Claim Missing Document
Check
Articles

BIOGRAFI MARTIN : PENGUSAHA KOPI CAP MATAHARI (2001-2023) Yani, Illi; Erawati, Meri; Siska, Felia; Yulia, Refni
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 10 No. 1 (2025): PUTERI HIJAU: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v10i1.64671

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Biografi Martin Pengusaha Kopi Cap Matahari pada tahun 2001-2023, yang merupakan permasalahan dalam skripsi ini adalah : Latar belakang kehidupan sosial dan ekonomi keluarga Martin. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana latar belakang kehidupan sosial dan ekonomi keluarga Martin, mengetahui bagaimana usaha Martin dalam melanjutkan usaha Kopi Cap Matahari yang dirintis keluarganya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Sejarah yang tersusun dalam empat tahap yaitu : heuristik atau pengumpulan data, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa. Martin merupakan generasi kedua yang mewarisi usaha Bubuk Kopi Cap Matahari ini yang berkembang hingga saat ini, alasan kenapa Martin yang meneruskan usaha bubuk kopi ini karena saudara Martin tidak ada yang bersedia menerima tawaran dari orang tua yaitu Rusli karena menurut Martin lebih pantas saudaranya yang lain usaha bubuk kopi ini. Tetapi pemahaman yang disampaikan oleh Rusli bahwa ini pesan turun temurun dari kakeknya untuk meneruskan usaha ini dan jangan sampai meninggalkan usaha bubuk kopi ini. dan juga dilatarbelakangi oleh pendidikan yang ditempuh Martin yang lulusan DIII dari Teknik Industri Universitas Negeri Padang (UNP), jadi sedikit banyaknya ilmu yang didapat bisa dipergunakan untuk perkembangan usaha bubuk kopi ini. Martin mengembangkan pola pemasaran yang berbeda dari ayahnya, yakni melalui media online seperti Shoppe dan Tokopedia, sehingga produksi Kopi Martin banyak dikenal banyak masyarkat luas. Sejalan itu, permintaan terhadap kopinya semakin meningkat sehingga Martin merekrut banyak karyawan. Sehingga tahun 2014 Martin berhasil mendapatkan juara satu pada event UKM AWARD tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan Provinsi Sumatra Barat, Bubuk Kopi Matahari ini sudah mendapatkan penghargaan sebagai industri pangan terbaik. Di bawah kepemimpinannya, usaha bubuk kopi Cap Matahari telah menjangkau pasar luar Sumatera Barat seperti Riau dan Sumatera Utara.
Increasing and Decreasing Development of Integrated Modern Islamic Boarding School (PMT) Prof. Dr. Hamka Batang Anai in 2016–2022 Indah, Seri; Kaksim, Kaksim; Yulia, Refni; Wiranata, Adi
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 14, No 2 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah (Issu in Progress)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v14i2.11106

Abstract

This study aims to examine the rise and fall of Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof. Dr. Hamka, focusing on the temporary relocation of student learning activities from Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, to Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof. Dr. Hamka II in Kota Padang. The research employs historical methods, including heuristics, source criticism, analysis, and historiography. Data were gathered through interviews with relevant figures, as well as document and literature studies. The findings reveal that the pesantren, established in 1991, experienced significant development before facing a decline marked by a decrease in the number of students, ultimately leading to the relocation of its educational activities. This study provides insights into the internal dynamics of the pesantren in responding to the challenges of social and institutional change.
Increasing and Decreasing Development of Integrated Modern Islamic Boarding School (PMT) Prof. Dr. Hamka Batang Anai in 2016–2022 Seri Indah; Kaksim Kaksim; Refni Yulia; Adi Wiranata
Historia Vol 14 No 2 (2026): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v14i2.11106

