Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA) DAN LATIHAN FISIK SERTA KOMBINASI TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID HEPAR PADA MODEL TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA-DIABETES Yulianti, Retno
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2020): jurnal kesehatan
Publisher : UPPM Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate, Maluku Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.509 KB) | DOI: 10.32763/jurnal kesehatan.v13i1.173

Abstract

Diabetes menyebabkan kerusakan jaringan akibat hiperglikemia dan hiperkolesterolemia. Stres oksidatif dapat menyebabkan peroksidasi lipid yang dinilai melalui kadar malondialdehid. Modifikasi gaya hidup dengan latihan fisik meningkatkan ambilan glukosa dan menurunkan profil lipid. Ekstrak daun sirsak berpotensi menurunkan kadar Malondialdehyde. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak daun sirsak dan latihan fisik serta kombinasi terhadap kadar Malondialdehid hepar tikus diabetik. Tiga puluh ekor tikus putih jantan galur Wistar, dikelompokkan menjadi enam kelompok yaitu: pakan standar dan aquades (K1), pakan tinggi lemak dan metformin 45mg/kgBB/hari (K2), pakan tinggi lemak dan vitamin E 150 IU/kgBB/hari (K3), pakan tinggi lemak dan latihan fisik sedang 20 m/menit (K4), pakan tinggi lemak dan ekstrak daun sirsak 150 mg/kgBB/hari (K5), pakan tinggi lemak dan kombinasi (K6). Ekstrak daun sirsak diberikan selama 21 hari setelah diinduksi aloksan dan pakan tinggi lemak selama 5 minggu. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD. Pada kelompok K6 mampu menurunkan gula darah puasa 70.97% dan kolesterol 62.47% dan bermakna dalam menurunkan kadar Malondialdehyde 0,9 µMol. Kesimpulan adalah kombinasi ekstrak daun sirsak dan latihan fisik memiliki kemampuan menurunkan kadar Malondialdehyde jaringan hepar.
EFEK ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP PROTEKSI HEPAR TIKUS PUTIH GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI ETANOL 20% Zofania, Theo Andariaz; Yulianti, Retno; Hardini, Niniek
Journal of Pharmacopolium Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : P3M STIKes Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jop.v3i2.625

Abstract

EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK BIJI KETUMBAR TERHADAP GAMBARAN SEL BUSA ATEROSKLEROSIS AORTA ABDOMINALIS TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA DIABETES Giopratiwi, Kusvandita; Thadeus, Maria Selvester; Yulianti, Retno
Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmstkik.v4i2.8250

