Claim Missing Document
Check
Articles

The Use of Oodlu to Improve Critical Thinking and Collaboration Skills of Fifth Graders at State of Elementary School Pasirhuni Ita Rustiati Ridwan; Muhammad Hafeez; Susilawati; Putri Amalia Rahayu; Muhammad Hanif; Nenden Sundari
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v8i2.3154

Abstract

21st-century advances have influenced the education sector, so learning not only makes students excel but needs skills in dealing with the progress, the 4C skills. This research focuses on critical thinking and collaboration, and Indonesian is still considered one of the most important subjects. But the effort was still lacking. Students become passive, mingle less, and are not quite ready for progress. It is necessary to make efforts to use appropriate technology-based methods and media, using game-based learning with Oodlu. This research aims to know the use and the results of Oodlu's use in improving students' critical thinking and collaboration skills in Indonesian language learning. Using the CAR method of Kemmis and Mc. Taggart, test and observation, 30 students of V State of Elementary School (SD Negeri) Pasirhuni as the subjects. The results showed that students' skills improve in each cycle. Cycle I critical thinking of group 1 and group 3 40%, group 2 80%, group 1 collaboration was lacking, group 2 and group 3 were good. Cycle II critical thinking group 1 60%, group 2 80%, group 3 40%, collaboration group 1 was good, group 2 and group 3 were very good. Cycle III critical thinking of Group 1 and Group 3 80%, group 2 90%, the collaboration of Group 1 to Group 3 was very good. Thus the use of Oodlu in game-based learning can improve students' critical thinking and collaboration skills. This research implied that the Oodlu with GBL could be solutive to improving other relevant essential skills. Keywords: Improving Critical Thinking, Collaboration Skills, Oodlu
Pola Interaksi Sosial pada Anak Usia Dini dengan Keterlambatan Bicara (Speech Delay) Sari, Siti Fitra; Sundari, Nenden; Mashudi, Esya
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13 No 2 Desember 2024 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini)
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v13i2.499

