Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Aktivitas Daya Hambat Isolat Actinomycetes dengan Lama Fermentasi yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Klebsiella pneumoniae Annisa Nur Insani; Meiskha Bahar; Nunuk Nugrohowati; Retno Yulianti
Jurnal Kesehatan Andalas Vol 11, No 2 (2022): Online July 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jka.v11i2.2014

Abstract

Actinomycetes are filamentous, Gram-positive bacteria widely distributed in soil and can produce secondary metabolites useful as antibiotics. The synthesis of secondary metabolites of Actinomycetes is influenced by the growth conditions of each isolate, including the fermentation period. Klebsiella pneumoniae is an opportunistic bacterial pathogen causing lower respiratory tract infection. Objectives: To determined the inhibition activity of Actinomycetes with different fermentation periods against the growth of  K.pneumoniae. Methods: Actinomycetes were isolated from soil in Kebun Raya Bogor and grown on Starch Casein Agar (SCA) medium before being fermented in liquid media consisting of 2% of mannitol, 2% of peptone, and 1% of glucose with an incubation time of 6,7, and 8 days. An antibacterial activity test was conducted on Mueller Hinton Agar (MHA) medium using the well diffusion method. Results: The activity of Actinomycetes isolates with fermentation duration of 6,7 and 8 were able to inhibit the growth of K. pneumoniae with an average inhibition zone of 4,46 mm; 4,94 mm; and 5,04 mm, respectively. Actinomycetes' inhibitory mechanism ranges from inhibition of cell wall synthesis to nucleic acid and protein synthesis. One Way ANOVA test showed significant differences between the inhibition zone produced by each fermentation group. Conclusion: Actinomycetes isolates have antibacterial activity against the growth of K. pneumoniae with the highest activity achieved by Actinomycetes with a fermentation time of 8 days.Keywords:  Actinomycetes, antibacterial, fermentation, Klebsiella pneumoniae
Meningkatkan Adaptasi Anak Belajar dalam Situasi yang Berubah Bermakna di Sekolah Inklusi Sentra Salsabila Taufiq Fredrik Pasiak; Nurfitri Bustamam; Muhammad Reiza; Erna Harfiani; Retno Yulianti; Widianingsih Widianingsih; Manpan Drajat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.098 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4122

Abstract

Sekolah Inklusi Sentra Salsabila provides curriculum and infrastructure to support children with special needs and normal children receiving education together. The COVID-19 pandemic impacts students’ lives, students can experience nutritional problems due to family economic crises and learning problems due to activities restriction outside the home. Situations that have changed significantly during the pandemic can cause stress and health problems in children. Community service activities (CSA) are carried out so that the school knows the health status of students and parents of students have sufficient knowledge as a first step to make efforts to improve students' adaptation to learning. Parents of students are given counseling about adolescent mental health, balanced nutrition, and worm infections. Students’ body composition was measured using Tanita MC-980 MA, then stress and resilience levels were measured using Heart Rate Variability Analyzer-Medicore SA 3000P. The results of the CSA show that parents of students already have sufficient knowledge, and it is known that some students need intervention related to their physical and mental health status. It can be concluded that this CSA succeeded in helping schools and parents to plan intervention steps to improve students’ adaptation to learning.
Peningkatan Pengetahuan Melalui Edukasi Kesehatan Fisik dan Mental Pada Pelajar SMP Islam Al-Jiihad Uswatun Hasanah; Cut Fauziah; Nasihin Saud Irsyad; Retno Yulianti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.031 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4319

