Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Perilaku Hygiene Depot Air Minum Di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024 Ariyanto, Edy; Hadi, Zuhrupal; Aquarista, Muhammad Febriza; Fauzan, Ahmad; Fachrudin, Fachrudin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 11, No 2 (2024): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v11i2.16343

Abstract

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas tahun 2023 bahwa presentase  sarana air minum yang diawasi atau diperiksa kualitas air minumnya sesuai standar kategori aman sebesar 29,5% masih jauh dari target yaitu 100%. Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan peran pengawasan karyawan dengan penerapan perilaku hygiene depot air minum di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024. Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh depot air minum yang memiliki karyawan di  Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024 sebanyak 339 orang. Sampel sebanyak 78 responden. Teknik sampling menggunakan Proporsional Stratified Random Sampling. Uji statistik menggunakan uji Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden  menerapkan perilaku hygiene dengan baik sebanyak 42 responden (53,8%), sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang  hygiene baik sebanyak 39 responden (50,0%), sebagian besar responden memiliki sikap terhadap hygiene positif sebanyak 39 responden (50,0%), sebagian besar responden menyatakan peran pengawasan baik sebanyak 60 responden (76,9%). Ada hubungan pengetahuan (p-value=0,000), sikap (p-value=0,016), dan peran pengawasan (p-value=0,005) dengan penerapan perilaku hygiene depot air minum di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas Tahun 2024. Diharapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuala Kapuas dapat melakukan pemeriksaan rutin untuk memastikan depot air minum mematuhi standar kebersihan yang ditetapkan, memberikan teguran atau sanksi jika ditemukan pelanggaran.
Hubungan Kualitas Layanan Dengan Kepuasan Peserta JKN Pada Kanal Layanan BPJS Kesehatan Keliling Di Desa Sikui Kabupaten Barito Utara Seftriadi, Mario; Widyarni, Ari; Ariyanto, Edy; Netty, Netty; Inayah, Husnul Khatimatun
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.18827

Abstract

BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi terhadap beberapa kanal layanan administrasi untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada peserta JKN. Salah inovasi layanan BPJS Kesehatan ialah BPJS Kesehatan Keliling. Saat ini, peserta menghadapi kesulitan akses ke kantor BPJS Kesehatan karena jarak tempuh yang jauh, antrean panjang, dan kesibukan pekerjaan yang tak dapat ditinggalkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kualitas layanan dengan kepuasan peserta JKN pada kanal layanan BPJS Kesehatan Keliling di Desa Sikui Kabupaten Barito Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan metode cross-sectional, melibatkan 137 peserta yang pernah menggunakan layanan administrasi BPJS Kesehatan minimal satu kali. Sampel terdiri dari 58 responden dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan peserta JKN pada kanal layanan BPJS Kesehatan Keliling di Desa Sikui, Kabupaten Barito Utara. Mayoritas responden (91,4%) menyatakan puas terhadap pelayanan administrasi, dengan dimensi keandalan (96,6%) baik, daya tanggap (94,8%) baik, jaminan (96,6%) baik, empati (94,8%) baik dan bukti fisik (94,8%) baik. Analisis data menggunakan chi-square menunjukkan adanya hubungan kualitas layanan dimensi keandalan (p=0,006), daya tanggap (p=0,001), jaminan (p=0,006), empati (p=0,001) dan bukti fisik (p=0,001) dengan kepuasan peserta JKN pada kanal layanan BPJS Kesehatan Keliling di Desa Sikui Kabupaten Barito Utara. Disarankan untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan serta sarana prasarana BPJS Kesehatan Keliling dan dapat menjadi bahan rujukan untuk diteliti kembali pada tingkatan yang lebih spesifik oleh peneliti selanjutnya. Kata Kunci          : BPJS Kesehatan, JKN, Kepuasan, KualitasKepustakaan      : 52 (2012 – 2024)
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Mandastana Kabupaten Barito Kuala Tahun 2024 Fauzan, Ahmad; Ariyanto, Edy; Hikmah, Nur; Noorhidayah, Noorhidayah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 1 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (JUNI)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i1.19085

