Claim Missing Document
Check
Articles

Fermentasi Sari Daging Buah Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) dengan Penambahan Ekstrak Kecambah Kacang Hijau (Phaseolus radiate L.) pada Pembuatan Nata Yoanli Theresa Dea; zulfa zakiah zakiah; rahmawati rahmawati rahmawati
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 13 No. 2 (2023): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v13i2.43523

Abstract

Buah nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk.) memiliki kandungan energi yang tinggi, yaitu 95 kalori/100 g dan dapat menjadi media pertumbuhan bagi bakteri Acetobacter xylinum pembentuk selulosa (nata). Salah satu faktor pendukung pertumbuhan  A. xylinum adalah sumber nitrogennya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kecambah kacang hijau (Phaseolus radiate L.) sebagai sumber nitrogen terhadap kualitas nata dari sari daging buah nangka. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan konsentrasi sumber nitrogen meliputi kontrol (0%); ZA 1%; ekstrak kecambah kacang hijau 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10%. Setiap perlakuan terdiri atas 3 ulangan. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan ekstrak kecambah kacang hijau berpengaruh nyata terhadap ketebalan dan kadar serat nata yang dihasilkan. Nata mempunyai tekstur kenyal dan memiliki aroma khas nangka. Perlakuan terbaik ditunjukkan pada pemberian ekstrak kecambah 7,5% dengan rerata ketebalan 0,71cm dan kadar serat 2,66%. Hasil uji organoleptik yang paling disukai adalah aroma, tekstur, dan warna.Kata kunci: Fermentasi, buah nangka, sumber nitrogen, nata, Phaseolus radiate
Edukasi Penggunaan Metabolit Sekunder Mikroba sebagai Biopestisida untuk Ketahanan Tanaman Bagi Ibu-Ibu Petani di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Rahmawati Rahmawati; Mukarlina Mukarlina; Zulfa Zakiah; Siti Khotimah; Riza Linda; Masnur Turnip; Duwi Kurnia Nugraheni; Lianema Doy Meilani; Ade Indriani; Bayu Dwi Prawiga
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3259

Abstract

Masyarakat di Desa Sungai Kakap umumnya merupakan ibu rumah tangga dan petani. Tanaman hasil pertanian dan budidaya tidak lepas dari berbagai penyakit tanaman. Pencegahan dan pengendalian penyakit tanaman dapat diatasi dengan metabolit sekunder dari mikroba. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada ibu rumah tangga di Desa Sungai Kakap tentang pembuatan metabolit sekunder dan penerapannya bagi tanaman. Metode yang digunakan pada pelatihan ini meliputi penyampaian teori dengan metode ceramah dan edukasi serta penerapannya. Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta dapat mempraktekkan langsung cara membuat cairan metabolit sekunder jamur Trichoderma dan bakteri Bacillus sp. secara konvensional dan cara penerapannya ke tanaman, sehingga dapat membantu ibu petani di Desa Sungai Kakap dalam meningkatkan kualitas tanaman mereka. Pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh dari pelatihan ini bagi ibu-ibu di Desa Sungai Kakap dapat menjadi alternatif ramah lingkungan dalam mengendalikan dan mencegah penyakit tanaman serta membantu meningkatkan kualitas tanaman yang dihasilkan.
Pelatihan Persilangan dan Penanaman Anggrek Untuk Meningkatkan Wawasan dan Keterampilan Bagi Mahasiswa Biologi Yang Mengambil Mata Kuliah Orchidologi Dwi Gusmalawati; Zulfa Zakiah; Riza Linda; Sylvia Windy; Surya Abi Alfariz
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3312

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk peningkatan wawasan dan keterampilan mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura dalam mendukung perkuliahan Orchidologi. Kegiatan ini terdiri dari persiapan (perencanaan), pelaksanaan (penyampaian materi dan juga praktek dalam persilangan dan penanaman anggrek) serta evaluasi (pengisian kuesioner). Peserta pada pelatihan ini mendapatkan wawasan dan keterampilan mengenai persilangan dan penanaman anggrek melalui penyampaian materi dan praktek. Berdasarkan evaluasi dengan kuesioner menunjukkan bahwa mahasiswa merasa sangat puas (92,31%) telah mengikuti pelatihan ini. Peserta juga memahami teori dan dapat mempraktekkan langsung dalam persilangan dan penanaman anggrek (84,62%). Pelatihan ini meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam persilangan dan penanaman anggrek yang mendukung perkuliahan Orchidologi terutama pada materi budidaya anggrek. Wawasan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat dijadikan bekal dalam budidaya anggrek sebagai upaya melestarikan tanaman anggrek maupun untuk tujuan bisnis.
Daya Hambat Isolat Jamur Rizosfer Tanaman Kopi (Coffea sp.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Penyebab Busuk Buah Kopi (Coffea sp.) Safitri Lusiana; Mukarlina Mukarlina; Zulfa Zakiah
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v12i1.35872

