Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

FORMULASI KRIM EKSTRAK ETANOL KULIT PISANG KEPOK (MUSA PARADISIACA FORMATYPICA) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA BAKAR Yetti Hariningsih; Aris Hartono
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2022
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v1i2.213

Abstract

Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca formatypica) mengandung senyawa flavonoid jenis flavonoid 5, 6, 7, 4’-tetrahidroksi-3-4-flavon-diol yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan kulit buah pisang lainnya yang berperan dalam menghambat pertumbuhan fibrolast sehingga bisa memaksimalkan perawatan luka. Tujuan penelitian ini adalah membuat fomulasi sediaan krim dan untuk mengetahui efektifitas sediaan krim ekstrak etanol kulit pisang kepok sebagai penyembuh luka bakar. Metode ekstraksi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Pada penelitian ini dibuat fomulasi sediaan krim dengan konsentrasi ekstrak kulit pisang kepok sebesar 1%, 2% dan 3%. Pengujian mutu fisik yang dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan viskositas. Hasil yang diperoleh dari pengujian mutu fisik adalah formula II dengan konsentrasi 2% memiliki mutu fisik yang paling baik, dengan hasil evaluasi uji mutu fisik memenuhi persyaratan semua. Hasil uji stabilitas fisik formula II dengan rata-rata nilai pH sebesar 6,38±0,044, daya sebar 6,64±0,089, daya lekat 4,54±0,054, viskositas 2920±164,316, serta nilai signifikansi sebesar ρ > 0,05, menunjukkan bahwa tidak ada perubahan mutu fisik yg signifikan selama penyimpanan 4 minggu. Hasil uji efektifitas luka bakar terhadap kelinci adalah formula II krim ektrak kulit pisang kepok efektif dalam menyembuhkan luka bakar dengan lama penyembuhan 12 hari
GAMBARAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH SESAAT SETELAH MELAKUKAN SENAM PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA SUNDUL MAGETAN: Description of Changes in Blood Pressure Immediately After Doing Exercise In Hypertension Elderly Hartono, Aris; Adhin Al Kasanah; Dika Lukitaningtyas
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban Vol. 5 No. 1 (2023): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v5i1.209

Abstract

Hypertension is a sickness that frequently happens in the older. One way to reduce high blood pressure is to do elderly exercise regularly. In some studies blood pressure can increase shortly after physical activity. This study plans to depict changes in circulatory strain in the wake of doing older practice in old individuals with hypertension. This study utilizes an expressive observational plan with a cross sectional methodology. The sample in this study was 30 respondents, namely elderly people who experienced hypertension in Sundul Village, Parang District, Magetan Regency, who took part in elderly gymnastics. The sampling technique uses total sampling. Observation of blood pressure was carried out 30 minutes after doing elderly exercise. The information examination procedure was done spellbindingly. The outcomes showed that the greater part of the respondents' systolic circulatory strain diminished with a typical decline of 12.57 mmHg. The conclusion of the study that elderly exercise can reduce systolic blood pressure.
Pemantauan Router CPE pada Jaringan Metro Ethernet Menggunakan Zabbix Berbasis Raspberry Pi Hartono, Aris; Oktiawati, Unan Yusmaniar
Journal of Internet and Software Engineering Vol 2 No 1 (2021): Journal of Internet and Software Engineering
Publisher : Department of Electrical Engineering and Informatics, Vocational College, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.56 KB) | DOI: 10.22146/jise.v2i1.868

Abstract

The development of information and communication technology, especially in this digital era, demands communication takes place quickly and the management of network connectivity efficiently and effectively. In line with this, PT Indonesia Comnets Plus have built the Metro Ethernet network which is an ethernet network technology implemented in a metropolitan area (big cities). The company provides an internet network due to providing the best quality network is compulsory. Hence, we need a Metro Ethernet network monitoring system with the aim of being able to know the performance and problems efficiently and in real time. One of the open source based applications used for network monitoring is Zabbix. This study aims to create and test the performance of Raspberry Pi in the Metro Ethernet network monitoring system at PT Indonesia Comnets Plus with the case study of DISKOMINFO in Garut Regency using the Zabbix application. In monitoring, the SNMP (Simple Network Monitoring Protocol) protocol is needed which will send network problems in the form of triggers. Trigger will evaluate the data collected and represent the current state of the system. Trigger contains two statuses, "OK" and "PROBLEM", to determine the threshold for what is "acceptable" data. Therefore, if the incoming data exceeds an acceptable state, the trigger status changes to "PROBLEM", the trigger status is recalculated every time the Zabbix server receives a new value. Zabbix server will send trigger status to electronic mail (e-mail) and Telegram application as notification for network administrators.
PENGARUH DANCE MOVEMENT THERAPY TERHADAP PERUBAHAN KECEMASAN PADA LANJUT USIA Priyoto, Priyoto; Hartono, Aris; Khasanah, Adhin Al
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2023): Volume 2, Nomor 5, Oktober 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i5.319