Abstract

Coriander Seed Extract (CSE) is thought to have the potential to repair foam cell formation process which is part of atherosclerotic lesion. The aim of this study is to identify the effects of coriander seed extract on histopathological features of atherosclerotic foam cells abdominal aorta in rats hypercholesterolemia diabetes model. The study was conducted for 63 days. 30 Wistar outbred rats were grouped into five groups, each group consist of 6 rats. Negative control group (standar feed), positive control group (high fat diet and alloxan + glibenclamide 0.045 mg), treatment group 1 (high fat diet and alloxan + CSE 300 mg/kgBB/day), treatment group 2 (high fat diet and alloxan + CSE 500 mg/kgBB/day), treatment group 3 (high fat diet and alloxan + CSE 700 mg/kgBB/day). After the treatment were given to each group, the next procedure were dissection, extraction of the aorta abdominal organ, and histopathological examination of foam cell. Data were analyzed with One Way ANOVA test and Post Hoc Bonferoni test show there are significant difference (P value = 0.049) between positive control group and treatment group 3. In conclusion, CSE 700 mg/kgBB dose can reduce foam cell formation. Keywords: atherosclerosis; coriander seed extract; foam cell; hypercholesterolemia. ABSTRAK Ekstrak biji ketumbar (EBJ) diduga memiliki potensi untuk memperbaiki proses pembentukan sel busa lesi aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak biji ketumbar terhadap gambaran histopatologi sel busa aterosklerosis aorta abdominalis tikus model hiperkolesterolemia diabetes. Penelitian dilakukan selama 63 hari. Sebanyak 30 ekor tikus Galur Wistar outbred dibagi ke dalam 5 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor. Kelompok kontrol negatif (pakan standar), kelompok kontrol positif (pakan tinggi lemak dan aloksan + glibenklamid 0.045 mg), kelompok perlakuan 1 (pakan tinggi lemak dan aloksan + EBJ 300 mg/kgBB/hari), kelompok perlakuan 2 (pakan tinggi lemak dan aloksan + EBJ 500 mg/kgBB/hari), dan kelompok perlakuan 3 (pakan tinggi lemak dan aloksan + EBJ 700 mg/kgBB/hari). Setelah perlakuan, dilakukan pembedahan dan pengambilan organ aorta abdominalis lalu dibuat preparat untuk menilai gambaran sel busa. Analisis statistika dengan Uji One Way ANOVA dan uji Post Hoc Bonferoni menunjukkan ada perbedaan signifikan (P Value=0.049) antara kelompok kontrol positif dengan kelompok perlakuan 3. Kesimpulannya, EBJ dosis 700 mg/kgBB/hari memiliki efektivitas untuk menurunkan pembentukan sel busa dalam proses aterosklerosis.
Uji Efektivitas Ekstrak Rimpang Bangle (Zingiber Cassumunar Roxb.) Sebagai Antibakteri Terhadap Vibrio Cholerae Dan Staphylococcus Aureus Secara In Vitro Dengan Metode Difusi Cakram Ahmad Buldani; Retno Yulianti; Pertiwi Soedomo
Prosiding 2nd Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2017 Vol 2, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan salah satu penyebab kematian di seluruh dunia. Bakteri Vibrio cholerae dan Staphylococcus aureus salah satu bakteri penyebab terjadinya infeksi saluran pencernaan yang berakibat terjadinya diare. Pengobatan penyakit  infeksi  yang disebabkan  oleh bakteri  dapat  diperoleh dari  tumbuhan yang memiliki potensi antibakteri. Rimpang bangle dengan kandungan flavonoidnya diketahui memiliki efek antibakteri.Tujuan Penelitian: untuk mengetahui efek antibakteri Rimpang bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) terhadap kedua bakteri dengan melihat zona bening yang terbentuk serta mengetahui perbedaan efektivitas pada masing-masing konsentrasi. Metode Penelitian: penelitian eksperimental dengan 6 kelompok uji yakni kelompok perlakuan dengan dosis 25 %, 50%, 75 %, 100 %, kelompok kontrol positif (Tetrasiklin) dan kelompok kontrol negatif (aquades) dengan metode dilusi untukmengukur hambatan minimal. Data dianalisis dengan One Way Annova dan Uji T tidak berpasangan.Hasil Penelitian : zona bening yang terbentuk berbanding lurus dengan peningkatan konsenterasi ekstrak. Diameter zona hambat terbesar pada konsenterasi 100% di kedua bakteri uji yaitu 7,90  mm(Vibrio  cholera)  dan  10,60  mm (Staphylococcus  aureus). Hasil uji analisis post hoc kelompok perlakuan berbagai konsentrasi didapatkan perbedaan bermakna (nilai p < 0,05) dan terdapat perbedaan bermakna antara Zingiber cassumunar Roxb terhadap kedua bakteri.
Efek Protektif Zink Terhadap Stres Oksidatif Testis dan Kualitas Sperma Pada Mencit Jantan (Mus Musculus) Setelah Diinduksi Cyclophosphamide Retno Yulianti
Jurnal Biosains Pascasarjana Vol. 22 No. 2 (2020): Jurnal Biosains Pascasarjana
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbp.v22i2.2020.63-72

