Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN DISTRIBUSI KECEPATAN DAN TEGANGAN GESER DI DEPAN PINTU SORONG DENGAN MENGGUNAKAN ACOUSTIC DOPPLER VELOCIMETER (ADV) Rachmadani, Lucia Putri; Sumiadi, Sumiadi; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Aliran pada saluran terbuka akan mengalami perubahan kecepatan apabila ada bangunan pintu sorong. Aliran akan mengalami perubahan kecepatan baik sebelum dan setelah pintu sorong. Perubahan kecepatan ini mempengaruhi pola distribusi kecepatan aliran yang berbeda di setiap kondisi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi kecepatan aliran dan tegangan geser di depan pintu sorong dengan menggunakan Acoustic Doppler Velocimeter atau ADV dan menggunakan persamaan teoritis (persamaan Von Karman dan Logaritmik), serta mengetahui vektor aliran yang terjadi di depan pintu sorong. Penelitian ini menggunakan saluran/flume. Dari hasil pengukuran inisiasi didapat debit 2,3 l/det dengan velocity range 30 cm/det dan sampling rate sebesar 50 Hz dengan pengambilan data pada setiap titik pengukuran adalah 7500 data. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan Acoustic Doppler Velocimeter (ADV) menunjukkan bahwa nilai kecepatan terbesar terjadi pada bukaan pintu sorong 2,3 cm di section 180 pada kedalaman 11,976 cm dari dasar saluran dengan nilai kecepatan sebesar 19,536 cm/det. Nilai kecepatan semakin ke hilir semakin kecil. Dengan menggunakan persamaan teoritis Von Karman dan Logaritmik dibandingkan dengan data ADV menunjukkan bahwa pada section 30 hingga section 180 mempunyai bentuk grafik yang hampir berhimpit, sedangkan untuk section 10 memiliki grafik yang berbeda karena letak section 10 yang paling dekat dengan pintu sorong. Vektor aliran pada section 30 hingga section 180 arahnya cenderung longitudinal, sedangkan pada section 10 arahnya cenderung vertikal karena pengaruh aliran dibawah pintu sorong. Nilai tegangan geser pada terbesar terjadi pada daerah inner region di setiap section dikarenakan pengaruh dari gesekan dasar saluran. Kata kunci: aliran diperlambat, Acoustic Doppler Velocimeter, distribusi kecepatan, vektor aliran, tegangan geser. ABSTRACT: Open channel flow will experience a change in velocities if there is a sluice gate. An open channel flow will have different velocities in the upstream and downstream. This will also affect the velocity distribution that is vary in each flow condition. The objective of this study is to investigate the flow velocity distribution and shear stress distribution in upstream using Acoustic Doppler Velocimeter (ADV) and using a theoretical equations (Von Karman and Logaritmik). And also investigate the flow vector in upstream. In this study used a channel/flume. The result of initiation measurement obtained discharge of 2.3 lt/sec with a velocity range of 30cm/sec and a sampling rate of 50Hz with amount of data used are 7500 data in each measurement point. The measurement using the Acoustic Doppler Velocimeter performed that the largest velocity value obtained at 2,3 cm of door openings at a depth of 11.976 cm with velocity value 18.833 cm/sec. The flow velocity gets smaller until downstream. Using the theoretical fequations Von Karman and Logarithmic compared with the results of ADV data performed that the velocity distribution at section 30 up to section 180 has a graph that almost coincides, whereas at section 10 has a different graph because its closest to the sluice gate. The flow vector at section 30 up to section 180 having a straight (longitudinal) vector direction, whereas for section 10 has a reduction (vertical) vector direction because the influence of flow under the sluice gate. The largest shear stress value that occurs in the inner region in every section because the influence of the channel friction base. Keywords: decelerated flow, Acoustic Doppler Velocimeter, velocity ​​distribution, vector flow, shear stress
