Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

GAMBARAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH SESAAT SETELAH MELAKUKAN SENAM PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA SUNDUL MAGETAN: Description of Changes in Blood Pressure Immediately After Doing Exercise In Hypertension Elderly Adhin Al Kasanah; Dika Lukitaningtyas; Hartono, Aris
Jurnal Penelitian Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v5i1.209

Abstract

Hypertension is a sickness that frequently happens in the older. One way to reduce high blood pressure is to do elderly exercise regularly. In some studies blood pressure can increase shortly after physical activity. This study plans to depict changes in circulatory strain in the wake of doing older practice in old individuals with hypertension. This study utilizes an expressive observational plan with a cross sectional methodology. The sample in this study was 30 respondents, namely elderly people who experienced hypertension in Sundul Village, Parang District, Magetan Regency, who took part in elderly gymnastics. The sampling technique uses total sampling. Observation of blood pressure was carried out 30 minutes after doing elderly exercise. The information examination procedure was done spellbindingly. The outcomes showed that the greater part of the respondents' systolic circulatory strain diminished with a typical decline of 12.57 mmHg. The conclusion of the study that elderly exercise can reduce systolic blood pressure.
Pemberdayaan Siswa dalam Melawan Pandemi COVID-19 dengan Meningkatkan Imunitas Fisik di SMK Ar-Rohman Tegalrejo Kabupaten Magetan Anisia Widyaningrum, Dian; Hartono, Aris; Setiawan, Bagas Wahyu
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari 2021
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v1i1.227

Abstract

Pandemi COVID-19 saat ini telah menjadi perhatian di dunia termasuk di Indonesia. Dimana pandemi COVID-19 merupakan bencana non alam yang dapat memberikan dampak pada kondisi kesehatan fisik dan jiwa setiap orang. Dengan adanya kondisi new normal, maka masyarakat termasuk siswa yang bersekolah sudah dapat beraktifitas kembali. Upaya pencegahan penyebaran infeksi dapat dilakukan dengan menjalankan protokol kesehatan dengan 5M seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan. Selain itu, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona adalah dengan meningkatkan dan menjaga daya tahan (imunitas) tubuh. Menjaga imunitas atau daya tahan tubuh merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari infeksi virus dan penyakit termasuk Covid-19. Namun demikian terbatasnya informasi khususnya dalam menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh, maka diperlukan sosialisasi pada siswa akan pentingnya imunitas tubuh di masa pandemi ini. Tujuan pengadian masayarakat ini adalah untuk pemberdayaan siswa dalam meningkatan imunitas fisik di sekolah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksaanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan diberikan edukasi tentang cara meningkatkan imunitas fisik dalam melawan pandemi COVID-19. Hasil pengabdian masyarakat, siswa telah memperoleh pengetahuan yang baik tentang cara meningkatkan imunitas fisik selama pandemi COVID-19. Promosi kesehataan untuk meningkatkan imunitas fisik siswa sekolah direkomendasikan untuk dilakukan sebagai bentuk kerjasama Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kebudayaan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan di sekolah.
Edukasi Pengelolaan Kantin Sehat dengan Media Leaflet Ramadhanintyas, Karina Nur; Utami, Yeni; Hartono, Aris; Putri, Adelia Kusuma Prasetiyo; Lestari, Heni Eka Puji
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: Januari 2025
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v5i1.678

Abstract

Makanan jajanan yang ditawarkan di sekolah-sekolah semakin beragam. Makanan yang tidak sehat dan aman dapat menyebabkan gangguan pencernaan, diare dan infeksi saluran pencernaan. Di kantin SDN Bedagung menyediakan jajanan kemasan yang mengandung banyak kalori dan garam. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada pengelola kantin sekolah dengan memberikan ceramah dan leaflet. Kegiatan ini dilakukan bagi pengelola kantin sekolah-sekolah di Desa Bedagung Kecamatan Panekan, Magetan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan tanggal 19 Agustus 2024 berlangsung dari pukul 09.00 sampai pukul 10.00 WIB dan peserta dari edukasi pengelolaan kantin sehat adalah para pedangang yang berjualan di sekolah-sekolah Desa Bedagung berjumlah 10 orang. Hasil dari edukasi tentang kantin sehat secara efektif mampu meningkatkan pengetahuan dari pedagang kantin. Penyuluhan dengan metode ceramah, leaflet dan tanya jawab mempu meningkatkan pengetahuan para pengelola kantin dan guru tentang keamanan jajanan anak sekolah serta diharapkan mampu mengubah atau meminimalkan menjual jajanan yang kurang sehat di kantin sekolah.
Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kejadian Plak Gigi pada Siswa SMK Prawoto, Edy; Rohmawati, Dhian Luluh; Hartono, Aris
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.4678