Abstract

AbstractCyclophosphamide is a class of alkylating agents used for cancer treatment. The side effect of CP is through the depletion mechanism of the GSH cellular pathway which generates free radicals by activation by copper/iron in the body to damage the spermatogenesis process. Zinc has antioxidant enzymes and can bind metallothionein to protect the body from the effects of anti-cancer drugs. The purpose of this study was to determine the protective effect of Zn against testicular oxidative stress and sperm quality in male mice (Mus musculus) after cyclophosphamide induction. This study used 30 male mice divided into six groups, namely negative controls that were not given CP and Zn (K1), positive controls that were given only Zn (K2) and only CP (K3) and groups that were given CP injections (200 mg / Kg) with 3 doses of Zn, namely 25 mg (K4), 50 mg (K5) and 100 mg (K6). The analysis showed that the mean sperm quality in all groups was significantly different (p=0.011). The mean levels of MDA testis in all groups did not differ significantly. There was no relationship between testicular MDA levels with  sperms quality (p=0.800) and the  degree of correlation in a negative direction (R= -0.048). This study concluded that testicular MDA levels are not associated with sperms quality, especially the number of sperms cells. Keywords : cyclophosphamide, malondialdehid, sperms, zinc AbstrakCyclophosphamide  (CP) merupakan  golongan  alkylating  agent  yang  digunakan  untuk pengobatan kanker. Efek samping CP melalui mekanisme deplesi jalur seluler GSH yang menghasilkan radikal bebas dengan aktivasi oleh tembaga atau besi dalam tubuh sehingga merusak proses spermatogenesis. Zink (Zn) memiliki enzim–enzim antioksidan dan mampu mengikat metallothionein untuk melindungi tubuh dari efek obat anti kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek proteksi zink terhadap stress oksidatif testis dan kualitas sperma pada mencit jantan (Mus musculus) setelah diinduksi cyclophospamid . Penelitian ini menggunakan 30 mencit jantan yang dibagi enam kelompok yaitu kontrol negatif yang tidak diberi CP dan Zn (K1), kontrol positif yang hanya diberi Zn (K2) dan hanya CP (K3) serta kelompok yang diberikan penyuntikan CP (200 mg/Kg) dengan 3 dosis Zn yaitu 25 mg (K4), 50 mg (K5) dan 100 mg (K6). Hasil analisis menunjukkan rerata kualitas sperma (jumlah sel sperma) pada semua kelompok berbeda siginifikan (p=0.011). Rerata kadar MDA testis pada semua kelompok tidak berbeda signifikan. Tidak terdapat hubungan antara kadar MDA testis dengan kualitas sperma (jumlah sel sperma) (p =0.800, p>0.05) dan derajat korelasi ke arah negatif (nilai R= -0.048) Kesimpulan penelitian ini bahwa kadar MDA testis tidak berhubungan dengan kualitas sperma terutama jumlah sel sperma. Kata Kunci: cyclophosphamide, malondialdehid, sperma, zink 
MENGATASI DAMPAK EKONOMI PANDEMI COVID-19 BAGI MASYARAKAT KAMPUNG KB GANDUL CINERE MELALUI PENGOLAHAN JAMU HERBAL Nanang Nasrulloh; Andri Pramono; Muhammad Ikhsan Amar; Retno Yulianti
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.4.2.443-449.2020