KAJIAN DISTRIBUSI KECEPATAN ALIRAN DIPERCEPAT PADA SALURAN TERBUKA LURUS Utami, Diah Tri; Dermawan, Very; Sumiadi, Sumiadi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Pada aliran tidak seragam pembagian distribusi kecepatan aliranya tidak merata pada setiap section atau titik pengamatan. Penelitian ini dilakukan pada saluran terbuka lurus dengan dasar tetap (fix bed), saluran terbuat dari acrylic dengan panjang 900 cm dan lebar 7,6 cm dan tinggi 25 cm. Kemiringan dasar saluran menggunakan sistem terjunan (adverse slope) dengan kemiringan -0,0171 agar tercipata aliran dipercepat dengan beda tingi muka air yang signifikan. Penelitian ini menggunakan 3 variasi debit yaitu Q1 3,95 lt/dt, Q2 2,38 lt/dt, dan Q3 1,12 lt/dt. Pengamatan kecepatan dilakukan pada 5 section pengukuran dengan jarak 10cm dari ujung terjunan, 20 cm, 50 cm, 50 cm, 50 cm menuju ke hulu saluran. Dari hasil pengamatan dan pengukuran aliran pada saluran adalah aliran subkritis dengan nilai Fr<1 sehingga pengukuran dilakukan dari hilir ke hulu. Pada pengukuran ketinggian muka air diketahui bahwa ketinggian muka air semkin berkurang dari hulu menuju ke hilir, dan dari pengukuran kecepatan dengan menggunakan tabung pitot menunjukan peningkatan kecepatan dari hulu ke hilir saluran. Pengukuran kecepatan aliran secara teoritis dihitung dengan menggunakan metode Logaritmik dan Von karman. Hasil perhitungan kecepatan secara teoritis mendekati hasil pengukuran kecepatan dengan menggunakan tabung pitot pada daerah inner region dan semakin menjauh pada daerah outer region pada semua section pengukuran. Kecepatan geser dasar dihitug dengan menggunakan metode Clauser, dan didapatkan nilai tegangan geser dasar yang semakin ke hilir nilainya semakin besar. Kata Kunci: Distribusi kecepatan, aliran dipercepat, aliran tidak seragam, saluran terbuka ABSTACT: Velocity distribution in non-uniform flow is not evenly distributed in each point of observation. This study was conducted on a straight open channel with a fixed bed, made of acrylic with a length of 900 cm, width of 7.6 cm and a height of 25 cm. The channel bed is made with a drop structure (adverse slope) with a slope of -0.0171 so that the flow rate is accelerated with a significant difference in water level. This study uses 3 variations of discharge, such as Q1 3.95 l/s, Q2 2.38 l/s, and Q3 1.12 l/s. Velocity ​observation was carried out on 5 sections of measurement with a distance of 10cm from the end of drop structure, 20 cm, 50 cm, 50 cm, 50 cm towards the upstream channel. From the results of observations and measurements, the flow on the channel is subcritical flow with a value of Fr <1 so that measurements were done from downstream to upstream. On water level measurements it is known that the water level may decrease from upstream to downstream, and from velocity measurements using pitot tubes shows an increase in speed from upstream to downstream of the channel. The measurement of flow velocity is theoretically calculated using the Logarithmic and Von Karman methods. The results of velocity calculations theoretically approach the results of velocity measurements by using pitot tubes in the inner region and getting farther away in the outer region in all measurement sections. The bed shear velocity was calculated using the Clauser method, and the value of the bed shear stress was getting higher as the flow reached the downstream. Keywords: velocity distribution, accelerated flow, non-uniform flow, open-channel
PERENCANAAN JARINGAN IRIGASI AIR TANAH SISTEM PERPIPAAN SALURAN BERCABANG TERBUKA PADA DAERAH ONCORAN SDMJ 619 DI KABUPATEN MOJOKERTO Swandani, Monique Adriana; Siswoyo, Hari; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Sebagian besar lahan pertanian di Desa Sumber Karang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto merupakan daerah yang kekurangan air irigasi pada saat musim kemarau. Salah satu  upaya untuk mengatasi masalah tersebut pada tahun 2016 Kegiatan Pendayagunaan Air Tanah SNVT PJPA Brantas, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas membangun sumur produksi SDMJ 619 di Desa Sumber Karang dengan potensi debit sebesar 40,11 liter/detik dan direncanakan akan mengairi seluas 39,9 ha. Namun hingga saat ini manfaatnya belum dirasakan masyarakat, dikarenakan belum dibangun jaringan irigasinya. Sehingga diperlukan suatu alternatif perencanaan jaringan irigasi air tanah yang dapat mengairi lebih luas dan lebih optimal dalam pembagian air ke petak petak sawah. Dalam studi ini dilakukan perhitungan luas daerah oncoran, perencanaan jaringan irigasi air tanah, pengaturan pola operasi dan menghitung rencana anggaran biaya. Luas daerah oncoran yang mampu diairi oleh sumur SDMJ 619 sebesar 51 ha. Perencanaan jaringan irigasi