p-Index From 2021 - 2026
7.499
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Terobosan Kepala Madrasah dalam Menginternalisasikan Nilai Karakter di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Herdi, Yuni; Ritonga, Mahyudin; Halim, Syaflin
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2553

Abstract

Keberhasilan dalam internalisasi karakter di lingkungan pendidikan tidak bisa dipisahkan dengan bentuk kebijakan yang ditetapkan oleh kepala sekolah, sementara pada banyak lembaga ditemukan lambannya upaya internalisasi karakter dalam system pendidikan. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk peran kepala madrasah dalam menginternalisasikan nilai-nilai karakter. Penelitian dilakukan di MIN 5 Padang, hal ini sejalan dengan tujuan penelitian yang ingin mengekspos bentuk kebijakan yang dilakukan di MIN 5 seihingga dapat dijadikan sebagai acuan bagi setiap penyelenggara pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian bahwasannya: 1) Dalam merencanakan pendidikan karakter mencakup beberapa unsur antara lain guru, siswa serta komite dan orang tua. Perencanaan internalisasi pendidikan karakter di MIN 5 Kota Padang melalui perencanaan kegiatan pembelajaran, budaya madrasah serta kegiatan ekstrakurikuler. 2) Nilai-nilai karakter di madrasah ini diaplikasikan melalui kegiatan pembelajaran serta budaya madrasah. 3) Kepala madrasah dengan guru dan komite sekolah melakukan pengawasan terhadap setiap kegiatan internalisasi karakter di MIN 5 Kota Padang dengan cara menetapkan indikator pencapaian internalisasi karakter
The Reunion as a Catalyst for Divorce: A Case Study of the Padang Religious Court, Indonesia Halim, Syaflin; Asmaret, Desi; Mursal, Mursal; Daharis, Ade; Hebondri
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Vol 11 No 2 (2024): Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan
Publisher : Hukum Keluarga Islam IAIN LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qadha.v11i2.9752

Abstract

The occurrence of reunions has been recognized as a contributing reason to the increasing divorce rates in Padang City, with evidence of infidelity frequently associated with these gatherings. This paper examines the research gap about the function of reunions in divorce proceedings within the Religious Court jurisdiction of Padang City. The main aim is to investigate the impact of Islamic legal principles on divorce cases prompted by considerations connected to reunion. The study use a descriptive qualitative methodology to collect empirical data from real-world examples for comprehensive examination. This research distinctly emphasizes the convergence of social activities, such reunions, with legal and theological contexts, providing innovative insights into their role in marital strife. The results suggest that reunions may serve as a catalyst for marital breakdown, especially when preexisting relational difficulties are present. Court proceedings frequently exhibit elevated emotional tension, with judges and legal practitioners crucially responsible for upholding civility. Mediation efforts are often impeded by mistrust arising from reunion situations. Nonetheless, the application of Islamic law principles, including the prevention of harm and the promotion of justice, provides fair resolutions for both parties while striving to uphold the sanctity of marriage when possible. This research enhances the debate by recognizing reunions as a distinct and consequential social catalyst in divorce cases and suggesting Islamic legal strategies to alleviate their effects. These findings offer a novel viewpoint for policymakers and legal professionals to tackle rising issues in family law.
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI PANTI ASUHAN AISYIAH PAYAKUMBUH prima, Rezi; Asmaret, Desi; Halim, Syaflin; Anggraini, Yuliza; Alvira, Selsa; Irfianda, Irfianda
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5925

Abstract

Kesehatan reproduksi menjadi bagian tak terpisahkan dari jaminan hak atas kesehatan negara, Anak-anak Panti Asuhan ‘Aisyiyah perempuan yang berusia remaja belum pernah dibekali dengan pengetahuan tentang hak-hak reproduksi perempuan. Oleh sebab itu, perlu peningkatan kemandirian kesehatan dan kesadaran tentang hak-hak reproduksi dengan program berkelanjutan, Secara umum PKM ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan memberdayakan anak-anak panti melalui proses peningkatan pengetahuan yang membawa perubahan (transformatif) nilai-nilai sosial dan kemasyarakatan serta mandiri menjaga dan memelihara kesehatan reproduksinya; tumbuhnya semangat untuk mengenal hak-hak azasi manusia, memperoleh informasi, mencapai standar tertinggi kesehatan seksual dan reproduksi, serta membuat keputusan yang tepat mengenai diri yang bebas dari diskriminasi, untuk itu langkah efektif yang kami lakukan adalah melakukan serangkaian kegiatan peningkatan pengetahuan salah satunya kegiatan penyuluhan mengenai penyakit menular seksual untuk meningkatkan pengetahuan siswa panti asuhan aisyiyah payakumbuh.
ANALISIS YURIDIS FORMIL PENETAPAN ISBAT NIKAH PEMOHON NIKAH SIRI DI PENGADILAN AGAMA PADANG KELAS 1 A Desi Asmaret; Syaflin Halim; Tiwi Andini
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.19073

