Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Ilustrasi Saintifik Berbasis Sekuen sebagai Media Komplementer dalam Publikasi Artikel Ilmiah Luki Ahmadi Hari Wardoyo; Alvanov Zpalanzani Mansoor
VISUALIDEAS Vol. 3 No. 2 (2023): Visual Ideas
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/visualideas.vol3.iss2.2023.1262

Abstract

Ilmu pengetahuan disampaikan melalui penerbitan jurnal ilmiah dengan memanfaatkan kelebihan yang dimiliki ilustrasi saintifik yang memenuhi syarat seperti akurasi yang baik dan faktual. Ilustrasi saintifik termasuk ke dalam kelompok figure dan dapat dikembangkan bentuknya menjadi sekuensial. Dengan mengadopsi aspek berupa alur penceritaan dalam komik, maka ilustrasi sekuensial dapat menggambarkan temuan dalam riset akademik secara efektif dan mendetail. Perancangan ilustrasi saintifik berbasis sekuen mengacu pada model konstruksi penceritaan visual Zpalanzani, yang membagi aspek penceritaaan visual menjadi aspek tak teraga, teraga, dan sekuen. Perancangan yang berlangsung dalam penelitian ini berlangsung secara paralel dengan proses penulisan artikel “Microarray patches for managing infectious at a global scale,” sebagai menjadi objek kajian utama. Hasil penelitian adalah model tahapan perancangan ilustrasi saintifik berbasis sekuen sebagai media komplementer dalam publikasi artikel ilmiah.
Model AISAS dalam Kampanye Anti Cyberbullying 'No Bull' Karya Mara Panzar Andrea, Elba; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Jurnal Desain Vol 8, No 3 (2021): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12555.387 KB) | DOI: 10.30998/jd.v8i3.8619

Abstract

Emotional Branding dalam Strategi Branding Klinik Gigi Bandung Dental Center Khairi, Ardes Muhammad Naufal; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Jurnal Desain Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v10i1.12959

Abstract

Emotional branding merupakan suatu cara untuk membangun hubungan emosional antara brand dan konsumen, serta menggiring respon emosional dari konsumen yang searah dengan brand. Emotional branding didasari oleh empat konsep dasar yang terdiri dari hubungan, pengalaman panca indera imajinasi dan visi. Bagi sebuah klinik gigi, menerapkan emotional branding dalam strategi branding kliniknya merupakan hal yang menguntungkan karena emosi dan pengalaman pasien merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam menentukan perilaku pasien terhadap sebuah klinik gigi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan data yang diperlukan dikumpulkan melalui metode observasi langsung kepada salah satu klinik gigi yang ada di Kota Bandung bernama Bandung Dental Center. Hasil observasi mengenai Aktivitas dan strategi branding yang dilakukan oleh bandung dental center kemudian dianalisis melalui empat pilar dasar emotional branding menurut Marc Gobe untuk mengetahui bagaimana emotional branding diterapkan melalui branding klinik gigi. Dari temuan yang didapat, klinik Bandung Dental Center telah menerapkan konsep dasar emotional branding. Namun untuk beberapa aspek seperti pengalaman pancaindera masih bisa dikembangkan lebih lanjut.
Pemodelan Strategi Kampanye Sosial Pasca Pandemi Covid-19 Berbasis 7 Fase Kesedihan Kubler Budiwaspada, Agung Eko; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Jurnal Desain Vol 7, No 3 (2020): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.211 KB) | DOI: 10.30998/jd.v7i3.6335

Abstract

Persebaran covid-19 berbanding lurus dengan kecepatan lalu-lintas orang dan barang era globalisasi.Menggali lebih dalam dampak sosial masyarakat terkait dengan pandemi covid-19, dapat dikonstruksi melalui tahapan emosional dalam kesedihan yang terjadi ketika manusia dihadapkan pada perubahan.Memahami dampak sosial pandemi covid-19 menghasilkan pengetahuan yang  berguna untuk mengembangkan model strategi komunikasi persuasi publik Indonesia. Fenomena tersebut akan dipetakan dengan semiotika sosial untuk menghasilkan model siklus kesedihan pandemi covid-19 yang akan menjadi dasar pemodelan kampanye sosial. Adapun temuan dalam pengembangan model kampanye sosial pasca pandemi Covid-19 adalah perlunya membangun pemahaman akan khalayak sasaran melalui pengembangan pemahaman akan interaksi sosial budaya, dan pemahaman akan pola pengumpulan informasi, serta pemahaman akan sistem pengambilan keputusan khalayak sasaran berbasis konstruksi fase kesedihan pandemi covid-19. Pola perilaku, komunikasi dan interaksi sosial, serta pengambilan keputusan khalayak sasaran berbeda pada setiap fase kesedihan yang dialami. Oleh karena itu, 7 fase kesedihan pandemi covid-19 yang dilalui oleh khalayak sasaran merupakan pijakan penting dalam membangun pemahaman utama untuk memunculkan empati, sikap dan perilaku, serta tindakan dari khalayak sasaran sebagai tujuan dalam merancang kampanye sosial pasca pandemi Covid-19
Pemetaan Model AISAS Dalam Kampanye Film "Pengabdi Setan 2:Communion" Iffada, Attin Rizqita; Mansoor, Alvanov Zpalanzani; Mustikadara, Ifa Safira
Jurnal Desain Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v11i2.17507