Abstract

Fruit rot disease in coffee plants (Coffea sp.) is caused by pathogenic fungi (Fusarium sp.). Control of coffee berry rot disease can be done by using biological agents in the form of rhizosphere fungi which have antagonistic properties against pathogenic fungi. This study aims to determine the type of fungus from coffee fruit rot and rhizosphere fungi and to determine the ability of rhizosphere fungi to inhibit the growth of pathogenic fungi. The study was conducted in January-April 2020. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 repetitions. Sampling was carried out in a coffee plantation (Coffea sp.) Punggur Kecil Village, Kubu Raya Regency. Fungal isolation was carried out using the dilution method and the antagonist test was carried out using the paired method. Based on the results of the study, there was an inhibition of the growth of the fungus Fusarium sp. JPTK1 and Fusarium sp. JPTK2 by Trichoderma sp. JRTK3 with the highest percentage of antagonists were 37.12% and 70.48%, respectively.Keywords: fruit rot disease; biological agents; coffee; rhizosphere fungiAbstrakPenyakit busuk buah pada tanaman kopi (Coffea sp.) disebabkan oleh jamur patogen (Fusarium sp.). Pengendalian penyakit busuk buah kopi dapat dilakukan dengan menggunakan agen hayati berupa jamur rizosfer yang memiliki sifat antagonis terhadap jamur patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis jamur dari busuk buah kopi dan jamur rizosfer serta untuk mengetahui kemampuan jamur rizosfer dalam menghambat pertumbuhan jamur patogen. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-April 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Pengambilan sampel dilakukan di perkebunan kopi (Coffea sp.) Desa Punggur Kecil Kabupaten Kubu Raya. Isolasi jamur dilakukan dengan metode pengenceran dan uji antagonis dilakukan dengan metode berpasangan. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi penghambatan pertumbuhan jamur Fusarium sp. JPTK1 dan Fusarium sp. JPTK2 oleh Trichoderma sp. JRTK3 dengan persentase antagonis tertinggi masing-masing yaitu 37,12% dan 70,48%. Kata kunci: penyakit busuk buah; agen hayati; kopi; jamur rizosfer.
POTENSI EKSTRAK DAUN LEMIDI (Stenochlaena palustris (Burm. f) Bedd.) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN GULMA RUMPUT GRINTINGAN (Cynodon dactylon (L.) Pers.) Anggun Melani; Mukarlina Mukarlina; Zulfa Zakiah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 49, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v49i1.13133

Abstract

Lemidi (Stenochlaena palustris) adalah gulma paku-pakuan yang mengandung senyawa alelokimia golongan alkaloid, tanin dan fenolik yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman lain, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pengendali gulma. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun lemidi terhadap perkecambahan dan pertumbuhan rumput grintingan (Cynodon dactylon). Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2022 – Maret 2023 di Rumah Kasa Biologi dan Laboratorium Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 5 perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari ekstrak daun lemidi konsentrasi 0% sebagai kontrol, 7,5%, 10%, 12,5% dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun lemidi dapat menghambat perkecambahan dan pertumbuhan rumput grintingan. Konsentrasi 7,5% daun lemidi sudah menunjukkan penghambatan terhadap parameter pengamatan persentase perkecambahan, panjang kecambah, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat basah, dan berat kering rumput grintingan.
Pelatihan Pemupukan Anggrek untuk Mahasiswa Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat Dwi Gusmalawati; Zulfa Zakiah; Riza Linda; Surya Abi Alfariz; Niluh Kharina Asoka Putri
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 2 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i2.4252