air tanah menggunakan sistem perpipaan saluran bercabang terbuka meliputi: 1 buah sumur produksi, 8 buah outlet, 1 bangunan rumah pompa, 1 buah pipa pengontrol tekanan, 8 buah alat ukur Thompson, pipa PVC berdiameter 8 inchi dengan total panjang 2141 meter, dimana dalam analisis hidraulik dengan menggunakan Paket Program WaterCAD V8i dan dinyatakan mengalir sesuai dengan syarat pengaliran. Pola operasi menggunakan sistem rotasi dengan debit pompa sebesar 40,11 liter/detik selama 8 jam pengaliran dimulai dari pukul 07.00 sampai pukul 15.00. Pengoperasian pompa ini hanya pada musim kemarau atau pada saat tidak ada hujan. Biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan dan pengembangan sistem irigasi air tanah sumur produksi SDMJ 619 adalah sebesar Rp. 1.102.765.000,00 (Satu Milyar Seratus Dua Juta Tujuh Ratus Enam Puluh Lima Ribu Rupiah).   Kata Kunci: Irigasi air tanah, jaringan irigasi, sistem perpipaan   ABSTRACT: Most of agricultural land in Sumber Karang Village, Dlanggu Sub-district, Mojokerto District are located in areas that lacked of water irrigation supply during the dry season. An effort has been taken to address this problem in 2016 through the establishment of groundwater utilization system in Brantas SNVT PJPA, Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, by digging SDMJ 619 production well in Sumber Karang Village that would potentially provide water supply up to 40.11 litre/second. The well was expected to supply water to a total of 39.9 ha agricultural land. Unfortunately, the community around had not yet obtained the benefits of this project due to unavailability of irrigation channels. Therefore, it was considered necessary to build groundwater irrigation channels with  higher elevation channels along the sides. Farmers also expected that this well production could supply water to broader area. The total area of water channel that could be supplied by SDMJ 619 well reached 51 ha. The needs for the establishment of the open-branch water channel piping system included; 1 production well, 8 outlets, 1 pump house, 1 pressure controlling pipe, 8 Thompson measuring equipment, 2141 meter-long PVC pipe with a diameter of 8 inches. Hydraulic analysis was administered using WaterCAD V8i program, which results showed that all the water successfully flowed through all junctions and pipes. The operational pattern of the system was rotation-based system, employing water pumps with a debit capacity of 400.11 liter/second which were turned on at 07.00 to 11.00, and at 11.00 to 15.00. The pumps were only used in dry seasons or when the rainfall was low. The total cost for the establishment and maintenance of the SDMJ 619 groundwater production well for irrigation system was Rp. 1.102.765.000,00 (One Billion One Hundred Two Million Seven Hundred Sixty Five Thousand Rupiah). Keywords: Groundwater irrigation, irrigation network, operational pattern
STUDI PERENCANAAN RETARDING BASIN SEBAGAI USAHA UNTUK MENAGGULANGI BANJIR DI DESA PENDA BARANIA KABUPATEN PULANG PISAU KALIMANTAN TENGAH Rizaldi, Odhi; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir adalah suatu masalah klasik yang ada dan sudah lama terjadi di Indonesia. Seiring dengan waktu dan perkembangan masyarakat, perlu segera dilakukan usaha-usaha penanganan banjir. Salah satu kejadian banjir yang terjadi yaitu di Jalan Trans Palangkaraya-Kuala Kurun sepanjang 5 km di Desa Penda Barania Kabupaten Pulang Pisau yang dari waktu ke waktu dampak yang ditimbulkan semakin bertambah. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menangani banjir di sepanjang jalan tersebut yaitu merencanakan retarding basin dengan memanfaatkan cekungan yang berada di sisi Jalan Trans Palangkaraya-Kuala Kurun. Pada studi ini, dilakukan analisis hidrologi untuk mendapatkan debit banjir rancangan di lokasi studi. Analisis hidrolika dilakukan dengan menggunakan program HEC-RAS 5.0 untuk mengetahui seberapa besar dampak banjir yang ditimbulkan. Perencanaan inlet menggunakan pelimpah samping dan outlet menggunakan pintu sorong. Selanjutnya dilakukan koreksi tampungan untuk mengetahui kemampuan cekungan yang ada tersebut untuk menampung volume banjir. Berdasarkan hasil studi didapatkan bahwa retarding basin cukup efektif untuk menanggulangi banjir di sepanjang Jalan Trans Palangkaraya-Kuala Kurun. Analisis