampu mempratekkan dan mengimplementasikan dalam melakukan BHD dengan baik dan benar jika mendapatkan korban yang membutuhkan pertolongan pertama.
Pelatihan Penanganan Fraktur Pre-Hospital Untuk Meningkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama Siswa di SMAN 3 Mamuju Sulawesi Barat Nur, Akbar; Ibrahim, Ikhsan; D, Yuliana; Aminah, Sitti; Darmansyah A., Syafriadi; Dwi Swarjana, I Kadek; Patandean, Dewarawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3463

Abstract

Pelatihan penanganan fraktur pre-hospital pada siswa SMAN 3 Mamuju merupakan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus fraktur. Fraktur sering terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, aktivitas olahraga, maupun pada aktivitas sehari-hari. Minimnya pemahaman masyarakat, terutama pada siswa SMA, dalam menangani kondisi ini dapat berisiko memperburuk cedera yang dialami korban. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan fraktur sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi ceramah, demosntrasi, simulasi, serta diskusi interaktif. Adapun materi yang diberikan mencakup pengenalan fraktur, prinsip dasar penanganan pre- hospital, teknik imobilisasi, serta latihan simulasi dalam pertolongan dan penanganan fraktur pre- hospital. Pelatihan ini diikuti oleh siswa SMAN 3 Mamuju kelas XII sebanyak 40 orang siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melakukan penanganan fraktur. Sebagian besar peserta mampu menerapkan Teknik imobilisasi dengan benar serta dapat memahami langkah-langkah pertolongan pertama pada fraktur. Respon peserta terhadap pelatihan ini juga sangat positif, terutama pada sesi praktik dan simulasi yang dianggap bermanfaat dan aplikatif. Dengan demikian, program ini berhasil meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan siswa dalam melakukan penanganan fraktur pre-hospital. Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan guna memperluas manfaatnya bagi siswa dan masyarakat secara umum.
Type 2 Diabetes Mellitus Risk Factors Based On An Analytical Epidemiology Approach In Community Health Centers Ibrahim, Ikhsan; Fahamsya, Arifina; Fakhrunnisa, Farida
International Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v3i4.896

Abstract

Background: Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is a chronic disease with increasing prevalence in Indonesia and is a leading cause of morbidity and mortality. According to the 2023 Basic Health Research (Riskesdas), the prevalence of DM in Indonesia has reached 2.3%, with a trend of increasing annually. Community health centers (Puskesmas), as first-level health care facilities, play a crucial role in early detection and control of T2DM risk factors. Objective: This study aims to analyze the risk factors associated with the incidence of Type 2 Diabetes Mellitus based on an analytical epidemiological approach in the working area of Health Center X. Methods: The study design used a case-control study approach with a sample size of 100 respondents (50 cases and 50 controls). Independent variables included age, obesity, physical activity, diet, family history, and smoking habits. Data analysis was performed bivariately using the Chi- Square test and multivariately using multiple logistic regression. Bivariate analysis showed that variables significantly associated with the incidence of Type 2 DM were obesity (p = 0.001), low physical activity (p = 0.003), high-calorie diet (p = 0.002), and family history of DM (p = 0.004). Logistic regression results showed that obesity was the most dominant risk factor with Odds Ratio (OR) = 5.6 (95% CI: 2.1–14.9). Conclusion: Obesity, low physical activity, high-calorie diet, and family history of DM have been shown to be significant risk factors for the occurrence of Type 2 Diabetes Mellitus. Preventive efforts can be carried out through balanced nutrition education, promotion of physical activity, and early detection in individuals with high-risk factors.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Serviks Dengan Motivasi Ibu Melakukan Tes Pap Smear Musdalifah, Musdalifah; Ibrahim, Ikhsan
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.12.1.49-55.2023

Abstract

Cervical cancer is cancer that occurs in the cervix uteri, and is the most common gynecological carcinoma in women. This disease originates from a viral infection that stimulates changes in the behavior of cervical epithelial cells. This research was conducted in the Working Area of the Tampa Padang Health Center, Kec. Kalukku Kab. Mamuju, used cross-sectional study method where the independent variable is the level of knowledge. While the dependent variable is Motivation. The sample size is 30 respondents. The sampling technique was purposive sampling using questionnaires which were distributed to respondents which included questions about the level of knowledge and motivation. Data analysis was carried out using the Chi-square test with a significance level of 5% (0.05). In the results of data analysis found results, (p = 0.000). The results concluded that there is a relationship between the level of knowledge about cervical cancer and the motivation of mothers to carry out pap smear test. Health workers are advised to increase campaigns to increase mothers' knowledge about pap smears.