Abstract

Kecemasan merupakan masalah psikologis yang banyak terjadi pada lanjut usia. Masalah tersebut ditandai dengan perasaan sedih mendalam yang berdampak pada gangguan interaksi sosial. Seiring bertambahnya usia, penuaan tidak dapat dihindarkan dan terjadi perubahan keadaan fisik. Segala perubahan yang di alami oleh individu antara lain perubahan fisiologis, perubahan kemampuan motorik, dan perubahan sosial-psikologis. Dalam mengatasi Kecemasan dapat dilakukan dengan cara non-farmakologi salah satunya dengan memberikan Dance Movement Therapy yang merupakan bentuk terapi yang menggunakan gerakan tarian untuk mengatasi masalah Kecemasan yang bermanfaat sebagai sarana ekspresi diri dengan gerakan, sarana interaksisosial, sebagai kegiatan yang menyenangkan, dan sarana pelepas ketegangan sehingga tubuh menjadi rileks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Dance Movement Therapy terhadap perubahan Kecemasan pada lansia di Desa Tawangrejo Madiun. Penelitian ini menggunakan design Pra-Ekperimental, dengan menggunakan pendekatan one group pre–post test design. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik Purposive sampling dengan jumlah responden 14 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dengan menggunakan Uji Statistik Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian pemberian terapi ini dapat diketahui rerata skor Kecemasan sebelum diberikan Dance Movement Therapy yaitu 7.21 dan rerata skor Kecemasan setelah diberikan terapi yaitu 5.14. Hasil analisis uji statistic menggunakan uji wilcoxon menunjukan ada penurunan Kecemasan antara sebelum diberikan terapi dan sesudah diberikan terapi dengan p-value = 0,001< α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dance movement therapy efektif dalam menurunkan kecemasan pada lansia di desa Tawangrejo Madiun. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan diharapkan dance movement therapy ini dapat dijadikan alternative untuk mengurangi Kecemasan pada lansia yang tinggal di Desa Tawangrejo
HUBUNGAN ADVERSE CHILDHOOD EXPERIENCE DENGAN KECEMASAN PADA USIA REMAJA Anandari, Vanya Naomi Ria; Hartono, Aris; Widiarini, Retno
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Volume 3, Nomor 2, April 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i2.353

Abstract

Remaja seharusnya dapat menyelesaikan tugas perkembangannya, namun beberapa remaja tidak dapat menyelesaikan tugas perkembangannya dikarenakan mereka memiliki kecemasan. Salah satu hal yang mempengaruhi kecemasan pada remaja adalah Adverse Childhood Experience. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis hubungan antara Adverse Childhood Experience dengan Kecemasan. Penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling dengan jumlah responden sebanyak 79 orang. Hasil analisis uji Kendall’s tau diperoleh nilai ρ value = 0,000 (<0,05), artinya ada hubungan antara Adverse Childhood Experience dengan Kecemasan. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara Adverse Childhood Experience dengan Kecemasan remaja kelas XI di SMA Negeri 5 Madiun
EFEKTIVITAS RENDAM AIR HANGAT PADA KAKI TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA Ahli, Amalul; Hartono, Aris
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Volume 3, Nomor 4, Agustus 2024
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v3i4.387