stabilitas dilakukan pada semua sisi lereng cekungan dan dapat disimpulkan bahwa cekungan tersebut aman untuk digunakan sebagai lokasi renana retarding basin.Floods is a classic problem that had been long happening in Indonesia. Along with the time and development of the community, efforts must be made to overcome the floods. One of the floods that occurred was on the 5 km of Trans Palangkaraya-Kuala Kurun Road in Penda Barania Village, Pulang Pisau District which from time to time the impact is increasing. One effort that can be done to overcome the floods is planning retarding basin by utilizing a basin that is on the side of Trans Palangkaraya-Kuala Kurun Road. In this research, hydrological analysis was conducted to obtain the design flood discharge at the study site. The hydraulic analysis was conducted by using HEC-RAS 5.0 to find out the impact of the floods. Planning of inlet structure is using side weir and oultet is using sluice gate. Reservoir correction was conducted to determine the ability of the existing basin to accommodate the volume of floods. Based on the results of the study it was found that the retarding basin was effective to overcome the floods in Trans Palangkaraya-Kuala Kurun Road. Stability analysis was conducted at all of the basin sides and it can be concluded that the basin is safe to use as the location of retarding basin.
ANALISA EROSI DAN SEDIMEN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PADA SUB DAS MIU SELAWESI TENGAH Tandju, Indah Nur Alifa; Suhartanto, Ery; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The quality of the Palu watershed, especially Miu Sub-watershed was decreased because of the existing land use change. Geological factors in the watershed also increased the level of sediment in the river. This problems decreased the quantity of fresh water that could be provided by using Saluki Weir. Therefore, the Miu Sub-Watershed needed to be carried out the calculation and estimation the location of erosion and sediments to plan the conservation pattern used vegetative method and mechanical methods. This study used the ArcSWAT 2012 model for erosion and sediment analysis. The simulation was conducted in 10 years (2008-2017), and calibration using 2017. The simulation results showed an average erosion value of 36.459 tons/ha/year and an average sediment value of 21202.33 m3. From the results of erosion and sediment obtained the critical level of Miu sub-watershed on critical potential criteria of 24274.83 ha (51.66% of watershed area), semi critical criteria 3809.09 ha (8.11% of watershed area), critical criteria 18871.4 ha (40.16% of watershed area), and super critical criteria of 37.43 ha (0.08% of watershed area). The result of conservation pattern by adjusted existing land has decreased level of erosion and sediment. Vegetative method decreased erosion average by 42.89% and average sediment by 42.60%. Effectiveness of the mechanical method using check dam is 31.99%.
STUDI PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINI HIDRO (PLTM) BESAI KEMU KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG Wahyudi, Aqsha Prahitna; Juwono, Pitojo Tri; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Way Kanan memiliki Sungai Way Besai yang apabila ditinjau dari kuantitas dan kontinuitas debit serta topografi akan sangat cocok jika dikembangkan sebagai sarana PLTM. Analisis hidrologi menghasilkan debit pembangkit dengan keandalan 35% sebesar 11,76 m3/detik dan debit banjir rancangan dengan kala ulang 100th sebesar 571,36 m3/detik. PLTM ini direncanakan menggunakan bendung dengan tipe mercu Ogee II, tinggi bendung 8 meter dan lebar bendung 49,6 meter. Adapun komponen lain meliputi bangunan pengambilan, feeder canal, bak pengendap, saluran pembawa, bak penenang dan pipa pesat. Pipa pesat yang digunakan bermaterial baja dengan diameter 2,1 meter dan ketebalan 7 mm. Kemudian, terdapat saluran pembuang yang berfungsi untuk mengembalikan aliran ke sungai. PLTM ini menggunakan 2 unit turbin Francis, dengan daya yang dihasilkan sebesar 3,361 MW dan produksi energi tahunan sebesar 19,45 GWh. Berdasarkan analisis ekonomi didapati nilai BCR sebesar 1,116, NPV sebesar Rp 26.703.635.028,73, dan IRR sebesar 11,59%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa proyek ini layak jika ditinjau dari segi ekonomi.