Abstract

Abstract The pattern of social interaction in children who experience speech delays (Speech Delay) is an important aspect that influences language development and children's social interaction abilities. This research aims to examine the patterns of social interaction that cause speech delays and the impacts of speech delays. This research uses a qualitative approach with a case study method. The research subjects were 4 people, 1, a 4 year old child who was a student at Al Azhar Kindergarten 10 Serang, along with the student's parents and class teacher. Data collection techniques through observation and interviews. The data analysis technique is carried out through three stages, namely data reduction, data presentation and conclusions. The research results show that the social interaction pattern that has the potential to be a factor causing speech delay is assimilation in the form of the use of bilingual communication by parents at home and is an associative interaction pattern. Meanwhile, the social interaction patterns that are the impact of speech delay are conflicts and contraventions which are dissociative interaction patterns. It is hoped that the results of this research will be useful in optimizing language development as well as preventing speech delay and therapy for pre-school children who experience speech delay. Keywords: Interaction patterns, speech delay, early childhood Abstrak Pola interaksi sosial pada anak yang mengalami keterlambatan bicara (Speech Delay) adalah suatu aspek penting yang mempengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan interaksi sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola interaksi sosial yang menjadi penyebab speech delay dan yang merupakan dampak dari speech delay Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah 4 orang, 1, anak usia 4 tahun yang merupakan siswa TK Al Azhar 10 Serang, beserta orang tua siswa dan guru kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data serta kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pola interaksi sosial yang berpotensi menjadi faktor penyebab speech delay adalah asimilasi dalam bentuk penggunaan komunikasi dwibahasa oleh orangtua di rumah dan merupakan pola interaksi asosiatif. Sementara, pola interaksi sosial yang merupakan dampak dari speech delay adalah konflik dan kontravensi yang merupakan pola interaksi disosiatif. Hasil kajian atas penelitian ini diharapkan dapat berguna dalam upaya optimalisasi perkembangan bahasa serta pencegahan speech delay dan terapi bagi anak pra sekolah yang mengalami speech delay. Kata kunci: Pola Interaksi, keterlambatan bicara, anak usia dini
Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Literasi Digital Anak Usia Dini : Studi pada TK di Jakarta Timur Prahasti, Mutiara; Sundari, Nenden; Mashudi, Esya Anesty
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mengembangkan literasi digital pada anak usia dini. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengidentifikasi tiga peran utama orang tua yaitu sebagai fasilitator, pembimbing, dan pendamping dalam aktivitas digital anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada pendekatannya yang berbasis praktik langsung, merumuskan peran secara terstruktur dan menyoroti dinamika tantangan yang relevan dengan kondisi saat ini. Penelitian ini menyoroti dampak dari adanya peran orang tua dan sekolah dalam mengembangkan literasi digital dapat meningkatkan keterampilan digital dasar anak, menanamkan sikap kritis, etis, dan bertanggung jawab serta mengurangi risiko paparan konten negatif dan kecanduan gadget juga mendorong kedekatan emosional dan komunikatif antara anak dan orang tua. Dengan adanya penelitian ini para orang tua menjadi lebih memahami literasi digital dan lebih peduli dengan dampak dari teknologi.
Dialog di dalam Rumah: Studi Kasus Peran Orang Tua dalam Stimulasi Bahasa Anak Usia Dini di Kampung Tikungan Irani, Delia; Sundari, Nenden; Mashudi, Esya Anesty
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk stimulasi yang dilakukan oleh orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun, serta menganalisis kontribusinya terhadap aspek ekspresif, reseptif, dan pragmatik-sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan tiga anak usia dini dua laki-laki dan satu perempuan beserta orang tua mereka. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk stimulasi seperti berdialog, membacakan cerita, memberi arahan gaya bicara, serta koreksi pengucapan secara konsisten, berkontribusi pada peningkatan kemampuan bahasa anak. Hambatan yang dihadapi orang tua meliputi keterbatasan waktu, gaya komunikasi yang cenderung instruktif, serta akses terbatas terhadap media edukatif. Meskipun demikian, orang tua yang mampu menerapkan komunikasi interaktif dan memanfaatkan waktu secara efektif terbukti lebih berhasil dalam mendukung perkembangan bahasa anak. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dalam memahami praktik stimulasi bahasa di lingkungan keluarga kelas pekerja, serta menyoroti pentingnya pelibatan orang tua dalam interaksi verbal sehari-hari sebagai fondasi pengembangan keterampilan berbahasa anak usia dini.
Trust Beyond Confident: Bagaimana Pola Asuh Authoritative Mempengaruhi Kepercayaan Diri Anak Usia Dini Sofy Anggraini, Indira; Sundari, Nenden; Anesty Mashudi, Esya
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1603

Abstract

Keluarga terutama orang tua memiliki peran penting dalam membentuk rasa percaya diri anak sejak umur dini. Pola asuh orang tua turut menentukan bagaimana anak memandang diri sendiri, menghargai diri sendiri dan mempercayai kemampuannya sendiri. Tujuan dari studi ini ialah menganalisis pola asuh authoritative pada rasa percaya diri ana berumur 5–6 tahun di TK YWKA Kota Serang. Pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif dengan metode korelasional. Penelitian ini subjeknya yakni 56 anak berumur 5-6 tahun beserta orangtua mereka yang dipilih menggunakan teknik sensus data penelitian dikumpulkan melalui pengadministrasian kuesioner untuk orang tua dan observasi terhadap anak. Teknik analis data dengan uji regresi linier sederhana dan uji korelasi rank Spearman. Hasil penelitian mengindikasikan adanya pengaruh positif serta signidikan dari pola asuh authoritative pada kepercayaan diri anak dengan nilai korelasi 0,686.  Sehingga hipotesis studi ini menyatakan “Terdapat pengaruh positif signifikan pola asuh authoritative terhadap kepercayaan diri anak usia 5-6 tahun di TK YWKA Kota Serang” dinyatakan diterima. Penghitungan koefisien determinasi menunjukkan kontribusi sebesar 41,9% dari pola asuh authoritative pada rasa percaya diri anak. Temuan ini menguatkan sejumlah hasil penelitian terdahulu terkait penerapan orang tua melalui pola asuh authoritative sebagai hal yang ideal dan direkomendasikan untuk memfasilitasi anak dalam membentuk kepercayaan dirinya sejak dini.
Menciptakan Pengelolaan Kelas Efektif Anak Usia Dini Dengan Gangguan Hiperaktif Dalam Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Pratama, Anisa; Amelia, Eka; Nur’Aeni, Fitri; Adhwa, Lizia Nurnaya; Wibowo, Naja Aulia; Sabila, Wanda Anggih; Sundari, Nenden
Kumarottama: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/kumarottama.v5i1.2600