Abstract

Di antara tahun 2022 dan 2023, Puskesmas Mandastana mencatat peningkatan yang signifikan dalam kasus diare, dengan terjadinya 35 insiden terkait balita pada tahun 2022 dan melompat hingga 75 insiden pada tahun berikutnya. Praktik memakai air dari aliran sungai oleh sebagian warga setempat dikenal sebagai salah satu penyebab utama peningkatan kasus ini. Diare masih menjadi titik perhatian kritis di Indonesia dalam sektor kesehatan, mempertahankan angka tinggi dalam morbiditas dan mortalitas. Hubungan yang erat antara penyebaran penyakit dan tingkat kebersihan yang buruk serta praktek sanitasi yang tidak memadai menjadi fokus penelitian yang bertujuan menemukan faktor-faktor yang berdampak pada prevalensi diare pada anak kecil di area servis Puskesmas Mandastana di Kabupaten Barito Kuala, di tahun 2024. Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan survei analitis dan desain potong lintang, menggunakan uji chi-square dalam analisanya. Dengan 73 orang responden yang terpilih melalui teknik Proportional Random Sampling dalam area servis yang sama, temuan riset mengindikasikan adanya korelasi yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat (p=0,001), pemakaian fasilitas jamban yang higienis (p=0,003), akses terhadap sumber air bersih (p=0,005), dan kebiasaan mencuci tangan (p=0,043) dengan insiden diare pada balita. Sehubungan dengan hasil tersebut, sangat dianjurkan bagi Puskesmas Mandastana untuk meningkatkan promosi kesehatan yang terfokus pada Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mengurangi kasus diare di kalangan anak-anak.
PELATIHAN DAN PEMBUATAN TRIPIKON DALAM MENJAGA SANITASI LINGKUNGAN KEPADA BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN KUIN SELATAN Agustina, Norsita; Indah, Meilya Farika; Rahman, Eddy; Chandra, Chandra; Asrinawaty, Asrinawaty; Hadi, Zuhrupal; Rizal, Achmad; Jalpi, Agus; Norfai, Norfai; Suryanto, Deny; Handayani, Eka; Fauzan, Akhmad; Mahmudah, Mahmudah; Ariyanto, Edy
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v6i1.636

Abstract

Kelurahan Kuin Selatan merupakan wilayah kawasan dataran rendah/tinggi/rawa dan dekat dengan sungai. Yang dinama angka Buang Air Sembarangan (BABS) di sungai hampir 95%. Sehingga dengan begitu juga angka kejadian penyakit yang disebabkan oleh air juga tinggi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan oengabdian kepada masyarakat ialah sosialisasi pelatihan pembuatan tripikon kemudian diakhiri dengan pemasangan tripikon di tempat yang telah disepakati bersama mitra. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ialah berdasarkan hasil pre-test nilai rerata tingkat pengetahuan peserta tentang tripikon dan manfaatny sebesar 65 dengan nilai maksimum adalah 75. Dan nilai minimum adalah 45, kemudian dilakukannya sosialisasi serta pelatihan pembuatan tripikon setelah diberikan intervensi dilakukan post-test menjadi 87 dengan nilai maksimum adalah 100 dan nilai minimum 76. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan adanya peningkatan nilai rerata skor pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan serta pelatihan pembuatan tripikon. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ialah mitra mampu dan memahami tripikon serta mampu mempraktikkan membuat tripikon guna menjaga sanitasi lingkungan khususnya daerah sungai sekitar kuin selatan.
Edukasi Menyusun Menu Makanan Bergizi Seimbang saat Puasa sesuai Isi Piringku pada Ibu - Ibu Dasawisma Bougenvil Kelurahan Pelambuan Banjarmasin Inayah, Husnul Khatimatun; Widyarni, Netty Ari; Octaviana, Elsi Setiandari Lely; Ariyanto, Edy
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 6 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v6i2.637