STUDI KONDISI PENGANGKUTAN SEDIMEN PADA SUNGAI KAHAYAN HULU KOTA PALANGKARAYA KALIMANTAN TENGAH Fikhruddin, Ahmad; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Sungai Kahayan merupakan salah satu sungai besar di Kalimantan Tengah. Pembangunan yang semakin berkembang di Provinsi Kalimantan Tengah berdampak pada kondisi lingkungan sungai yang ada. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pengangkutan laju sedimen suspended load, bed load dan total load secara analitis, mengetahui metode yang sesuai berdasarkan hasil pengukuran dilapangan untuk laju sedimen suspended load berdasarkan aplikasi HEC-RAS 5.0.3 serta mengetahui prediksi perubahan elevasi dasar Sungai Kahayan pada tahun 2020. Berdasarkan hasil perhitungan laju sedimen secara analitis tahun 2018 suspended load metode Ackers-White sebesar 13113 ton/hari, Yang’s sebesar 195045 ton/hari, Englund-Hansen sebesar 926188 ton/hari, untuk bed load metode MPM sebesar 57,19 ton/hari, Einstein sebesar 1,85 ton/hari, sedangkan untuk total load metode Englund-Hansen sebesar 5369 ton/hari, Shinohara-Tsubaki sebesar 79,04 ton/hari. Hasil simulasi menggunakan aplikasi HEC-RAS 5.0.3 dapat dilihat bahwa metode yang paling sesuai dan mendekati kondisi lapangan adalah metode Acker-White dengan perbedaan 6,5% dari kondisi lapangan. Pada tahun 2020 pengendapan (agradasi) terjadi di 18 titik lokasi dengan kenaikan 0,02 m sampai 1,96 m dengan rata-rata kenaikan dasar sungai 0,76 m. Sedangkan penurunan (degradasi) terjadi di 8 titik lokasi dengan kedalaman 0,12 m sampai 0,86 m dengan rata-rata kedalaman dasar sungai 0,51 m. Kata kunci: Sedimentasi, agradasi, degradasi, HEC-RAS
STUDI PEMODELAN KUALITAS AIR DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN DI KALI SURABAYA KOTA SURABAYA Fitrina, Halita; Haribowo, Riyanto; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Keberadaan air sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk memenuhi segala kebutuhannya. Hanya 3% air tawar dari jumlah air di muka bumi yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Oleh karena itu, sumber daya air yang ada harus dikelola dan dijaga sebaik mungkin. Tujuan dari studi ini adalah untuk memodelkan prediksi kualitas air di Kali Surabaya sebagai upaya memantau kondisi kualitas air khususnya parameter pH. Metode yang digunakan adalah dengan analisis parameter kualitas air pH yang dipengaruhi curah hujan, catchment area, dan penggunaan lahan. Analisis data dilakukan dengan metode Jaringan Syaraf Tiruan atau JST menggunakan software Matlab R2014b. Pada penentuan model dengan kalibrasi, didapatkan model yang paling optimal yaitu model dengan variasi 75% tahun data pelatihan dengan 5 hidden layer dan epoch maksimum 2000. Dari hasil model tersebut didapatkan kesalahan relatif (KR) untuk parameter pH adalah sebesar 1,92%.   Kata Kunci: kualitas air, Kali Surabaya, jaringan syaraf tiruan, Matlab R2014b.   ABSTRACT: The existence of water is needed by living things to fulfill all their needs. Only 3% of fresh water on earth that are used by human. Therefore, the existing water resources must be managed and maintained as well as possible. The purpose of this study is to make prediction models of water quality conditions in Surabaya River, especially pH parameters. The method is analyzing the parameters of pH water influenced by rainfall, catchment area, and land use. Data analysis was performed by method of Artificial Neural Network or ANN using Matlab R2014b software. In determining the model with calibration, the most optimal model was obtained, namely a model with 75% variation in training data with 5 hidden layers and a maximum epoch of 2000. From the results of the model obtained a relative error (RE) for pH parameters respectively of 1.92%. Keywords: water quality, Surabaya River, artificial neural network, Matlab R2014b
