Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA USIA 1-5 TAHUN Emi Wulandari; Dwi Yanti
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27860

Abstract

Masalah gizi yang merupakan masalah kesehatan masyarakat, dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain pola asuh gizi. Masalah gizi buruk di Indonesia memang harus mendapatkan perhatian khusus. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan status gizi balita di posyandu mekar IV Desa Pelem Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional dengan populasinya adalah ibu balita di Posyandu Mekar IV Desa Pelem Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. Pengambilan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, Uji statistic menggunakan Friedman dengan taraf signifikasi = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa proporsi responden tentang pola asuh dengan status gizi sejumlah 27 responden. Berdasarkan hasil pengujian data di atas -value= 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa menunjukkan nilai signifikan terdapat hubungan pola asuh dengan status gizi balita di Posyandu Mekar IV Desa Pelem Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk. Kesimpulan dari penelitian ini: ada hubungan pola asuh ibu terhadap status gizi= 0,000. Saran yang diberikan diharapkan petugas kesehatan sebaiknya lebih sering memberikan penyuluhan kepada ibu yang mempunyai balita agar memberikan asah asih asuh yang baik sehingga bias menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Perlu ada pemantauan perilaku ibu dalam pemberian gizi secara intensif sehingga angka kejadian gangguan gizi dapat diminimalkan.
Model Participatory Experiential Learning untuk Peningkatan Literasi Investasi Digital Aparatur Pemerintah Daerah Winarsih, Wiwin; Ekawarti, Yuni; Veronica, Aries; Alfiana, Yeni; Widyastuti, Sari Mustika; Yanti, Dwi
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i2.5512

Abstract

Purpose: This community service program aimed to enhance digital investment literacy among employees of the South Sumatra Provincial Communication and Information Office (Diskominfo), particularly millennials and Gen Z, through the application of the Participatory Experiential Learning (PEL) Approach. Methodology/approach: Findings indicate an overall improvement in digital investment literacy. Significant progress was observed in differentiating between fixed-income and growth-oriented instruments mean score 3.95 to 4.17 and in evaluating portfolio performance from score 3.73 to 4.17. Moderate improvements were found in investment horizon and risk awareness, whereas slight decreases occurred in linking welfare with investment capacity and aligning risk profiles with financial goals. Results/findings: The findings indicated a significant improvement in participants’ knowledge and skills. The average post-test scores were notably higher than pre-test scores, demonstrating enhanced understanding of financial management and confidence in selecting appropriate digital investment instruments such as mutual funds, stocks, and digital-based financial products. Conclusions: The PEL approach effectively improved digital investment literacy among young government employees by combining experiential and participatory learning. Limitations: The study was limited to 33 participants from a single institution, with effectiveness measured only through pre- and post-tests, and without longitudinal evaluation. Contribution: This program contributes to strengthening digital financial literacy capacity among government employees and provides an experiential learning-based model that may be replicated in similar institutions and communities.