Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KEGIATAN KETERAMPILAN MELIPAT KERTAS (ORIGAMI) PADA LANSIA DI RUMAH BAHAGIA BINTAN Suangga, Fitriany; Handayani, Wulan; Agustina, Puti; Lisandari , Yani; Kurniawan, Riski
PORTAL RISET DAN INOVASI PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2024): MARCH
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/prima.v3i2.1090

Abstract

There are various simple methods that can be adopted to improve both the motor and cognitive skills of an individual. One option is to engage in activities that require both physical engagement and thinking. Some of the activities that can be undertaken include coloring, playing puzzles, and making different types of crafts. For example, NERS Professional Students have adopted the activity therapy of making crafts from origami as an effective way to practice fine motor skills. The process of folding, cutting, and pasting colorful paper not only encourages finger movements, but also helps improve hand-eye coordination. Moreover, this activity is not only a form of motor development, but also promotes aspects of creativity through making unique shapes out of the paper. Furthermore, playing origami also brings cognitive benefits by involving accuracy, focus, and the ability to understand instructions. Seniors participating in this activity are required to listen carefully to instructions and apply them, thus helping to train memory and comprehension. Overall, the goal of origami activity therapy is not only to improve motor skills and creativity, but also to reduce the impact of hospitalization on the elderly and delay any cognitive decline that may occur.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Rizqiyati, Zurni; Kurniawan, Riski; Inayati, Mahfida; Syarif, Zainuddin
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 5, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2839

Abstract

Abstract: Indonesia is a country that has racial, cultural, religious and ethnic diversity. This diversity can also cause conflicts if not managed properly. To prevent the occurrence of these conflicts, multicultural education is needed. Multicultural education is not explicitly mentioned in the National Education System Law, but the Law in the National Education System leads to multicultural education. The research method used is library research by analyzing articles on the implementation of multicultural education in practice which are presented in detail in the table. Implementation has three important aspects, namely, planning in the form of curriculum, implementation in the form of learning methods and evaluation in the form of application or impact of the implementation of the curriculum and teaching methods. In the implementation of multicultural education, there are also challenges and opportunities. The challenges are, the ambiguity of tolerance limits, the tendency of restrictions on homogeneous or similar groups and the lack of understanding of the younger generation in using social media. Keywords: education, multicultural, implementation Abstrak: Indonesia merupkan negara yang memiliki keragaman ras, budaya, agama dan etnis. Keberagaman tersebut juga dapat menyebabkan konflik jika tidak di kelola dengan baik. untuk mencegak terjadinya konflik tersebut dibutuhkan pendidikan multikultural. Pendidikan multikultural tidak disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, tetapi Undang-Undang dalam Sistem Pendidikan Nasional mengarah pada pendidikan multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah library reseach dengan cara menganalisis artikel-artikel tentang implementasi pendidikan multikultural dalam praktik yang disajikan secara rinci dalam tabel. Pengimplementasian mempunyai tiga aspek penting yaitu, perencanaan yang berupa kurikulum, pelaksanaan yang berupa metode pembelajaran dan evaluasi yang berupa iplikasi atau dampak dari terlaksananya kurikulum dan metode pembeljaran. Dalam pengimplementasian pendidikan multikultural juga mempunyai tantangan dan peluang. Tantangannya yaitu, ambigunya batasan toleransi, kecenderungan pembatasan pada kelompok homogen atau sejenis dan ketidak pahaman generasi muda dalam menggunakan media sosial.sedangkan peluangnya adalah pengembangan kesadaran antar budaya, dapat menciptakan pelajaran yang inklusif, meningkatkan empati dan kecakapan sosial, pemberdayaan individu. Kata kunci : pendidikan, multikultural, implementasi.
Analisis Kerusakan Retract Actuator Nose Landing Gear Pada Pesawat Boeing 737-800 Next Generation Pambekti, Arif; Misi Okia, Yudha; Kurniawan, Riski; Al Huda, Luqman; Evan, Bah; Kamal Fajri, Amrisal; Tri Efendi, Erwan
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 6 (2024): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The retract actuator is one of the main parts of the landing gear, which functions to retract or extend. The retract actuator must be free in its operation and its movement must also be smooth. If the aircraft experiences a failure of the retract actuator function, namely the retract actuator in a slow to retract condition. Where there is a slowdown during retract and extend. Careful handling is required and in accordance with applicable aircraft maintenance procedures, especially regarding slow to retract conditions. This study uses a direct observation method for the analysis of the troubleshooting process on the B737-800 NG in the Merpati Maintenance Facility hangar. In addition, this study also uses the Fault Tree Analysis method to obtain the cause of the failure of the standby reservoir. After analyzing the results, the possible causes of failure in the Retract Actuator are by using the Fault Tree Analysis (FTA) method, the minimum cut set results are obtained with calculations consisting of 18 basic events.
Evaluasi Pengaruh Arus Kas Operasional Terhadap Pertumbuhan Laba Bank Mandiri Tbk Saputra, Muhammad Reza; Kurniawan, Riski; Veriadi, Veriadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.649