Abstract

This study aims to examine the rise and fall of Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof. Dr. Hamka, focusing on the temporary relocation of student learning activities from Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, to Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof. Dr. Hamka II in Kota Padang. The research employs historical methods, including heuristics, source criticism, analysis, and historiography. Data were gathered through interviews with relevant figures, as well as document and literature studies. The findings reveal that the pesantren, established in 1991, experienced significant development before facing a decline marked by a decrease in the number of students, ultimately leading to the relocation of its educational activities. This study provides insights into the internal dynamics of the pesantren in responding to the challenges of social and institutional change.
Upaya Pemerintah Desa dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja di Desa Seleman Kecamatan Danau Kerinci Kabupaten Kerinci Anggun Suhaira; Nilda Elfemi; Yenita Yatim
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 1 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i1.36

Abstract

AbstrakBanyaknya masalah kenakalan remaja yang terjadi, menyebabkan masyarakat merasa risih,dalam hal ini tentu perlu adanya upaya untuk menanggulangi segala bentuk kenakalan remaja. Salah satu lembaga yang berperan dalam menanggulangi kenakalan yang terjadi adalah pemerintah desa. Karena merupakan unit terdepan dalam pelayanan terhadam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan pemerintah desa seleman dalam menangulangi kenakalan remaja. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Struktural Fungsional yang dikemukakan oleh Talcot Parson. Penelitian dilakukan di Seleman, Kec. Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskripstif. Penarikan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diawali dengan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen.analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa Upaya pemerintah desa dalam menannggulangi kenakalan remaja di Desa Seleman yaitu adanya kerjasama pemerintah desa dengan karantaruna untuk menyiapkan fasilitas remaja untuk berolahraga seperti menyeidiakan lapangan bola voly, bola kaki, gedung untuk main bulu tangkis,dan menyediakan pengajian. Sehingga kenalan remaja tidak terjadi, karena sudah ada aktifitas yang dilakukan remaja seperti main voly maupun bola kaki disore hari, untuk malam haripun ada group pengajianKata Kunci: Upaya, Pemerintah Desa, Kenakalan Remaja. AbstractThe number of juvenile delinquency problems that occur, causes people to feel uncomfortable, in this case of course it is necessary to make efforts to overcome all forms of juvenile delinquency. One of the institutions that play a role in overcoming delinquency that occurs is the village government. Because it is a leading unit in public service. The purpose of this study was to describe the efforts made by the Seleman village government in dealing with juvenile delinquency. The theory used in this research is the Structural Functional theory proposed by Talcot Parson. The research was conducted in Seleman, Kec. Kerinci Lake, Kerinci Regency. This study uses qualitative research methods with descriptive research type. The withdrawal of informants was carried out by purposive sampling technique. The data collection method in this study began with observation, in-depth interviews, and document studies. Data analysis was carried out in several stages, namely, data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that there were several village government efforts in dealing with juvenile delinquency in Seleman Village, namely the cooperation between the village government and the cadets to prepare youth facilities for sports such as providing volleyball courts, soccer balls, buildings to play badminton, and providing recitations. So that teenage acquaintances do not occur, because there are already activities carried out by teenagers such as playing volleyball or football in the afternoon, for the evening there is also a recitation groupKeywords: Efforts, Village Government, Juvenile Delinquency
Strategi Mahasiswa dalam Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi iwan Nasrul; Erningsih Erningsih; Yenita Yatim
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.1983-1987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mahasiswa dalam mengatasi hambatan pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi Angkatan 2021 Universitas PGRI Sumatera Barat. Hambatan yang dihadapi meliputi pengelolaan kelas, penyusunan perangkat ajar, keterbatasan sarana prasarana, dan komunikasi dengan guru pamong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap enam mahasiswa dan dua guru pamong. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa menerapkan strategi kreatif, kolaboratif, dan adaptif, seperti penggunaan ice breaking, diskusi dengan guru pamong, komunikasi profesional, dan penyesuaian metode dengan fasilitas sekolah. Strategi ini mendukung pengembangan kompetensi pedagogis dan keberhasilan pelaksanaan PPLK.