Studi Perencanaan Embung Judeg di Desa Sidomulyo Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung Ardiyansah, Ilham; Asmaranto, Runi; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kurang ketersediaannya air baku yang terjadi saat ini, menimbulkan permasalahan bagi masyarakat salah satunya pada daerah Kecamatan Pagerwojo di Kabupaten Tulungagung. Hal ini terjadi karena semakin meningkatnya kebutuhaan penduduk akan air baku yang tidak sejalan dengan ketersediaan sarana dan prasarana penyedia air baku. Oleh sebab itu penulis membuat analisis yang berkaitan dengan masalah tersebut, dengan merencanakan sebuah embung yang dimanfaatkan untuk menampung air pada musim hujan agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air baku. Berdasarkan analisis yang dilakukan, didapatkan volume tampungan efektif embung sebesar 11889,405 m3, sedangkan hasil untuk analisis kebutuhan air baku penduduk di tahun 2040 sebesar 0,00449 m3/det. Data perencanaan dimensi tubuh embung didapatkan: tinggi embung 13,3 m; elevasi3puncak embung +767,3; lebar puncakfembung 5,1 m; kemiringanyhulu 1: 3; kemiringanohilir 1: 2,3; elevasi pelimpah +765; lebar pelimpah 15 m; serta peredam energi direncanakan menggunakan kolam olakan USBR tipe III. Untuk analisis stabilitas tubuh embung menggunakan metode fellenius dimana angka kemanan yang didapatkan memenuhi syarat. hasil yang didapat dari analisis stabilitas pelimpah terhadap gaya uplift, gaya geser, gaya guling dan terhadap daya dukung tanah baik dalam keadan normal maupun gempa aman secara teknis untuk stabilitas pelimpah. Rencana anggaran biaya konstruksi embung sebesar Rp. 8.934.081.000,-
Studi Pemilhan Pengembangan PLTM Lodagung dengan Kapasitas Terpasang 1x1,30 MW dan 2x0,65 MW Berdasarkan Analisa Ekonomi Ikhsanti, Lanthika Dwi; Marsudi, Suwanto; Dermawan, Very
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Brantas merupakan salah satu sungai di pulau Jawa dengan potensi debit yang besar. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi listrik di pulau Jawa maka potensi sungai Brantas adalah pilihan yang tepat untuk lebih dioptimalkan lagi manfaatnya mengingat masih banyak potensi yang tersimpan didalamnya.  Salah satunya dengan membangun pembangkit listrik dengan skala kecil (PLTM). Studi ini diperlukan untuk meninjau rencana pengembangan jumlah turbin pada PLTM Lodagung. Studi berlokasi pada bendungan Wlingi, Kabupaten Blitar. Studi ini akan meninjau kelayakan alternatif pengembangan PLTM Lodagung berdasarkan parameter analisa ekonomi pada rencana satu turbin dan dua turbin.  Sehingga dapat ditentukan, alternatif jumlah terbin yang mendapatkan hasil optimum.Dari hasil kajian menunjukkan, dengan jumlah dua unit turbin dengan kapasitas terpasang 2x0,65 MW serta diameter runner turbin sebesar 1,31 m, PLTM Lodagung dapat menghasilkan energi sebesar 8,58 Gwh. Dari perencanaan tersebut didapatkan biaya pembangunan sebesar 94 milyar rupiah dengan nilai nilai BCR: 1,12, NPV senilai 9,29 milyar rupiah, IRR pada 8,38%, dan periode pengembalian selama 9,87 tahun. Sehingga rencana pengembangan PLTM dengan dua unit terbin layak secara ekonomi. Brantas river is one of the most potential water recourses in Java.. By the increasing of electric power needs, Brantas river is the appropiate choice for optimizing the potential. The water recources potential could be used in mini-hydroelectric power plant (MHP) . This study is needed to consider the developement plan on the addition of Lodagung unit turbine. Studies are located at dam Wlingi, Blitar. This study will consider the feasibility of developement design on Lodagung MHP based on economic parameters on each design. Thus, the most optimal alternative of  developement could be selected.The result of the study showed that with two units turbine with installed capacity of 2x0,65 MW, and runner diameter of 1,31 m, Lodagung MHP can produced 8,58 Gwh each year. From the planning, it obtained onstruction cost of 94 billion rupiah to the value of BCR: 1,12, NPV: 9,29 billion rupiah, IRR on 8,38%, and payback period for 9,87 years. So, the developement of Lodagung MHP with two unit turbines is economically viable.  