Abstract

Nikah siri tidak sesuai dengan Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974. Sementara, putusan hakim Pengadilan Agama Padang Kelas I A mengabulkan permohonan isbat nikah dari pemohon nikah siri, dengan keluarnya putusan Nomor: 255/Pdt.P/2019/PA.Pdg, tanggal 12 September 2019. Penelitian ini bertujuan menemukan dasar pertimbangan hakim mengeluarkan keputusannya dan implikasinya kepada pemohon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis formil. Sumber data-data diperoleh dari sumber skunder dan primer. Data-data yang diperoleh dianalisis secara yuridis formil dan kesimpulan dirumuskan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan dasar pertimbangan hakim Pengadilan Agama Padang Kelas I A adalah pasal 1 ayat (2), Pasal 4, Pasal 7 ayat (1) dan (2), pasal 11 dan 18 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 14 sampai 38, al-Qur’an surat al-Baqarah (2) ayat 282, terpenuhinya syarat dan rukun dari pernikahan siri pemohon serta pertimbangan kemaslahatan (maslahah) bagi pemohon. Temuan ini menunjukkan pentingnya para hakim berhati-hati dalam menetapkan isbat nikah dan para ilmuwan hukum keluarga dan pengambil kebijakan untuk memikirkan regulasi yang tegas. Kata Kunci: isbat nikah, nikah siri, pengadilan agama.
ANALISIS YURIDIS FORMIL PENETAPAN ISBAT NIKAH PEMOHON NIKAH SIRI DI PENGADILAN AGAMA PADANG KELAS 1 A Desi Asmaret; Syaflin Halim; Tiwi Andini
YUSTISI Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i1.19073

Abstract

Nikah siri tidak sesuai dengan Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974. Sementara, putusan hakim Pengadilan Agama Padang Kelas I A mengabulkan permohonan isbat nikah dari pemohon nikah siri, dengan keluarnya putusan Nomor: 255/Pdt.P/2019/PA.Pdg, tanggal 12 September 2019. Penelitian ini bertujuan menemukan dasar pertimbangan hakim mengeluarkan keputusannya dan implikasinya kepada pemohon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis formil. Sumber data-data diperoleh dari sumber skunder dan primer. Data-data yang diperoleh dianalisis secara yuridis formil dan kesimpulan dirumuskan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan dasar pertimbangan hakim Pengadilan Agama Padang Kelas I A adalah pasal 1 ayat (2), Pasal 4, Pasal 7 ayat (1) dan (2), pasal 11 dan 18 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam (KHI) pasal 14 sampai 38, al-Qur’an surat al-Baqarah (2) ayat 282, terpenuhinya syarat dan rukun dari pernikahan siri pemohon serta pertimbangan kemaslahatan (maslahah) bagi pemohon. Temuan ini menunjukkan pentingnya para hakim berhati-hati dalam menetapkan isbat nikah dan para ilmuwan hukum keluarga dan pengambil kebijakan untuk memikirkan regulasi yang tegas. Kata Kunci: isbat nikah, nikah siri, pengadilan agama.
The Effect of Religious Extracurricularon Students' Spiritual and Social Attitudes at School Lahmi, Ahmad; Halim, Syaflin; Novigator, Hendri
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 1 (2025): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : LETIGES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v9i1.58

Abstract

The present study aims to analyse the influence of religious extracurricular activities on students' spiritual and social attitudes in the school environment. The present study adopts a quantitative research approach, utilising primary data sources. The data were collected using a questionnaire designed to address the research questions in a relevant manner. The questionnaire was disseminated through two methods: online using Google Forms and directly to respondents at school. The stratified random sampling technique selected 123 respondents from grade III students at Padang Vocational High School. The data analysis technique employed in this study utilised SPSS software version 24, encompassing classical assumption tests and hypothesis tests. The results of this study revealed two main findings: Firstly, the findings indicated that religious extracurricular activities significantly influence students' spiritual attitudes, with a significance value of 0.048. Secondly, the results showed that religious extracurricular activities also considerably influence students' social attitudes, with a significance value of 0.033. The originality of this research lies in its exploration of the social dimensions that emerge from religious extracurricular activities, a facet that has been under-explored in the existing literature. This study addresses this gap by incorporating spiritual and social attitudes as dependent variables, thus comprehensively exploring the phenomenon.
Community Understanding of Obligations as a Recipient of PKH Assistance in the Perspective of Islamic Law Halim, Syaflin; Desminar, Desminar; Mursal, Mursal; Yanti, Elma Rida; Delina, Ros
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v6i2.5151