Abstract

Pelajar merupakan generasi penerus bangsa di masa yang akan datang, mereka merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan dan dibentuk dari sisi kesehatan, pemikiran, dan pola hidup. Pelajar termasuk dalam masa remaja yang merupakan periode awal adanya berbagai perubahan perilaku dan kondisi fisik yang memengaruhi kesehatan. Perkembangan biologis dan psikologis remaja dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan dan sosial. Masa remaja dimulai dengan terjadinya perubahan fisik, Remaja akan dihadapkan pada keadaan yang memerlukan penyesuaian untuk dapat menerima perubahan anatomi dan fisiologi tubuh dan kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kejiwaan remaja. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2022 di sekolah SMP Islam Al-Jihad Johar Baru Jakarta-Pusat melibatkan 92 siswa. Pentingnya edukasi kesehatan fisik dan mental serta pola hidup bagi pelajar membuat kami memilih pelajar SMP sebagai mitra kegiatan PKM. Kegiatan PKM dilakukan dengan metode ceramah dengan PPT dan games edukatif dan juga diberikan kuesioner pre-test dan post test. Hasil dari edukasi didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan fisik dan mental serta pola hidup sehat pada pelajar. Hasil kuesioner pre-test dan post-test didapatkan perbedaan bermakna, yang menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan dapat dipahami dan dimengerti oleh pelajar sehingga terjadi pengaruh berupa peningkatan pengetahuan setelah edukasi yang nantinya akan bermanifestasi pada perubahan perilaku
PENINGKATAN KETRAMPILAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA BERBASIS PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DI KAMPUNG KB RW 05 KELURAHAN GANDUL DEPOK Retno Yulianti; Andri Pramesyanti Pramono; Tiwuk Tiwuk
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.5021

Abstract

Kegiatan program ini menggunakan metode penyuluhan yang bertujuan memberikan edukasi atau informasi tentang kesehatan reproduksi remaja dan risikonya. Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja dapat mengukur tingkat pengetahuan remaja mengenai isu kesehatan reproduksi. Media yang dipakai menggunakan kombinasi manekin, leaflet, dan celemek organ reproduksi. Penyuluhan ini dilakukan pada 30 remaja karang taruna di lingkungan Kampung KB RW 05 Kelurahan Gandul, Cinere, Kota Depok. Hasil dari penyuluhan ini ada perbedaan rata-rata antara skor pengetahuan pretest dan posttest dengan peningkatan nilai rerata sebesar 32,06%. Hasil statistik uji Paired sample T test menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian penyuluhan terhadap peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan perilaku  (rerata nilai naik 3,07) remaja tentang kesehatan reproduksi. Untuk lebih meningkatkan pengetahuan peserta sangat disarankan penggunaan kombinasi media pembelajaran baik langsung maupun tidak langsung agar lebih interaktif, sehingga mempermudah penerimaan ilmu oleh seluruh peserta.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Tipe II di RSPAD Gatot Soebroto Raihan Akbar Darmawan; Rika Revina; Retno Yulianti
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 3, No 2 (2023): Mei-Agustus 2023
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v3i2.20973

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease requires a tight management. Two of the factors that facilitate medication adherence are information and knowledge. This research objective was to find the relation between diabetes knowledge and medication adherence degree of type II Diabetes Mellitus at RSPAD Gatot Soebroto. The design of this research was analytic observational with the cross-sectional method. The populations of this research were the type II DM outpatients who went to RSPAD Gatot Soebroto on May 2023 with the total of samples were 64 people. The instruments that were used to measure knowledge and the medication adherence degrees were the Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) and the Morisky-Green Levine Medication Adherence Scale (MGLS). Respondents who have sufficient level of knowledge amounted to 53.1%. Respondents who had a moderate level of medication adherence amounted to 57.8%.  The P value obtained from the result of Somer’s d Gamma test was 0.6. These can be interpreted as no significant relation between knowledge about diabetes and medication adherence degree of Diabetes Mellitus type II at RSPAD Gatot Soebroto.
Pemberdayaan Ibu sebagai Ketahanan Keluarga dalam Pengolahan Makanan Sehat dalam Upaya Penekanan Angka Stunting di Kelurahan Gandul, Kota Depok Andri Pramesyanti Pramono; Retno Yulianti; Uswatun Hasanah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6847