Abstract

Orchids are highly economic plants due to the beauty of their flowers. Orchid cultivation is important in order to fulfil the increasing demand for orchids in the market. Fertilisation is an important stage in orchid cultivation in order to get fast flowering orchids. The purpose of this activity is to increase students' understanding and ability in fertilising orchids. Partners in this activity are Biology students of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Tanjungpura University. This activity has several stages, namely planning (determination of time, preparation of tools and materials), implementation (provision of material, demonstration, fertilisation practice) and evaluation (questionnaire). The knowledge and ability of Biology students in caring for orchids has increased. Participants were very satisfied reaching 92.86% after participating in this training. Participants also experienced an increase in the material and practice of orchid fertilisation by 85.71%. This activity was able to increase understanding and ability about orchid fertilisation. The understanding and skills in orchid fertilisation obtained are expected to be able to be practised at home in caring for orchids so that they flower quickly.
PEMBERIAN AKAR PASAK BUMI (Eurycoma longifolia Jack.) PADA INDUK LAKTASI UNTUK MENINGKATKAN BOBOT BADAN ANAK MENCIT Panjaitan, Ruqiah Ganda Putri; Jayuska, Afghani; Harahap, Zulfan; Zakiah, Zulfa
Makara Journal of Science Vol. 13, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Effect of Administration of Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack.) Roots on Lactating Mice to Increase Body Weight Pups. The roots of Eurycoma longifolia Jack have been used as a traditional medicine for aprodisiac. The effects of the root extract of E. longifolia Jack were studied on lactating mice. Each mice was administered metanol extract and its derived fractions at dose 500 mg/kg rat body weight for 21 consecutive days in lactation period. Control positive group received Moloco+B12 at dose 0,13 g/kg rat body weight, negative control (placebo) group received 2 ml/kg rat body weight of aquadest daily and normal control group. No differences between normal control, negative control, positive control, and metanol extract and its derived fractions. The administration methanol-water fraction to lactating mice increasing body weight mice pups similar to Moloco+B12.
PEMBERIAN AKAR PASAK BUMI (Eurycoma longifolia Jack.) PADA INDUK LAKTASI UNTUK MENINGKATKAN BOBOT BADAN ANAK MENCIT Panjaitan, Ruqiah Ganda Putri; Jayuska, Afghani; Harahap, Zulfan; Zakiah, Zulfa
Makara Journal of Science Vol. 13, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Effect of Administration of Pasak Bumi (Eurycoma longifolia Jack.) Roots on Lactating Mice to Increase Body Weight Pups. The roots of Eurycoma longifolia Jack have been used as a traditional medicine for aprodisiac. The effects of the root extract of E. longifolia Jack were studied on lactating mice. Each mice was administered metanol extract and its derived fractions at dose 500 mg/kg rat body weight for 21 consecutive days in lactation period. Control positive group received Moloco+B12 at dose 0,13 g/kg rat body weight, negative control (placebo) group received 2 ml/kg rat body weight of aquadest daily and normal control group. No differences between normal control, negative control, positive control, and metanol extract and its derived fractions. The administration methanol-water fraction to lactating mice increasing body weight mice pups similar to Moloco+B12.
Pertumbuhan dan produktivitas kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) setelah pemberian eco enzyme limbah tebu pada tanah gambut Laely Rizqi; Zulfa Zakiah; Siti Ifadatin
Jurnal Biologi Udayana Vol 27 No 2 (2023): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2023.v27.i02.p09

Abstract

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu komoditas sayuran Provinsi Kalimantan Barat yang memiliki produksi rendah jika dibandingkan dengan komoditas sayuran lainnya. Beberapa upaya dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) salah satunya dengan pemberian pupuk organik cair. Bahan organik seperti limbah tebu banyak dijumpai di Kota Pontianak dan dapat digunakan dalam pembuatan pembuatan eco enzyme yang dapat digunakan sebagai pupuk organik bagi tanaman kacang merah (Phaseolus vulgaris L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian eco enzyme limbah tebu terhadap pertumbuhan dan produksi kacang merah (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 taraf perlakuan yaitu POC Green Tonik (kontrol positif), 0 mL/L eco enzyme (kontrol negatif), 0,5 mL/L eco enzyme (A1), 1 mL/L eco enzyme (A2), 1,5 mL/L eco enzyme (A3), 2 mL/L eco enzyme (A4) dan 2,5 mL/L eco enzyme (A5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian eco enzyme limbah tebu berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, kadar klorofil, berat basah biji dan berat kering biji tanaman kacang merah (Phaseolus vulgaris L.). Pemberian eco enzyme dengan konsentrasi 2,5 mL/L memberikan hasil terbaik untuk parameter pertumbuhan tinggi tanaman 53 cm dan kadar klorofil 3,19 mg/L. Sedangkan pemberian eco enzyme dengan konsentrasi 1 mL/L memberikan hasil terbaik untuk parameter produksi berat basah biji 3,64 g dan berat kering biji 0,80 g.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dan Kompos Berbahan Dasar Sampah Organik Pasar Pada Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Desa Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Mukarlina, Mukarlina; Khotimah, Siti; Zakiah, Zulfa; Turnip, Masnur; Rahmawati, Rahmawati; Saputra, Firman
Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 1 (2023): Berdikari: jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/bjpmi.06.01.04

Abstract

Activities carried out by housewives in Sungai Kakap village include cultivating their yards by planting horticultural plants (vegetables and fruit). The obstacle in increasing the yield of garden plants is the high cost of non-organic fertilizers. However, until now the people in the village do not know the source of organic waste that can be used as fertilizer, namely plant-based organic waste that comes from the market. This training aims to provide knowledge and skills to housewives regarding organic fertilizer and increase the knowledge and skills of housewives in making organic fertilizer from plant-based market waste. The service program is carried out by conveying the theory of organic fertilizer and the practice of making compost and liquid organic fertilizer (POC) from market organic waste made from fruit and vegetables. Evaluation of community service activities is carried out using a questionnaire method given at the beginning and end of the activity. The results of the questionnaire showed an increase in the knowledge of housewives in Sungai Kakap Village about organic fertilizer (100%), an increase in interest in applying organic fertilizer (97%), and an increase in interest in making their own organic fertilizer (80%).