Abstract

Fasting is believed to have many benefits, both physical and non-physical.. In developed countries, fasting is used as a therapy (fasting therapy) to cure several degenerative diseases. The habit of people in the city of Banjarmasin during fasting is that various foods are sold at the Traditional market once a year. Almost all of the food sold there contains high levels of fat and sugar which results in increased symptoms of degenerative diseases such as cholesterol, high blood pressure and diabetes mellitus. This community service aims to ensure that mothers understand and realize the importance of balanced nutrition according to the contents of my plate to reduce the risk of degenerative diseases. The method for implementing this activity is in the form of a pretest, counseling on a balanced nutritional menu according to the contents of my plate when fasting and posttest. The final result of implementing this activity was an increase in knowledge and understanding of a balanced nutritional menu according to the contents of my plate during fasting, which can be seen from the comparison between the average pretest and posttest scores. Conclusion The understanding of mothers in Gang Gang Purnawirawan RT 2, Pelambuan sub-district can be increased through providing education and counseling about a balanced nutritional menu according to the contents of my plate when fasting
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Home Care Di UPTD Puskesmas Uren Kabupaten Balangan Tahun 2025 Isti Wulan Sari; Zuhrupal Hadi; Edy Ariyanto; Erwin Ernadi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.21242

Abstract

Pelayanan home care di UPTD Puskesmas Uren dilakukan oleh tim kesehatan dengan penanggungjawab seorang dokter. Adanya home care membantu masyarakat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Uren untuk memperoleh pelayanan kesehatan di rumah. Tujuan penelitian mengetahui hubungan  kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien home care di UPTD Puskesmas Uren Kabupaten Balangan Tahun 2025. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua pasien yang telah menerima pelayanan kesehatan home care sebanyak 206 pasien, sampel sebanyak 67 responden menggunakan simple random sampling, uji chi square. Hasil penelitian pasien puas sebanyak 36 orang (53,7%), bukti fisik proportionate stratified random sampling, uji chi square. Hasil penelitian pasien tidak puas sebanyak 35 orang (52,2%), bukti fisik baik sebanyak 41 orang (61,2%), kehandalan baik sebanyak 43 orang (64,2%), ketanggapan baik sebanyak 36 orang (53,7%), jaminan baik sebanyak 35 orang (52,2%), empati baik sebanyak 38 orang (56,7%). Ada hubungan bukti fisik (p=0,049), kehandalan (p=0,043), ketanggapan (p=0,000), jaminan (p=0,005), dan empati (p=0,008) < 0,05, dengan kepuasan pasien home care di wilayah kerja UPTD Puskesmas Uren. Disarankan pasien pasien dapat terbuka pada petugas akan keluhan dan kebutuhan agar petugas dapat merespon dengan tepat dan cepat.
Training on Preparing a Balanced Nutritional Food Menu During Fasting for Cheerful Mutiara Cadres of Sungai Andai, Banjarmasin City Ari Widyarni; Elsi Setiandari Lely Octaviana; M. Bahrul Ilmi; Edy Ariyanto; Netty Netty; Husnul Khatimatun Inayah; Noorhidayah Noorhidayah; M. Febriza Aquarista
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r2qm7b25

Abstract

Fasting is practiced by Muslims, especially during the month of Ramadan. Fasting is believed tohave numerous benefits and is a form of therapy (fasting therapy) for curing several degenerativediseases. People in Banjarmasin City often eat foods high in fat and sugar during fasting, andmany use excessive amounts of food coloring and flavoring. Lack of knowledge about healthyeating habits during fasting is a factor that can affect health. This has resulted in an increase indegenerative diseases such as hypertension, cholesterol, heart disease, and diabetes mellitus. Thiscommunity service program aims to improve the knowledge and skills of mothers, who play a rolein providing food for their families and developing nutritious diets, based on the awareness of theimportance of balanced nutrition according to the "isi piringku" guidelines established to reducethe morbidity rate of degenerative diseases. The implementation method includes a pretest,nutrition education, and training in developing balanced nutritional menus during fasting,followed by a posttest to measure the success of the activity. The community service programinvolved mothers from the Mutiara Ceria Integrated Health Post (Posyandu) and several elderlypeople at risk of developing degenerative diseases. The results showed an increase in knowledgeabout balanced nutrition, from 17% to 82%. The skills of cadres can be improved through trainingin preparing balanced nutritional meals during fasting. Optimizing health and nutrition education,especially regarding food menus during fasting, thereby increasing public understanding andawareness in preventing degenerative diseases and improving public health status.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Petugas dan Sarana Prasarana dengan Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala Tahun 2023 Marlena Marlena; Rizal Achmad; Edy Ariyanto; Jalpi Agus; Fauzan Akhmad; Riza Yeni
Health Research Journal of Indonesia Vol 2 No 1 (2023): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v2i1.272

