Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal Logitech : Logika Technology

UPAYA PENURUNAN GANGGUAN AKIBAT BINATANG PADA PENYULANG BULO–BULO ULP TANETE DENGAN ALAT PELINDUNG BINATANG Andi Mangkona Tamrin; Jaya, Arif; Syamsir, Syamsir; Syarifuddin, Andi; Lutfi Mugen Pamungkas
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/dbhmqj50

Abstract

Energi listrik adalah salah satu komponen utama dalam kehidupan di masa modern ini, sehingga penyaluran energi listrik harus dijaga sehingga listrik dapat dengan maksimal bisa digunakan oleh konsumen, namun tidak dipungkiri dalam menjaga kehandalan penyulang ini tentu banyak faktor yang bisa mempengaruhi pendistribusian energi llistrik untuk pelanggan. Gangguan distribusi listrik yang disebabkan oleh binatang merupakan salah satu penyebab utama pemadaman pada penyulang di berbagai wilayah, termasuk Penyulang Bulo-Bulo ULP Tanete. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan alat pelindung binatang guna menurunkan angka gangguan dan memperbaiki indeks keandalan SAIDI dan SAIFI. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta pengumpulan data gangguan dari PT PLN (Persero). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat pelindung binatang dengan desain berputar mampu menurunkan gangguan dari 39 kali padam menjadi 1 kali padam dalam periode Januari – Maret 2024. Nilai SAIDI berhasil ditekan menjadi 0,20 menit/pelanggan/tahun dan SAIFI menjadi 1 kali padam/pelanggan/tahun. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa pemasangan alat pelindung binatang secara signifikan mampu menurunkan angka gangguan dan memperbaiki nilai SAIDI dan SAIFI.
Audit Energi Listrik Pada Bangunan Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili Awal, Muh Awal Ramadhan; Raihan, Muh; Jaya, Arif; Naim, Yusan; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/qmstz246

Abstract

  Penggunaan energi pada gedung atau bangunan sangatlah penting, terutama pada penggunaan energi listrik, pemakaian serta alokasi dana untuk penyediaannya adalah yang terbesar. Melihat kondisi tersebut, salah satu usaha yang bisa ditempuh untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik adalah dengan melakukan audit energi. Audit energi bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan energi suatu bangunan gedung dan mencari upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi, melalui audit energi dapat diketahui pola distribusi energi, sehingga bagian yang mengkonsumsi energi terbesar dapat diketahui dan bisa memberikan peluang penghematan agar bisa lebih efisien. Pelaksanaan audit energi listrik dilakukan pada Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili yang berfokus pada sistem penerangan dan sistem pendingin. Metode yang digunakan dalam melaksanakan ini adalah metode kuantitatif. Gedung 2 PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah industri DOC yang menggunakan golongan tarif listrik I3P (1,110,000 VA). Hasil audit energi PT. Japfa Comfeed Indonesia Unit Hatchery Tanralili adalah komsumsi energi dalam setahun 647.720,40 kWh maka intensitas komsumsi energi 125,42 kWh/m2/tahun atau 10,45 kWh/m2/bulan. Dan berdasarkan Tabel 2.2 untuk Kriteria Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber AC nilai ini termasuk dalam kategori efisien. Namun masih bisa melakukan penghematan dimana nilai Intensitas Konsumsi Energi akhir yang didapatkan yaitu 8,71 kWh/m2/bulan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan energi listrik di gedung tersebut tergolong efisien jika berdasarkan pada standar Intensitas Konsumsi Energi kategori gedung ber-AC.
Evaluasi Skema Trip Non-Kaskade Penyulang GI Marisa untuk Mencegah Incoming Trip Akibat Akumulasi Arus Gangguan Denny Fratista, Kadek Agus; Pambudi, Muhammad Ridho; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi; Syamsir
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/n67j1877

Abstract

Sistem proteksi bertujuan mengisolasi area gangguan agar sistem kelistrikan tetap beroperasi normal. GI Marisa 150 kV, di bawah pengelolaan PLN UPT Manado, memiliki satu trafo dan enam penyulang. Pada Trafo #1, diterapkan skema proteksi kaskading antara sisi 150 kV, incoming 20 kV, dan penyulang, sesuai Pedoman Proteksi Trafo PLN UIP3B Sulawesi 2019. Pada 2 Februari 2023, terjadi gangguan bersamaan pada penyulang MR3 dan MR4 akibat konduktor putus. Keduanya memiliki konstruksi double sirkit pada satu tiang, sehingga arus gangguan terakumulasi ke sisi incoming. Akibatnya, relay incoming trip lebih cepat daripada relay penyulang, menyebabkan padam meluas sebesar 16.43 MW. Kasus ini menunjukkan kelemahan skema kaskading. Tugas akhir ini bertujuan mengevaluasi penerapan skema proteksi non-kaskade untuk mencegah trip incoming akibat akumulasi gangguan penyulang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif (rancangan skema) dan kualitatif (evaluasi penerapan). Skema non-kaskade memanfaatkan sinyal pickup awal dari relay dan direct trip ke PMT penyulang, dengan syarat dua penyulang pickup dan diikuti pickup incoming dengan delay 100 ms. Skema ini mulai diterapkan pada Trafo #1 sejak 3 November 2023. Setelah implementasi, terjadi tiga gangguan dua penyulang dan seluruhnya berhasil diamankan tanpa trip incoming. Evaluasi menunjukkan skema non-kaskade berhasil 100% mencegah kegagalan proteksi yang sebelumnya terjadi pada skema kaskading.
Evaluasi Setting Over Current Relay dan Ground Fault Relay pada Penyulang Bili-Bili Satu GI Borongloe Muzayyana, Syaira; Rahmawati, Aprilia Dwi; Nawir, Muhammad; Jaya, Arif; Syarifuddin, Andi
Jurnal LOGITECH Logika Technology Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/fwbp0303