Abstract

Understanding the obligations of PKH recipients helps the community understand that the assistance received must be used wisely and follow the program's objectives. Communities that understand the importance of good management will be more likely to use the assistance to improve family welfare, such as meeting basic needs, getting proper education, or developing economic skills. This study delved into the community's comprehension of the obligations of PKH recipients within the framework of Islamic law. Employing qualitative research methods, data collection encompassed in-depth interviews, observations, and documentation. Analysis indicated that most PKH beneficiaries grasp their responsibilities and strive to adhere to governmental directives. However, the involvement of religious leaders, though minimal, predominantly entails disseminating general religious messages. Specific initiatives to educate beneficiaries on their obligations within Islamic law are noticeably absent. Nevertheless, the PKH program aligns with the principles of maqashid al-shari'ah, safeguarding core aspects of faith, health, education, and property. Facilitating access to essential services fosters the well-being and advancement of marginalized individuals.
Understanding of Disaster Fiqh in the Matter of Worship in Times of Natural Disasters (Study in Tanjung Raya District, Religious Regency, West Sumatra) Halim, Syaflin; Desminar, Desminar; Syamsurizal, Syamsurizal; Yanti, Elma Rida; Habibullah, Habibullah
Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat Vol 8, No 1 (2025):Vol. 8, No. 1 Juni 2025
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jkpu.v8i1.6715

Abstract

Abstract Natural disasters such as floods and earthquakes often hinder the normal implementation of worship, especially in terms of purification and prayer. However, the public's understanding of the leniency (rukhsah) of worship regulated in Islamic jurisprudence is still limited, including in the Tanjung Raya area, West Sumatra. This research aims to reveal the extent of public understanding of the implementation of worship in emergency conditions and how fatwas and fiqh principles can be implemented in the context of disasters. This study uses a qualitative-descriptive method with in-depth interview techniques with community leaders, as well as document analysis of fatwas of the Indonesian Ulema Council (MUI) and disaster fiqh literature. The results of the study show that the majority of people have the spirit of carrying out worship but have not fully understood the leniency such as tayammum, praying in unclean clothes, praying plural, or performing prayers in a state of awrah that is not completely covered. The lack of counseling and socialization is the main factor in this low understanding. Therefore, systematic disaster fiqh education is needed by religious authorities and related institutions so that people can continue to worship legally and in accordance with sharia in emergency situations. Keywords: Disaster Fiqh, Worship in Emergencies, Islamic Jurisprudence
Penguatan Kompetensi Komunikasi Siswa dalam Hak Reproduksi dan Kampanye Digital sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Panti Asuhan 'Aisyiyah Kota Payakumbuh Halim, Syaflin; Asmaret, Desi; Prima, Rezi; Anggraini, Yuliza; Alvira, Selsa; Irfianda, Irfianda
Menara Pengabdian Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i1.6807

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi siswa dalam menyuarakan hak-hak reproduksi secara percaya diri serta mendorong mereka menjadi agen perubahan dalam kampanye digital pencegahan stunting. Sasaran kegiatan ini adalah para siswa yang tinggal di Panti Asuhan 'Aisyiyah Kota Payakumbuh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan, simulasi komunikasi, penyuluhan hak reproduksi remaja, dan pembuatan konten kampanye digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang hak reproduksi serta keterampilan komunikasi yang lebih efektif dan percaya diri dalam menyuarakan isu-isu kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan remaja berbasis pendidikan komunikasi dan teknologi digital dalam upaya promotif dan preventif stunting.
Peningkatan Pemahaman Siswa SMA Muhammadiyah Satu Padang Tentang Akibat Pernikahan Dini Asmaret, Desi; Desminar, Desminar; Halim, Syaflin; Firdaus, Firdaus; Mursal, Mursal; Syamsurizal, Syamsurizal
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.445

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus pernikahan dini di kalangan anak-anak dan remaja. Oleh sebab itu, perlu diberikan sosialisasi tentang dampak pernikahan dini yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja usia sekolah tentang bahayanya melakukan pernikahan dini Pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan atau sosialisasi dalam bentuk ceramah dan dialog interaktif dengan nara sumber. Hasilnya adalah terjadi peningkatan pemahaman siswa SMA Muhammadiyah I (SMAM I) Kota Padang tentang bahaya pernikahan dini. Tingkat pemahaman siswa sebelum sosialisasi dan dialog interaktif sebanyak 50 persen meningkat menjadi pemahaman menjadi 86 persen setelah kegiatan sosialisasi dan dialog interaktif