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan di Kelurahan Gandul Kota Depok dengan angka kejadian stunting sekitar 19 anak. Masalah stunting dapat disebabkan karena kurangnya variasi makanan untuk anak balita yang berdampak pada penurunan selera makan anak. Kurangnya pengetahuan para ibu untuk mempersiapkan makanan tambahan anak berdampak pada kekurangan gizi yang lama yang dapat berdampak terjadinya stunting. Metode pengabdian masyarakat ini melalui pendekatan penyuluhan dan pendampingan pengolahan makanan tambahan berbasis bahan pangan lokal yang mudah didapatkan. Pemantauan anak stunting dilakukan secara berkala bersamaan dengan pemberian makanan tambahan yang dibuat secara home made, lalu dikemas dalam plastik vakum dan dibekukan, sehingga dapat memudahkan pendistribusian dan penyimpanannya oleh para ibu. Hasil dari pengabdian masyarakat ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan responden tentang stunting sebanyak 5,98%, sedangkan pengetahuan tentang pengolahan makanan tambahan balita masih belum mencukupi yaitu peningkatan hanya 3,98%. Dari hasil data dilaporkan hampir 84,6% ibu tidak membuat makanan MPASI sendiri dan lebih mengandalkan makanan siap saji. Hal ini memperlihatkan bahwa diperlukan adanya penyediaan makanan MPASI siap saji yang terjangkau dan sehat.  Diharapkan akan adanya penurunan angka stunting di Kelurahan Gandul secepat mungkin dan keluarga serta masyarakat menaruh perhatian lebih terhadap pentingnya kesehatan dan penanganan stunting secara lebih dini.
Meningkatkan Adaptasi Anak Belajar dalam Situasi yang Berubah Bermakna di Sekolah Inklusi Sentra Salsabila Taufiq Fredrik Pasiak; Nurfitri Bustamam; Muhammad Reiza; Erna Harfiani; Retno Yulianti; Widianingsih Widianingsih; Manpan Drajat
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4122

Abstract

Sekolah Inklusi Sentra Salsabila provides curriculum and infrastructure to support children with special needs and normal children receiving education together. The COVID-19 pandemic impacts students’ lives, students can experience nutritional problems due to family economic crises and learning problems due to activities restriction outside the home. Situations that have changed significantly during the pandemic can cause stress and health problems in children. Community service activities (CSA) are carried out so that the school knows the health status of students and parents of students have sufficient knowledge as a first step to make efforts to improve students' adaptation to learning. Parents of students are given counseling about adolescent mental health, balanced nutrition, and worm infections. Students’ body composition was measured using Tanita MC-980 MA, then stress and resilience levels were measured using Heart Rate Variability Analyzer-Medicore SA 3000P. The results of the CSA show that parents of students already have sufficient knowledge, and it is known that some students need intervention related to their physical and mental health status. It can be concluded that this CSA succeeded in helping schools and parents to plan intervention steps to improve students’ adaptation to learning.
Peningkatan Pengetahuan Melalui Edukasi Kesehatan Fisik dan Mental Pada Pelajar SMP Islam Al-Jiihad Uswatun Hasanah; Cut Fauziah; Nasihin Saud Irsyad; Retno Yulianti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4319

Abstract

Pelajar merupakan generasi penerus bangsa di masa yang akan datang, mereka merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan dan dibentuk dari sisi kesehatan, pemikiran, dan pola hidup. Pelajar termasuk dalam masa remaja yang merupakan periode awal adanya berbagai perubahan perilaku dan kondisi fisik yang memengaruhi kesehatan. Perkembangan biologis dan psikologis remaja dipengaruhi oleh perkembangan lingkungan dan sosial. Masa remaja dimulai dengan terjadinya perubahan fisik, Remaja akan dihadapkan pada keadaan yang memerlukan penyesuaian untuk dapat menerima perubahan anatomi dan fisiologi tubuh dan kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kejiwaan remaja. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2022 di sekolah SMP Islam Al-Jihad Johar Baru Jakarta-Pusat melibatkan 92 siswa. Pentingnya edukasi kesehatan fisik dan mental serta pola hidup bagi pelajar membuat kami memilih pelajar SMP sebagai mitra kegiatan PKM. Kegiatan PKM dilakukan dengan metode ceramah dengan PPT dan games edukatif dan juga diberikan kuesioner pre-test dan post test. Hasil dari edukasi didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan fisik dan mental serta pola hidup sehat pada pelajar. Hasil kuesioner pre-test dan post-test didapatkan perbedaan bermakna, yang menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan dapat dipahami dan dimengerti oleh pelajar sehingga terjadi pengaruh berupa peningkatan pengetahuan setelah edukasi yang nantinya akan bermanifestasi pada perubahan perilaku
PENINGKATAN KETRAMPILAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA BERBASIS PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DI KAMPUNG KB RW 05 KELURAHAN GANDUL DEPOK Retno Yulianti; Andri Pramesyanti Pramono; Tiwuk Tiwuk
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.5021