Abstract

Pengabdi Setan 2: Communion adalah film sekuel kedua dari film pertamanya, Pengabdi Setan, yang dirilis pada 4 Agustus 2022. Strategi kampanye komersial film Pengabdi Setan 2 dipasarkan sejak bulan Juli 2022 ditandai dengan dipublikasikannya trailer film melalui YouTube Rapi Films. Dengan memanfaatkan penggemar setia yang telah menunggu sejak film pertamanya, pada kesempatan di film kedua ini, perusahaan rumah produksi memaksimalkan omzet penjualan dan menaikkan atensi masyarakat. Perkembangan strategi pemasaran dan media yang semakin beragam dimanfaatkan untuk menghadirkan ide-ide yang menarik konsumen. Kampanye disusun dengan menggunakan media yang terpadu meliputi poster kegiatan, ambient media, wahana permainan, unggahan rutin media sosial, dan merchandise. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kampanye komersial Pengabdi Setan 2 berdasarkan model komunikasi AISAS (Attention, Interest, Search, Action, and Share) dengan pendekatan komunikasi visual. Model AISAS dalam kampanye ini berperan penting dalam membangun preferensi target market dengan memanfaatkan desain grafis dan periklanan sebagai sebuah strategi komunikasi atau rangkaian pesan visual yang disusun secara terencana dan bersifat komersil.
Kajian Visual Storytelling Webtoon Kemala Dilihat Dari Aspek Sekuens Zulfikarini, Raudya Tuzzahra; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 1 (2024): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i1.8558

Abstract

Webtoon telah menjadi media populer untuk mendongeng, terutama karena aksesibilitasnya melalui platform online. Salah satu yang digemari masyarakat Indonesia adalah webtoon bergenre horror. Terdapat kecenderungan tersendiri bagi pembaca webtoon Indonesia untuk mengonsumsi konten horror (Fatha dan Mansoor, 2020). Webtoon Kemala merupakan salah satu webtoon horror Indonesia yang memiliki banyak penggemar, dengan 1,6 juta pembaca pada tahun 2022. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui alur cerita webtoon Kemala melalui aspek sekuens. Metode yang digunakan adalah metode visual storytelling Mansoor. Metode ini akan menguraikan webtoon Kemala dari aspek teraga, aspek tak teraga, dan aspek sekuens. Aspek sekuens akan didukung dengan menggunakan teori Visual Narrative Grammar Cohn. Hasil analisis menunjukkan bahwa selain visual, penggunaan aspek teraga lain seperti gutter dapat membawakan impresi yang berbeda kepada pembaca. Ditemukan juga dalam membawakan sebuah narasi visual tidak selalu harus mengikuti struktur dasar yang ada, penggunaan kerangka kategori naratif Cohn memberikan kebebasan bagi para penulis untuk menyesuaikan kebutuhan narasi yang ingin disampaikan agar cerita dapat dipahami pembaca.
Perancangan Komik Historical Fiction Berbasis Cerita Bajak Laut Nusantara Lesmana, Moh. Eka; Zpalanzani, Alvanov; Maslan, Riama; Anasthasia D, Erline
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 9 No. 03 (2023): September 2023
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v9i03.7653