Abstract

Kualitas tidur merupakan suatu bagian yang penting bagi kualitas hidup seorang lansia. Seiring dengan penurunan fungsi tubuh, jumlah kebutuhan tidur mengalami penurunan. Jika kebutuhan tidur tidak terpenuhi maka akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Peningkatan kebutuhan tidur dapat dilakukan dengan cara memberikan terapi non farmakologi yaitu dengan menggunakan rendam air hangat pada kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi rendam air hangat pada kaki terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Dusun Katosan Desa Pakis Baru Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan yang digunakan adalah quasi eksperimen dan menggunakan pendekatan one group pre-post test design. Teknik sampling penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dengan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 24 responden. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh rendam air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Dusun Katosan Desa Pakis Baru Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan. Berdasarkan hasil uji statistik dari perubahan kualitas tidur sebelum dan sesudah diberikan terapi rendam air hangat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Didapatkan nilai p value sebesar 0,000 < ɑ (0,05), sehingga secara statistik H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada pengaruh terapi rendam air hangat terhadap perubahan kualitas tidur lansia di Dusun Katosan Kecamatan Nawangan Kabupaten Pacitan. Dengan demikian diharapkan lansia yang mengalami gangguan tidur dapat menerapkan terapi rendam air hangat pada kaki untuk meningkatkan kualitas tidur. Pada penelitian ini juga telah menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian terapi rendam kaki dengan air hangat
Optimalisasi Kesehatan Lansia dengan Program Pemberian Makanan Tambahan: Pendekatan Cerdas untuk Nutrisi Seimbang Marwan, Marwan; Rohmawati, Dhian Luluh; Pariyem, Pariyem; Hartono, Aris
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4712

Abstract

Peningkatan yang signifikan populasi lansia di seluruh dunia menjadi perhatikan penting di sektor kesehatan terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi yang sering kali terabaikan. Intervensi gizi pada lansia adalah penting karena nutrisi memegang peranan krusial dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup di usia lanjut. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) memegang peran penting dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan dari pengabdian masyaraakat ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan lansia melalui program pemberian makanan tambahan yang seimbang dan edukasi nutrisi, sehingga dapat mencegah malnutrisi dan mendukung kehidupan lansia yang lebih sehat dan aktif. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini antara lain adalah penyuluhan tentang makanan bergizi, dilanjutkan pengecekan kesehatan dan pemberian PMT. Hasil dari kegiatan ini adalah sebagian besar lansia memiliki IMT antara 18,5-24,9. Selain itu tekanan darah juga sebagian besar berada pada kategori normal. Kesimpulannya adalah kegiatan ini efektif dalam meningkatkan status nutrisi lansia sehingga diharapkan pemerintah desa bekerja sama dengan puskesmas untuk mengadakan penyuluhan bertahap dan mengevaluasi status gizi dan kesehatan lansia setelah pemberian PMT.
Gerakan Masyarakat Sehat Peduli Lansia melalui Skrining Kesehatan dan Pemberian Layanan Terapi Bekam di Dusun Jegolan Kabupaten Ngawi Jawa Timur Hidayah, Nurul; Nisak, Raudhotun; Prawoto, Edy; Hartono, Aris
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JAMSI - November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1408