Abstract

Kondisi masyarakat mengalami risiko kesehatan serius akibat pandemi Covid-19. Ditambah pelaksanaan PSBB yang juga berdampak bagi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Meskipun demikian, keadaan ini mendorong maraknya aktivitas bercocok tanam di pekarangan rumah, termasuk aneka tanaman obat. Kebutuhan tanaman ini memang mengalami peningkatan signifikan sebagai asupan untuk meningkatkan imunitas sehingga menjadi peluang ekonomi masyarakat. Pengolahan jamu herbal dapat memberikan nilai tambah tanaman obat tersebut. Akan tetapi, masyarakat di lokasi sasaran banyak yang belum memiliki kemampuan pengolahan produk berdaya simpan lama seperti jamu herbal. Oleh karena itu, solusinya berupa pelatihan dan penyuluhan kesehatan pembuatan jamu herbal. Produk olahan yang diperkenalkan adalah jahe instan dan wedang uwuh. Metode kegiatan dilaksanakan secara daring disebabkan berlangsungnya PSBB. Kegiatan ini diharapkan berdampak positif bagi masyarakat sasaran yaitu peningkatan keterampilan masyarakat tentang pengolahan secara sederhana jamu herbal yang memberi nilai tambah pangan lokal dan pengetahuan tentang Covid-19 dan pencegahannya. Setelah aktivitas pengabdian masyarakat diberikan, kesimpulan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pengolahan produk jamu herbal. Kata kunci: Jamu, Tanaman obat, Pengolahan, Jahe instan, Wedang uwuh ABSTRACT People are seriously affected by risk health during Covid-19 pandemic. The condition of the community is experiencing severe health risks due to the Covid-19 pandemic. Moreover, lockdown or large-scale social restrictions (PSBB) implementation also has an impact on people's social and economic. Even though, this situation encourages yard farming activities, including various medicinal plants. The demand of this medicinal plant increased significantly during the pandemic, so that it is an opportunity for people raising economic income. Processing of herbal medicine into products providing added value to these medicinal plants. However, many people in the target locations are unskilled to process products with longer shelf life such as herbal jamu. Therefore, the solution is training and health education in processing herbal jamu. The processed products introduced were instant ginger and wedang uwuh. The method of activities is carried out online due to the ongoing PSBB. This activity is expected to have a positive impact on the target, namely increasing community skills for simple processing of herbal jamu that gives added value to local food and knowledge about Covid-19 and its prevention. After these activities were given, the conclusions indicated that there is an increase in people’s knowledge in processing herbal jamu products. Keywords: Herbal jamu, Medicinal plants, Processing, Instant ginger, Wedang uwuh
Comparison of the effectiveness of physical training and extract of soursop leaf to histopathology of abdominal aorta foam cells in hipercolesterolemia-diabetes rat Tika Hamidah Apriliana Nai; Retno Yulianti; Wahyunia Likhayati Septiana; Yuni Setyaningsih
Acta Biochimica Indonesiana Vol. 3 No. 1 (2020): Acta Biochimica Indonesiana
Publisher : Indonesian Society for Biochemistry and Molecular Biology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32889/actabioina.v3i1.48

Abstract

Background: Diabetes mellitus has become a public health problem globally. Type 2 diabetes mellitus, caused by lifestyle and high lipid diet, is the most common form. Hypercholesterolemia-diabetes is able to create endothelial injury that results in formation of atherosclerosis, starting with formation of foam cells. Objective: This research aimed to see the effectiveness of physical training and soursop (Annona muricata) leaves extract in lowering the amount of foam cells. Methods: This research was an experimental study which used the post test-only control group design with 35 Wistar strain rats which were randomly divided into 7 groups, each consisting of 5 rats. K1 was given standard diet, K2 was given atherogenic diet and alloxan, while K3, K4, K5, K6, and K7 were given atherogenic diet, alloxan, and different treatments based on designed group. K3 was given simvastatin, K4 was given metformin, K5 was given physical training, K6 was given soursop leaves extract (SLE), and K7 was given both physical training and SLE. The rats were euthanized after three weeks and aorta was taken to be made into histology slides for foam cells observation. Results: The result of Kruskal-Wallis and Mann-Whitney Post-Hoc Test showed significant difference (p<0,05) between K2 and K5, K6, K7 while it no significant difference (p>0,05) between K3, K4 and K5, K6, K7. Conclusion: Physical training, SLE, and the combination of both have a role in lowering formation of foam cells in atherosclerosis.
Pemberdayaan Kader Melalui Hidroponik pada Lahan Sempit sebagai Upaya Preventif Diabetes Melitus Retno Yulianti; Andri Pramesyanti Pramono; Boenga Nurcita
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 4 No. 1 (2020): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v4i1.805