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh arus kas operasi terhadap pertumbuhan laba pada Bank Mandiri Tbk. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu “untuk mengetahui apakah pengaruh arus kas operasi terhadap pertumbuhan laba pada Bank Mandiri Tbk”. Pengumpulan data untuk penelitian ini adalah melalui pengumpulan data dengan menafsirkan informasi tertulis yang berkaitan dengan masalah penelitian dari media atau halaman web. Peneliti hanya mengambil data dan mengamati laporan tahunan yang tersedia, kemudian diolah dengan mengumpulkan informasi dari media sosial atau internet tentang kinerja laporan keuangan tahunan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa adanya pengaruh arus kas operasi terhadap pertumbuhan laba pada Bank Mandiri Tbk. Karena jika kas operasi sebuah perusahaan itu baik maka laba dalam perusahan itu juga akan baik karena kas yang ada dapat di jadikan sebagai modal untuk memperbanyak jumlah produksi barang sehingga keuntungan dari hasil penjualan barang yang di produksi akan nenambah pendapatan laba perusahaan tersebut.
Peningkatan Berpikir Kritis Mahasiswa Melalui Pembelajaran Online: Telaah Teori Pedagogi Kritis Paulo Freire Nazilah, Eka Rohmatun; Kurniawan, Riski
LoroNG: Media Pengkajian Sosial Budaya Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Kajian, Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/lorong.v9i1.946

Abstract

Students’ critical thinking patterns disposed of experience in significant degradation, especially in the digitalbased learning period (online). Critical thinking can be formed the independent students and being aware of reading social reality in the middle of society. Here is the importance of training the capacity of thought. This study will identify a dialogical and critical communication approach between lecture and student in university. This research was qualitative research or library research. The researcher collected data by reducing, reviewing, and concluding based on the data obtained from noting and short analysis to solve students’ critical thinking. In addition, students’ learning patterns on online learning can solve the problem that the world is facing today. However, students’ awareness of the importance of critical thinking is still very least and has not yet achieved the target. Pola berfikir kritis mahasiswa cenderung mengalami degradasi yang signifikan, utamanya pada masa pembelajaran berbasis digital (online). Berpikir kritis dapat membentuk mahasiswa yang mandiri dan sadar dalam membaca realita sosial yang terjadidi tengah masyarakat .pendidikan berbasis digital dinilai penting melatih daya pikir. Penelitian ini akan mengkaji pola penyadaran berfikir kritis mahasiswa dengan menghadirkan pembelajaran yang tidak satu arah antara dosen dan mahasiswa,dengan kata lain pembelajaran harus komunikatif dan dialogis. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library Research\). Peneliti mengumpulkan data dengan mereduksi, mengkaji dan memberikan kesimpulan atas buku dan jurnal yang telah didapatkan dari mencatat dan menguraikan dengan singkat guna mendapatkan jawaban terhadap permasalahan berfikir kritis mahasiswa. Hasilnya, pola pembelajaran mahasiswa berbasis online dinilai dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadai dunia saat ini. Namun, kesadaran mahasisawa terhadap pentingnya berfikir kritis masih sangat minim dan belum mencapai target.
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM UNDANG-UNDANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Rizqiyati, Zurni; Kurniawan, Riski; Inayati, Mahfida; Syarif, Zainuddin
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v5i2.2839