Abstract

Hipertensi pada lansia dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan peningkatan angka kematian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengidentifikasi Gerakan masyarakat sehat peduli lansia melalui skrining kesehatan dan pemberian layanan Terapi bekam Di Dusun Jegolan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan Tekanan darah, penyuluhan kesehatan dan terapi bekam. Populasi target: lansia hipertensi sejumlah 30 orang. Hasil kegiatan berupa pengukuran tekanan darah pre bekam 12 (40%) menderita hipertensi derjat 1, 18 (60%) menderita hipertensi derajat 2. Pengukuran tekanan darah setelah terapi bekam didapatkan hasil 10(33%) pre hipertensi, 15 (50%) hipertensi derajat 1, dan 5(16%) hipertensi derajat 2. Tingkat pengetahuan partisipan tentang hipertensi sebelum diberikan penyuluhan 18 (60%) kategori Kurang, 8 (26%) Cukup dan 4(13%) kategori baik, dan setelah dilakukan penyuluhan 6(20%) kategori kurang, dan 24 (80%) kategori baik. Terapi bekam dilakukan pada semua peserta dan hasilnya menunjukkan penurunan sementara tekanan darah pada sebagian besar peserta pasca bekam. ensi pada lansia merupakan faktor risiko utama bagi berbagai penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan peningkatan angka kematian. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini untuk mengidentifikasi Gerakan masyarakat sehat peduli lansia melalui skrining kesehatan dan pemberian layanan Terapi komplementer bekam Di Dusun Jegolan. Metode: skreening hipertensi melalui pemeriksaan Tekanan darah, penyuluhan kesehatan dan pemberian terapi bekam. Populasi target pada kegiatan ini adalah lansia dengan hipertensi yang tinggal di Dusun Jegolan Sejumlah 30 orang. Hasil: hasil pengukuran tekanan darah pre bekam didapatkan data partisipan menderita hipertensi derajat 1 sebanyak 12 orang (40%), dan hipertensi derajat 2 sebanyak 18 orang (60%), sedangkan pengukuran tekanan darah setelah bekam didapatkan hasil partisipan dengan pre hipertensi sebanyak 10 orang (33%) hipertensi derajat 1 sebanyak 15 orang (50%) dan hipertensi derajat 2 sebanyak 5 orang (16%). Tingkat pengetahuan partisipan tentang hipertensi sebelum diberikan penyuluhan 18 orang (60%) kategori Kurang, 8 orang (26%) Cukup dan 4 orang (13%) sudah Baik, dan setelah dilakukan penyuluhan 6 orang (20%) kategori kurang, dan 24 orang (80%) kategori baik. Sebagian besar peserta (90%) juga menyatakan niat untuk mulai mengadopsi pola makan yang lebih sehat dan meningkatkan aktivitas fisik. Terapi bekam dilakukan pada semua peserta dan hasilnya menunjukkan penurunan sementara tekanan darah pada sebagian besar peserta pasca bekam.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG JAJANAN SEHAT PADA SISWA Apriliyana, Bella Arba; Hartono, Aris
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4, Nomor 1, Februari 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i1.446

Abstract

Pengetahuan tentang makanan dan kesehatan adalah faktor internal yang mempengaruhi kesehatan anak sekolah dasar tentang makanan bergizi seimbang, kebersihan. Kesehatan sejak usia dini merupakan salah satu upaya yang cukup penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas di masa yang akan datang. Tumbuh kembang anak usia sekolah yang optimal tergantung pada nutrisi dengan kualitas dan kuantitas yang baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap Pengetahuan tentang jajanan sehat pada anak SDN Karangrejo 1 Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan. Penelitian ini kuantitatif menggunakan metode pra eksperimen one group pre-post test design dengan jumlah sampel 28 responden di SDN Karangrejo Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan. Analisis Data menggunakan Uji Paired T-Test. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan adalah kategori cukup sebanyak 16 responden (57,1%), sesudah di berikan pendidikan kesehatan adalah kategori baik sebanyak 21 responden (75,0%). Hasil uji statistik Paired T-Test diperoleh nilai p-value (<0,05) data berdistribusi normal maka terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang jajanan sehat pada siswa kelas I dan II di SDN Karangrejo 1 Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan. Kesimpulan penelitian ini pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang jajanan sehat sangat diperlukan oleh anak SD SDN Karangrejo 1 Kecamatan Karangrejo Kabupaten Magetan. Sehingga Kesehatan sejak usia dini serta tumbuh kembang anak produktif dan berkualitas di masa yang akan datang
GAMBARAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH SESAAT SETELAH MELAKUKAN SENAM PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA SUNDUL MAGETAN: Description of Changes in Blood Pressure Immediately After Doing Exercise In Hypertension Elderly Adhin Al Kasanah; Dika Lukitaningtyas; Hartono, Aris
Jurnal Penelitian Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v5i1.209

Abstract

Hypertension is a sickness that frequently happens in the older. One way to reduce high blood pressure is to do elderly exercise regularly. In some studies blood pressure can increase shortly after physical activity. This study plans to depict changes in circulatory strain in the wake of doing older practice in old individuals with hypertension. This study utilizes an expressive observational plan with a cross sectional methodology. The sample in this study was 30 respondents, namely elderly people who experienced hypertension in Sundul Village, Parang District, Magetan Regency, who took part in elderly gymnastics. The sampling technique uses total sampling. Observation of blood pressure was carried out 30 minutes after doing elderly exercise. The information examination procedure was done spellbindingly. The outcomes showed that the greater part of the respondents' systolic circulatory strain diminished with a typical decline of 12.57 mmHg. The conclusion of the study that elderly exercise can reduce systolic blood pressure.