Abstract

Sebab distribusi tenaga listrik merupakan sistem tenaga listrik yang menyalurkan energi listrik ke konsumen, untuk menjaga pendistribusian tenaga listrik agar tidak terganggu maka sistem proteksi yang terpasang pada jaringan distribusi tenaga listrik harus bekerja secara maksimal. Koordinasi antara peralatan proteksi yang terpasang pada jaringan distribusi tenaga listrik sangat berpengaruh pada kualitas pendistribusian energi listriknya. Oleh karena itu, sistem proteksi harus memiliki tingkat selektifitas, ekonomis, kecepatan bereaksi, dan tingkat kepekaan yang tinggi sehingga sistem proteksi yang dipasang dapat dikatakan handal. Proteksi yang digunakan adalah OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay)  yaitu relai yang berfungsi memberi perintah PMT untuk membuka, sehingga saluran yang terganggu dipisahkan dari jaringan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai setting relai, pengaturan waktu kerjanya, serta mendapatkan perbandingan data setting lapangan dengan data perhitungan manual antara OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay) pada sistem proteksi penyulang. Penelitian dan pengumpulan data ini dilaksanakan di ULTG Panakukkang, Gardu Induk Borongloe, UP3 Makassar, dan ULP Sungguminasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan nilai setting relai OCR (Over Current Relay) dan GFR (Ground Fault Relay) dilakukan dengan menghitung impedansi ekivalen jaringan penyulang untuk mendapatkan arus gangguan hubung singkat sebagai dasar penetapan waktu kerja relai (TMS). Nilai TMS yang diperoleh untuk OCR (Over Current Relay) sisi incoming adalah 0,199 detik dan sisi penyulang sebesar 0,174 detik, sedangkan untuk GFR (Ground Fault Relay) masing-masing sebesar 0,203 detik dan 0,092 detik. Koordinasi waktu kerja antara relai sisi penyulang dan sisi incoming belum sepenuhnya sesuai dengan standar grading time yang ideal (0,35–0,4 detik), karena selisih waktu yang diperoleh justru melebihi batas tersebut, yaitu 0,533 detik untuk OCR (Over Current Relay)  dan 0,582 detik untuk GFR (Ground Fault Relay). Selain itu, terdapat perbedaan antara hasil setting relai berdasarkan data lapangan dan hasil perhitungan, yang umumnya masih dalam batas wajar, kecuali pada OCR (Over Current Relay)  sisi penyulang yang menunjukkan perbedaan cukup besar akibat pengaruh nilai beban.
Co-Authors ABDULLAH BASALAMAH Abdurrahman, Tanridio Silviati Delfina Adaniah, Nahdatul Ahmed Saeed AlGhamdi Ahmed Saeed Alghamdi Akbar Alamsyah Amir Al Ghamdi, Ahmed Saeed Alghamdi , Ahmed Saed AlGhamdi, Ahmed Saeed Alkahfi S, Andi Muh. ALTIM, MUHAMMAD ZAINAL Amelya Indah Pratiwi Amelya Indah Pratiwi Andi Mangkona Tamrin Andi Muhammad Saad Andi Suryanto Ansarullah Faharuddin Ardiansah. A Arif Jaya Arif Jaya Awal, Muh Awal Ramadhan BASALAMAH, ABDULLAH Bayu Adrian Ashad Delvina, Tanridio Silviaty Denny Fratista, Kadek Agus Dharmawan Dharmawan Dian Furqani Alifyanti Dion P, Galih Eren, Halit Faris Syamsuddin Fiyana, Ludth Ginaya, Zaenal Hakim, Sukrianto Halit Eren Hamsu Abdul Gani Hariani M. Pakka HARIANI MA’TANG PAKKA Hartono, Sriwijanaka Yudi Hasanuddin, Alfinur Iswan Iswan Iyon Jaya, M. Nafkar Kamil, Kusno Kasman Kasman Krisna Dian Saputra Lutfi Mugen Pamungkas M Natsir Rahman Masa, M. Anas Masa, Muhammad Anas Meylinda Utami, Andi Vinni Meylinda, Vinni Mohammad Yusri Hassan Muhammad Anas Masa Muhammad Anas Masa Muhammad Naim Muhammad Nawir Muhammad Said Muhammad Yusuf Mappeasse Muhammad Yusuf Mappeasse Muhammad Zainal Altim Muzayyana, Syaira Naim, Muh Yusan Naim, Muh. Yusan Naim, Yusan NOJENG, SYARIFUDDIN Nur Alif Baang, Muh Reski Nur Azizah NUR FADLIAH BASO Nurjannah Nurjannah Nurul Nurul Pambudi, Muhammad Ridho Pebriana M, A Muawiyah Pebriana. M, A. Muawiyah Putri Sagita, Vira Rahmawati, Aprilia Dwi Raihan, Muh Ramdaniah Saad, Andi Muhammad Saidah Sayuti Saidah Suyuti Salmiah Salmiah Salmiah Salsabillah Samanglangi, Andi Muh. Alkahfi Saputra, Krisna Dian Sriwijanaka Yudi Hartono Sugianto Sugianto Sugianto Suparman Suparman Supriyadi Syahrul Mubarak Abdullah Syahrul Mubarak Abdullah Syahrul Syahrul Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir Syamsir SYARIFUDDIN NOJENG Tanridio Silviati Delfina Abdurrahman Umar Umar Umar Umar Wisanti, Widya Wulandari, Reva Yusma Yusan Naim, Muh Zakir Sabara