Abstract

Abstract: Indonesia is a country that has racial, cultural, religious and ethnic diversity. This diversity can also cause conflicts if not managed properly. To prevent the occurrence of these conflicts, multicultural education is needed. Multicultural education is not explicitly mentioned in the National Education System Law, but the Law in the National Education System leads to multicultural education. The research method used is library research by analyzing articles on the implementation of multicultural education in practice which are presented in detail in the table. Implementation has three important aspects, namely, planning in the form of curriculum, implementation in the form of learning methods and evaluation in the form of application or impact of the implementation of the curriculum and teaching methods. In the implementation of multicultural education, there are also challenges and opportunities. The challenges are, the ambiguity of tolerance limits, the tendency of restrictions on homogeneous or similar groups and the lack of understanding of the younger generation in using social media. Keywords: education, multicultural, implementation Abstrak: Indonesia merupkan negara yang memiliki keragaman ras, budaya, agama dan etnis. Keberagaman tersebut juga dapat menyebabkan konflik jika tidak di kelola dengan baik. untuk mencegak terjadinya konflik tersebut dibutuhkan pendidikan multikultural. Pendidikan multikultural tidak disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, tetapi Undang-Undang dalam Sistem Pendidikan Nasional mengarah pada pendidikan multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah library reseach dengan cara menganalisis artikel-artikel tentang implementasi pendidikan multikultural dalam praktik yang disajikan secara rinci dalam tabel. Pengimplementasian mempunyai tiga aspek penting yaitu, perencanaan yang berupa kurikulum, pelaksanaan yang berupa metode pembelajaran dan evaluasi yang berupa iplikasi atau dampak dari terlaksananya kurikulum dan metode pembeljaran. Dalam pengimplementasian pendidikan multikultural juga mempunyai tantangan dan peluang. Tantangannya yaitu, ambigunya batasan toleransi, kecenderungan pembatasan pada kelompok homogen atau sejenis dan ketidak pahaman generasi muda dalam menggunakan media sosial.sedangkan peluangnya adalah pengembangan kesadaran antar budaya, dapat menciptakan pelajaran yang inklusif, meningkatkan empati dan kecakapan sosial, pemberdayaan individu. Kata kunci : pendidikan, multikultural, implementasi.
Analisa kegagalan sistem beta pesawat Grob G 120TP-A dengan menggunakan metode Mean Time Between Failure Prakoso, Agung; Setyo, Bima Candra Gautama Adi; Dermawan, Denny; Budiono, Cyrilus Sukaca; Lukito, Indro; Kurniawan, Riski
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 3, No 2 (2024): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v3i2.2378

Abstract

Pesawat Grob G 120TP-A merupakan jenis pesawat latih dengan engine single turbo propeller. Dalam kinerja engine pesawat Grob G 120TP-A tersebut memiliki komponen yang dinamakan sistem beta untuk mengubah sudut riverse pada propeller dan menghasilkan gaya drag. Rata-rata kegagalan sistem beta banyak terjadi sebelum mecapai usia 3000 jam terbang. Berdasarkan hal tersebut dilakukan observasi kegagalan sistem beta pesawat Grob G 120TP-A dalam kurun waktu tahun 2016-2023, kemudian dilakukan analisis dengan Mean Time Between Failure (MTBF) dan dibandingkan dengan nilai probabilitas yang didapatkan dari pengalokasian Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari nilai mean time between failure paling tinggi pada sistem beta adalah terjadinya kegagalan N2 Fluctuate yang bernilai 961 cycle dan pesawat dengan nilai paling tinggi adalah pada pesawat LD 1201 dengan nilai 157 cycle, selanjutnya dibandingkan dengan probabilitas faul tree, maka kegagalan pada sistem beta dari total keseluruhan yang tidak bisa diterima hanya pada kegagalan vibration dan N2 fluctuate.
Penanganan Vibration Propeller menggunakan Metode Fault Tree Analysis pesawat KT-IB Woong Bee Kurniawan, Riski; Pamungkas, Sunu Aditya; Prakoso, Agung; Lukito, Indro; Budiono, Cyrilus Sukaca; Soemarwoto, Wahyudi
Vortex Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/vortex.v5i2.2418

Abstract

Propeller yang diputar oleh engine dapat menghasilkan gaya dorong, karena bentuk blade propeller sendiri yang menyerupai airfoil pada wing pesawat jika dilihat dari penampangnya. Pada pesawat KT-1B Woong Bee, propeller yang digunakan adalah HC-E4N-2/E9512CB-1, jenis adjustable pitch dengan 4 blade. Agar propeller berfungsi optimal, putaran harus stabil untuk memastikan gaya dorong dan kenyamanan penerbangan. Vibration pada propeller sering disebabkan oleh ketidakseimbangan blade, yang bisa terjadi akibat perbedaan berat blade atau perbedaan angle of attack. Analisis kegagalan vibration propeller dilakukan dengan observasi dan data kegagalan dari pesawat KT-1B Woong Bee dalam tiga tahun terakhir (2021-2023). Data tersebut dianalisis menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA) untuk menemukan basic event vibration yang kemudian dianalisa kembali untuk menentukan modus kegagalan yang berupa different weight pada blade yang kemudian dilakukan penanganan berupa balancing propeller, yang mencakup penambahan beban pada blade untuk menyeimbangkan berat blade propeller.
Optimalisasi Ekonomi Desa Melalui Digitalisasi Transaksi UMKM Kelontong dan Peternakan Ikan Nila dengan Penerapan QRIS dan EDC di Molodono, Lumbungrejo, Tempel, Sleman Putra, Jeffry Andhika; Kurniawan, Riski; Widianingsih, Devi; Atmawati, Zuni; Kesuma, Pratama; Safei, Luki; Faturohim, Yasin; Prasetyo, Rahmad Unggul; Syarifuddin, Wakhid; Fiqih, Alma Delia Audreya; Gumelar, Awang Aji
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): Artikel Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i3.208