Abstract

AbstrakPenggunaan historical fiction pada media populer seperti komik, film, game, dan lain-lain dengan pendekatan hiburan banyak menarik minat masyarakat untuk melihat berbagai fenomena sejarah. Penyampaian dengan pendekatan hiburan ini tentunya menjadi kekuatan dari genre historical fiction untuk dapat digunakan dalam mengangkat berbagai tema-tema sejarah Indonesia. Salah satu fenomena penting dalam sejarah maritim Indonesia yang tidak umum diketahui adalah fenomena ‘bajak laut’. Fenomena bajak laut yang marak di Indonesia pada masa kolonial merupakan bagian dari sejarah Nusantara yang penting karena pada dasarnya fenomena bajak laut di Nusantara tidak sepenuhnya merupakan gejala kriminal, namun juga merupakan bentuk perjuangan masyarakat maritim terhadap para penjajah pada masa lampau. Mengangkat tema ‘bajak laut’ melalui genre historical fiction dapat menjadi upaya untuk menyampaikan peristiwa sejarah maritim melalui pendekatan hiburan dan juga dapat membuka sudut pandang baru bagi masyarakat dalam melihat fenomena ‘bajak laut’ itu sendiri. Komik sebagai media hasil perancangan dipilih dengan melihat potensi media komik dan antusiasme pembaca komik di Indonesia yang sangat tinggi. Perancangan menggunakan metode design thinking and making dari Matt Cooke mulai dari tahap definition, divergent dan transformation menjadi tahapan yang digunakan dalam proses perancangan untuk menghasilkan karya desain yang terstruktur dan bisa menjangkau audiens dengan mudah dan luas. Kata Kunci: bajak laut, historical fiction, komik, Nusantara AbstractThe use of historical fiction in popular media such as comics, films, games, and others with an entertainment approach has attracted a lot of public interest in various historical phenomena. The presentation with entertainment approach is one of the potential of historical fiction genre and can be used in conveying Indonesian history. One of the most important phenomena in Indonesia's maritime history that is not commonly known is the story of 'piracy'. Piracy that flourished in Indonesia during the colonial period was an important part of maritime history because it was not entirely a criminal phenomenon, but was also a form of the battle against the colonialists. Bringing up the theme of 'piracy' through the historical fiction genre can be an effort to convey maritime historical events through an entertainment approach and can also open new perspectives for the public in seeing the phenomenon of 'piracy' itself. Comics were chosen by considering the potential of comics media and the high enthusiasm of comic readers in Indonesia, by using the Matt Cooke’s design thinking and making method from the definition, divergent and transformation it is hoped that the comics can become a medium that can reach an audience easily and widely. Keyword: comics, historical fiction, pirates
ANALISIS KEGAGALAN IMPLEMENTASI STRATEGI CAUSE MARKETING GOKANA DI INSTAGRAM PADA ERA KRISIS PANDEMI COVID-19 Arya Pati, Lentya Permata Sari; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 4, Nomor 1, Desember 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era pemasaran modern, strategi cause marketing yang menggabungkan program pemasaran komersial dengan isu sosial menjadi penting bagi merek dagang untuk membangun koneksi emosional dengan pelanggan, khususnya selama krisis global pandemi Covid-19. Penelitian ini mengkaji kegagalan implementasi strategi kampanye cause marketing serupa terhadap fenomena kampanye cause marketing Burger King yang dilakukan oleh Gokana di Indonesia.Analisis yang dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada copywriting serta aspek desain komunikasi visual lainnya. Temuan menunjukkan bahwa kampanye pemasaran yang tidak tulus hanya dianggap mengejar keuntungan komersial semata dapat memicu reaksi skeptis dan tanggapan negatif dari publik.Meskipun Gokana mengalami peningkatan dalam jumlah pengikut dan unggahan di media sosial, engagement rate yang mencerminkan kualitas interaksi audiens tidak menunjukkan peningkatan yang sama. Hal ini menandakan bahwa strategi cause marketing Gokana tidak berhasil membangun koneksi emosional yang kuat dengan audiens. Dengan demikian implementasi strategi cause marketing yang atraktif harus mengedepankan prinsip tanpa pamrih dan dampak positif nyata terhadap isu sosial yang diangkat, bukan semata-mata untuk keuntungan komersial. 
REPRESENTASI TOXIC RELATIONSHIP DALAM WEBTOON “NEVERTHELESS” (ANALISIS SEMIOTIKA RONALD BATHES) Syaika, Namira Mudia; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 12, No 1 (2025): Januari - April
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v12i1.67907

