Claim Missing Document
Check
Articles

Design Analysis Pillowblock Strength of Rotogravure Gearbox Uses Catia V5 Software Agung Nugroho; Yudiono, Heri
Jurnal Inovasi Mesin Vol. 6 No. 2 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jim.v6i2.11487

Abstract

The pillowblock has not been tested to determine the von Mises stress, displacement and safety factor values. The aim of this research is to analyze the results of the Pillowblock design analysis using the finite element method using CATIA V5 software.The research method used in this research is an experimental method. In this study, the independent variable used was variations in the thickness dimensions of the Rotogrvure Pillowblock Gearbox. The variations used are Pillowblock Close 1 with varying thicknesses (5 mm, 4 mm, 6 mm, 7 mm), Pillowblock Close 2 with varying thicknesses (6 mm, 5 mm, 7 mm, 8 mm) and Pillowblock Equipment with varying thicknesses (5 mm, 4 mm, 6 mm, 7 mm), the material used is ST 40 with a rotary bending load (bearing load). Tests were carried out using the fenite element method (FEM) to determine the value of von Mises stress, displacement and safety factor. The analysis results show that variations in pillowblock thickness have a high level of effectiveness and efficiency and have a safety factor value of ≥ 2, found in the Pillowblock Close 1 T4 (7 mm) with a von Mises stress value of 0.349 MPa, displacement 0.000046 mm, safety factor 787.96. Pillowblock Close 2 R4 (8 mm) with a von Mises stress value of 0.430 MPa, displacement 0.000062 mm, safety factor 639.24, and Pillowblock Equipment P4 (7 mm) with a von Mises stress value of 2.504 MPa, displacement 0.000312, safety factor 109.82.
PENGEMBANGAN MESIN PENGIRIS DI UKM BRAMBANG GORENG “BERKAH ARSTYADI” SEMARANG Heri Yudiono; Dwi Widjanarko; Bunyamin Bunyamin; Hanif Hidayat; C. Tri Widiastuti; David Badi’ul Chikam; Muhammad Arrry Yanto; Khusaeni Khusaeni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.45614

Abstract

Perkembangan bisnis kuliner makanan di Kota Semarang berdampak meningkatnya permintaan bawang merah goreng. Permintaan bawang merah goreng juga berdampak pada produktifitas di UKM brambang goreng “Berkah Arstyaji”. Untuk meningkatkan produktifitas dan kualitasnya berdasar permitaan customer, UKM tersebut menggunakan mesin tepat guna mesin pengiris bawang merah. Namun dalam penggunaannya selama ini ternyata masih menyimpan permasalahan yang perlu upaya penyelesaiannya. Permasalahan tersebut adalah ketidak seragaman hasil irisan bawang merah yang berdampak pada kualitas bawang goreng yang tidak homogen dan produktifitasnya kurang. Ketidak seragaman hasil irisan biasannya diselesaikan dengan alat serut tangan. Hasil survey lapangan ditemukan penyebab ketidak seragaman hasil irisan bawang merah disebabkan posisi pisau pengiris yang terpasang mendatar (0 derajat) pada disk mesin, sedangkan kurangnya produktifitas karena menggunkan mata pisau tunggal. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan mesin perajang bawang merah di pelaku UKM Brambang Goreng “Berkah Arsetyaji” Semarang. Solusi untuk mengatasi permasalahan UKM tersebut adalah mengembangkan mesin pengiris bawang merah dengan posisi sudut pisau pengiris 45 derajat, menggunakan mata pisau jamak (dua pisau), putaran motor yang dapat diatur, dan efisien listrik yang digunakan. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan UKM Brambang Goreng “Berkah Arsetyaji” mencakupi survey lapangan, perancangan mesin, fabrikasi mesin, uji coba mesin, pelatihan, dan pendampingan. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat memberikan hasil bahwa adanya peningkatan kuantitas dan kualitas hasil irisan bawang merah yang berdampak pada peningkatan kuantitas dan kualitas brambang goreng yang dihasilkan dam pemenuhan kebutuhan customer yang terus meningkat.