Abstract

Digitalisasi jangkauan transaksi pelaku UMKM merupakan langkah strategis untuk mengembangkan ekonomi desa. Dalam rangka mendukung program ini, KKN Tematik di Molodono, Lumbungrejo, Tempel, Sleman berfokus pada optimalisasi pengikatan ekonomi UMKM melalui penerapan teknologi digital. Program ini mencakup dua sektor utama: pembibitan dan pembesaran ikan nila, serta penerapan QRIS dan EDC sebagai metode pembayaran bagi pelaku UMKM kelontong dan peternakan ikan. Dengan mengimplementasikan teknologi digital dalam transaksi, pelaku UMKM dapat meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas bisnis mereka. Pembibitan dan pembesaran ikan nila merupakan sektor yang mendapat perhatian khusus, dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Pendampingan dalam sektor ini membantu peternak ikan nila mengoptimalkan teknik pembibitan dan pembesaran, sehingga hasil panen meningkat baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Selain itu, penerapan QRIS dan EDC sebagai metode pembayaran modern memberikan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi. Teknologi ini memungkinkan pelaku UMKM menerima pembayaran secara non-tunai, yang meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar. Dengan QRIS dan EDC, transaksi menjadi lebih cepat dan aman, sehingga pelaku UMKM bisa lebih fokus pada pengembangan produk dan layanan. Hasil dari program ini diharapkan dapat menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional dan transaksi UMKM di desa tersebut. Selain itu, akses ke pasar yang lebih luas melalui pembayaran digital meningkatkan omzet penjualan UMKM. Peningkatan ini tidak hanya mendukung perekonomian lokal tetapi juga menciptakan model yang dapat diadopsi oleh desa lain untuk mengembangkan ekonomi mereka melalui digitalisasi. Program ini menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat, pelaku UMKM di desa-desa dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengoptimalkan bisnis mereka. Implementasi teknologi seperti QRIS dan EDC tidak hanya memodernisasi cara bertransaksi tetapi juga membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi lokal. Secara keseluruhan, KKN Tematik di Molodono, Lumbungrejo, Tempel, Sleman membuktikan bahwa digitalisasi adalah kunci untuk memberdayakan UMKM dan mengembangkan ekonomi desa secara berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengikuti jejak serupa dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi melalui transformasi digital.
Penerapan Teknologi Geolistrik untuk Mendukung Penanganan Krisis Air Bersih di Masyarakat Paradise, Mycelia; Pratama, Yudha Agung; Zamroni, Akhmad; Kurniawan, Riski
Abdimas Mandalika Vol 5, No 3 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i3.37967

Abstract

Abstrak : Krisis air bersih di Desa Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, merupakan fenomena yang menarik untuk dikaji. Secara kenampakan permukaan wilayah ini memiliki potensi air tanah yang cukup. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan keterbatasan ketersediaan air bersih. Pengabdian ini bertujuan untuk memahami kondisi bawah permukaan yang mempengaruhi keberadaan air tanah melalui kajian geofisika. Metode yang digunakan adalah geolistrik dengan konfigurasi Wenner–Schlumberger. Hasil pengukuran menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 3,7 Ω·m hingga 387 Ω·m yang mengidikasikan potensi saturasi air tanah. Variasi distribusi nilai   resisitivitas secara lateral mencerminkan heterogenitas litologi bawah permukaan khususnya dibagian Banyurejo sisi selatan. Kondisi tersebut diduga membatasi kemenerusan akuifer dan meningkatkan kerentanan terhadap penurunan ketersediaan air tanah. Alternatif yang ditawarkan yaitu peningkatan sistem resapan dan pengaturan tata ruang.Abstract: The clean water crisis in Banyurejo Village, Tempel Subdistrict, Sleman, presents a significant case for investigation. Although the surface characteristics suggest adequate groundwater potential, field observations reveal restricted access to clean water. In light of these conflicting indicators, this study seeks to analyze subsurface conditions affecting groundwater availability using geophysical methods. Specifically, the geoelectrical method with the Wenner–Schlumberger configuration was employed. Measurement results showed resistivity values ranging from 3.7 Ω·m to 387 Ω·m, indicating potential groundwater saturation. Furthermore, variations in the lateral distribution of resistivity values reflect the heterogeneity of subsurface lithology, particularly in the southern part of Banyurejo. As a result, this condition is thought to limit the continuity of the aquifer and increase vulnerability to declining groundwater availability. To address these issues, alternatives offered include improving the infiltration system and spatial planning.