Abstract

Permasalahan yang terjadi sebanyak 15 persen penduduk Depok menyandang penyakit diabetes melitus serta penyebab kematian sekitar 6.84%. Kurangnya perhatian penyandang diabetes terhadap upaya preventif menanggulangi komplikasi diabetes, maka upaya yang dapat dilakukan melalui bercocok tanam dengan hidroponik meskipun memiliki pekarangan yang sempit. Tujuan kegiatan adalah agar kader Posbindu di RW 05 Kelurahan Gandul dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan barang bekas sebagai upaya mengurangi keberadaan sampah plastik  serta memberi pengetahuan peluang wirausaha baru dari hidroponik. Metode kegiatan adalah memberikan penyuluhan kesehatan dan pembekalan hidroponik sistem Wick, diskusi dan tanya jawab serta demonstrasi dan praktek mandiri dengan menggunakan barang bekas. Evaluasi kegiatan dengan melihat kehadiran dan antusiasme kader dalam diskusi dan praktek serta penilaian pretest dan postest. Hasil kegiatan adalah kehadiran peserta kader sebanyak 93,3%, peningkatan pengetahuan sekitar 80% dan peningkatan sikap positif kader menjadi 92,86% dari total peserta terhadap hidroponik, antusiasme kader yang tinggi lewat interaksi pada saat praktek budidaya hidroponik, serta membuat wadah tanaman dari barang bekas. Kesimpulan kegiatan adalah para kader RW 05 telah menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan dengan bercocok tanam, sehingga pembekalan hidroponik dapat memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya sayuran dalam pot/wadah dari barang bekas dan dapat mendukung ketahanan pangan keluarga.   
Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata) Terhadap Kadar Malondialdehid Hepar Tikus Diabetik Setelah Diinduksi Aloksan Retno` Yulianti; Lina Adilla; Imam Prabowo
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1584.102 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i2.5134

Abstract

Hiperglikemik yang tidak terkontrol memicu pembentukan reactive oxygen species (ROS) yang berlebih di dalam tubuh sehingga menyebabkan peroksidasi lemak pada membran sel. Regulasi jumlah ROS dapat diukur melalui kadar malondealdehid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun sirsak (EDS) terhadap kadar Malondialdehid hepar tikus diabetik. Sebanyak 30 ekor tikus putih jantan galur Wistar dikelompokkan menjadi (K1) pakan standar dan aquades, (K2) pakan tinggi lemak dan vitamin E α-tokoferol 150 IU/kgBB/hari, dan kelompok yang menggunakan pakan tinggi lemak dengan tiga dosis EDS 75 mg/kgBB/hari (K3), 150 mg/kgBB/hari (K4), dan 300 mg/kgBB/hari (K5). Ekstrak daun sirsak diberikan selama 21 hari setelah hari ke-3 induksi aloksan dan pakan tinggi lemak selama 5 minggu. Analisis data menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc Least Significant Differences. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan K4 dibandingkan kelompok perlakuan K3, K5 dan kelompok kontrol K2 menunjukkan penurunan kadar gula darah puasa (131,1 mg/dL) dan kadar Malondialdehid (0.35796 nm/mL) yang lebih baik. Kesimpulan penelitian ini bahwa ekstrak daun sirsak efektivitas menurunkan kadar Malondialdehid dengan dosis optimal 150 mg/kgBB/hari.
Productive Economic Improvement in the time of COVID-19 Pandemic for the People of Kampung KB Gandul with Innovation of "Mi Jaren" (Palm Sugar Ginger Lemongrass Drink) Andri Pramesyanti Pramono; Yudhi Nugraha; Retno Yulianti
Journal of Innovation and Community Engagement Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/ice.v3i2.4150

Abstract

Coronavirus disease originating from Wuhan, China, has spread throughout the world, including in Indonesia. Covid-19 patients were first detected in Depok, Cinere, West Java, and increased on June 20, 2020. There have been 45,029 positive cases of Covid-19 on June 2021. Gandul Cinere village is located bordered by South Jakarta. Jakarta has a relatively high number of Covid-19 positive patients. Many people lost their jobs during the pandemic, including in the Jakarta and surrounding areas. Anis Baswedan, the governor, expects the unemployment rate due to the Covid-19 Pandemic in the DKI Jakarta area will reach 10 percent in 2021. This shows that economic problems cannot be ruled out easily. Therefore, efforts are needed to improve the economy of UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) to further strengthen Indonesia's economy, especially in the DKI Jakarta and surrounding areas. Red Ginger (Zingiber officinale var Rubrum) and lemongrass (Cymbopogon citratus) are easy to find in Indonesia. Palm Sugar Ginger Lemongrass (MI JAREN) instant drink is an excellent herbal product to be studied and marketed in the Gandul village community. This instant herbal drink-making training was provided online, along with how to package it. The activity results showed that society in Kampung KB Gandul has good knowledge, only still requires guidance for the marketing, especially online. It is hoped that this community service activity can improve the economy in Kampung KB Gandul while also keeping the people of Kampung KB Gandul to avoid COVID-19 infection.