Abstract

Nevertheless merupakan salah satu webtoon yang keluar di tahun 2021 dengan jumlah total 40 chapter yang telah diadaptasikan kedalam drama korea dengan judul yang sama. Webtoon ini mengisahkan tentang perjuangan Nabi yang telah trauma dengan kisah cinta yang dia alami sebelumnya, tapi dia masih ingin mencari cinta sejati dan bertemu dengan pria yang suka menggoda wanita. Penelitian ini berfokus pada analisis representasi toxic relationship yang terdapat dalam beberapa chapter dalam webtoon Nevertheless. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode kualitatif dan analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam representasi toxic relationship yang dimunculkan dalam webtoon Nevertheless yaitu The User, Deprecator-Belinttler, Emotional Dependence, Manipulation, Independent Toxic Controller, Paranoid Possessive Toxic Controller.
Analisis Strategi Go To Market Apple Vision Pro melalui pendekatan Integrated Marketing Communication Maulana, Akmal; Mansoor, Alvanov Zpalanzani
Serat Rupa: Journal of Design Vol 9 No 2 (2025): JULI-2025
Publisher : Faculty of Humanities and Creative Industries, Maranatha Christian University (formerly Faculty of Fine Arts and Design)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/srjd.v9i2.9011

Abstract

This study aims to analyze the Go-To-Market (GTM) strategy and the use of Integrated Marketing Communication (IMC) by Apple in the launch of the Apple Vision Pro product. Employing a qualitative approach, this research evaluates various aspects of Apple's IMC campaign, including advertising, sales promotion, public relations, personal selling, and direct marketing. The findings indicate that the effective integration of various marketing communication elements plays a key role in achieving commercial success for the product. The synergy between innovative advertising campaigns, personalization in sales promotion, and strong public relations strategies has successfully created enthusiasm and enhanced product awareness. This study provides insights on how strategic adaptation to new trends and technologies can optimize product launches in highly competitive markets. Recommendations for further research include exploring the long-term impact of IMC strategies, conducting comparative studies with competitors, and utilizing quantitative data to more objectively measure campaign effectiveness.
Co-Authors Acep I. Saidi Agung Eko Budi Waspada Agus Sachari Ahmad Ade Nugraha Amar Leina Chindany Anasthasia D, Erline Andrea, Elba Arya Pati, Lentya Permata Sari Astri Adhiningsih Avisenna E. Ramadhana Avisenna Eka Ramadhana Bangun, Zanetta Charissa Eliezer Basyarayni Mawla Fatha Bima Nurin Aulan Budiwaspada, Agung Eko Caesar Esaputra Sutrisna, Caesar Esaputra Cintya, Hedi Amelia Bella Dody Achmad Nawawi Egie E. Yusadhi Egie E. Yusadhi Fadhilah Amalia Fajar Persada Supandi Fatha, Basyarayni Mawla Fathin Hanifah Langga Galuh Mawarni Matahariputri Gisca Fransisca, Gisca Gozali, Jessica Hafiz Aziz Ahmad Hafiz Aziz Ahmad Haris Mustafa Hidayah, Nurul Ulhaq Ifa S. Mustikadara Iffada, Attin Rizqita Iman Sudjudi Intan Rizky Mutiaz Irawati Tirtaatmadja Irfansyah Irfansyah Khairi, Ardes Muhammad Naufal Khasanah, Annisa Nurul Kurniasih, Kiyasati Putri Lesmana, Moh. Eka Lies Neni Budiarti Luki Ahmadi Hari Wardoyo Lukman Putra Farera Lulu Afifah Ichsan Mahatma Putri Maslan, Riama Matahariputri, Galuh Mawarni Maulana, Akmal Mikha Widy Mukhlis Nur Munir, Miftakhul Mustikadara , Ifa Safira Mustikadara, Ifa Safira Mutiaz, Intan Rizki Naomi Haswanto Nawawi, Dody Achmad Nina Nurviana Pahlevi, Anthoni Reza Pandu Sotya Kusuma Pindi Setiawan Puji Antari Rahayu Rabendra Yudistira Alamin Rahmadini, Siti Rama Dwissa Wiana Rangga Priadinta Rendra M. Ridwan Rizal A. Dzulfiqar Safira Rizky Rachmania Hadi Saimima, Rahman Muslim Sarah Sofia S. Putri Sari Hatmawarti Satria, Firmanda Savitri Putri Ramadina Sherly Fransisca Sophia Purbasari Syaika, Namira Mudia Tsamarah Nadiyah Wantoro, A M Wing Yudha Adya Pratama Yasraf Amir Yasraf Amir Piliang Zahra, Nurmalita Zulfikarini, Raudya Tuzzahra