Abstract

This research focuses on identifying and analyzing the effectiveness of classroom management strategies applied in overcoming the difficulties of children with hyperactivity disorder. The purpose is to provide effective and practical strategies for teachers in creating a learning environment that is more conducive and supports the optimal development of children with indications of hyperactivity. This research is a type of descriptive research with a qualitative approach that aims to provide an overview of the problems in children during learning. This research was conducted at Putera II Kindergarten Serang, which is located in Serang District, Serang City, Banten Province. This location was chosen because it was considered relevant to the research objectives, and provided an opportunity to obtain appropriate and actual data. Classroom management is one of the important elements in the learning process that must be carried out by teachers in the classroom because it supports the learning atmosphere to keep it running pleasantly. Thus, classroom management is very important to support the learning process of children, both ordinary children and children with hyperactivity disorders.
Penggunaan Komik “Gen Alpha Jago Bisnis” Sebagai Alternatif Pengenalan Nilai-Nilai Kewirausahaan Bagi Anak Usia 5-6 Tahun Aliza, Nur; Sundari, Nenden; Fitriani, Yulianti
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1677

Abstract

Pengetahuan tentang kewirausahaan anak usia dini masih menjadi tantangan dalam sistem pendidikan Indoensia, mengingat belum adanya pembelajaran mengenai konsep tersebut dalam kurikulum PAUD. Penelitian ini bertujuan mengkaii penggunaan komik “Gen Alpha Jago Bisnis” sebagai media pembelajaran dalam menumbuhkan nilai-nilai kewirausahaan pada anak usia 5-6 tahun di Taman Bacaan Manca Ceria. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari enam anak usia 5-6 tahun yang mengikuti empat kegiatan pembelajaran seperti sesi bercerita, simulasi jual beli, pengenalan menabung, dan kunjungan bioskop mini. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan fokus pada lima nilai kewirausahaan: rasa ingin tahu, kreativitas, komunikasi, kejujuran, dan kemandirian. Hasil menunjukkan empat dari enam anak mengalami peningkatan signifikan dalam nilai-nilai kewirausahaan terutama rasa ingin tahu, komunikasi, dan kemandirian. Media komik terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep keuangan dasar melalui pendekatan kontekstual dan partisipatif. Hambatan utama meliputi keterbatasan konsentrasi dan variasi karakter individual. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran berbasis media visual yang inovatif untuk pendidikan kewirausahaan dan literasi keuangan anak usia dini.
Pengetahuan Orang Tua tentang Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Studi Convergent Parallel Azhari, Ercindy Nuralif; Sundari, Nenden; Mashudi, Esya Anesty
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.7473

Abstract

Pendidikan seks pada anak usia dini berperan penting dalam memberikan pemahaman mengenai tubuh, batasan diri, serta upaya perlindungan dari resiko kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan orang tua mengenai pendidikan seks untuk anak usia dini serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan desain convergent parallel, melibatkan 50 orang tua melalui kusioner terstruktur dan 15 orang tua melalui wawancara mendalam. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji One-Way Anova, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan, sedangkan usia dan pekerjaan tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Kendala yang dihadapi orang tua meliputi kurangnya informasi, ketidaknyamanan, dan pengaruh budaya yang menganggap seks sebagai tabu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pentingnya kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam memberikan pendidikan seks yang sesuai bagi anak usia dini.
Pendampingan Literasi Ekologi Berbasis Media Kartu Kuartet pada Siswa Sekolah Dasar Maulana, Farid Rizqi; Susilawati, Susilawati; Sundari, Nenden; Arisetyawan, Andika; Septiani, Devi; Asika, Asika; Saputri, Dhea Sylvia Ekha Tom
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2362