Abstract

Plak gigi jika dibiarkan akan menyebabkan masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies gigi, bau mulut, rasa sakit, radang gusi, sampai kehilangan gigi. Pengetahuan.dan perilaku tentang kesehatan gigi dan mulut erat kaitannya dengan kesehatan gigi dan mulut yang mempengaruhi proses pembentukan plak. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk.mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut terhadap kejadian plak gigi pada siswa SMK Negeri 1 Kasreman. Metode: : Jenis penelitian adalah deskriptif korelasiidengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 159 responden dengan teknik stratified random sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut, lembar observasi kejadian plak gigi. Uji statistik menggunakan chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (57%), perilaku cukup baik (90,5%) dan terjadi kejadian plak gigi (59,1%). Pada hubungan pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut terhadap kejadian plak gigi diperoleh hasil1P-Value = 0,059 (p>0,05). Pada hubungan perilaku pemeliharaan1kesehatan gigi dan mulut terhadap kejadian plak gigi diperoleh hasil P-Value = 0,000 (p<0,05) koefisien korelasi = 0,645. Kesimpulan: Ada hubungan antara perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dan kejadian plak, tetapi tidak ada hubungan tingkat pengetahuan. Diharapkan peneliti selanjutnya bisa menganalisa lebih lanjut mengenai indeks skor plak juga dapat menambahkan aspek lain yang dapat mempengaruhi dari plak gigi seperti faktor pola asuh, ekonomi dan geografi.
Pengabdian Kepada Masyarakat Tentang Penyakit Hipertensi Pada Lansia Edy Bachrun; Riska Ratnawati; Aris Hartono
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i1.77

Abstract

Hipertensi pada lanjut usia sebagian besar merupakan hipertensi sistolik terisolasi (HST), meningkatnya tekanan sistolik menyebabkan besarnya kemungkinan timbulnya kejadian stroke dan infark myocard bahkan walaupun tekanan diastoliknya dalam batas normal (isolated systolic hypertension). Isolated systolic hypertension adalah bentuk hipertensi yang paling sering terjadi pada lansia. Pada suatu penelitian, hipertensi menempati 87% kasus pada orang yang berumur 50 sampai 59 tahun. Adanya hipertensi, baik HST maupun kombinasi sistolik dan diastolik merupakan faktor risiko morbiditas dan mortalitas untuk orang lanjut usia. Hipertensi masih merupakan faktor risiko utama untuk stroke, gagal jantung penyakit koroner, dimana peranannya diperkirakan lebih besar dibandingkan pada orang yang lebih muda. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini ialah agar para lansia lebih memhami tentang hipertensi. Metode dalam pengabdian masyarakat ini ialah penyampaian materi dan pemeriksaan tekanan darah.
EFEKTIVITAS EDUKASI STORYTELLING METODE HAND PUPPET DAN VIDEO TERHADAP PERILAKU MENGGOSOK GIGI ANAK USIA 4-6 TAHUN Dharma, Arsyad Wira; Hartono, Aris; Wibowo, Anastasia Eko
Enfermeria Ciencia Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Enfermeria Ciencia, Volume 3, Nomor 4, November 2025
Publisher : Yayasan Abdi Amanah Masyarakat Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/ec.v3i4.92

Abstract

Anak usia prasekolah merupakan usia anak dengan rentang tiga sampai enam tahun yang rentan terkena karies gigi. Gigi yang mengalami karies akan berlubang, retak, dan keropos sehingga menghambat kemampuannya untuk berkembang secara maksimal. Perilaku menggosok gigi merupakan salah satu penyebab karies gigi. Edukasi storytelling metode hand puppet dan video merupakan alternatif solusi meningkatkan perilaku menggosok gigi anak usia 4-6 tahun. Peningkatan perilaku dapat dicapai melalui edukasi yang memanfaatkan daya tangkap dan imajinasi melalui lebih dari 1 indera pada anak, sehingga dapat memberikan pemahaman dan daya ingat yang lebih baik pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi efektivitas edukasi menggunakan kolaborasi teknik storytelling metode hand puppet dan video terhadap perilaku gosok gigi pada anak. Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan One Group Pre-test dan Post-Test Design. Teknik sampling menggunakan Total Sampling dengan jumlah responden sebanyak 33 siswa TK Tunas Bangsa dalam satu kelompok perlakuan. Hasil analisis uji Paired Sample T-Test menyebutkan bahwa pemberian edukasi storytelling metode hand puppet dan video sebanyak 2 tahap diperoleh hasil nilai p = 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat perbedaan hasil observasi sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Berdasarkan hasil analisis tersebut menandakan adanya efektivitas edukasi storytelling metode hand puppet dan video terhadap perilaku menggosok gigi anak usia 4-6 tahun di TK Tunas Bangsa
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA Palupi, Palupi; Hartono, Aris; Abidin, Zaenal
Jurnal Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): Volume 19, Nomor 1, Januari 2026
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/jk.v19i1.648

Abstract

Kualitas tidur buruk pada remaja adalah faktor penggunaan media sosial dan aktivitas fisik yang berlebihan sehingga menyebabkan pola tidur pada remaja menjadi tidak teratur dan memburuk, jadi solusinya adalah mencari hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif, jenis penelitian survei dengan metode pengambilan sample cross sectional study yang bersifat kausal. Teknik sampling penelitian ini adalah Propotional Random Sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 99 siswa. Analisa data penelitian ini menggunakan uji bivariat dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan penggunaan media sosial dengan kualitas tidur, hubungan penggunaan media sosial dengan aktivitas fisik, hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun, dengan menggunakan uji chi-square, uji ini dipilih karena data yang diperoleh adalah jenis data nominal, sehingga dapat digunakan untuk menganalisis data yang secara inhern. Hasil penelitian menunjukan angka signifikan <0,001, maka data Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Menunjukan angka signifikan <0,001, maka data Ho ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan hasil analisis hubungan penggunaan media sosial dan aktivitas fisik dengan kualitas tidur remaja di SMA Negeri 1 Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Diharapkan responden mengurangi media sosial dan aktivitas fisik agar kualitas tidur baik