Co-Authors Abdul Azis Hoesein Achmad Marzuqi, Achmad Adihaningrum, Anita Andriyani Adilah, Ahmad Daffa Aditiya, Achmad Rizkiawan Aji, Yahya Muchaimin Alam Semesta, Aji Rahmanda Alpikarigo, Jano Andre Primantyo H., Andre Primantyo Andre Primantyo Hendrawan Anggara Cahyo Wibowo Anggara Wiyono Wit Saputra, Anggara Wiyono Wit Aniek Masrevaniah Ardiyansah, Ilham Artha, Vevy May Augustiman, Yoggie Azhary Aulia, Nanda Bahreisy, Arzil Abdillah Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Budi, Susilo Budiarto, Fajar Dwi Danudoro, Muhammad Darmawan, Sevila Maulidina Dewi Amalia Dhitaisma, Elsya Dian Chandrasasi Dian Sisinggih Dian Sisingih, Dian Donny Harisuseno DRIANTAMA, AL GHIFARY Emma Yuliani Endah Supriyani Endang Purwati RN Eri Prawati Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Fathinun Najib Fikhruddin, Ahmad Fitrina, Halita Hadi Kusuma, Fajar Sadewa Handoko, Shubhananda Aulia hari siswoyo Hidayah, Susi Hidayat, Muhammad Nurjati Ikhsanti, Lanthika Dwi Ilmiawan, Ahlun Nazar Indrajayatama, Ridho Satria Ivan, Hans Kurniawan Hasan, Dimas Tri Kurniawati, Oktavia Triana Kusuma, Roorkeindia Paramita Lily Montarcih Limantara Linda Prasetyorini Listyana, Kurnia Ulfi M. Amar Sajali M. Bisri M. Janu Ismoyo Martius, Alifa Fajriani mas'udi, oldvika nurma Maulana, Muhammad Adnan Mochammad Ibrahim Moh. Sholichin Mohammad Bisri Mohammad Solichin, Mohammad Muhamad Rodhita Muhammad Taufiqurrohman, Muhammad Nimas Ayu Anggraini, Nimas Ayu Nisa, Anggie Aqidahtun Nur Cahya, Evi Nurhayati, Ima Nurwijayanti Oktaviariyadi, Nabila Paksi, R. Susenatama Jatayu Pitojo Tri Juwono Prima Hadi Wicaksono Putra Ramadhani, Adhinda Dwi Putri, Aradila Tiara Rachmadani, Lucia Putri Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahawarin, Ridho Fahreza Reynaldo Jeffry Polie, Reynaldo Jeffry Rifai, A Rifnawati, Vina Rinaldy, Alif - Rispiningtati Rispiningtati Riyanto Haribowo Rizal Arifuddin K. Rizaldi, Odhi Rosamike, Mega Okvita Karinda Runi Asmaranto Rusardi, Olda Fadhilah Aprilia Salsabila, Sekar Saputra , Anggara Wiyono Wit Sholawatini, Nur Siregar, Jeremi Ishak Siswanti, Yuvika Rega Sri Wahyuni Suhardjono, - Suhartanto, Ery Sumanto, Hari Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Swandani, Monique Adriana Syaiful Anam Syarief Fathoni, Syarief Tandisau, Deandy Gilang Tandju, Indah Nur Alifa Tri Budi Prayogo, Tri Budi Ussy Andawayanti Utami, Diah Tri Utomo, Gloria Dihan Vareza, Ervisto Thama WAHYU FIRMANSYAH Wahyudi, Aqsha Prahitna Wayan Andi Frederich Gunawan Widandi Soetopo Wirawan Putra, Rizky Almiraldi Wiryamanta, Dhimas Raditya Yanuar Hendra Pramana, Yanuar Hendra Yudha, Nevandria Satrya Zulkanzi, Achmad Kamili