Abstract

Kegiatan program ini menggunakan metode penyuluhan yang bertujuan memberikan edukasi atau informasi tentang kesehatan reproduksi remaja dan risikonya. Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pada remaja dapat mengukur tingkat pengetahuan remaja mengenai isu kesehatan reproduksi. Media yang dipakai menggunakan kombinasi manekin, leaflet, dan celemek organ reproduksi. Penyuluhan ini dilakukan pada 30 remaja karang taruna di lingkungan Kampung KB RW 05 Kelurahan Gandul, Cinere, Kota Depok. Hasil dari penyuluhan ini ada perbedaan rata-rata antara skor pengetahuan pretest dan posttest dengan peningkatan nilai rerata sebesar 32,06%. Hasil statistik uji Paired sample T test menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian penyuluhan terhadap peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan perilaku  (rerata nilai naik 3,07) remaja tentang kesehatan reproduksi. Untuk lebih meningkatkan pengetahuan peserta sangat disarankan penggunaan kombinasi media pembelajaran baik langsung maupun tidak langsung agar lebih interaktif, sehingga mempermudah penerimaan ilmu oleh seluruh peserta.
Pemberdayaan Ibu sebagai Ketahanan Keluarga dalam Pengolahan Makanan Sehat dalam Upaya Penekanan Angka Stunting di Kelurahan Gandul, Kota Depok Andri Pramesyanti Pramono; Retno Yulianti; Uswatun Hasanah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6847

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan yang harus diselesaikan di Kelurahan Gandul Kota Depok dengan angka kejadian stunting sekitar 19 anak. Masalah stunting dapat disebabkan karena kurangnya variasi makanan untuk anak balita yang berdampak pada penurunan selera makan anak. Kurangnya pengetahuan para ibu untuk mempersiapkan makanan tambahan anak berdampak pada kekurangan gizi yang lama yang dapat berdampak terjadinya stunting. Metode pengabdian masyarakat ini melalui pendekatan penyuluhan dan pendampingan pengolahan makanan tambahan berbasis bahan pangan lokal yang mudah didapatkan. Pemantauan anak stunting dilakukan secara berkala bersamaan dengan pemberian makanan tambahan yang dibuat secara home made, lalu dikemas dalam plastik vakum dan dibekukan, sehingga dapat memudahkan pendistribusian dan penyimpanannya oleh para ibu. Hasil dari pengabdian masyarakat ini memperlihatkan adanya peningkatan pengetahuan responden tentang stunting sebanyak 5,98%, sedangkan pengetahuan tentang pengolahan makanan tambahan balita masih belum mencukupi yaitu peningkatan hanya 3,98%. Dari hasil data dilaporkan hampir 84,6% ibu tidak membuat makanan MPASI sendiri dan lebih mengandalkan makanan siap saji. Hal ini memperlihatkan bahwa diperlukan adanya penyediaan makanan MPASI siap saji yang terjangkau dan sehat.  Diharapkan akan adanya penurunan angka stunting di Kelurahan Gandul secepat mungkin dan keluarga serta masyarakat menaruh perhatian lebih terhadap pentingnya kesehatan dan penanganan stunting secara lebih dini.