Abstract

Pendahuluan: Limbah medis dalam bentuk padat dihasilkan dari kegiatan yang berasal dari ruangan perawatan seperti poliklinik gigi, poliklinik umum, poliklinik gigi, poliklinik Ibu dan anak, laboratorium dan apotek, berbagai jenis limbah medis yang dihasilkan dari kegiatan pelayanan Kesehatan dapat membahayakan dan menimbulkan gangguan Kesehatan terutama pada saat pengumpulan, pemilahan, penampungan, penyimpanan, pengangkutan dan pemusnahan serta pembuangan akhir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap petugas dan sarana prasarana dengan pengelolaan limbah medis padat. Metode: Metode penelitian ini menggunakan metode survey analitik secara kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik total sampling, jumlah sampel sebanyak 50 responden, terdiri dari semua petugas kesehatan dan petugas kebersihan. Uji statistik menggunakan chi square pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat responden yang baik dalam pengelolaan limbah medis padat sebanyak 29 responden (58%), pengetahuan kurang sebanyak 21 responden (42%) sedangkan mempunyai sikap negatif sebanyak 27 responden (54%) dan sarana prasarana baik sebanyak 36 responden (72%). Hasil: Hasil uji statistik menggunakan chi square didapatkan nilai pengetahuan (p-value = 0,004)   sedangkan sikap (p-value = 0,017) dan sarana prasarana (p-value = 0,003). Kesimpulan: Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan pengelolaan limbah medis padat dan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan limbah medis padat dan mengikuti pelatihan tentang pengelolaan limbah medis padat.
Hubungan Kepemilikan Jamban Sehat, Sumber Air Bersih dan Personal Hygiene dengan Kejadian Diare di Kelurahan Kelayan Selatan Kota Banjarmasin Tahun 2025 Nisrina Aulia; Siska Dhewi; Edy Ariyanto; Ahmad Fauzan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.845

Abstract

Pendahuluan: Diare menjadi satu dari sebagian masalah kesehatan masyarakat yang tergolong tinggi di Indonesia, termasuk di Kota Banjarmasin, khususnya di Kelurahan Kelayan Selatan. Kondisi ini berkaitan dengan sanitasi lingkungan, kepemilikan jamban yang belum memenuhi syarat, serta perilaku personal hygiene masyarakat yang masih rendah. Tujuan: Dilangsungkannya penelitian ini guna menganalisis hubungan antar kepemilikan jamban sehat, sumber air bersih, disertai personal hygiene dengan kejadian diare pada lingkup Kelurahan Kelayan Selatan Kota Banjarmasin Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian 3.661 Kepala Keluarga dengan sampelnya terhitung sejumlah 98 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitiannya mencakup kuesioner serta observasi lapangan, dengan analisis datanya dimanfaatkan uji Chi-Square. Hasil: Temuan dari penelitian ini mengungkap adanya hubungan antara kepemilikan jamban sehat (p=0,039), sumber air bersih (p=0,021), beserta personal hygiene (p=0,022) dengan kejadian diare. Simpulan: Disimpulkan bahwa sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih yang baik dapat menurunkan risiko diare. Disarankan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan penggunaan jamban sehat, serta meningkatkan perilaku hidup bersih sera sehat bersama dukungan edukasi dari puskesmas dan pemerintah setempat.
Determinan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku K3 Pekerja Docking Kapal PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari Banjarmasin: Determinants of Knowledge and Attitude with OHS Behavior of Ship Docking Workers PT. Kodja Bahari Banjarmasin Docks & Shipments Edy Ariyanto; M. Ikramuna Dawamal Mada
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.234 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i4.2384

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan ilmu pengetahuan dan penerapan dalam usaha mencegah kemungkinan-kemungkinan akan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Determinan Masa Kerja serta Pendidikan dengan Perilaku K3 Pekerja Docking Kapal PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari Banjarmasin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik yaitu penelitian yang mencoba menggali bagaimana dan mengapa fenomena kesehatan tersebut terjadi. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa dari pekerja yang memiliki sikap positif sebagian besar berperilaku K3 yang positif sebanyak 92,3% dan pekerja yang memiliki pengetahuan baik sebagian besar berperilaku K3 yang positif sebanyak 92,7%. Kesimpulan: Adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku K3 yang positif pada pekerja di PT. Dok & Perkapalan Kodja Bahari.