Abstract

ABSTRAK Pulau Sebesi sebagai wilayah pesisir yang berada dekat Gunung Anak Krakatau memiliki dinamika ekologis tinggi, namun pembelajaran ekologi di sekolah dasar belum memanfaatkan potensi lokal sehingga pemahaman siswa masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi ekologi siswa SDN Tejang 1 melalui media kartu kuartet literasi ekologi. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan awal bersama guru, demonstrasi penggunaan kartu yang memuat sembilan kategori ekologi, implementasi permainan kuartet secara berkelompok, serta evaluasi melalui observasi dan tes pengetahuan ekologi kepada 40 siswa kelas V dan VI . Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan multibahasa dan aktivitas interaktif untuk membantu siswa menafsirkan ilustrasi dan konsep pada kartu. Hasil menunjukkan bahwa siswa sangat antusias, lebih aktif berdiskusi, dan mampu menjelaskan kembali konsep ekologi sederhana yang terkait dengan pengalaman mereka. Tes literasi menunjukkan skor rata-rata 86,4 dengan 80% siswa berada pada kategori baik dan sangat baik, sementara aspek literasi ekologi pada kuesioner juga menunjukkan skor “Sangat Baik” di seluruh komponen, terutama pada paradigma keberlanjutan dan kolaborasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penggunaan kartu kuartet efektif meningkatkan pemahaman dan sikap ekologi siswa melalui pembelajaran yang visual, kolaboratif, dan kontekstual. Kata kunci: literasi ekologi, kartu kuartet, media pembelajaran, sekolah dasar, Pulau Sebesi. ABSTRACT Sebesi Island, a coastal area near Mount Anak Krakatau, boasts high ecological dynamics. However, ecology instruction in elementary schools has not yet utilized local potential, resulting in low student understanding. This community service activity aimed to improve the ecological literacy of students at SDN Tejang 1 through ecological literacy quartet cards. The implementation method included initial mentoring with teachers, demonstrations on the use of cards containing nine ecological categories, group implementation of quartet games, and evaluation through observation and an ecological knowledge test with 40 fifth and sixth grade students. The learning was conducted using a multilingual approach and interactive activities to help students interpret the illustrations and concepts on the cards. Results showed that students were highly enthusiastic, engaged in discussions, and were able to re-explain simple ecological concepts related to their experiences. The literacy test showed an average score of 86.4, with 80% of students in the good and very good categories. The ecological literacy questionnaire also scored "Very Good" across all components, particularly the sustainability and collaboration paradigms. This activity concluded that the use of quartet cards effectively improved students' ecological understanding and attitudes through visual, collaborative, and contextual learning. Keywords: ecological literacy, quartet cards, learning media, elementary school, Sebesi Island.
CAREER INFORMATION SERVICES AS AN EFFORT TO DEVELOP CAREER EXPLORATION FOR STUDENTS AT THE MANAHIJUSSADAT ISLAMIC BOARDING SCHOOL Nuroniah, Pepi; Fitriani, Yulianti; Sundari, Nenden; Tsabitha Saputra, Salwa
TOPLAMA Vol. 3 No. 1 (2025): TOPLAMA
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/tla.v3i1.435

Abstract

High school students are in the career exploration development stage. The acquisition of career information in Islamic Boarding Schools needs to be optimized. Career information is usually delivered by Guidance and Counseling teachers. This Community Service Program aims to introduce career information guidance services to students at the Manahijussadat Lebak-Banten Islamic Boarding School, as well as provide information on the registration mechanism at state universities to teachers. This activity is part of the implementation of Tri Dharma through a workshop that uses a question and answer technique. The participants were grade XII students and their supervising teachers. The activity methodology follows the A.P.P.L.E (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate) facilitation model. The description of the activity results is described based on the A.P.P.L.E. stages. The technique for collecting data on workshop participant satisfaction with the workshop implementation used questionnaires and interviews. Data analysis used descriptive quantitative analysis. The results of the workshop implementation of the community service program were students gaining knowledge on how to identify interests and talents to achieve their desired careers. This allows teachers to gain an understanding of the use of career information services. Participants' responses to the workshop ranged from satisfied to very satisfied, suggesting a continued program.